BUKU: 2 KUTUB

Buku ini ditulis berdasarkan kisah nyata penulisnya. Mengupas secara detail dan sistematis dari gejala awal gangguan bipolar, saat berada di puncak manik dan depresi, sampai langkah-langkah pemulihannya. Inilah buku “2 KUTUB: Perjalanan Menantang Di Antara Dua Kutub”.

Info Buku >> KLIK DISINI
Tampilkan postingan dengan label curhat rileks. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label curhat rileks. Tampilkan semua postingan

7 Foto yang akan Membuat Anda Tersenyum

Oleh Tarjum

Sudahkah anda tersnyum hari ini?
Sudahkah anda tersenyum kepada orang-orang terdekat anda hari ini?

Hampir semua teori tentang senyum mengatakan bahwa senyum itu sesuatu yang positif.
Senyum itu sehat, senyum itu ibadah, senyum itu membahagiakan, dan banyak lagi hal-hal positif dari sebuah senyuman.

Saya tak akan membahas beragam teori tentang senyum dan manfaatnya. Hari ini saya hanya ingin mengajak anda senyum.

Selama ini anda membaca artikel-artikel tentang kejiwaan yang cukup serius di blog ini. Artikel yang membuat anda merenung atau mengernyitkan dahi.

Nah, karena kabanyakan artikel di Curhatkita serius, kali ini saya ingin menampilkan sesuatu yang berbeda. Saya akan menampilkan beberapa foto yang akan membuat anda terseyum, bahkan mungkin tertawa lebar.

Langsung saja, silakan anda lihat foto-fotonya.

Dipersilakan terseyum atau tertawa sepuasnya, karena tersenyum dan tertawa itu sehat dan tidak dilarang.

1. Kendaraan terkuat di dunia



2. Kereta Api terlaris di dunia



3. Sepeda motor paling ramah lingkungan di dunia



4. Hot Dog paling “hot” di dunia



5. Facebooker dari suku pedalaman



6. Tanda peringatan di toilet kantor



7. Mohon maaf foto yang satu ini khusus dewasa! Foto eksklusif “Trio Macan” mandi.







Foto-foto ini dikirim seorang teman yang humoris via email.

Bagikan foto-foto lucu ini kepada teman-teman anda agar mereka juga tersenyum dan tertawa.

Bagaimana kesan anda setelah melihat foto-foto lucu ini? Silakan sampaikan di komentar.

Jika menurut anda posting ini cukup menarik dan bermanfaat silakan share di twitter atau facebook. Jika mau berlangganan artikel blog ini melalui email, silakan subscribe disini.

Tentang Penulis : Tarjum, pendiri dan editor Curhatkita. Anda bisa kenal lebih dekat dengan Tarjum di Facebook dan Twitter.



Lanjutkan...

5 Alasan Mengapa Aku Selalu Santai dan Tersenyum

Oleh Rois Nurhadi


1. Aku banyak bersyukur kepada Tuhan.

Kalau kita banyak bersyukur, segala masalah yang kita alami tidak terasa lagi. Karena aku berpikir, banyak orang lain yang masalahnya lebih berat daripada aku.

2. Kalo kata orang Jawa, aku ini "nerimo", artinya menerima apa adanya.

Kalau kita menerima apa adanya, yah kita jadi ikhlas. Dan tanamkan dalam hati bahwa Tuhan pasti memberikan yang terbaik untuk kita.

3. Hidup itu harus dibawa enjoy dan happy.

Kalau dibawa sedih, masalah bisa tambah parah dan tidak terselesaikan. Masalah yang kita hadapi jangan dipaksakan untuk menemui jalan keluar. Masalah itu jangan dipikirkan, lepas saja (sementara). Kita harus optimis, pasti nanti ada jalan keluar.

4. Banyak-banyak berbakti kepada kedua orangtua.

Saya tak bosan-bosannya tiap hari berbakti kepada kedua orangtua, membuat mereka senang, bangga, dan nurut kepada mereka. Itu jadi berkah loh...! Contohnya : setiap masalah yang kita punya jadi ada jalan keluarnya. Kalau tak percaya coba aja deh, mumpung mereka masih hidup.

5. Sabar, semangat dan pantang menyerah.

Inilah rahasia suksesku untuk melawan penyakit skizofrenia selama kurang lebih 4 tahun. Sabar...pasti nanti akan sembuh kok.

Pantang menyerah tuh begini, sekalipun kita jatuh di lubang paling bawah, kita harus bangkit lagi, dan bergerak untuk keluar dari lubang itu.

Jadi kalau kita pernah dikalahkan dengan penyakit, kita harus bisa bangkit dan lawan dengan semangat 45 (sekuat tenaga). Untuk melawan penyakit skizo, bangkit dan lawanlah. Kalau kalah, bangkit lagi, kalah lagi, bangkit lagi. Terus saja, nanti juga penyakitnya perlahan-lahan bisa hilang untuk selamanya.

Apakah anda punya trik tersendiri dalam menyikapi dan mengatasi masalah kehidupan yang menimpa anda? Kami tunggu di komentar.

Jika menurut anda posting ini cukup menarik dan bermanfaat silakan share di twitter atau facebook dengan mengklik tombol share di bawah atau di atas posting ini. Jika mau berlangganan artikel blog ini melalui email, silakan subscribe disini.
Tentang penulis : Rois Nurhadi, tinggal di Jakarta. Anda bisa berkenalan lebih dekat dengan pria humoris yang mengaku "hanya orang biasa" ini di akun facebooknya.


Lanjutkan...

Romero & Juleha

Kisah Cinta Pasien Skizofrenia
dengan Suster Perawat Rumah Sakit


Oleh Rois Nurhadi

"Aku akan merawatmu hingga akhir hayatku," ujar Juleha kepada Romero.

"Terima kasih kekasihku, Juleha, beri aku semangat yah buat aku berjuang sekuat tenaga untuk melawan penyakit ini hingga akhir hayatku," ujar Romero.

"Semangat Romero!!!" Juleha memberi semangat.

"En...jangan lupa berdo’a agar kita berdua diberi kekuatan dan kesabaran dalam melewati ujian dari Tuhan ini," ujar Romero.

"Oh ini ujian dari Tuhan yah...?" tanya Juleha.

"Ya iyalah, masa ya iya dong! dasar otak emot kamu...," ujar Romero


"Nah kamu apalagi. mau sama cewe lemot kaya aku, sama bengongnya kamu," balas Juleha.

Tiba-tiba ada suara keras yang berteriak dari kejauhan, "Suster!!! tolong!!!!"

Suster Juleha pun spontan berbicara kepada Romero, "Eh, aku samperin pasien itu dulu yah..!"

"Lah katanya mau ngerawat seumur hidup guwe...kamu bagaimana sih...?"

Romero bertemu dengan Juleha di ruangan santai di rumah sakit.

"Maaf Romero, aku kan sedang merawat pasien lain, kamu ga sabaran deh," ujar Juleha.

"Sabar, sabar! ngomongnya emang mudah, tapi prakteknya susah tahu...!" balas Romero.

"Ya udah kalo marah lagi, kita putus aja deh, jadi orang ngomel melulu...bosen tau!"

"Yaudah kita putus! Deal" balas Romero.

"Yaudah kita putus!" ujar Juleha.

Gubrak!!! Tiba-tiba Romero terbangun dari tidurnya, "Anjrit! cuma mimpi doang..!?"


Inspirasi apa yang anda dapatkan dari cerita ini? Silakan sampaikan di komentar.

Jika menurut anda tulisan ini cukup menarik dan bermanfaat silakan share di twitter atau facebook dengan mengklik tombol share di bawah atau di atas posting ini. Jika mau berlangganan artikel blog ini melalui email, silakan subscribe disini.

Tentang penulis : Rois Nurhadi, tinggal di Jakarta. Anda bisa berkenalan lebih dekat dengan pria humoris yang mengaku "hanya orang biasa" ini di akun facebooknya.



Lanjutkan...

Foto Saya dengan Seorang Teman Masa Kecil

Ditulis Oleh : Tarjum

Berikut saya tampilkan sebuah foto masa kecil saya dulu dengan seorang teman dekat. Foto ini menggambarkan sebuah persahabatan yang tulus antara dua insan. Persahabatan yang penuh keceriaan, kebahagiaan dan kehangatan. Keceriaan masa kecil yang polos tanpa beban. Semuanya tampak indah, ceria dan riang penuh tawa. Bermain-main dengan teman di masa kecil memang sangat menyenangkan dan mengasyikan.



OAAALAAAHHHH…!!!....KOK GAMBARNYA…KAYAK GINI..???
INI SIH FOTO ANAK ONYET…he…he…he…


Sorry temen-temen, bukan maksud saya ngibul atau sekedar iseng. Saya hanya ingin mengajak anda tersenyum dan tertawa, mengendurkan urat syaraf dan melepaskan ketegangan.

Hanya itu? Nggak juga!

Sekarang coba anda lihat gambar lucu di atas lebih jeli, lihatlah dengan pikiran anda, dengan mata hati anda, dengan imajinasi anda. Jangan lihat gambar itu hanya sekedar gambar dua anak monyet berkepala botak yang lucu. Lihatlah kebahagiaan, keceriaan, keriangan dari gambar itu. Lihatlah dua orang teman yang saling merangkul dalam kehangatan dan tertawa bersama dalam kebahagiaan.

Sekarang coba bayangkan wajah teman masa kecil anda dibalik wajah monyet lucu itu (jangan salah, maksudnya bukan membandingkan wajah teman anda dengan wajah anak monyet itu..he..he…). Lihatlah keceriaan, kedekatan dan kehangatan persahabatan anda dengannya. Persahabatan masa kecil yang tulus tanpa pamrih.

Anda sekalian mungkin punya pengalaman atau kenangan indah masa kecil. Sekali-kali coba anda ingat masa-masa kecil yang indah dulu dengan teman-teman anda. Ingatlah betapa kita waktu itu menjalani hidup dengan penuh keceriaan, kebahagiaan, tanpa beban dan penuh optimisme. Tak ada permusuhan, iri dan dengki di antara teman. Satu hari kita berantem esoknya kita main bareng lagi, tanpa ada rasa dendam.
Alangkah indahnya persahabatan yang tulus tanpa pamrih. Saling menerima, saling memahami, saling membantu tanpa saling membebani.

Anda setuju dengan pemikiran saya ini, atau anda punya pemikiran lain soal persahabatan? Silakan tuliskan pemikiran anda di kolom komentar posting ini.

Salam persahabatan.

Lanjutkan...

Foto Saya Dicium Cewek Bule !

Oleh : Tarjum

Mungkin anda sekalian nggak percaya dengan judul tulisan di atas, orang kayak saya kok digemari cewek bule, emang saya selebriti terkenal apa? Tapi klo melihat fotonya, benar kan, meyakinkan? Coba lihat foto di bawah ini, perhatikan baik-baik foto saya di pojok kanan atas (saya tampak jelek di foto ini, padahal aslinya sebaliknya,…ehm…).





Benar kan foto saya dicium cewek bule? ….he..he…he…


Lain dari biasanya kali ini saya tak menayangkan tulisan serius tentang kejiwaan atau problem-peroblem pribadi. Lewat tulisan dan foto lucu di atas saya ingin mengajak anda tertawa atau paling tidak tersenyum. Bukankah senyum dan tawa itu bisa menyegarkan jiwa dan raga? Karena itu sering-seringlah tersenyum dan tertawa, jalani dan nikmati hidup ini dengan gembira.

Foto di atas adalah hasil rekayasa rekan saya di kantor. Foto tersebut aslinya adalah foto saya bersama empat orang rekan Staff HRD-GA. Foto itu direkayasa dengan penampilan meniru gaya personil grup band kulit hitam Amerika tahun 60-an, lumayan lucu kan? Tanpa sepengetahuan saya dan rekan-rekan lainnya, foto itu direkayasa lagi oleh salah seorang Staff IT, digabung dengan foto dua orang cewek bule. Jadinya, ya seperti poster personil grup band terkenal yang di kagumi dua orang cewek penggemar beratnya.

Itulah asyiknya di tempat kerja, hal-hal sepele dan keisengan bisa membuat kami tertawa, melapaskan tekanan beban pikiran dari kejenuhan rutinitas kerja.

Selamat tersenyum, tertawa dan bahagia menikmati hidup.

Lanjutkan...

Wisata Pedesaan (III) : “Nikmatnya Ikan Bakar, Cobek Belut dan Sate Siput”

Oleh: Tarjum

Saat anda istirahat di gubuk sawah sambil terkantuk-kantuk, saya akan membersihkan hasil tangkapan anda. Kita lihat hasil tangkapan anda: 3 ekor ikan Betok, 2 ekor ikan Gabus, 4 ekor belut, 12 ekor siput seukuran ibu jari kaki dan 2 butir telur bebek.

Kita bersihkan dulu ikan dan belutnya. Siput diambil isinya dan dibersihkan. Selanjutnya kita siapkan peralatan masak dan bumbu-bumbu. Siapkan satu tusukan bambu untuk membakar ikan, 3 tusukan kecil untuk sate siput. Bumbu-bumbunya: garam, bawang merah, cabai rawit, lada, kecap dan penyedap rasa kalau perlu. Selanjutnya kita nyalakan api menggunakan kayu bakar, untuk membakar ikan, belut, siput dan telur.

Sekarang semuanya sudah siap. Saya akan mulai memasak, kalau anda mau bantu silakan.

Ikan yang sudah dimasukkan ke dalam tusuk bambu dan siput yang sudah ditusuk sate, kita panggang di atas bara api sampai matang. Belutnya kita langsung masukin aja ke bara api, bakar sampai matang. Nah, kalau telur bebek, sebelum dibakar kita bungkus dulu dengan lumpur sawah yang agak liat dan kering dengan ketebalan sekitar setengah cm. Setelah dibungkus rapat baru telurnya kita bakar. Kalau lumpur pembalutnya sudah tampak kering dan gosong, berarti telurnya sudah matang.

Ikan dan belut yang sudah dibakar matang, berwarna kekuningan dan baunya harum, kita angkat dan simpan di atas daun pisang. Sate siput juga tampaknya sudah matang, kita simpan dulu. Sekarang kita buat dulu sambal kecap untuk ikan bakar dan sate siput.

Cabe rawit (Cengek, kata orang Sunda) di potong melintang kecil-kecil. Bawang merah dikupas kulit luarnya dan dipotong melintang kecil-kecil. Aduk potongan cabe rawit dan bawang merah dengan kecap manis, jadi deh sambal kecapnya. Sambal kecap bisa disiramkan di atas ikan bakar dan sate siput atau disajikan terpisah.

Selanjutnya kita buat bumbu cobek belut. Cabe rawit, bawang merah, lada dan garam secukupnya diuleg dalam cobet sampai halus. Tambahkan sedikit air dan penyedap rasa kalau mau, lalu aduk-aduk. Belut yang sudah matang, dibuang kepala dan isi perutnya, potong-potong menjadi 2 atau 3 bagian, lalu masukan ke dalam cobet, aduk sambil sedikit diuleg, jangan terlalu halus. Cobek belut sudah jadi.

Sebagai pelengkap kita cari lalap segarnya. Anda bisa memetik pucuk daun jambu mente yang banyak tumbuh di pinggir sawah. Kacang panjang, mentimun, terong, daun kemangi dan daun pepaya muda. Lalapan segar tadi kita cuci bersih dan siap disajikan.

Oke, semuanya sudah siap. Nasi timbel (nasi yag dibungkus daun pisang), sambal, ikan bakar bumbu sambal kecap, cobek belut, sate siput, telur bakar dan lalap segar sudah terhidang di gubuk sawah.

Rekan-rekan sekalian, ayo rame-rame kita makan lesehan di gubuk sawah. Wuiih...nikmatnya! Pokoknya gak kalah nikmat deh jika dibandingkan dengan makan di restoran wewah atau hotel bintang lima di Jakarta. Makan di tengah-tengah kemewahan suasana alam, sugguh kenikmatan yang tiada tandingannya dan tak terlupakan. Wah, saya jadi lapar beneran nih!

Setelah menikmati hidangan khas para petani di digubuk sawah, saatnya anda istirahat. Anda bisa duduk-duduk santai atau tiduran sambil mendengarkan suara alam dengan belaian angin lembut persawahan yang menyegarkan. Jika anda tak ingin ketinggalan informasi, anda bisa mendengarkan siaran berita dari radio transistor yang biasanya di bawa para petani ke sawah.

Sampai di sini dulu rekan-rekan. Apa yang akan kita lakukan selanjutnya di sawah, nanti kita sambung lagi ceritanya. Sampai jumpa lagi di gubuk sawah.

Lanjutkan...

Wisata Pedesaan (II) : "Asyiknya Menangkap Ikan, Belut dan Siput"

Oleh: Tarjum

Berkunjung ke desa, melihat-lihat ladang dan sawah tak lengkap rasanya jika tidak turun ke sawah, merasakan dingin dan lembutnya lumpur sawah. Nggak usah takut, ini bukan lumpar panasnya Lapindo di Sidoarjo, tapi lumpur yang subur, sumber penghidupan para petani di pedesaan. Dengan turun ke sawah, anda akan merasa lebih menyatu dengan alam pedesaan.

Rekan-rekan sekalian, mari rame-rame turun ke sawah! Rasakan dingin dan lembutnya lumpur sawah. Nggak dalam kok, paling dalam sekitar 20 – 50 cm.

Berjalanlah ke tengah sawah dan telusuri bagian-bagian sawah, mau berlari-lari di tengah sawah juga boleh. Perhatikan di sekeliling anda, lihatlah dengan sedikit teliti pematang sawah di sekitar bebek-bebek yang bergerombol, berenang dan mencari makan. Siapa tahu anda menemukan telur bebek barang satu-dua butir. Biasanya ada bebek yang tidak sempat bertelur di kandang suka bertelur di pematang sawah.

Menangkap ikan

Mau menangkap ikan? Silakan rogohkan dengan hati-hati dan perlahan jari-jari tangan anda ke cekungan-cekungan bekas tapak kaki pada bagian sawah yang airnya masih jernih dan agak dalam. Jika beruntung anda bisa menangkap ikan betok (sejenis ikan nila seukuran tiga jari tangan), ikan lele atau ikan gabus.

Jangan kaget jika tiba-tiba ada yang melompat, menerobos sela-sela jemari tangan anda, itu pasti ikan gabus. Ikan gabus terkenal licin dan gesit, susah ditangkap jika hanya menggunakan tangan, apalagi yang belum terbiasa menangkap ikan. Jika anda kesulitan menangkap ikan dengan tangan, gunakan saja caduk atau jaring, lebih mudah dan praktis. Jika sudah dapat, simpan di dalam ember ikan-ikan tangkapan anda.

Menangkap Belut

Selanjutnya kita akan melakukan sesuatu yang lebih menantang namun mengasyikkan, mencari dan menangkap belut di lumpur sawah. Anda sekalian pasti sudah tak asing lagi dengan keluarga ikan air tawar yang hidup di lumpur sawah ini. Binatang air yang satu ini terkenal super licin, gesit dan susah ditangkap. Butuh keahlian khusus untuk menangkapnya. Ayo, kita cari dan belajar menangkap belut.

Sebelum menangkap belutnya, kita harus menemukan liangnya dulu. Liang belut biasanya berada agak tersembunyi di pinggir rumpun padi atau di pinggir pematang sawah. Diameter lubang sekitar 1 – 2 cm. Nah, kalau liangnya sudah ketemu, buat lingkaran dengan tumpukan lumpur mengelilingi liang belut tadi, dengan diameter sekitar 0,5 – 1 meter. Lalu kuras air di dalam lingkaran, gali dengan hati-hati lumpur di sekeliling liang dengan kedalaman sekitar 30 cm. Ini maksudnya agar sang belut tak lari menerobos lingkaran.

Selanjutnya kita tinggal menggali lubang belut dan menangkap penghuninya. Hati-hati jangan sampai air masuk ke dalam lingkaran. Sekarang, ayo kita tangkap sang belut yang sangat licin ini! Gali dan angkat dengan hati-hati rumpun padinya, lubang belut akan terlihat lebih besar dan lebih jelas. Dalam dua sampai tiga galian biasanya sang belut akan terlihat, paling tidak bagian kepalanya yang menghadap ke bagian atas lubang. Lepp..!! sang belut akan mundur, masuk ke dalam lubangnya karena kaget.

Jangan biarkan dia lari, gali dengan cepat lumpurnya, setengah bagian belut akan terlihat, gali sekali lagi! Maka sang belut akan keluar dari liangnya dan meronta-ronta dalam lingkaran. Tangkap segera dengan cara menjepitnya dengan dua kuku jari telunjuk dan ibu jari, awas tubuhnya sangat licin, jangan sampai dia lepas dan masuk lagi ke dalam lumpur. Jika sudah tertangkap, pukulkan sang belut ke kepalan tangan anda yang satunya untuk melumpuhkanya.

Selamat! Anda sudah berhasil menangkap sang belut.

Perburuan yang luar biasa mengasyikan sekaligus menegangkan. Setelah perburuan, dijamin anda ngos-ngosan dan duduk lemas di dalam kubangan lumpur.

Anda belum capek? Ayo kita lanjutkan perburuannya.

Menangkap Siput

Sekarang kita akan mencari dan menangkap siput sawah. Nah, kalau yang ini sih gak usah pake tenaga dan keahlian khusus, cukup pasang mata, cari siput-siput yang berukuran cukup besar seukuran ibu jari kaki. Siput-siput itu biasanya nemplok (nempel) di rumpun padi, di pematang pinggir sawah atau berendam di lumpur di bawah permukaan air. Mudah terlihat dan dikenali, berbentuk bulat dengan kulit berwarna hitam.

Kalau sudah ketemu, tinggal comot dan masukan ke dalam ember, mudah kan? Jangan khawatir siput nggak akan lari! Lha wong, siput nggak bisa lari kok...he-he-he…

Sekarang mungkin anda sudah merasa agak lelah setelah bergumul dengan lumpur sawah, menangkap ikan, belut dan siput. Saat mentari sudah agak meninggi dan panasnya mulai terasa menyengat, saatnya anda istirahat di gubuk sawah. Sebelumnya, sebaiknya anda membersihkan badan dengan air sumur yang jernih dan menyegarkan. Jangan lupa pake sabun mandi, karena lumpur dan air sawah kadang membuat kulit agak gatal-gatal.

Jika anda sudah membersihkan badan dan dan ganti pakaian, istirahatlah dengan santai dan tenang di gubuk sawah. Semilir angin persawahan yang sejuk menyegarkan, bisa membuat anda mengantuk. Tunggu dulu! Tahan dulu rasa kantuk anda, karena kita akan mengolah dan menikmati hasil tangkapan anda, ikan, belut dan siput.

Sampai di sini dulu petualangan kita.

Pada tulisan berikutnya WISATA PEDESAAN (III), saya akan membahas bagaimana memasak dan menikmati hasil tangkapan anda. Ikan bakar bumbu kecap, cobek belut pedas, sate siput dan telur bakar yang hangat dinikmati dengan nasi timbel ditambah sambal dan lalap segar. Setelah capek berjibaku dengan lumpur sawah, makan di gubuk sawah sambil menikmati pemandangan alam pedesaan yang indah, wah, lezat dan nikmat sekali rasanya.

Sampai di sini dulu rekan-rekan, sampai jumpa di gubuk sawah.

Lanjutkan...

Wisata Pedesaan (1) : “Turun ke Sawah, Yuk!”

Oleh: Tarjum

Rekan-rekan curhatkita, kali ini saya akan mengajak anda sekalian berkunjung ke desa, menikmasi panorama alam pedesaan yang masih bersih dan asri, jauh dari polusi dan kebisingan suara kendaraan. Menikmati suasana pedesaan yang damai, tenang dan tenteram bisa menyegarkan jiwa dan raga, mengobati kejenuhan dan kepenatan rutinitas kerja yang tak jarang membuat stres. Bagi anda yang hobi wisata alam atau berpetualang, wisata ke daerah pedesaan juga bisa menjadi pilihan menarik yang patut dipertimbangkan.
Tulisan ini terbagi menjadi 3 bagian. Berikut tulisan pertama.


Yang saya maksud “Wisata Pedesaan” di sini, bukan sekedar berwisata ke suatau tempat dengan suasana pedesaan, tapi benar-benar berkunjung ke sebuah desa, berbaur dan bergaul dengan para penduduk desa.

Menginap di rumah petani, ngobrol, makan dan minum bersama petani. Jadi benar-benar wisata pedesaan, bukan sekedar suasananya yang dibuat mirip alam pedesaan. Dan kalau anda mau, untuk lebih mengkhayati napas kehidupan para petani di pedesaan, anda bisa ikut ke ladang atau turun ke sawah bekerja dengan para petani. Pergi pagi hari ketika matahari belum terbit, berjalan kaki dari rumah ke sawah atau ladang, bekerja di ladang atau sawah saat terik mentari menyengat dan pulang sore hari menjelang matahari terbenam.

Semua itu akan menjadi pengalaman yang luar biasa dan sangat berkesan saat anda kembali pulang ke kota. Bagi anda yang tinggal di belantara beton perkotaan yang hiruk-pikuk, bising, sesak dan pengap oleh polusi udara, suasana pedesaan yang hening, tenang dan bersih dari polusi, akan membuat tubuh, jiwa dan pikiran anda kembali jernih dan segar.

Santai di Gubuk Sawah.

Duduklah di gubuk sawah yang bertiang bambu dan beratap ilalang. Coba anda dengarkan ini: suara kicauan burung aneka rupa, gemericik air selokan yang mengalir cepat di pinggir sawah, desiran angin yang berhembus lembut, suara bebek yang hilir mudik di pematang sawah, ditimpali nyanyian katak yang saling bersahutan, sungguh merupakan irama musik alam nan indah tiada tandingannya.
Pandanglah ke sekeliling: hamparan padi yang hijau bak permadani bergoyang bergelombang di tiup angin persawahan, daun-daun padi berkilauan diterpa sinar mentari. Burung pipit berhamburan terbang ke pepohonan di pinggir sawah ketika orang-orangan sawah yang dihiasi plastik dan kaleng-kaleng bekas bergoyang saat talinya ditarik dari pinggir sawah. Kupu-kupu berwarna-warni beterbangan dengan riangnya melintasi persawahan, sesekali hinggap di bunga-bunga liar yang mekar di pematang pinggir sawah.

Burung Kuntul putih tampak terbang melesat dari pepohonan, menukik turun, mencari ikan yang lengah di selokan sawah. Lihatlah dengan seksama, dengarkan, rasakan dan nikmatilah suasana alam pedesaan dengan segala kesahajaan dan keasliannya. Anda akan benar-benar merasa menyatu dengan suasana alam yang indah menakjubkan.

Tunggu apa lagi? berkunjunglah ke pedesaan, turunlah ke sawah, nikamatilah suasana lingkungan dan alam pedesaan yang alami, bersih asri dan indah menyegarkan jiwa dan raga. Tulisan berikutnya (bagian ke-II) akan membahas tentang asyiknya “Turun ke Sawah” bergumul dengan lumpur sawah. Teman-teman sekalian, sampai jumpa di gubuk sawah.

Lanjutkan...

Rileks dan Tersenyumlah !

Oleh : Ary Santoso Yudha


"Bila perlu berusahalah tersenyum dalam menghadapi situasi sesulit apa pun. Ada saat-saat dimana kita harus pasrah dan tertawa. Humor dalam hidup ini sangat penting. Jangan lupa bahwa hal sederhana ini dapat membantu Anda mempertahankan perspektif," kata Dale Carnegie, pendiri Dale Carnegie & Assiciates.

Bila dalam kesedihan kita mencoba tersenyum, sebenarnya kita tengah mencoba melepaskan diri dari perasaan sedih itu. Saat itu kita tengah menetralkan perasaan negatif di dalam diri. Hal ini sangat baik dan bisa membantu agar kita tidak terlalu larut dalam duka.

Demikian pula ketika tengah dihadapkan pada masalah-masalah berat, senyum kita sedikit banyak akan membantu melepaskan ketegangan. Selanjutnya, biarkan diri rileks, pandang kenyataan di hadapan secara positif, karena dengan begitu kita bisa mengambil hikmah dari apa yang tengah dihadapi. Lalu pikirkan hal-hal yang dapat mengembalikan kegembiraan kita.

"Kalau ada masalah rilekslah. Santai saja. Pikirkan saja apa yang akan Anda lakukan selanjutnya, dan apa tindakan Anda untuk itu," kata Stanley R. Welty, Presiden Wooster Brush Company.

Memang, ada banyak hal yang menyakitkan, yang membuat kita cemas atau kesal. Jangan biarkan masalah apa pun membuat kita patah semangat. Berpikirlah pada hal-hal positif yang bisa dilakukan. Biarkan semua masalah berlalu tanpa meninggalkan luka fatal.


Dengan begitu kita akan menjadi orang tangguh yang tak mudah jatuh. Pikiran kita menjadi terbiasa untuk selalu positif, dan kita akan lebih mudah mencapai cita-cita. Bukan cuma itu, pikiran positif serta kepercayaan diri kita akan menarik orang lain bergabung dengan kita. Mereka tidak akan membiarkan kita berjalan sendiri menghadapi semua masalah. Malah dengan senang hati akan menemani dan membantu kita melewati semua kesulitan. Dan yang lebih penting hidup kita akan menjadi lebih menyenangkan.

Sumber : Intisari, Edisi maret 2001

Lanjutkan...

“Tertawalah!”



"Tawa itu punya kekuatan penyembuh”. Boleh percaya boleh tidak, tapi itulah yang dikatakan artis yang usianya sudah kepala enam namun awet muda (kolot kalapa, orang Sunda bilang), dialah Goldie Hawn. Bintang yang awet cantik ini mengatakan, di awal kariernya dia menderita depresi dan kecemasan sebelum beberapa tahun kemudian dia menyadari kekuatan tawa sebagai penyembuhan. Tawa, katanya, memberi manfaat baik emosional maupun fisik.

"Ketika akan tidur malam hari, tanyalah diri sendiri, berapa kali ya saya dalam sehari ini tertawa?" kata Hawn. "Tawa itu tak peduli untuk menertawakan atau alasan apa. Pokoknya tertawa."

Bagi Anda yang sedang sedih atau berduka, karena menghadapi masalah berat atau engalami musibah, jangan terlalu larut dalam kesedihan. Maaf, bukan maksud saya meremehkan asalah yang Anda hadapi. Percayalah, masalah seberat apa pun pasti ada jalan keluarnya. Apa pun yang terjadi roda kehidupan akan tetap berjalan. Kita pun harus tetap menjalani kehidupan kita sendiri.

Saya selalu ingat ungkapan berikut ini :
"Saat Anda sedang sedih tertawalah, karena di balik kesedihan, Anda akan menemui kegembiraan, begitu pula sebaliknya."

Bukankah kehidupan ini selalu berpasangan? Tenangkan pikiran, kendalikan perasaan, rilekslah, paling tidak untuk beberapa saat. Bayangkanlah hal-hal yang membuat Anda gembira, tersenyumlah.

Bagi Anda yang sedang bahagia, bersyukurlah, itu semua karunia Tuhan yang tak ternilai. Namun, jangan terlalu larut dalam euporia kebahagiaan. Tularkanlah kebahagiaan Anda kepada setiap orang yang Anda jumpai. Tersenyum dan tampakanlah keceriaan di wajah Anda, agar mereka juga merasakan kebahagiaan Anda.

Saya mendapat kiriman email lucu dari seorang teman yang membuat saya tersenyum. Mungkin anda juga akan tersenyum membaca tulisan kreatif berikut ini :

Film-Film Hollywood Versi Bahasa Sunda & Bahasa Indonesia
(Aslinya cuma versi bahasa Sunda, saya tambahkan versi bahasa Indonesianya)

1. Saving Private Ryan - Nulungan si Rian – Nolongin si Rian
2. Enemy At The Gate - Musuh Ngajedog di Pager – Musuh Diem di Pagar
3. Die Hard - Teu Paeh-Paeh – Gak Mati-mati
4. Die Hard II - Can Paeh Keneh – Blom Mati Juga
5. Die Hard III With A Vengeance - Nya’an euy Hese Pisan Paehna – Susah Matinya
6. Bad Boys – Budak Bedegong – Anak Bandel
7. Rocky - Osok Neunggeulan Batur – Suka Mukulin Orang
8. Rain Man - Lalaki Cicing di Bogor – Pria Nongkrong di Bogor
9. Here’s Something About Marry - Ari Ceu Meri Teh Kunaon? – Mbak Meri Kenapa ?
10. Mission Impossible - Moal Bisa – Gak Bakalan Bisa
11. Titanic – Tilelep – Tenggelam
12. Paycheck - Nganjuk Heula – Ngutang Dulu
13. Reign of Fire – Beubeuleuman – Bakar-Bakaran
14. Original Sin - Tara Ka Mesjid – Males ke Mesjid
15. Sleepless In Seattle - Cenghar Di Ciateul – Ngorok di Ciateul
16. Silence of The Lambs - Embe Pundung – Kambing Gue Gak Pulang
17. Ghost - Jurig Kasep – Hantu Cakep
18. Are We There Yet? - Lila Teuing Nepina Euy? – Lama banget Nyampenya Ya?
19. Home Alone - Tinggaleun – Ketinggalan di Rumah
20. Casablanca - Mengkol Ti Sudirman – Belok dari Sudirman
21. Gone In Sixty Seconds - Indit Siah Kaditu! – Pergi Sana Kamu!
22. The Awakening - Hudang Sare – Bangun Tidur
23. After The Sunset - Tereh Maghrib – Dah mau Gelap

Lanjutkan...
Tiga Serangkai eBook Bipolar

3 eBook Bipolar ini ditulis berdasarkan pengalaman nyata penulisnya. Mengupas secara detail dan sistematis dari gejala awal, saat berada di puncak manik dan depresi, sampai langkah-langkah pemulihannya. Inilah ebooknya : "Mengubah Mimpi Buruk Menjadi Mimpi Indah”, “Berdamai dengan Bipolar” dan “7 Langkah Alternatif Pemulihan Bipolar”.
eBook 1: "Mengubah Mimpi Buruk Menjadi Mimpi Indah"

Buku psikomoar ini bercerita tentang pergumulan saya selama bertahun-tahun dengan gangguan jiwa yang tidak saya fahami dan membuat saya bertanya-tanya, “Apa yang terjadi dengan diri saya? Penyakit apa yang saya alami? Bagaimana cara mengatasinya?” Ironisnya, saya baru tahu apa yang terjadi dengan diri saya, 8 tahun setelah saya pulih, bahwa saya mengalami Gangguan Bipolar. [Selengkapnya]




eBook 2: "Berdamai Dengan Bipolar"

Bagaimana mengenali dan mengatasi Gangguan Bipolar?
Bagaimana menanggapi sikap negatif orang-orang di sekitar anda?
Bagaimana mendampingi orang yang mengalami Gangguan Bipolar? eBook ini memberi jawaban dan solusi alternatif penanganan Bipolar. [Selengkapnya]



eBook 3: “7 Langkah Alternatif Pemulihan Bipolar”

eBook ini merupakan inti dari pengalaman dan pemahaman bipolar saya. Inti dari tulisan-tulisan saya di buku, ebook, blog, facebook, twitter dan media lainnya. eBook ini bukan teori-teori tentang gangguan bipolar! Bukan formula ajaib untuk mengatasi gangguan bipolar! eBook ini tentang tindakan, langkah-langkah penanganan bipolar. [Selengkapnya]


eBook Novel: “Pengorbanan Cinta”

Novel ini bukan sekedar kisah cinta yang romantis dengan segala macam konflik di dalamnya. Saya berani menyebut novel ini sebagai “Buku Pelajaran Cinta”. Beda dengan buku pelajaran pada umumnya, Buku Pelajaran Cinta ini tak membosankan, malah sangat mengasyikan dibaca. Setelah mulai membaca, jamin Anda tak ingin berhenti dan ingin terus membacanya sampai akhir cerita. [Selengkapnya]



eBook Panduan: “7 Langkah Mudah Menyusun & Memasarkan eBook”

Jika dikemas dengan desain cover yang apik dan diberi judul yang manarik, kumpulan posting blog atau catatan facebook anda bisa disusun menjadi sebuah ebook yang akan memikat pembaca di ranah maya. Selanjutnya ebook anda tinggal dipasarkan secara online.
[Selengkapnya]

 
 © Copyright 2016 Curhatkita Media  template by Blogspottutorial