BUKU: 2 KUTUB

Buku ini ditulis berdasarkan kisah nyata penulisnya. Mengupas secara detail dan sistematis dari gejala awal gangguan bipolar, saat berada di puncak manik dan depresi, sampai langkah-langkah pemulihannya. Inilah buku “2 KUTUB: Perjalanan Menantang Di Antara Dua Kutub”.

Info Buku >> KLIK DISINI
Tampilkan postingan dengan label curhat cinta. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label curhat cinta. Tampilkan semua postingan

Inspirasi dari Gadis Mungil dengan Down Sindrom


Ketika menginjak usia tiga tahun, saat anak-anak lain seusianya sudah pandai berjaland an berlari, Rika belum bisa berjalan. Orang tuanya sangat khawatir anaknya tidak bisa berjalan sampai dewasa. Segala upaya pengobatan dilakukan, dari pengobatan medis sampai alternatif, namun belum juga menunjukan hasil seperti yang diharapkan.

Sampai suatu saat, sang ibu membaca status BBM saya yang menjelaskan manfaat produk-produk suplemen herbal untuk kesehatan. Dia tertarik dengan penjelasan tantang manfaat produk-produk suplemen herbal yang saya pasarkan. Saya jelaskan tentang program Detox, paket produk dan beberapa produk yang terkait dengan masalah kaum wanita, salah satunya yaitu masalah kelebihan berat badan.

Sampai akhirnya dia cerita soal puteri kecilnya yang di usia 3 tahun belum juga bisa berjalan. Dia sempat mengatakan, berapapun harga produknya akan dia beli jika bisa membuat putri kecilnya bisa berjalan.

Lanjutkan...

5 Tips Rahasia Awet Muda, Cantik dan Menawan



Maaf klo pose fotonya agak “menantang” dan “unik”, maklum lagi “fuber kedua”:)

Ini sebenarnya rahasia keluarga, rahasia istri maksudnya. Istri saya gak tahu lho, rahasia cantik dan awet mudanya dibocorin di artikel ini.

Tapi, tak ada salahnya kan saya berbagi tips kesehatan untuk teman-teman terbaik saya? Semoga apa yang saya share ini bermanfaat untuk teman-teman, terutama untuk para istri, kekasih dan kaum wanita pada umumnya.

Bukankah kaum wanita selalu ingin terlihat muda dan cantik, tak peduli berapa usia mereka saat ini. Bahkan banyak kaum wanita yang tergolong kaya, menghabiskan biaya sangat besar untuk perawatan tubuh dan kulit mereka. Saya pernah melihat tayangan acara infotainment di televisi, seorang artis dangdut papan atas, satu toples kecil cream perawatan kulit wajahnya seharga Rp.70juta! Wow… Gila ya!

Lanjutkan...

Inilah Cinta yang Sederhana dan Apa Adanya

Foto Ilustrasi : bebibluu.blogspot.com

Sore itu di akhir bulan Oktober, saya membuka-buka halaman facebook, membaca status beberapa orang teman.

Saya tertegun ketika membaca puisi singkat seorang teman, berisi curhat pribadi yang ditujukan kepada pasangannya (suaminya). Puisi singkat itu begitu mengena di hati. Berikukt kutifan puisinya :


Apa Adanya Dirimu Sempurna Buatku
Oleh Bernadette Irene

Sayangku, dengarkan aku, tak perlu lagi ragu, ini aku,
aku bukannya mereka yang hanya bisa dipuaskan dengan sesuatu yang palsu lagi semu,
tak perlu lagi mencoba jadikan dirimu sempurna,
karena apa adanya dirimu jauh lebih berharga.

Ada indah yang menyapa disetiap kerlingan mata,
ada cinta yang tergambar disudut senyum bersahaja,
ada makna yang tersaji disetiap tutur kata,
dan ada sejuta rasa bangga yang menyelip dikala kau dan aku, bersama.


Sayangku, segala tentangmu buatku mengerti,
bahwa hidup adalah tentang mencintai segala yang terjadi,
dan menerimanya dengan kelapangan hati.

Kesederhanaanmu buatku tak lagi menggilai segala yang bias dan tak murni dari hati,
denganmu aku pahami, bahwa cinta adalah untuk dinikmati,
dan biarkan mengalir bersama mimpi agar indah kesudahannya nanti.
Sayangku, apa adanya dirimu, adalah sempurna bagiku.



Saya tak kuasa menahan diri untuk menulis komentar di status tersebut dan langsung dibalas oleh sang teman.

Tarjum : Menawan sekali tulisannya Bernadette. Kalau kebanyakan perempuan (karena tak mungkin semua) mencintai laki-laki seperti itu dan sang lelaki pun mencintai perempuan seperti itu, rasanya sebuah hubungan akan terasa manis dan membahagiakan. Tak akan ada rasa pahit dan sakit hati. Begitu barangkali.

Bernadette : Waaa... saya jadi malu, masih amatiran kok mas, hanya berusaha memuntahkan apa yang ada di kepala. Memang sejatinya hubungan yang sehat seperti itu. Ya, seimbang antara take and give-nya. Saya juga masih dan akan terus berproses untuk jadi pribadi yang bisa memaknai sebuah hubungan dengan lebih baik lagi. Insya Allah.

Tarjum : Memang seperti itulah yang diharapkan seorang pria/suami dari kekasih/istrinya, begitu juga mungkin sebaliknya. Mau menerima pasangan apa adanya, tak membandingkan dengan orang lain, tak menuntut melebihi kemampuannya, tak membesar-besarkan kelemahannya tapi sebaliknya mau menerima pasangan apa adanya, menutupi kelemahannya dan menghargai setiap usahanya untuk memperbaiki diri.

Demikianlah kutifan status dan obrolan tentang cinta dengan seorang teman facebook.
Kalau makna cinta diibaratkan jenis minuman dengan bahan dan kemasan yang beragam seperti: minuman rasa buah dalam kaleng, minuman soda dalam botol, minuman segar dalam kemasan plastik, minuman rasa teh dalam kemasan kotak dan banyak lagi yang lainnya, makna cinta yang terkandung dalam bait-bait puisi Berbadette di atas seperti air pegunungan yang murni dan segar tanpa bahan pewarna dan pengawet.

Tapi bukankah air murni dan segar yang sebenarnya dibutuhkan tubuh? Sementara air dengan beragam rasa, aroma dan kemasan hanya nikmat di lidah tapi belum tentu sehat di tubuh.

Cinta yang dibutuhkan seseorang dari pasangannya adalah cinta murni dan jernih yang keluar dari kedalaman nurani. Cinta yang sederhana dan apa adanya tanpa banyak pamrih dan tuntutan. Cinta yang membuat nyaman dan damai tanpa membuat banyak kekhawatiran.

Terima kasih Berbadette, bait-bait puisi cintanya sudah mengingatkan dan menginspirasi, bagaimana seharusnya menerima seseorang yang dicintai apa adanya.

Bagaimana menurut anda? silakan sampaikan pendapat anda di kolom komentar.

Mau baca status-status Bernadette yang lainnya, silakan berteman dengannya di facebook.


Lanjutkan...

Apa kata Krisna jika Melihat Kisah Cinta Rais dan Risna?

Oleh Tarjum


Foto : http://www.tribunnews.com

Terharu juga melihat video pernikahan Rais yang menunjukan kesedihan Risna yang tak kesampaian menikah dengan Rais.

Saya sebenarnya ketinggalan informasi, karena video/foto Rais dan Risna sudah menyebar di media social sejak pertengahan bulan Oktober dan jadi bahan perbincangan para netizen. Beberapa media online mainstream juga menulis berita tentang “kisah cinta yang tak sampai” kedua sejoli ini.

Dari berita yang saya baca, katanya Rais sempat 2 kali melamar Risna, namun ditolak oleh keluarga Risna karena keluarga Rais tak bisa memenuhi uang panai (mahar) yang ditetapkan keluarga Risna. Jadilah rencana pernikahan dua sejoli yang sudah menjalin tali kasih semenjak SMP ini kandas.

Melihat dan membaca kisah cinta yang mengharukan ini saya teringat serial “Mahabarata” yang sekarang sedang tayang di layar kaca. Waktu itu sedang menayangkan episode ketika Subadra, adik Sri Krisna mau dilamar dan dijodohkan dengan Duryudana, putera mahkota dinasti Kuru dari kerajaan Hastina.





Foto : www.vemale.com

Sri Krisna tidak setuju dengan perjodohan tersebut. Walau Krisna sendiri merupakan produk dari budaya dinasti yang sudah berumur ribuan tahun, tapi Krisna tergolong bangsawan yang berpikiran terbuka dan bisa memandang jauh ke depan menembus batas-batas budaya di zamannya. Ini wajar saja, karena Krisna digambarkan sebagai sosok manusia titisan dewa Wisnu yang sakti mandraguna dan bisa melihat masa depan.

Krisna mengritik sikap para bangsawan Hastina yang memegang teguh tradisi leluluhurnya dengan cara yang kaku. Menurut Krisna, tradisi yang sudah kolot harus dirubah sesuai perkembangan zaman. Krisna menilai para bangsawan Hastina malah terbelenggu oleh adat istiadat yang sudah kolot itu dan mengabaikan sisi lain kemanusiaan yang justru lebih penting diperhatikan.

Dalam hal perjodohan antara Subadra dengan Duryudana, Krisna menilai, demi tradisi, bangsawan Hastina dan Dua Raka itu mengabaikan perasaan dan hak Subadra yang tak menyukai Duryudana. Karena Subadra sebenarnya mencintai putra Pandu yang tampan rupawan yaitu Arjuna.

Mahabarata, karya sastra epik pujangga India berabad-abad silam yang legendaris ini mampu menembus batas-batas negara dan menyeberangi samudera, hingga sampai ke kepulauan nusantara. Sampai sekarang kisah ini sudah menjadi bagian dari budaya bangsa Indonesia dalam berbagai bentuknya (wayang purwa, wayang golek, wayang orang, beragam tarian dan nyanyian).

Yang lebih mengagumkan lagi adalah pemikiran penulisnya yang jauh memandang ke depan melampuai pemikiran di zamannya. Apa yang diceritakan dalam kisah perjodohan Subadra di atas, terjadi dalam kehidupan nyata di zaman modern saat ini, seperti yang dialami Risna dan Rais. Risna dan Rais dipisahkan oleh adat leluhur yang masih dipegang teguh oleh keluarga mereka sampai saat ini.

Kalau saja Krisna hidup saat ini dan melihat apa yang dialami Risna dan Rais, kira-kira apa yang akan dikatakan dan dilakukan Krisna? Jawabannya silakan sampaikan di komentar.

Ini hanya sekedar pemikiran dari seorang penggemar serial kisah “Mahabarata” di layar kaca, jangan terlalu dianggap serius…hehehe…

Lanjutkan...

“Pengorbanan Cinta”, Bukan Novel Biasa!


Novel ini bukan sekedar kisah cinta yang romantis dengan segala macam konflik di dalamnya.

Saya berani menyebut novel ini sebagai “buku pelajaran cinta”. Beda dengan buku pelajaran pada umumnya, buku pelajaran yang satu ini tak membosankan, malah sangat mengasyikan dibaca. Setelah mulai membaca, anda tak ingin berhenti dan ingin terus membacanya sampai akhir cerita.

Mengajari tanpa terkesan menggurui, memmahami tanpa harus mengernyitkan dahi.

Anda hanya perlu membaca dan menikmati jalan ceritanya dari awal sampai akhir. Hingga saking asyiknya membaca novel ini, tanpa sadar anda mendapatkan pelajaran berharga tentang makna cinta. Bukan cinta sesaat, cinta monyet, cinta buta atau cinta karena nafsu, tapi cinta yang tulus dan bertanggung jawab.

Lalu anda akan bergumam, “Oh begitu ya, seharusnya memperlakukan orang yang kita cintai. Seperti itu ya, orang yang kita cintai ingin diperlakukan!” Anda baru sadar setelah selesai membaca novel ini, bahwa anda mendapatkan pelajaran cinta yang sangat berharga.


Siapa yang Harus Baca Novel Ini?

Jika anda seorang pria yang sedang menjalin hubungan dengan seorang wanita
Bacalah novel ini, maka anda akan tahu bagaimana cara menunjukan rasa cinta anda padanya, sehingga dia akan semakin mencintai anda. Anda akan belajar kepada dua tokoh utama pria dalam novel ini.

Jika anda seorang gadis yang sedang jatuh cinta kepada seorang pria
Bacalah novel ini, maka anda akan tahu bagaimana cara memperlakukan orang yang mencintai dan anda cintai, dengan tulus.

Jika anda seorang pria yang sedang bersaing untuk merebut hati seorang gadis
Jangan biarkan pria saingan anda membaca novel ini lebih dulu dan memahami pelajaran cinta di dalamnya, karena bukan tak mungkin gadis pujaan anda akan memilih pria saingan anda ketimbang anda. Di zaman yang serba cepat ini, tak cukup hanya mengetahui, yang terpenting adalah siapa yang lebih dulu mengetahui. Jadi, jangan terlambat!

Jika hubungan anda dengan kekasih masih dibayang-bayangi sang mantan 
Dan kekasih anda masih mencintai mantannya, apa yang harus anda lakukan agar si dia bisa menghapus kenangan masa lalu dengan mantannya dan mencintai anda dengan sepenuh hati? Bacalah novel ini dan anda akan tahu caranya yang elegan.

Jika anda sedang patah hati karena putus cinta
Dari novel ini Anda bisa belajar bagaimana bangkit dari keterfurukan setelah putus cinta dan membebaskan diri dari trauma masa lalu. Kemudian meraih sukses dalam study, karier dan sukses merajut hubungan baru.

Jika anda sedang menjalin persahabatan di dunia maya
Dari novel ini anda bisa belajar, bagaimana menjadi sahabat yang tulus tanpa pamrih. Menjalin persahabatan tanpa melihat penampilan fisik, usia, status sosial, latar belakang keluarga, pendidikan dan hal-hal lain yang sifatnya hanya atribut dari diri seseorang. Bagaimana menjadi sahabat yang selalu hadir ketika sang teman membutuhkan; menemani ketika kesepian, menghibur ketika sedih dan memberi dukungan ketika sedang terfuruk.

Jika anda mencintai sahabat anda, tapi si dia hanya menganggap anda sekedar sahabat dan lebih memilih pria lain sebagai kekasihnya
Dari novel ini anda bisa belajar, bagaimana kepedulian, perhatian dan ketulusan anda sebagai sahabat, bisa membuat si dia jatuh cinta kepada anda dan memilih anda menjadi kekasihnya, karena anda tahu saat yang tepat dan bagaimana cara menyampaikan perasaan anda padanya.

Sekali lagi saya katakan, ini bukan sekedar novel, ini “buku pelajaran cinta” yang akan mengajari anda tentang makna cinta, persahabatan, ketulusan dan kesediaan berkorban, tanpa anda merasa diajari atau digurui.

Jangan biarkan orang lain membaca novel ini lebih dulu! Anda yang harus lebih dulu membaca, memahami dan mempraktikan pelajaran cintanya! Dan merebut hati sang kekasih, lalu memberinya limpahan cinta yang tulus.



Anda Masih Ragu?

Anda mungkin masih bertanya-tanya,
Benarkah novel ini lebih dari sekedar novel romantis?
Benarkah saya akan mendapatkan pelajaran cinta dari novel ini?
Benarkah saya akan menemukan solusi dari masalah cinta yang saya hadapi?


Saya sudah menjelaskan apa yang saya tahu dari novel ini, karena saya sudah membacanya berkali-kali. Ketika membaca narasi dan dialog yang romantis, saya sendiri yang sudah menikah dan punya dua orang anak, kadang terbawa alur cerita, ingin rasanya saya menghampiri istri tercinta dan memeluknya, menunjukan rasa cinta saya padanya.

“Benarkah sampai segitunya?”

“Klo gak percaya, baca aja sendiri novelnya!”

Untuk membuktikan kebenaran penjelasan saya tentang novel ini, tak ada cara lain, anda harus membacanya! Ya, anda harus membacanya sekarang juga!


Testimoni


Anda masih belum percaya dengan penjelasan saya? Berikut komentar meraka yang pernah membaca beberapa bagian dari Novel ini dalam format cerbung di blog Curhatkita :

Heppy Riana, “Ahh, gak sabar nunggu kelanjutan ceritanya, di tunggu ya sambungan ceritanya :) kenapa gak dibikin novel aja, bagus banget ceritanya, kalau ini novel pasti udah aku beli :). ”Klo menurut aku pribadi klo cerbung ini di jadikan novel, pasti bakal best saller, soalnya ceritanya menarik, bahasanya pun gak rumit. Pasti banyak remaja yang tertarik membacanya, semoga cerbung ini bisa diterima oleh salah satu penerbit, dan cepat di terbitkan menjadi novel... :)”

Herlilis, “Duuuh, sungguh romantis. Rasa cinta diantara mereka membuat saya iri krn kisah cinta kami tidak seindah mereka, namun saya bersyukur masih merasakan cinta sampai sekarang dgn suami yg cuek dan lebih sayang moge daripada istri...hehehe.
Jika saya baca cerbung ini tidak ada yang boleh mengganggu. Saya baca sampai habis baru lanjutkan pekerjaan. Bagus, tidak vulgar namun indah. Masih menjaga adat dan norma agama. Karena anak sekarang jika diberi kepercayaan malah disalahgunakan. Walau tidak semuanya seperti itu namun melihat berita di media bahwa anak usia SMP saja sudah melakukan hubungan sex. Dikisah ini adalah cinta yang penuh tanggung jawab.”

Anonim, “Setiap membaca tulisan ini, jujur saya terbawa seolah saya adalah Tresya. Terbawa oleh suasana hati. Pemaparan yang mudah dicerna dan sederhana namun memiliki makna yang luar biasa. Saluuut bangets. Saya setuju banget kalau dibuat dalam format ebook. Semangat!!!”

Anonim, “Bagus ceritanya, jangan lama-lama ya sambungannya, penasaran banget neh hehe...”

Anonim, “Mengharukan... ayo lanjutin ceritanya. .”

Viiselfii Widii, “Mana lanjutan ceritanya… jadi penasaran”

Embun Syurga, “Baru baca aja dah bikin penasaran. Lanjut lagi ahh. :D”

Citra Ghaniyya Maharani, “Saya mau baca lanjutannya dong kak..”

Anonim, “Lanjutannya kapan kak? Gak sabar pingin baca…”

Anonim, “Lanjutannya mana nih? Bikin penasaran...”

Sukhoi Falcon, “Sambungannya kapan?”

Battery Diagnosis, “Aaaaa, ceritanya baguss bangetttt...”

Liya Nimatulmaulla, “Semakin tambah seru dan mendebarkan, ditunggu part 37-nya.”


Karena sambutan yang luar biasa dari pembaca, akhirnya saya memutuskan untuk menerbitkan “Cerbung Cinta” blog Curhatkita ini menjadi sebuah ebook novel, agar bisa dibaca banyak orang, siapa saja, kapan saja dan di mana saja.

Jadi tunggu apa lagi?
Jangan sampai anda keduluan yang lain!
Segera pesan novelnya sekarang juga!



Inilah Tresya, Sang Penulis Novel "Pengorbanan Cinta"



Tresya sekarang jadi pebisnis sukses dengan beberapa bidang usaha antara lain: Owner, CEO & Founder D Owl’s Shop. Owner, CEO & Founder Healty Skin. CEO & Founder MIE & Seafood Kalimas.

Anda bisa berkenalan dengan Tresya lewat akun facebooknya “Icha Maricha Hei Hei”
[ https://www.facebook.com/tresya.agnes ].

“Aku nggak mau hanya menjadi hiasan yang membanggakan sang pembawanya. Aku ingin hadirku dinantikan, kasihku dirindukan, hangatku dibutuhkan. Aku ingin, apa yang bisa kulakukan membawa kedamaian dan senyuman. Aku ingin diterima karena kemampuanku membuat mereka bahagia.”



Harga dan Cara Pembayaran eBook

Untuk mendapatkan ebook novel ini,
anda hanya perlu membayar:

Rp. 69.000, saja!

Meski ebook ini dijual dengan harga relatif murah, bukan berarti ebook ini murahan! Saya hanya ingin ebook ini bisa dibaca banyak orang, terutama remaja dan kaum muda. Saya berani jamin kualitas ebook ini jauh diatas harganya.

Untuk pembayaran ebook, silakan transfer ke rekening berikut:


BANK MANDIRI
Cabang Kalijati-Subang
a/n TARJUM
No. Rek. 132-00-1097739-6

BANK BRI
Unit Purwadadi Barat, Subang
a/n Linda
No. Rek. 4393-01-000284-50-4

Untuk memudahkan identifikasi transfer, tambahkan tiga angka terakhir nomor handphone Anda pada jumlah yang ditransfer. Contohnya, bila nomor handphone Anda 085288841500, maka jumlah yang Anda transfer adalah Rp.69.500.

Setelah transfer, segera konfirmasi pembayaran via email tarjumsahmad@yahoo.com dengan subjek: “Pembayaran Ebook Pengorbanan Cinta”, atau sms ke 085221074133, atau BBM ke Pin BB: 27F97886. Sertakan nama lengkap dan alamat email.

Ebook akan dikirim via email paling lambat dalam waktu 2 x 24 jam setelah konfirmasi pembayaran.


Subang, 17 September 2014


Tarjum
Owner Blog Curhatkita




Lanjutkan...

Cinta Sejati yang Membuatku Menangis

Oleh Princess Fanfan


Tahun 2005 adalah pertama kali aku ketemu dia. Kita kerja di sebuah restauran di Jakarta. Biasa aja sih orangnya, kalem dan gak banyak omong, tapi sekali ngomong lucu.

Pertama kali aku ngerasa suka ama dia…. kapan yah? Aku gak inget. Cuma seneng aja duduk di sampingnya.

Pertama kali dia peluk aku, waktu aku abis gajian pertama. Aku duduk di loker, siap-siap mau ganti baju seragam. Aku duduk sambil beresin tas yang tadi aku masukin kertas dan amplop asal-asalan. Tiba-tiba dia dateng dan meluk aku.

Temen yang kebetulan lewat mulai godain dia, tapi dia cuek aja. Aku seneng banget hari itu. Makin hari kita makin deket, aku tahu ternyata dia udah punya pacar. Aku iseng aja bilang ama dia, kalo aku pengen jadi pacar keduanya, Aku bilang, dicoba aja sebulan, kalo kamu seneng jalaninnya ya kita lanjutin.

Terus suatu hari dia putus ama pacarnya, dan dia juga gak mau lanjutin ama aku. Aku sedih bange, karena aku suka banget ama dia. Aku selalu suka ama pembawaannya yang tenang, aku suka semua hal tentang dia.

Satu hal yang aku paling suka adalah perasaan yang aku rasain setiap kali dia peluk aku, sebuah rasa lega yang luar biasa, seperti aku menahan napas lama dan akhirnya bisa bernapas lagi.

Aku bilang ama dia, tentang yang kurasa setiap kita berpelukan. Aku gak pernah melewatkan sehari pun untuk bisa lihat wajahnya atau sekedar denger suaranya di telepon.

Akhirnya kita deket lagi, dia sering main ke kostan aku. Suatu hari, dia dipindahin ke cabang lain di jakarta. Aku gak mau kehilangan dia, aku rajin main ke tempat kerjanya yang baru. Apalagi aku denger, ada yang deketin dia di sana. Aku gak rela, hehehe….

Setelah lewat bertahun-tahun, akhirnya aku pindah ke kemang. Makin deket dengan rumahnya, jadi dia lebih sering nemuin aku. Aku gak tau apa yang tiba-tiba aku pikirin, aku bilang ama dia, aku mau pindah keluar kota.

Mungkin udah saatnya kita berpisah karena adanya perbedaan agama bikin aku bingung. Aku gak bisa mengikuti keyakinannya dan dia pun gitu. Tapi, setelah aku pindah ke kota lain pun, aku gak bisa lupain dia. Aku telepon dia untuk dateng karena aku kangen banget. Dia pun dateng.

Setelah beberapa lama kita jalanin itu, aku ambil keputusan baru, aku bilang, aku akan pindah kota lagi. Dia tanya kenapa jadi lebih jauh lagi, itu akan bikin dia tambah jauh kalo mau nemuin aku. Aku bilang, “Aku emang sengaja pindah lagi. Aku gak mau kamu dateng. Aku mau kita bener-bener udahan.”

Lalu aku ngabisin malem tahun baru 2010 ama dia di Anyer, semua kenangan terindah yang kita lewatin di sana. Besoknya, aku pindah ke kota baru. Aku mulai jalanin hidup yang baru tanpa dia.

Aku denger dia punya pacar baru, dan aku sakit hati. Aku bilang ke semua orang kalo aku hamil. Aku mau balikan lagi ama dia, aku gak rela dia ama orang lain. Hanya keluarga yang tahu kalo aku gak beneran hamil.

Semua keluarganya dan keluarga pacar barunya taunya kalo aku hamil. Tapi dia gak pernah dateng sekalipun untuk konfirmasi ke aku. Pernah aku hubungi dia lewat telepon, tapi dia malah nangis karena dia gak mau pindah keyakinan buat nikahin aku, dan dia udah punya seseorang.

Keluargaku menyesalkan kenapa aku nyebarin berita bohong kayak gitu. Aku juga gak tau. Aku nangis tiap malem, selama dua minggu sejak terakhir aku ketemu dia. Waktu itu adalah tanggal 15 Januari 2011. Sekarang aku nulis cerita ini, tanggal 31 Agustus 2014.

Tapi aku tetep nangis tiap malam karena inget ama dia. Setiap malam sebelum tidur, air mataku akan menetes. Aku berdoa agar Tuhan memberikan keihklasan bagiku menerima kenyataan ini.

Sejak 1 Januari 2011, aku gak pernah ketemu dia. Aku udah nyoba untuk move on dan punya pacar baru. Tapi, rasa di hati ini udah mati. Aku gak bisa lagi ngerasain mencintai seseorang. Denger namanya akan bikin aku langsung nangis.

Aku kehilangan orang tuaku sejak umur 18 tahun. Aku sangat terpukul dengan kepergian mama. Tapi sejak kenal dia, aku seperti terobati dengan kehadirannya. Sifatnya yang lembut dan penyayang adalah yang paling kusuka darinya. Aku gak mau dateng untuk nemuin dia, karena yang bisa kulakukan adalah melepaskannya untuk bahagia.

Sampai saat ini hatiku hancur karena mengenangnya, tapi aku gak bisa membuatnya bahagia. Perbedaan agama membuatku menghentikan upaya hatiku untuk lari dan memeluknya.

Sekarang dia udah menikah dengan perempuan yang empat tahun lalu merebutnya dariku. Tapi kurasa tak pantas kalo aku marah pada perempuan itu. Justru dia yang akhirnya mampu memberikan arti pengorbanan untuk cinta. Perempuan itu berkeyakinan yg sama denganku, namun dia rela berpindah agama agar bisa menikah dengan pria yang selalu menjadi pujaan hatiku.

Aku gak tau sampe berapa lama lagi aku harus nangis tiap malem. Aku gak kesel karena aku harus bangun dengan super lelah karena setiap malem nangisin dia. Aku cuma sedih, kenapa TUHAN gak ijinkan aku melupakannya?

Aku gak bisa ngerasain aku lagi seperti yang dulu. Aku yang sekarang sedikit lebih dewasa, tapi gak bisa berhenti mencintainya. Aku sangat suka kepribadianku. Sewaktu dulu bersamanya, aku seorang yang riang gembira sepanjang hari. Kalo aku yang sekarang? Aku yang dikit-dikit nangis, dikit-dikit galau, dikit-dikit ngambek.

Aku yang gak mau mikir tentang hari esok. Aku sering mikirin gimana kalo suatu hari kita ketemuan? apa aku akan tetap bisa merasakan lega saat aku memeluknya?

Kata orang, cinta sejati itu adalah saat kita menemukan seseorang yang membuat kita menjadi orang yang lebih baik, saat hati bergetar setiap mendengar suaranya, saat jantung berdebar saat menatap wajahnya. Dan cinta sejati adalah saat kita mencintai seseorang sangat banyak, sehingga saat berpisah, dia ada di hati selamanya dan takkan terganti.



Saran Tarjum

Hentikan Tangismu dan Tersenyumlah Teman!

Cinta memang luar biasa pengaruhnya kepada pikiran dan perasaan seseorang. Cinta bisa mngguncang akal sehat dan kesadaran. Kita sering tak bisa membedakan mana yang cinta sejati, mana cinta sesaat dan mana yang kecanduan cinta.

Satu hal yang harus kamu bangga, kamu lebih memilih berpisah dengan kekasih dibanding berpisah dengan Tuhan yang kamu yakini, walaupun kamu harus memendam kesedihan mendalam. Saya justru salut dengan pilihan kamu. Cinta manusia tak ada yang abadi dan terbatas. Cinta tuhan abadi dan tanpa batas.

Jangan memaksakan keinginanmu kepada Tuhan. Karena Tuhan maha tahu apa yang terbaik untukmu. Biarlah Tuhan memberi yang terbaik walaupun menurut kita sebaliknya. Ikhlaskan diri untuk menerima takdir Tuhan. Bukalah diri dan hatimu untuk menerima pria lain yang Tuhan pilihkan untukmu.

Jangan bersedih teman! Hentikan tangismu! Bangkit dan tersenyumlah!

Jangan sia-siakan masa depanmu yang masih panjang. Persiapkan dirimu untuk menerima pria terbaik yang Tuhan pilihkan untukmu. Berikan cintamu padanya, sebagai bukti cintamu pada Tuhanmu. Cintailah pria itu sepenuh hatimu. Jangan biarkan dirimu tersiksa karena cintamu kepada satu orang yang bukan lagi milikmu. Cintailah keluarga, saudara dan sesama sebagai bukti cinta dan pengabdiamu kepada Tuhanmu.


Hanya itu yang bisa aku sampaikan. Aku berharap, saran dan kepedulian dari teman mayamu ini bisa membuatmu berpikir jernih, menghentikan tangismu dan tersenyum menatap masa depanmu.

Ilustrasi : radenbeletz.blogdetik.com


Lanjutkan...

Mengapa dan Bagaimana Dia Jadi Tongki?

Pernikahan pasangan sejenis asal Taiwan, You Ya-ting dan Huang Mei-yu (foto: http://pasunik.blogspot.com)

Artikel ini merupakan lanjutan dari artikel sebelumnya yang berjudul “Banyak ‘Tongki’ Masuk ke Desa Kami”. Pada artikel ini saya coba membahas lebih dalam tentang apa dan bagaimana Tongki ini.

Penomena “Tongki” (perempuan berpenampilan laki-laki) ini pernah saya ceritakan kepada seorang rekan wartawan media online di Subang. Saya berharap dia bisa melakukan investigasi dan memberitakan soal Tongki ini. Karena waktu itu memang sudah muncul ke permukaan dan meresahkan warga.

Namun sang rekan wartawan keberatan, dia khawatir pemberitaan soal Tongki ini menyinggung pihak tertentu, karena fenomena ini menyangkut isu Sara. Apalagi desa kami, Desa Wanakerta merupakan bagian dari kecamatan Purwadadi yang merupakan basisnya NU (Nahdlatul Ulama), yang menurut sang rekan lebih moderat dalam menyikapi isu-isu seperti ini.

Sampai akhirnya keresahan warga desa itu memuncak dan diadakan musyawarah para tokoh agama dan tokoh masyarakat, seperti yang saya ceritakan di artikel sebelumnya. Memang warga desa kami masih tergolong moderat dalam masalah-masalah seperti ini. Buktinya mereka hanya berusaha mengingatkan secara baik-baik agar para Tongki ini kembali ke fitrahnya sebagai seorang perempuan dan menjalin hubungan yang normal dengan lawan jenis.

Sejak ada peringatan dari warga desa, memang tingkah para Tongki ini relatif mereda. Kalaupun mereka menjalin hubungan, dilakukan dengan sembunyi-sembunyi.

Terus terang saya penasaran, ingin tahu lebih jauh tentang cerita para Tongki ini. Dan informasi soal Tongki ini, tak usah saya cari jauh-jauh, saya bisa mendapatkan informasi cukup akurat dari istri saya yang suka ngobrol dengan anak kost. Soalnya istri saya sangat akrab dengan anak kost. Sesama perempuan biasanya saling curhat dan berbagi cerita pengalaman masing-masing. Dari orbrolan-obrolan itulah cerita tentang para Tongki mulai mengalir. Dan kebetulannya lagi di kontrakan kami pernah kost beberapa Tongki dan pasangannya.


Kisah Tongki Pertama

Saat malam hari, sepulang dari kantor biasanya saya ngobrol dengan sang istri tercinta. Ya, iya lah, masak sih pulang kerja langsung tidur dan istri dicuekin, hehehe… Kami biasanya ngobrol tentang apa saja, termasuk ngobrol tentang tingkah polah para Tongki. Salah satunya tentang Susi (nama samara) kekasih Tongki yang mencoba bunuh diri, selengkapnya bisa dibaca di artikel ini “Seorang Karyawati Nekad Bunuh Diri”. Bagaimana sampai Susi menjalin hubungan dengan seorang Tongki? Dari cerita Susi kepada istri (Susi pernah kost di tempat kami), awalnya dia adalah perempuan normal. Sempat menikah dan punya seorang anak yang sekarang diasuh orang tuanya.

Namun pernikahan mereka kandas, karena suaminya ternyata tak setia. Sakit hati karena dikhianati sang suami, membuat Susi tak percaya kepada semua laki-laki. Sampai akhirnya Susi bertemu dengan seorang Tongki, sebut saja namanya Bety. Awalnya hubungan Susi dan Bety sekedar hubungan pertemanan karena kerja dan kost bareng. Lama-lama, karena Bety memberi perhatian lebih, layaknya seorang kekasih, Susi pun merasa nyaman menjadi teman spesialnya Bety. Akhirnya terjalinlah hubungan sesama jenis diantara mereka berdua. Hubungan mereka bahkan terlihat lebih mesra dibanding hubungan pasangan yang normal.


Kisah Tongki Kedua

Beda lagi cerita pasangan Tongki yang lain. Sebelum kenal pasangan Tongkinya, sebut saja Dina, adalah gadis normal yang suka sama laki-laki. Usianya masih tergolong belia, baru 16 tahun. Dina bekerja di pabrik Wig yang tak jauh dari kontrakan saya. Awalnya Dina, kost dengan dua orang teman perempuan sekampungnya yang sama-sama melamar kerja di pabrik Wig. Kedua temannya berhenti kerja karena mau menikah, sementara Dina masih menjomblo.

Datanglah dua orang anak kost yang baru masuk kerja di pabrik Wig. Ternyata mereka berdua adalah sepasang kekasih, seorang Tongki, sebut saja Wati dan pasangannya. Awalnya saya dan istri tidak tahu bahwa kedua perempuan ini pasangan sejenis, karena sikapnya yang biasa-biasa saja. Penampilan Wati, si Tongki pun sekilas terkesan peminin. Maka kedua perempuan ini kami tempatkan satu kamar dengan Dina. Jadilah mereka kost satu kamar bertiga.

Kami baru tahu bahwa mereka berdua Tongki dengan pasangannya, dari cerita Dina. Dina suka cerita ke istri, kalau mereka berdua sering terlihat mesra. Kalau tidurpun mereka saling berpelukan. Tapi tidak sampai melakukan hubungan intim layaknya pasangan sejenis. Makin lama mereka berdua makin berani menunjukan kemesraan di depan teman-teman kostnya. Istri saya juga sering melihat kemesraan mereka berdua.

Sampai suatu hari pasangan Wati keluar dari tempat kerjanya dengan alasan mau pindah kerja ke tampat lain. Jadilah sekarang Wati tinggal berdua dengan Dina. Wati yang sedang patah hati ditinggal pasangannya, mencoba mendekati Dina. Awalnya Dina tak begitu suka dengan sikap Wati. Namun perhatian Wati membuat Dina luluh dan coba-coba menjadi pasangannya. Dari awalnya hanya kasihan sama Wati, lalu coba-coba, lama-lama Dina menikmati hubungannya dengan Wati, maka jadilah mereka sepasang kekasih dan menjalin hubungan sesama jenis.

Beberapa bulan lalu, Dina sudah keluar dari tempat kerjanya dan sudah menikah dengan seorang duda beranak satu. Tapi, ternyata Dina masih belum bisa melupakan hubungannya dengan Wati. Selain kontak telepon, Wati masih suka berkunjung ke rumah Dina. Suami Dina tentu tak curiga, karena menganggap Wati hanya sekedar teman kostnya. Jadi, tak mudah bagi seorang Tongki untuk kembali menjadi perempuan sejati dan menjalani hubungan yang normal.

Saya masih penasaran dengan cerita para Tongki ini. Saya ingin tahu, apakah para Tongki yang sejak kost di tempat kami memang sudah kelihatan Tongki tulen, sebelumnya normal atau memang sejak kecil sudah jadi Tongki?

Saya tanya lebih lanjut ke istri yang sering ngobrol dengan Wati. Menurut istri, dari cerita dan pengakuan Wati, awalnya dia adalah perempuan normal. Dia jadi Tongki, karena sejak bekerja di pabrik dia berteman dekat dengan Tongki. Berawal dari sentuhan atau rabaan, berlanjut ke ciuman. Walaupun niat awalnya cuma iseng dan coba-coba, semakin sering hal itu dilakukan dan dinikmati akhirnya jadi ketagihan.


Berawal dari coba-coba, dinikmati dan akhirnya ketagihan (foto: http://pasunik.blogspot.com)

Proses “penularan” perilaku para Tongki ini mungkin tak jauh beda dengan orang yang kecanduan rokok, minuman keras atau narkoba. Bukankah semua awalnya dari iseng dan coba-coba? Lambat-laun jadi suka dan akhirnya jadi ketagihan bahkan kecanduan. Jika sudah kecanduan, jadi sulit untuk melepaskan diri darinya.

Dari cerita-cerita di atas, walaupun belum terbukti secara ilmiah, berarti benar apa yang dikatakan orang-orang, bahwa hubungan sejenis bisa “menular”. Dina bisa menjadi contoh, gadis normal yang ketularan dan akhirnya jadi Tongki dan menjalani hubungan sejenis. Jadi ingat, cerita film Jombi yang jika mengigit manusia normal bisa mengubah manusia itu menjadi Jombi.

Masih ada dua kisah Tongki lagi sebenarnya yang ingin saya ceritakan di sini, tapi kalau diceritakan sekarang, artikel ini akan terlalu panjang. Jadi ceritanya akan dilanjut di artikel berikutnya. Kisah dua Tongki berikutnya lebih seru dan dramatis.

Lanjutkan...

Perselingkuhan, Bagaimana Mencegah dan Mengakhirinya?


Oleh Tarjum

Dari sekian banyak curhat online yang masuk ke inbox email atau pesan facebook, beberapa diantaranya curhat tentang perselingkuhan. Ada suami yang mengakui selingkuh atau istri yang mengakui perselingkuhannya.

Karena curhat mereka sifatnya pribadi dan rahasia, saya tak akan mempublikasikannya di blog ini atau di media manapun.

Artikel yang saya tulis ini bukan isi curhat mereka tapi rangkuman dari beberapa saran saya untuk mencegah atau mengakhiri perselingkuhan. Lebih spesifik, yang akan saya sampaikan adalah saran saya untuk para istri yang berniat, sedang atau ingin mengakhiri perselingkuhan. Tapi saran ini juga berlaku untuk para suami.

Di artikel ini saya menggunakan kata ganti “Anda”, karena materi artikel ini merupakan rangkuman dari beberapa saran yang saya sampaikan kepada seseorang yang curhat tentang perselingkuhan. Jadi dengan menyebut “Anda”, bukan berarti saya menganggap pembaca artikel pernah selingkuh ya :).

Silakan simak artikelnya.

Sebagai orang-orang yang agamis, saya yakin anda sekalian sangat faham bagaimana islam, juga agama-agama lain, melarang keras hubungan di luar nikah.

Bahkan bagi yang sudah menikah, selingkuh (melakukan hubungan intim dengan selain suami) termasuk dosa besar yang di zaman dahulu harus dihukum sangat berat yaitu hukum “rajam” (dilempari dengan batu sampai mati).

Pesannya, apa pun alasannya, apa pun penyebabnya, perselingkuhan adalah salah menurut hukum agama maupun hukum positif. Maaf bukan saya mau menghakimi, saya hanya mengingatkan.


Bagaimana Mencegah Perselingkuhan?

Untuk mencegah terjadinya perselingkungan, islam melarang seorang perempuan duduk berduaan dengan laki-laki yang bukan muhrim tanpa ditemani muhrimnya.

Mengapa sampai dicegah sedemikian rupa? Sedini mungkin untuk mencegah terjadinya hubungan di luar nikah. Karena Allah tentunya faham betul karakter mahluk ciptaannya. Anda, saya dan kita semua, mahluk yang mudah tergoda oleh dorongan hawa nafsu.

Bisa saja awalnya anda tak berniat untuk selingkuh, hanya menganggap sebagai sahabat. Namun, karena sering berduaan; ngobrol, jalan bareng, ngobrol, makan dan sejenisnya, tanpa anda sadari tumbuhlah rasa cinta itu. Rasa cinta kepada selain pasangan yang syah.

Apakah salah jika saya mencintai pria lain selain suami?

Perasaan cintanya tidak salah, karena itu bagian dari insting atau naluri manusia seperti rasa suka, sayang atau perasaan lainnya. Yang salah adalah keinginan untuk mewujudkan rasa cinta itu dengan melakukan hal-hal yang melanggar norma hokum dan agama.

Anda harus ingat, iblis sangat lihai menggoda manusia, sampai-sampai anda tak sadar telah tergoda oleh rayuanya dan merasa itu bukan sebuah kesalahan. Iblis tahu apa yang anda inginkan, apa yang anda harapkan dan apa kelemahan diri anda. Dari sanalah dia masuk untuk membelokkan keteguhan hati dan kesetiaan anda pada sang suami.


Anda Mengecewakan dan Menyakiti Orang-Orang yang Mencintai Anda

Seandainya saya di posisi suami anda, saya bisa merasakan betapa kecewa, marah, sedih dan sakit hatinya ketika tahu istri yang sangat dicintainya telah membagi cintanya kepada pria lain. Apalagi jika perselingkuhan itu sudah lebih jauh sampai melakukan hubungan intim.

Dia merasa dikhianati oleh orang yang dipercayai dan dicintainya. Artinya dibalik kebahagiaan semu yang anda rasakan dengan pasangan selingkuh, ada orang yang tersakiti. Mereka adalah suami dan anak-anak anda, juga istri dan anak-anak dari selingkuhan anda.


Menyadari Kesalahan dan Mengakhiri Perselingkuhan

Manusia memang tempatnya khilap dan salah. Tapi, ketika anda sadar bahwa anda salah, walaupaun mungkin kesadaran itu masih lemah, hentikan segera kesalahan itu. Segera bertaubat dan perbaiki diri.

Tak mudah melupakan selingkuhan? Tentu karena perasaan cinta anda sudah cukup mendalam padanya. Tapi akan lebih sulit lagi jika anda tak segera menghentikannya. Butuh waktu, kesabaran dan keteguhan hati untuk mengakhiri hubungan terlarang itu. Jika anda tak ingin terjerumus semakin dalam, tak ada jalan lain anda harus menghentikannya sekarang juga!

Anda ahrus berusaha menghindari hal-hal yang bisa mengarah kepada perselingkuhan. Salah satu caranya dengan memutus kontak telepon, email, chat bbm dan kontak lainnya. Jika selingkuhan anda rekan kerja, sebisa mungkin menghindari pertemuan atau pindah kerja agar tak lagi ada kesempatan bertemu dengannya.

Berat menjalani semua itu? Pasti!

Awalnya pasti tak mudah melepaskan diri dan melupakan orang yang pernah anda cintai, tapi lambat laun anda bisa melupakannya.

Yang penting niat anda sudah kuat dan tekad sudah bulat. Kuatkan hati dan iman agar tidak melakukan lagi hal-hal yang dilarang Allah. Minta petunjuk, bimbingan dan pertolongan-Nya agar anda terhindar dari perbuatan dosa.

Ingatlah, apa pun alasannya, suami dan anak-anak anda tak akan rela dengan perselingkuhan anda.


Apa Sebenarnya yang Anda Cari dalam Hidup Ini?

Yang lebih penting lagi, Allah tak meridhai perselingkuhan anda. Jika Allah tak meridhai, apa yang anda cari? Kebahagiaan seperti apa yang anda harapkan? Kebahagiaan sesaat dari seorang manusia yang sangat mungkin akan berubah bahkan hilang tak berbekas? Ataukah cinta dan keridhaan Allah yang akan membawa anda meraih kebahagiaan abadi?

Syukuri apa yang anda miliki saat ini, suami dan anak yang mencintai anda. Syukuri rasa cinta pada suami, kerena itu adalah anugerah dari Allah.

Bukankah Allah sudah janji jika kita mensyukuri nikmatnya, maka akan ditambah nikmatnya untuk kita. Jika anda mensyukuri rasa cinta anda pada suami, mudah-mudahan allah manambah rasa cinta itu menjadi semakin kuat, sehingga anda tak lagi mengharapkan cinta dari pria lain.


Bersabar Menghadapi Kenyataan dan Menerima Kekurangan Pasangan

Terima dengan ikhlas jika suami punya kekurangan, karena tak ada manusia yang sempurna, justru andalah yang harus menutupi kekurangannya. Cari kelebihan-kelebihan yang dimiliki suami dan hargai itu.

Cobalah perbaiki hubungan dan komunikasi dengan suami. Jika ternyata respon suami biasa saja bahkan negatif bersabarlah, paling tidak suami sudah tahu apa yang anda inginkan dan apa yang tidak anda inginkan dari hubungan anda berdua.

Memang benar, bahwa kita tidak bisa memaksakan keinginan kita kepada orang lain, termasuk kepada suami sendiri. Tapi, jangan patah semangat. Yang terpenting sekarang, tanggung jawab anda pada diri sendiri dan anak-anak anda.


Berbuat Kebaikan untuk Orang Lain

Sekarang fokuskan perhatian anda pada diri sendiri dan anak-anak anda. Anda harus menjaga kesehatan fisik dan psikis. Tetap menjaga penampilan dan sikap anda. Coba lebih banyak melakukan aktivitas bersama teman-teman wanita anda atau aktif di kegiatan sosial dan keagamaan.

Ketika anda tulus membantu orang lain, Tuhan juga akan membantu anda. Dengan fokus dan tenggelam dalam aktivitas yang positif, pikiran anda akan teralihkan dari memikirkan hal-hal negatif.

Ketika anda lebih fokus pada aktivitas anda, suami yang mungkin sudah merasa jenuh di rumah, akan mulai merasa "kehilangan anda", merasa butuh perhatian anda. Apalagi ketika melihat penampilan anda yang lebih segar, dan lebih menarik, dia akan merasa "takut" ada pria lain yang menggoda anda.

Nah, dari sinilah nanti mudah-mudahan getar-getar cinta yang sudah memudar itu akan tumbuh kembali. Dan hubungan anda berdua akan kembali hangat seperti masa pacaran dulu.

Mohon maaf jika ada kata-kata saya yang salah atau kurang berkenan. Sebagai sesama muslim saya hanya ingin mengingatkan. Jangan lupa, berdo’a dan mohon petunjuk dari-Nya. Semoga Allah memberi petunjuk dan jalan keluar terbaik dari masalah anda.


Lanjutkan...

Jalan Hidup Gue

Gery, nama samaran salah seorang member Forum Curhat.

Dia cukup berani curhat tentang masalah pribadi dengan ceweknya. Berikut curhatnya:

Gue remaja usia 18 tahun, gue pelaku seks bebas.

Dua tahun pacaran dan pada akhirnya cewe gue hamil di luar nikah. Gue takut dan kebingungan, entah apa yang harus gue lakuin, pekerjaan pun gue ga punya.
Penyesalan datang di akhir. Sampe kepikiran buat ngegugurin, astaga sejahat itukah gue.

Karena ga ada nyali buat ngegugurin, akhirnya gue bertanggung jawab untuk menikahi si cewe.Gue dateng ke rumah cewe dan minta maaf sama nyokap nya sampe gue sembah-sembah.

Gue mau married, gue mau tanggung jawab, gue udah minta maaf dan gue udah lakuin apapun yang mertua gue minta, tapi tetep gue di benci mereka, bahkan gue dateng aja ga dianggap.

Yang paling parah, dua hari sebelum nikah nyokapnya masih cuekin gue, sampe ga mau dateng ke pernikahan gue.

Menurut lo gue harus gimana supaya nyokap bokapnya bisa baik lagi?



Saran untuk Gery

Sangat wajar klo ortu cewek kamu marah dan benci sama kamu. Karena mereka anggap kamu sudah menghancurkan masa depan puterinya, walaupun menurut kalian berdua tidak demikian.

Cewek kamu adalah tumpuan harapan dan masa depan ortunya. Ketika tiba-tiba putrinya hamil di luar nikah di usia dini tentu saja dia shok. Harapan dan masa depannya seperti direnggut oleh kamu.

Tapi nasi sudah jadi bubur, yang sudah terjadi gak bisa diulangi dan penyesalan tiada arti. Yang penting sekarang kamu harus mempertanggung jawabkan apa yang sudah kalian lakuin berdua. Kamu harus kerja dan cari nafkah untuk istri dan anak kamu yang kelak akan lahir.

Tunjukan niat baik kamu kepada mertua dengan tindakan nyata bukan sekedar kata-kata. Kalian harus bisa mandiri tanpa bergantung pada ortu dan mertua. Lebih baik klo kalian nanti bisa bantu ortu dan mertua.

Mertua juga akan melihat kesungguhan dan tanggung jawab kamu sebagai suami dan kepala keluarga. Pada saatnya mereka juga akan luluh dan menerima kamu sebagai menantunya.

Lanjutkan...

Jika Kekasih atau Pasangan Anda Acuh Tak Acuh, Bagaimana Menyikapinya?

Oleh Tarjum

Ini soal hubungan khusus antara laki-laki dengan perempuan, baik yang masih pacaran atau sudah menikah.

Menurut seorang pakar romansa, jika anda fokus memberi perhatian penuh dan terus-menerus kepada pacar atau pasangan anda, si dia (perempuan) akan menganggap semua itu hanya hal biasa, bukan lagi sesuatu yang istimewa.

Akibatnya dia jadi cuek, acuh tak acuh dan akhirnya akan merasa bosan dengan segala bentuk perhatian anda.

Benarkah? Silakan tanya pada diri-sendiri dan jawab dengan jujur.

Mengapa demikian? Karena sifat dasar manusia yang kurang menghargai apa yang sudah dimiliki, tapi mengejar apa yang belum dimiliki.

Sebaliknya, ketika anda fokus pada diri anda sendiri, hoby dan aktivitas anda di luar dirinya, dia akan mulai mengeluh, merasa kehilangan dan minta diperhatikan.

Ah, itu kan cuma teori! Begitu mungkin anda pikir.

Jangan salah, teori ini sudah diteliti dan diuji dengan seksama selama bertahun-tahun. Sebelum menulis artikel ini, saya sendiri sudah menguji teori ini.

Diantara anda mungkin pernah mengalami, dicuekin sama pacar atau pasangan. Si dia terlalu asyik dengan dirinya. Asyik facebook-an atau BBM-an dengan teman-temannya.

Kehadiran anda tak dihiraukan. Waktu yang seharusnya digunakan untuk berdua tersita oleh keasyikannya sendiri. Perhatian anda hanya dianggap hal biasa. Si dia nggak lagi telepon atau sms jika anda pulang telat dan gak bilang kangen atau bilang sayang. Dia kadang merasa terganggu dengan kehadiran anda.

Melihat perubahan sikap pasangan anda, apa yang sebaiknya anda lakukan? Gak usah bingung, mengacu pada teori di atas, coba deh langkah-langkah simpel berikut ini dan lihat bagaimana reaksinya.

Coba anda lebih menyibukan diri dengan hoby, aktivitas kerja atau aktivitas bisnis anda. Jangan sms atau telepon dia seharian. Jangan ngabarin klo anda akan pulang telat. Di rumah anda asyik nonton acara-acara TV favorit atau film-film kesukaan. Sesekali tidur di depan TV juga gak apa-apa. Hari libur pun anda bisa lebih banyak menghabiskan waktu di luar rumah. Biarkan dia asyik dengan aktivitasnya dan anda pun asyik dengan aktivitas anda.

Jangan salah faham! Maksud saya bukan berarti anda harus menelantarkan orang yang anda sayangi atau cuek dan gak peduli pada pasangan anda. Anda hanya perlu lebih fokus pada diri anda, aktivitas kerja atau hoby dan mengurangi intensitas perhatian anda yang berlebihan padanya. Semua ini anda lakukan semata-mata untuk menjaga hubungan anda dengan pacar atau pasangan tetap sehat dan seimbang.

Setelah seminggu atau dua minggu berlalu, lihat bagaimana reaksi pasangan anda. Perhatikan, dia akan mulai mengeluh. Menganggap anda sudah beda, tak lagi perhatian dan hanya sibuk dengan urusan anda sendiri. Dia merasa gak dihargai dan gak dibutuhkan. Bahkan ada kemungkinan dia menuduh anda punya WIL (wanita idaman lain). Dia mungkin akan cerita sambil terisak dengan nada kesal, kecewa, marah dan sedih.

Belum percaya dengan apa yang saya tuliskan di artikel ini? Supaya anda lebih yakin, silakan praktikan, dan rasakan sendiri. Baru anda bisa yakin dengan apa yang saya sampaikan dalam artikel ini.

Perhatian dan kasih sayang memang penting dalam sebuah hubungan. Tapi kalau diberikan berlebihan jadi biasa dan gak penting lagi, malah akan membosankan.

Anda pernah mengalami apa yang diceritakan dalam artikel ini? Silakan berbagi di komentar.


Lanjutkan...

Pacar dan Sahabatku Meninggalkanku Bersamaan

Oleh Wiwif (Guest Post)

Saya satu ruangan dengan 4 orang sahabat.

Hari-hari kami semuanya dihabiskan selalu bersama-sama, tiada hari tanpa kehadiran satu sama lainnya. Kami sering berbagi suka dan duka.

Suatu hari saya naksir sama teman yang masih satu ruangan, sebut saja namanya Daus. Berkat bantuan sahabat saya Aura dan Iin saya bisa akrab dengannya.

"Bintang jadi saksi” 31 july 2011, saya pun jadian dengannya.

Hubungan kami semuanya baik-baik saja selama satu tahun terakhir ini. Namun sekitar awal bulan oktober 2012 Dia mulai berubah dan pertengkaran pun sering terjadi.

Tanggal 20 Oktober 2011, saya dan 3 teman saya Aura dan Iin pergi ke kostnya. Namun saat di sana saya merasakan hal yang sangat tidak mengenakan. Perasaan ini sebenarnya sudah lama saya rasakan namun saya selalu menguburnya dalam-dalam, karena Daus selalu menyakinan saya kalau tidak ada apa-apa diantara dia dan sahabat saya Iin.

Saya selalu merasa Iin ada hati dengan Daus. Saya selalu bertanya soal perasaan Daus ke sahabat saya, tapi dia selalu bilang kalau dia tidak punya perasaan apa-apa ke sahabat saya dan saya pun percaya.

Saat di kostnya saya merasakan ada yang aneh dari mereka berdua. Mereka tampak sagat dekat. Sepulang dari kostnya Daus, malamnya saya SMS ke Dia, isinya, "Mungkin kalian bisa membohongi saya dengan kata-kata kalian, namun saya punya mata, telinga dan hati yang tidak bisa kalian bohongi. Sampai kapan kalian akan terus-terusan membohongi saya? Sampai kapan kalian akan terus-terusan mendustai saya, sampai saat ini saya hanya bisa menunggu kapan kebenaran itu akan terungkap."

SMS itu saya kirim ke Daus dan ternyata Dia mengirimnya ke Iin. Iin pun mengirimnya ke Aura, Aura pun kirim ke saya dan menyakinkan saya kalau tidak mungkin Iin setega itu bermain api dengan pacar saya.

Namun hati saya sangat yakin kalau ada sesuatu diantara keduanya. Saya pun terus-terusan menyuruh Daus untuk jujur sama saya soal kebenarannya. Akhirnya dia pun mau jujur besok di kampus dan meminta saya untuk tidak berubah setelah kejujurannya itu.

Keesokan harinya di kampus, dengan mata bengkak saya pun menemuinya bersama Aura, minta kejelasan atas semua perasaan aneh yang saya rasakan.

21 Oktober 2012, hari yang sangat menyedihkan buat saya, karena di situ Dia jujur kalau ternyata dia memang selingkuh dengan sahabat saya Iin. Awalnya Aura pun tidak percaya, tapi setelah melihat foto-foto mereka berdua yang sangat mesra dan membaca sms-smsnya, kami berdua percaya kalau foto itu bukanlah foto editan.

Namun Daus meminta saya untuk tetap bertahan karena dia sayang sama say. Dia melakukan itu karena dia stres waktu itu gara-gara laptopnya hilang. Saya pun memaafkan dia dan memberinya kesempatan dengan syarat kalau dia tidak akan mengulanginya lagi.

Namun tanggal 9 Desember 2012, jam 23.34, saya dan beberapa teman saya memergoki mereka berdua di dalam kostnya dan saat itulah kami resmi PUTUS.

Sahabat dan pacar saya mengkhianati saya di belakang saya. Dan sekarang mereka pasang status berpacaran di FB, malah sering tampil bersama kalau kuliah sedang kosong.

Saya tidak percaya kenapa Iin tega mengkhianati saya? Padahal selama ini saya selalu baik sama dia, selama ini dia tahu kalau saya sagat menyanyangi Daus.

Namun nasi sudah jadi bubur, sahabat yang sangat saya bangga-banggakan dan pacar yang sangat saya sayangi ternyata bersandiwara dibelakang saya. Keduanya sama-sama tidak punya hati.


Jika anda punya pengalaman menarik dan inspiratif tentang cinta, persahabatan atau hal-hal lainnya seperti tulisan diatas, silakan kirim ke email: sivalintar@yahoo.com.

Lanjutkan...

Apa yang Anda Inginkan dari Pasangan Hidup Anda?


Oleh Tarjum

Seorang teman facebooker, menulis setatus pertanyaan tentang pasangan bipolar di grup Solusi Bipolar yang saya kelola.

Berikut petanyaannya :

"Pertanyaan untuk bapak pendiri Solbip (hehe, boleh ya disingkat Solbip?)

Menurut Bapak Tarjum, sikap apakah yang anda inginkan sebenarnya dari pasangan hidup anda? Ini pertanyaan serius. Lagi-lagi berkaitan dengan novel yang saya baca tentang runaway husband (Serpihan Cinta Bipolar).
 

Dijawab ya Pak *mode ciyyus."


Tarjum :
Lebih spesifiknya, dalam posisi saya sebagai seorang bipolar atau sebagai suami secara umum? Biar gak melebar.


Dea Kalyla :
Sebagai seorang bipolar dong, kalau sebagai suami umum mah saya tanya ama tetangga sebelah :)


Tarjum :
Sebagai pria bipolar sekaligus suami bipolar, saya tak mengharapkan hal yang muluk-muluk. Saya hanya ingin pasangan saya setia dan menyayangi saya sepenuh hati. Bisa memahami dan menerima kondisi saya apa adanya. Tidak menuntut sesuatu yang di luar batas kemampuan saya, tidak melakukan sesuatu yang akan melukai hati saya. Karena hal itu bisa memicu dan menggoyahkan kesetabilan mood dan kondisi psikis saya.

Saya ingin ketika saya sedang labil atau tertekan, dia bisa menghibur dan memberi dukungan semangat. Karena sebagai orang terdekat dalam hidup saya, dialah yang akan menjadi teman untuk berbagi cerita dan pengalaman. Seburuk apa pun situasi di luar sana, saya bisa tetap menjaga mood dan suasana hati, karena di rumah saya merasa tenang dan damai bersama orang yang saya sayangi.

Ketika awal masa pacaran dengan si dia, saya sudah jujur padanya bahwa saya pernah mengalami gangguan jiwa (ketika pacaran, kondisi psikis saya sudah pulih walaupun belum sepenuhnya).

Saya ingin dia tahu dan faham dari awal kondisi saya, agar tak merasa dibohongi atau menyesal di kemudian hari. Maksud saya, jika dia mau terima kondisi psikis saya, hubungan dilanjutkan. Jika gak terima, jangan dilanjutkan. Sebab jika hubungan sudah berjalan lama dan mendalam, dia baru tahu kondisi saya, akan lebih menyakitkan bagi saya dan dia.



Dea Kalyla :
Boleh nanya lagi, om? Hehe.. sekarang manggilnya nggak formal lagi. Kalau terasa terlalu pribadi nggak usah dijawab. Pernah bete nggak ke pasangan? Entah karena hal-hal sepele atau hal-hal prinsip? Biasanya kenapa tuh?


Tarjum :
Bukan pernah....tapi sering :). Ya..namanya juga manusia, dua hati dan karakter yang berbeda disatukan, pasti gak selalu seiring dan sepaham. Kadang hal-hal sepele bisa bikin bete. Contohnya: saya bete klo dia gak nurutin nasihat saya atau melanggar apa yang saya larang.

Klo dalam hal-hal yang sifatnya prinsip kita masing-masinng berusaha saling menghargai dan tak saling melanggar. Klo yang gak terlalu prinsip kita saling mentolerir sampai batas tertentu.


Dea Kalyla (panggilan akrab)...gak usah terlalu formal di sini, kita kan temen , udah cukup terjawab pertanyaanya?



Dea Kalyla :
Wuih, mantep. Kayaknya keluarga bahagia dan sejahtera ya. Hohoho ... jadi pengen menikah xaxaxa


Tarjum :
Amin. itu tujuan kita berdua. Ya udah klo udah nemu yang cocok segera nikah. Nikah itu enak lho..hehe..


Dea Kalyla :
Ehm, kapan ya omTarjum bisa baca itu novel? Soalnya yang namanya pria bipolar itu mengerikan sekali, om. Seenaknya aja (kalau kata saya) mempermainkan hati wanita. Terlihat seenaknya karena dia nggak merasa mempermainkan. Ngebayangin jadi tokoh perempuannya rasanya sedih banget.

Ehm, ada yang bilang, menikah itu berperang melawan orang yang tidur satu selimut dengan kita. Kan jadi ngeri tuh. Apalagi baca di novel itu, kesannya pria bipolar itu begitu kurangajar hehe... Ma'af kalau istilahnya kasar. tapi emang begitu.Memang sih, kurang ajarnya ketika belum ketahuan kalau bipolar. Belum mendapatkan terapi yang pas.


Tarjum :
Klo dibilang mengerikan, saya pikir itu berlebihan. Emang sih ada sisi negatif dari pria bipolar, tapi pria bipolar juga kan sensitif, peka, romantis dan penyayang..

Dea Kalyla :
Tapi iya sih, romantis dan penyayangnya iya hahaha. Jadi malu. Tapi nggak awet, alias berbatas waktu. Dan kita nggak tahu kapan itu batas waktu peralihan antara sisi romantis dan penyayang dan sisi yang lainnya lagi. Soale di jidatnya nggak ada tulisan expired date nya haha. Tahu-tahu... praaaank, krompyang, krompyang.


Tarjum :
Pasangan hidup itu bukan musuh yang harus ditaklukan seperti binatang buas. Tapi teman hidup yang harus kita fahami, kita mengerti dan kita terima segala kelebihan dan kekurangannya. Seseorang yang harus kita perhatikan dan kita sayangi stulus hati. Menikah itu kan ibadah, menyempurnakan agama dan melahirkan generasi yang lebih baik. Jadi semuanya harus kita jalani dengan ikhlas hanya mengharap ridha-Nya.

Weh kayak pak ustadz aja ya :)


Dea Kalyla :
Hahaha, tampang emang mendukung untuk menjadi ustadz.Oh ya, satu pertanyaan lagi. Ma'af lagi nih. Kalau istri om Tarjum suka ngeluh atau protes nggak dengan misalnya mood om Tarjum yang up n down (atau udah nggak lagi?) Atau ngeluh karena tiba-tiba dicuekin. Meski Om Tarjum nggak maksud nyuekin sih. Cuman ya karena tiba2 aja lagi ada yang lain yang lebih diperhatiin hehe..


Tarjum :
Saat menikah saya udah pulih dari bipolar walaupun masih ada up n down.
Klo soal ngeluh pasti ada, karena saya bukan pria sempurna. Biasanya dia ngeluh klo keinginannya gak diturutin. Ngeluh bahkan marah karena merasa dicuekin, merasa gak dimengerti, sementara saya asyik dengan hoby sendiri (baca buku, nulis dll). Dulu saya tergolong pria yang dingin, istri saya bilang kurang romantis. Tapi saya belajar dan berusaha menjadi pria yang lebih romantis..hehe...
Klo dicuekin karena ada yang lain nggak lah, saya kan setia dan sayang banget sama istri...cieee :P



Dea Kalyla :
Ehm ...ehem ...setia ya? Ciyyus? Miapah? Hehe bercanda. Terima kasih untuk kesempatan ngobrolnya dan jawaban-jawabannya yang terbuka.


Tarjum :
Ciyyuss dong. Sama-sama... saya kan seneng 'buka-bukaan' :)

Dea Kalyla :
Oh iya om. Saya tadi di jalan, di tengah guyuran hujan (halah) jadi inget kata-kata teman. Katanya, kalau belum nikah, buka mata lebar-lebar. kalau udah menikah tutup mata rapat-rapat. maksudnya ketika belum menikah, kita harus mencari sebanyak mungkin informasi tentang si calon. Agar kita tak salah pilih. Bukan mengenai kesempurnaan, tapi menyangkut segala yang kita suka dan tidak suka, yang kita bisa terima dan yang tidak. Soalnya kadang sesuatu yang kecil pas nikah bisa jadi gede. Begitu katanya.
Menurut om Tarjum? Bagaimana? Kan sudah berpengalaman menikah :)


Tarjum :
Ya betul. Buka mata lebar-lebar untuk mencari calon pasangan yang terbaik. Lebih banyak pilihan lebih baik. Maksudnya bukan punya banyak pacar, tapi punya banyak teman pria yang akhirnya bisa memilih mana yang paling cocok dijadikan pasangan. Mau pilih yang ganteng atau yang mapan boleh-boleh saja. Tapi, yang harus jadi kriteria utama adalah akhlaknya.

Seorang yang akhlaknya baik agamanya pasti baik. Klo orang yang dasar agamanya baik, dia akan takut (kepada Tuhan) ketika mau menyakiti atau mengkhianati pasangannya. Klo orang sudah gak takut lagi sama Tuhan, apa yang akan jadi patokan dalam hidupnya. Saya miris, sekarang banyak orang yang ngomong dengan enteng "Hari gini takut dosa!". Sekarang banyak orang yang menganggap hubungan di luar nikah atau selingkuh sebagai hal yang lumrah, naudzubillah.


Tentu saja dalam sebuah pernikahan, masalah pasti akan banyak ditemui, godaan dan cobaan akan datang silih berganti. Tapi jika iman dan agamnya kuat, insya allah semua rintangan itu bisa diatasi, karena kita punya pegangan yang maha kuat dan maha segalanya, Tuhan.


Cinta bukan barang jadi atau benda mati. Cinta bisa berubah; bisa berkurang, bisa bertambah bahkan bisa hilang. Seiring berjalannya waktu, ketika cinta mulai memudar, iman dan akhlak yang nantinya bisa menjaga dan memperkuat ikatan perkawinan. Ya ampun, kok jadi kayak ceramah..hehe...


Dea, maaf ya, bukan maksud menceramahi atau menggurui, saya hanya berbagi pemahaman dan pengalaman aja. Semoga bermanfaat.



Dea Kalyla :
Santai om. Kan saya sedang menggali hehe. Justru seneng kalau dapet byk begini. Terima kasih ya.Wah, saya setuju bgt tuh. Cinta bs berubah, bahkan hilang. Makanya suka ngerinya di situ. Takut ditinggalkan.Sekali lg, terima kasih sharingnya.


Tarjum :
Sama-sama. Dea, suka nambah ya? Tadi bilang nanya satu lagi...eh nambah lagi..hehe. 

 
____________
Solusi Bipolar adalah Grup Facebook sebagai media sharing, komunikasi dan diskusi antar anggotanya tentang Gangguan Bipolar, untuk bersama-sama mencari solusi terbaik dalam mengatasi gangguan bipolar.

Image : Yahoo! News

Lanjutkan...

Jika Mau Melamar Sang Kekasih, Apa yang Akan Anda Katakan Kepada Calon Mertua?

Oleh Tarjum

Saya membaca status facebook seorang teman yang unik, menarik sekaligus menggelitik.

Dia menanyakan, kalimat apa yang paling tepat dikatakan kepada sang calon mertua ketika dia nanti melamar kekasihnya.

Seperti apa statusnya? Ini dia statusnya di grup fb "IPCCM" :

"Pak, izinkan saya meminang putri bapak untuk menyempurnakan setengah agama saya, dan menjaga saya dari perbuatan ma'shiyat yang dimurkai oleh-Nya."

Ada saran kata dan kalimat yang lain?
*Bingung n butuh bantuan*


Beberapa orang temannya memberi saran yang tak kalah menarik. Berikut saran dari teman-teman sang penulis status Bagoes Adhi Wardhana :

Sri Ningsih : Udah bagus tuh kata2 nya tinggal action nya...hehe...
Sebelum menyakinkan camer, ada baiknya mas Bagus menyakinkan juga sama calon istri nya, kalo dia nya udah mantap, bisa membantu untuk ikut menyakinkan ayahnya. Yang penting, karena berbicara dengan orang tua, harus tetep sopan, bagaimana pun mereka harus tetep kita hormati.

Gagal atau berhasil, dua-duanya adalah sebuah awal untuk memulai langkah selanjutnya... Good luck ya.

Lily Najwah : Saya tambahin dikit ya mas Bagoes, "dan saya berjanji akan menjaga putri bapak seperti bapak menjaganya"

Heri Pureness : Tambahin lagi gus, "Jika Bapa berkenan izinkan saya utk membahagiakan putri bapak dunia-akherat." Klo ditolak, cariiii lagiiii gussss..

Heinrich Angelista
: Yang penting niatnya tulus dan kalau mas bersungguh-sungguh dan mbaknya juga, saya pikir Bapaknya juga bisa ngerti, dicoba dulu aja mas. Kalau gak diterima ya cari aja yang lain.. Hehe

Temen saya punya cerita, mas Bagoes. Dulu nikah gak punya apa-apa loh, mulai beneran dari nol. Baik si suami maupun si istri. Modal si cowoknya cuma modal nekad, sama orang tua cewek justru malah gak di restui (pihak ibunya loh ya) soalnya si cowok itu terkenal gak bener, tukang minum-minum dan sebagainya. Di tetangga di cap nakal. Tapi ayahnya sih merestui aja asalkan niatnya bener.

Ceritanya itu baru ketemu tiga bulan, langsung disuruh cepet-cepet nikah tapinya..haha. Dan nikah pun pake uang dari berdua tanpa bantuan dari kedua pihak orang tua loh, sampai acara ngutang sana-ngutang sini, bahkan cincin pernikahan pun sampai dijual loh buat bayar utang. 


Nah, singkat cerita badai pun dilalui pasangan tersebut, si cowok juga perlahan mengubah kebiasaan minum-minum dan kebiasaan lainnya. Sekarang dari usahanya bisa menikmati hasilnya deh, meski harus berjuang dengan hal lain.

Ruby Si Rubah Kecil : Mas Bagoes jangan terlalu banyak belajar aja, imbangi dgn praktek nyata ya...hehehe. Dulu sih saya ngelamar yg penting PD dulu n jgn grogi, bicara apa adanya tp jujur.

Nelia Afriyeni : Naahh..dukungan udh didpt, berdo'a udah tentu.. saatnya tunjukkan merah mu mas Bagoes Adhi Wardhana...ikhtiar mksdnya.. hehe...Insya Allah niat n tindakan yg baik diijabbah oleh Allah.

De'na Mughni : Ikut semangatin mas Bagus chayooo.


Saya ikutan nimbrung :

Tarjum : Menurut Om sih kata-kata pembuka lamarannya sudah cukup bagus. Yang harus dipikirkan justru pertanyaan lanjutan dari calon mertua setelah mendengar kalimat lamaran tersebut :)

Umpamanya camer bertanya: "Kamu yakin bisa menjaga dan membahagiakan putri saya?" (sorot matanya tajam seakan menembus jantung..:D)

Umpamanya mas Bagus menjawab dengan tegas dan percaya diri : "Ya, insya allah saya bisa menjaga, membimbing dan membahagiakan putri Bapa!"

Calon mertua nanya lagi: "Apa bukti dari keyakinan kamu itu? Karena Bapak gak butuh janji dan kata-kata manis!" (Nah, lho! :D)

Meyakinkan apa tidak jawaban dari pertanyaan ini yang mungkin akan menentukan lamarannya diterima apa tidak..hehe...

Bagoes : "Nah terus kalau di tanya seperti itu musti jawab gimana om?

Tarjum : Jawab aja dengan yakin dan percaya diri kesiapan mas Bagoes, baik kesiapan fisik, mental dan materi. Umpamanya secara finansial mas Bagoes sudah mapan, kerja dimana, penghasilan berapa, udah punya rumah sendiri atau apartemen umpamanya.

Coba bayangkan jika anda jadi orang tua. Lalu anak kesayangannya dilamar oleh pria badung yang kepribadiannya buruk, pengangguran lagi. Akan relakah orang tua membiarkan anaknya menikah dengan pria seperti itu? Saya kira tidak!

Orang tua mana pun tentu tak ingin setelah nikah nanti, anaknya hidup sengsara kan? Bukan berarti dia matre, tapi ini hal yang realistis diharapkan orang tua untuk masa depan anak tercintanya. Yang dilihat camer dari calon mantunya biasanya karakter dan kepribadiannya. Setelah itu, sudah kerja apa belum atau sudah punya penghasilan apa belum.

Saya ngasih masukan seperti ini berdasarkan pengamatan dan pengalaman saya sendiri, tanpa maksud menggurui.

Dulu waktu saya pacaran dengan ibunya anak-anak, ortu dan keluarga besar pacar tercinta dukung saya banget, karena walaupun saya bukan anak orang kaya, mereka tahu saya bukan pemuda bandel. Saya juga sudah kerja, punya penghasilan dan mandiri. Artinya camer percaya, jika nikah nanti saya tak akan menyengsarakan anaknya.

Bagoes : Terima kasih semua untuk masukannya.

Anda sudah siap dan mantap untuk melamar sang pujaan hati. Jangan ragu, segera temui sang calon mertua, katakan maksud anda dengan penuh keyakinan dan percaya diri :)


Lanjutkan...

Seorang Karyawati Nekad Bunuh Diri

Oleh Tarjum

Saat sedang asyik mengerjakan tugas harian di meja kerja, tiba-tiba ponselku berdering. Ternyata telepon dari seorang perawat di klinik mitra perusahaan.

Dia mengabarkan ada seorang karyawati perusahaan kami yang dibawa ke klinik dalam keadaan pingsan.

Aku bekerja di sebuah perusahaan Garment, sebagai Staff HRD yang mengurusi Jamsostek. Jadi kalau ada karyawan yang sakit, kecelakaan atau meninggal, aku yang ngurusin.

Menurut keterangan dokter yang memeriksa, karyawati tersebut keracunan obat.

“Pasiennya harus dirujuk ke rumah sakit Pak, agar segera ditangani lebih intensif!” Kata perawat tersebut.

“Namanya siapa? Saya mau cek dulu ke bagian absensi, dia hari ini masuk kerja apa tidak. Soal tindakan selanjutnya, nanti saya kabarin segera ke klinik.” Kataku. Lalu aku tutup teleponnya.

Aku langsung cek ke Pak Asep, Staff HRD bagian absensi Factory 2. Setelah di cek di data absensi karyawan, Susi (nama samaran), sekitar jam 10 pagi izin pulang dengan alasan ibunya sakit. Dia memaksa pulang dan tak mau menunggu sampai jam istirahat tiba (jam 12.00).

Aku dan Pak Asep agak bingung. Izin pulang untuk menengok ibunya yang sakit, tapi malah dia yang pingsan karena keracunan obat? Apa yang sebenarnya terjadi padanya?

Mengapa Dia Nekad Mau Bunuh Diri?

Aku dan Pak Asep, coba mencari informasi untuk memecahkan teka-teki tentang Susi yang membingungkan ini.

Aku cek ke security yang bertugas di pintu keluar masuk karyawan. Menurut laporan security, Susi memang memberikan surat izin pulang kepada security di pos jaga dengan alasan ibunya sakit. Dia dijemput seorang laki-laki paruh baya.

Siapa juga laki-laki itu? Orang tuanyakah, pacarnya, apa cuma tukang ojeg? Malah tambah membingungkan.

Selang beberapa saat, ada telepon masuk dari dokter di klinik. Dokter mengabarkan bahwa pasien masih pingsan dan harus segera dibawa ke Rumah Sakit. Pihak klinik menunggu persetujuan pihak perusahaan.

Aku putuskan, agar karyawati tersebut segera dibawa ke Rumah Sakit menggunakan Ambulance klinik, karena semua mobil perusahaan dipakai.

Aku tanya ke perawat klinik kronologi kejadiannya, bagaimana karyawati tersebut bisa sampai ke klinik dalam keadaan pingsan. Menurut perawat klinik, pasien diantar oleh tetangga kostnya, Yanti namanya.

Saya meminta nomor HP teman kost Susi untuk menggali informasi, apa yang sebenarnya terjadi? Apa yang menyebabkan dia nekad minum obat sampai membuatnya pingsan? Siapa sebenarnya yang sakit? Lalu siapa yang menjemputnya ke pabrik?

Ketika aku hubungi, Yanti menjelaskan bahwa Susi sempat minta tolong dari dalam kamarnya, ketika dilihat ke kamarnya Susi masih sadar, namun tak lama kemudian dia pingsan. Yanti mendapati di kamar Susi bekas bungkus obat anti sesak napas. Yanti segera membawa Susi ke klinik terdekat dengan menumpang mobil angkot.

Aku, meminta kepada ADM Produksi untuk menghubungi keluarganya. Namun tak ada satu pun nomor HP keluarganya yang aktif dan bisa dihubungi. Laki-laki yang tadi pagi menjemputnya pun tak ada kabar beritanya dan tak diketahui siapa dia sebenarnya.

Sampai di sini masih belum diketahui, apa penyebab Susi nekad minum obat over dosis sampai pingsan. Dugaan sementara, dia minum obat karena ada masalah dengan orang tua atau kekasihnya.

Malam hari sebelum pulang kerja, aku telepon ke rumah sakit tempat Susi di rawat. Menurut perawat rumah sakit, Susi sudah siuman tapi kondisinya masih lemah. Aku juga mendapat kabar dari Yanti, pihak keluarganya sudah ada yang bisa dihubungi dan sedang menuju ke rumah sakit. Syukurlah, klo ternyata sudah ada pihak keluarganya yang datang.

Informasi Tak Terduga

Sepulang kerja, saat sedang santai melepas lelah sambil nonton TV, tiba-tiba istriku memberitahu bahwa Susi sakit dan sekarang dirawat di rumah sakit. Dia tahu dari cerita teman Susi yang kost di kosan kami. Istriku melanjutkan cerita, bahwa Susi memang mau bunuh diri dengan menenggak obat sesak napas over dosis.

“Lho, itu kan Susi yang tadi siang rame dibicarakan di kantor? Susi yang itu bukan?” tanyaku kaget.

“Iya, Susi yang sekarang kerja di tempat kerja Papah!”

“Terus, kenapa katanya dia sampe nekad mau bunuh diri?” tanyaku makin penasaran.

“Kata temennya sih, karena ditinggal pacarnya pulang kampung. Pacarnya itu habis kontrak di perusahaan tempatnya kerja.”

“Pacarnya yang mana sih? Kok prustasi ditinggal pacar sampe segitunya?”

“Itu lho Pah, yang dulu pernah main ke sini. Yang gayanya kayak cowok, suka ngerokok juga.”

“Ooooh…cewek tomboy itu pacarnya! Jadi dia itu lesbian ya?” tanyaku.

“Iya, dia lesbian. Katanya kan yang lesbi itu klo frustasi bisa lebih nekad. Menurut temennya, dulu juga pernah mau bunuh diri, sama gara-gara pacarnya mau pulang.”

Aku merenung, mengingat kronologi cerita Susi dari tadi siang sampai malam ini. Terjawab sudah teka-teki dan pertanyaan-pertanyaan yang membuatku dan teman-teman di kantor bingung dan bertanya-tanya.

Susi ternyata nekad minum obat gara-gara frustasi ditinggal pulang kampung cewek pacarnya. Berarti, tadi pagi dia berbohong ketika meminta izin pulang dengan alasan ibunya sakit.

Tapi aku sama sekali tak menyangka, kalau ternyata pacarnya itu seorang perempuan.
Selama ini aku hanya mendengar cerita-cerita tentang lesbi atau cinta sejenis nun jauh di kota-kota besar sana. Atau cerita-cerita yang aku lihat di layar kaca dan aku baca di internet.

Tapi, sekarang cerita itu terjadi di sini, di tempatku bekerja bahkan di sekitar rumahku, sangat dekat.

Cerita tentang perempuan seperti apa lagi yang akan terjadi di sekitarku? Entahlah.

Cerita reportase ini diikutkan dalam "Lomba Ngeblog KOMPAS Women Fiesta"
Mohon dukungannya dengan menulis komentar atau memberi nilaidisini


Lanjutkan...

Jika Ditinggal Kekasih yang Sangat Dicintai lalu Ditinggal Sahabat, Apa yang akan Anda Lakukan?

Curhat ini dikutif dari Forum Curhat.

Curhat seorang cowok yang baru putus cinta dan ditinggalkan sahabatnya, Riki nama online-nya.

Apa penyebab dia ditinggalkan kekasih dan sahabatnya? Bagaimana dia bersikap dan bertindak untuk mengatasi masalah cinta dan persahabatannya? Apa yang sebaiknya dia lakukan?

Silakan simak curhat dan beberapa nasihat untuknya di artikel ini.

Riki :
Numpang curhat ya. Ni kejadian sebelum gue putus sama cewek gue.

Jadi gini, waktu dia pulang les, dia minta dijemput sama gue. Lah gue kebetulan capek pulang kerja. Gue gak bisa jemput, nah terus dia minta jemput orang laen. Dia sebar sms ke temen-temennya untuk minta jemput n’ nganterin dia pulang. Nah, sms-nya pun terkirim ke gue, dalam posisi itu gue marah banget kenapa dia minta jemput sama orang lain? Kenapa gak naek angkot aja, lagian masih sore juga.


Trus waktu gue marah gue gak sadar ngucapin kata-kata kasar ke dia, “Ngapain minta jemput sama orang laen? Kayak cewek panggilan aja.” Lalu cewek gue marah-marah. Gak hubungin gue selama satu minggu. Terakhir hari Selasa (seminggu kemudian), sore-sore dia telepon sambil nangis-nangis minta putus. Katanya dia sakit hati banget. Akhirnya kita putus.

Jujur aja gue masih sayang sama dia, tapi hari Sabtu kemarin (4 hari kemudian), gue mau ngajak jalan. Intinya mau balikan, tapi dia ngomong dia gak bisa. Gue tanya kenapa? Emang gak ada kesempatan kedua? Dia jawab, gak ada. Perasaan dia ke gue udah ilang.

Gue bingung kok dia bisa secepat itu ngelupain gue? Apa dia udah punya pengganti?



Tarjum :
Penyebab kamu putus sama dia emang salah kamu, kamu harus terima itu.

Saat dia minta jemput, kamu bilang gak bisa. Tapi saat dia minta jemput orang lain kamu marah sampe ngucapin kata-kara kasar yang menyakiti hatinya.

Dia minta jemput sebenarnya bukan tak bisa naik angkot, dia ingin diperhatiin. Makanya dia sms ke banyak orang karena kesel merasa gak diperhatiin. Eh, kamu bukannya minta maaf karena gak bisa jemput malah marah-marah, ya jelas dia tersinggung.

Kalau sekarang dia masih marah dan blom mau terima kamu, wajar. Mungkin bukan karena dia udah gak sayang sama kamu atau karena ada pria lain. Dia masih merasa sakit hati sama kamu. Gak mudah bagi seorang cewek ngelupain pacarnya. Saya percaya, dia masih sayang sama kamu. Tinggal bagaimana cara kamu pendekatan kembali ke dia.

Misal, minta maaf dengan tulus atas kesalahan kamu. Bukan hanya dengan kata-kata, tapi dengan perbuatan. Ketika dia mau pulang les, jemput dia. Klo sekali dua kali dia nolak, jangan nyerah, coba lagi. Sampai dia tahu kesungguhan kamu untuk minta maaf dan memperbaiki hubungan dengan dia.

Gitu dulu bro sarannya, moga membantu.


Riki :
Oke , makasih ya masukannya :)
Mungkin pelajaran aja buat gue biar lebih peka terhadap perasaan cewek.


Tarjum:
Yups!
Pengalaman adalah guru terbaik :)
Perkembangan selanjutnya dari hubungan kalian berdua, boleh dishare lagi di forum ini, untuk pembelajaran bagi teman-teman yang lain :)


Riki:
Gue udah minta balikan. Yang pertama ditolak, mungkin dia masih marah. Tapi yang kedua, gue kecewa banget, dia udah ada cowok pengganti. Ya, mungkin dia blom jadian, tapi kata dia perasaan dia nyaman banget kalo sama dia, n’ gak ada kesempatan lagi buat gue tuk perbaikin hubungan.

Aku nyesel banget, coba waktu bisa diputar ulang, gue gak mungkin ngomong (kasar) kayak gitu :(



Tarjum :
Putus cinta emang menyakitkan. apalagi dengan orang yang sangat dicintai. itu wajar dan manusiawi. tapi ingat satu hal, dan ini mutlak kebenarannya. JODOH URUSAN TUHAN.

Klo emang dia jodoh kamu, pada saatnya dia akan balik lagi sama kamu.

Sekarang biarkan dengan orang lain. Dia akan membandingkan pacar barunya dengan kamu. Waktu yang akan menentukan, mana yang akan dia pilih.

Saya juga pernah putus cinta dan merasakan sakitnya. Saat itu sepertinya tak ada harapan lagi sama dia. Saya menjauh darinya beberapa bulan. akhirnya dia yang minta balikan lagi, kerena sering sakit hati oleh sikap pacar barunya.

Kamu laki-laki yang harus berjiwa besar, bukan merengek-rengek atau memohon-mohon minta balikan.

Tenang bro, dunia tak selebar daun kelor benar adanya. Sekarang saatnya untuk fokus pada diri kamu. menggali dan mengembangkan kualitas diri yang kamu punya. Pada saatnya cinta akan datang karena kamu punya kualitas.


Riki :
Oke bang.
Tapi sekarang ada cerita baru, disaat kita putus, datang lagi mantan n’ cinta pertama gue 3 tahun yang lalu. Dia sekarang mendekat dan perhatian banget sama gue.

Gue tanya kenapa kok dia perhatian banget sampe-sampe telepon padahal beda operator, jualan pulsa sampe-sampe habis saldonya? N’ saya tanya kenapa perhatian banget n’ support gue sampe kayak gitu? hampir tiap saat dia sms-in gue.

Dia jawab "Aku masih sayang ma kamu makanya aku bisa perhatian kayak gini.”

Lalu gue tanya kalo masih sayang kenapa dulu ninggalin gue? Iya, kata mantan gue sih gara-gara sahabatnya gak suka sama gue. Dia milih sahabat dari pada pacar waktu itu.

Gue bingung sama pola pikir cewek n’ harus bagaimana? Gue cuma jawab, Maaf gue gak bisa seperti yang dulu, gue udah trauma sakit hati sama dia.

N’ gue minta perasaan sayang dia ke gue hanya untuk sayang pada sahabat.
Salah gak ya gue kayak gitu? Apa gue nyakitin dia?

Gue binggung, setelah ditinggal sama pacar yang gue cintai, sekarang gue ditinggal sama sahabat gue…

Gara-gara gue sering banget curhat tentang mantan gue dan jarang trima masukan dia. Dia pengen gue lupain mantan gue ‘n cari yang baru.

Tapi gue gak bisa lupain secepat itu, gue udah coba berhubungan sama cewek lain, tapi tetep aja bayang-bayang mantan gue masih ada. Gue kasian entar cewek yang mau gue deketin cuma sebagai pelampiasan.

Setiap OL facebook liat status-status mantan gue aja, gue jadi kangen banget. Bagaimana buat ngelupain dia? Sahabatku sampe kesel nasehatin buat lupain dia. ‘N sekarang sahabat gue ninggalin gue :(

Ya Allah kenapa ini bisa terjadi? Kenapa semua orang yang gue sayangi pergi meninggalkan gue satu persatu? :(



Gila Curhat (member forum):
Kalo soal pacar kamu ninggalin kamu, ambil sisi positifnya, mungkin dia bukan jodoh kamu. Jadi, dikasih kesempatan pisah sekarang, karena kalo semakin lama kalian sama-sama semakin sakit lah. Atau mungkin dia bukan yang terbaik buat kamu, jadi dia ninggalin kamu.

Sekarang kamu sedih, masih mikirin mantan kamu, emang mantan kamu mikirin kamu? Kok mau-maunya waktu kamu, kamu habisin buat mikirin orang yang mikirin kamu aja nggak?

Mulailah belajar, buka hati kamu buat sayang sama orang lain, ikhlasin aja mantan kamu pergi. Percaya deh, kamu bakal dapet yang lebih baik dari dia. Jadi jangan berpikir kalo dia satu-satunya orang yang bisa kamu sayangin banget.

Kamu kan belum ketemu orang lain. Siapin hati kamu dulu sebelum deketin atau nerima orang lain di hidup kamu, jangan sampe cari orang lain cuma buat pelarian.
Hidup itu indah kok, jangan cuma disia-siain untuk mikirin satu orang aja. Soal sahabat kamu, cobalah ajak baikan sahabat kamu. Tapi kamu harus janji kalo pas kamu lagi sama dia, kamu akan ngurangin untuk ngomongin soal mantan kamu.

Hidup masih panjang, masih bakal ketemu banyak orang lagi kok di hidup kamu, siapa tau salah satunya ada jodoh kamu :)

Beberapa hari kemudian…

Riki :
Sekarang gue udah baikan sama sahabat gue. Ternyata sahabat gue (cewek) sayang juga sama gue.
Baru tahu deh. Tapi Sayangnya hanya sebatas temen :D
Ya gak apa-apa lah :)



Mentoz (member forum), menulis saran khusus untuk mereka yang patah hati karena ditinggal sang kekasih, dengan gaya khasnya yang puitis.

Untukmu yang merasa sendiri karena ditinggalkan...

Sadarilah bahwa untuk beberapa saat engkau akan berlaku agak aneh, yaitu merasa bahwa engkau hanya sendiri di dalam hidup ini, dan bahwa dunia ini kosong dari apa pun yang bisa menggembirakanmu.

Cobalah ingat, betapa cerianya engkau dulu sebelum dia datang dan membuatmu jatuh cinta kepadanya?

Bukankah engkau dulu mampu untuk hidup mandiri dan bebas untuk bergembira di mana pun dan dengan siapa pun?

Apakah dia demikian hebatnya, sampai-sampai engkau berlaku menistakan nikmat Tuhan yang amat sangat luas ini?

Sudahlah. Lupakanlah dia.

Dulu engkau berbahagia tidak mengenalnya, dan engkau bisa tetap berbahagia setelah pernah mengenalnya.

Perlakukanlah dia sebagai yang pernah kau cintai, seperti keikhlasanmu menerima semua kehilanganmu selama ini.

Pantaskanlah dirimu bagi belahan jiwa yang lebih baik.

Sudahlah...

Janganlah kau teruskan menyalahkan dirimu ataupun menyalahkan dia,
Kadang butuh kesalahan untuk buatmu bijaksana, karena dari sebuah kesalahan kamu memperoleh pelajaran terbaik tentang hidup.

Bukankah penyesalannya sudah cukup menyiksamu?

Maka...
Life must go on And Let's fight.....
Perbaikilah hati dan dirimu untuk menanti cinta yg lebih baik lagi. Mudah-mudahan cinta yg lebih baik itu adalah jodohmu, Amin.


Anda ingin membaca curhat dan nasihat cinta yang lain? Atau anda sendiri ingin curhat masalah cinta anda? Silakan gabung di forum curhat.

Lanjutkan...
Tiga Serangkai eBook Bipolar

3 eBook Bipolar ini ditulis berdasarkan pengalaman nyata penulisnya. Mengupas secara detail dan sistematis dari gejala awal, saat berada di puncak manik dan depresi, sampai langkah-langkah pemulihannya. Inilah ebooknya : "Mengubah Mimpi Buruk Menjadi Mimpi Indah”, “Berdamai dengan Bipolar” dan “7 Langkah Alternatif Pemulihan Bipolar”.
eBook 1: "Mengubah Mimpi Buruk Menjadi Mimpi Indah"

Buku psikomoar ini bercerita tentang pergumulan saya selama bertahun-tahun dengan gangguan jiwa yang tidak saya fahami dan membuat saya bertanya-tanya, “Apa yang terjadi dengan diri saya? Penyakit apa yang saya alami? Bagaimana cara mengatasinya?” Ironisnya, saya baru tahu apa yang terjadi dengan diri saya, 8 tahun setelah saya pulih, bahwa saya mengalami Gangguan Bipolar. [Selengkapnya]




eBook 2: "Berdamai Dengan Bipolar"

Bagaimana mengenali dan mengatasi Gangguan Bipolar?
Bagaimana menanggapi sikap negatif orang-orang di sekitar anda?
Bagaimana mendampingi orang yang mengalami Gangguan Bipolar? eBook ini memberi jawaban dan solusi alternatif penanganan Bipolar. [Selengkapnya]



eBook 3: “7 Langkah Alternatif Pemulihan Bipolar”

eBook ini merupakan inti dari pengalaman dan pemahaman bipolar saya. Inti dari tulisan-tulisan saya di buku, ebook, blog, facebook, twitter dan media lainnya. eBook ini bukan teori-teori tentang gangguan bipolar! Bukan formula ajaib untuk mengatasi gangguan bipolar! eBook ini tentang tindakan, langkah-langkah penanganan bipolar. [Selengkapnya]


eBook Novel: “Pengorbanan Cinta”

Novel ini bukan sekedar kisah cinta yang romantis dengan segala macam konflik di dalamnya. Saya berani menyebut novel ini sebagai “Buku Pelajaran Cinta”. Beda dengan buku pelajaran pada umumnya, Buku Pelajaran Cinta ini tak membosankan, malah sangat mengasyikan dibaca. Setelah mulai membaca, jamin Anda tak ingin berhenti dan ingin terus membacanya sampai akhir cerita. [Selengkapnya]



eBook Panduan: “7 Langkah Mudah Menyusun & Memasarkan eBook”

Jika dikemas dengan desain cover yang apik dan diberi judul yang manarik, kumpulan posting blog atau catatan facebook anda bisa disusun menjadi sebuah ebook yang akan memikat pembaca di ranah maya. Selanjutnya ebook anda tinggal dipasarkan secara online.
[Selengkapnya]

 
 © Copyright 2016 Curhatkita Media  template by Blogspottutorial