Tiga Serangkai eBook Bipolar
3 eBook Bipolar ini ditulis berdasarkan pengalaman nyata penulisnya. Mengupas secara detail dan sistematis dari gejala awal, saat berada di puncak manik dan depresi, sampai langkah-langkah pemulihannya. Inilah ebooknya : "Mengubah Mimpi Buruk Menjadi Mimpi Indah”, “Berdamai dengan Bipolar” dan “7 Langkah Alternatif Pemulihan Bipolar”.

“Pengorbanan Cinta”, Bukan Novel Biasa!


Novel ini bukan sekedar kisah cinta yang romantis dengan segala macam konflik di dalamnya.

Saya berani menyebut novel ini sebagai “buku pelajaran cinta”. Beda dengan buku pelajaran pada umumnya, buku pelajaran yang satu ini tak membosankan, malah sangat mengasyikan dibaca. Setelah mulai membaca, anda tak ingin berhenti dan ingin terus membacanya sampai akhir cerita.

Mengajari tanpa terkesan menggurui, memmahami tanpa harus mengernyitkan dahi.

Anda hanya perlu membaca dan menikmati jalan ceritanya dari awal sampai akhir. Hingga saking asyiknya membaca novel ini, tanpa sadar anda mendapatkan pelajaran berharga tentang makna cinta. Bukan cinta sesaat, cinta monyet, cinta buta atau cinta karena nafsu, tapi cinta yang tulus dan bertanggung jawab.

Lalu anda akan bergumam, “Oh begitu ya, seharusnya memperlakukan orang yang kita cintai. Seperti itu ya, orang yang kita cintai ingin diperlakukan!” Anda baru sadar setelah selesai membaca novel ini, bahwa anda mendapatkan pelajaran cinta yang sangat berharga.


Siapa yang Harus Baca Novel Ini?

Jika anda seorang pria yang sedang menjalin hubungan dengan seorang wanita
Bacalah novel ini, maka anda akan tahu bagaimana cara menunjukan rasa cinta anda padanya, sehingga dia akan semakin mencintai anda. Anda akan belajar kepada dua tokoh utama pria dalam novel ini.

Jika anda seorang gadis yang sedang jatuh cinta kepada seorang pria
Bacalah novel ini, maka anda akan tahu bagaimana cara memperlakukan orang yang mencintai dan anda cintai, dengan tulus.

Jika anda seorang pria yang sedang bersaing untuk merebut hati seorang gadis
Jangan biarkan pria saingan anda membaca novel ini lebih dulu dan memahami pelajaran cinta di dalamnya, karena bukan tak mungkin gadis pujaan anda akan memilih pria saingan anda ketimbang anda. Di zaman yang serba cepat ini, tak cukup hanya mengetahui, yang terpenting adalah siapa yang lebih dulu mengetahui. Jadi, jangan terlambat!

Jika hubungan anda dengan kekasih masih dibayang-bayangi sang mantan 
Dan kekasih anda masih mencintai mantannya, apa yang harus anda lakukan agar si dia bisa menghapus kenangan masa lalu dengan mantannya dan mencintai anda dengan sepenuh hati? Bacalah novel ini dan anda akan tahu caranya yang elegan.

Jika anda sedang patah hati karena putus cinta
Dari novel ini Anda bisa belajar bagaimana bangkit dari keterfurukan setelah putus cinta dan membebaskan diri dari trauma masa lalu. Kemudian meraih sukses dalam study, karier dan sukses merajut hubungan baru.

Jika anda sedang menjalin persahabatan di dunia maya
Dari novel ini anda bisa belajar, bagaimana menjadi sahabat yang tulus tanpa pamrih. Menjalin persahabatan tanpa melihat penampilan fisik, usia, status sosial, latar belakang keluarga, pendidikan dan hal-hal lain yang sifatnya hanya atribut dari diri seseorang. Bagaimana menjadi sahabat yang selalu hadir ketika sang teman membutuhkan; menemani ketika kesepian, menghibur ketika sedih dan memberi dukungan ketika sedang terfuruk.

Jika anda mencintai sahabat anda, tapi si dia hanya menganggap anda sekedar sahabat dan lebih memilih pria lain sebagai kekasihnya
Dari novel ini anda bisa belajar, bagaimana kepedulian, perhatian dan ketulusan anda sebagai sahabat, bisa membuat si dia jatuh cinta kepada anda dan memilih anda menjadi kekasihnya, karena anda tahu saat yang tepat dan bagaimana cara menyampaikan perasaan anda padanya.

Sekali lagi saya katakan, ini bukan sekedar novel, ini “buku pelajaran cinta” yang akan mengajari anda tentang makna cinta, persahabatan, ketulusan dan kesediaan berkorban, tanpa anda merasa diajari atau digurui.

Jangan biarkan orang lain membaca novel ini lebih dulu! Anda yang harus lebih dulu membaca, memahami dan mempraktikan pelajaran cintanya! Dan merebut hati sang kekasih, lalu memberinya limpahan cinta yang tulus.



Anda Masih Ragu?

Anda mungkin masih bertanya-tanya,
Benarkah novel ini lebih dari sekedar novel romantis?
Benarkah saya akan mendapatkan pelajaran cinta dari novel ini?
Benarkah saya akan menemukan solusi dari masalah cinta yang saya hadapi?


Saya sudah menjelaskan apa yang saya tahu dari novel ini, karena saya sudah membacanya berkali-kali. Ketika membaca narasi dan dialog yang romantis, saya sendiri yang sudah menikah dan punya dua orang anak, kadang terbawa alur cerita, ingin rasanya saya menghampiri istri tercinta dan memeluknya, menunjukan rasa cinta saya padanya.

“Benarkah sampai segitunya?”

“Klo gak percaya, baca aja sendiri novelnya!”

Untuk membuktikan kebenaran penjelasan saya tentang novel ini, tak ada cara lain, anda harus membacanya! Ya, anda harus membacanya sekarang juga!


Testimoni


Anda masih belum percaya dengan penjelasan saya? Berikut komentar meraka yang pernah membaca beberapa bagian dari Novel ini dalam format cerbung di blog Curhatkita :

Heppy Riana, “Ahh, gak sabar nunggu kelanjutan ceritanya, di tunggu ya sambungan ceritanya :) kenapa gak dibikin novel aja, bagus banget ceritanya, kalau ini novel pasti udah aku beli :). ”Klo menurut aku pribadi klo cerbung ini di jadikan novel, pasti bakal best saller, soalnya ceritanya menarik, bahasanya pun gak rumit. Pasti banyak remaja yang tertarik membacanya, semoga cerbung ini bisa diterima oleh salah satu penerbit, dan cepat di terbitkan menjadi novel... :)”

Herlilis, “Duuuh, sungguh romantis. Rasa cinta diantara mereka membuat saya iri krn kisah cinta kami tidak seindah mereka, namun saya bersyukur masih merasakan cinta sampai sekarang dgn suami yg cuek dan lebih sayang moge daripada istri...hehehe.
Jika saya baca cerbung ini tidak ada yang boleh mengganggu. Saya baca sampai habis baru lanjutkan pekerjaan. Bagus, tidak vulgar namun indah. Masih menjaga adat dan norma agama. Karena anak sekarang jika diberi kepercayaan malah disalahgunakan. Walau tidak semuanya seperti itu namun melihat berita di media bahwa anak usia SMP saja sudah melakukan hubungan sex. Dikisah ini adalah cinta yang penuh tanggung jawab.”

Anonim, “Setiap membaca tulisan ini, jujur saya terbawa seolah saya adalah Tresya. Terbawa oleh suasana hati. Pemaparan yang mudah dicerna dan sederhana namun memiliki makna yang luar biasa. Saluuut bangets. Saya setuju banget kalau dibuat dalam format ebook. Semangat!!!”

Anonim, “Bagus ceritanya, jangan lama-lama ya sambungannya, penasaran banget neh hehe...”

Anonim, “Mengharukan... ayo lanjutin ceritanya. .”

Viiselfii Widii, “Mana lanjutan ceritanya… jadi penasaran”

Embun Syurga, “Baru baca aja dah bikin penasaran. Lanjut lagi ahh. :D”

Citra Ghaniyya Maharani, “Saya mau baca lanjutannya dong kak..”

Anonim, “Lanjutannya kapan kak? Gak sabar pingin baca…”

Anonim, “Lanjutannya mana nih? Bikin penasaran...”

Sukhoi Falcon, “Sambungannya kapan?”

Battery Diagnosis, “Aaaaa, ceritanya baguss bangetttt...”

Liya Nimatulmaulla, “Semakin tambah seru dan mendebarkan, ditunggu part 37-nya.”


Karena sambutan yang luar biasa dari pembaca, akhirnya saya memutuskan untuk menerbitkan “Cerbung Cinta” blog Curhatkita ini menjadi sebuah ebook novel, agar bisa dibaca banyak orang, siapa saja, kapan saja dan di mana saja.

Jadi tunggu apa lagi?
Jangan sampai anda keduluan yang lain!
Segera pesan novelnya sekarang juga!



Inilah Tresya, Sang Penulis Novel "Pengorbanan Cinta"



Tresya sekarang jadi pebisnis sukses dengan beberapa bidang usaha antara lain: Owner, CEO & Founder D Owl’s Shop. Owner, CEO & Founder Healty Skin. CEO & Founder MIE & Seafood Kalimas.

Anda bisa berkenalan dengan Tresya lewat akun facebooknya “Icha Maricha Hei Hei”
[ https://www.facebook.com/tresya.agnes ].

“Aku nggak mau hanya menjadi hiasan yang membanggakan sang pembawanya. Aku ingin hadirku dinantikan, kasihku dirindukan, hangatku dibutuhkan. Aku ingin, apa yang bisa kulakukan membawa kedamaian dan senyuman. Aku ingin diterima karena kemampuanku membuat mereka bahagia.”



Harga dan Cara Pembayaran eBook

Untuk mendapatkan ebook novel ini,
anda hanya perlu membayar:

Rp. 69.000, saja!

Meski ebook ini dijual dengan harga relatif murah, bukan berarti ebook ini murahan! Saya hanya ingin ebook ini bisa dibaca banyak orang, terutama remaja dan kaum muda. Saya berani jamin kualitas ebook ini jauh diatas harganya.

Untuk pembayaran ebook, silakan transfer ke rekening berikut:


BANK MANDIRI
Cabang Kalijati-Subang
a/n TARJUM
No. Rek. 132-00-1097739-6

BANK BRI
Unit Purwadadi Barat, Subang
a/n Linda
No. Rek. 4393-01-000284-50-4

Untuk memudahkan identifikasi transfer, tambahkan tiga angka terakhir nomor handphone Anda pada jumlah yang ditransfer. Contohnya, bila nomor handphone Anda 085288841500, maka jumlah yang Anda transfer adalah Rp.69.500.

Setelah transfer, segera konfirmasi pembayaran via email tarjumsahmad@yahoo.com dengan subjek: “Pembayaran Ebook Pengorbanan Cinta”, atau sms ke 085221074133, atau BBM ke Pin BB: 27F97886. Sertakan nama lengkap dan alamat email.

Ebook akan dikirim via email paling lambat dalam waktu 2 x 24 jam setelah konfirmasi pembayaran.


Subang, 17 September 2014


Tarjum
Owner Blog Curhatkita




Lanjutkan...

Cinta Sejati yang Membuatku Menangis

Oleh Princess Fanfan


Tahun 2005 adalah pertama kali aku ketemu dia. Kita kerja di sebuah restauran di Jakarta. Biasa aja sih orangnya, kalem dan gak banyak omong, tapi sekali ngomong lucu.

Pertama kali aku ngerasa suka ama dia…. kapan yah? Aku gak inget. Cuma seneng aja duduk di sampingnya.

Pertama kali dia peluk aku, waktu aku abis gajian pertama. Aku duduk di loker, siap-siap mau ganti baju seragam. Aku duduk sambil beresin tas yang tadi aku masukin kertas dan amplop asal-asalan. Tiba-tiba dia dateng dan meluk aku.

Temen yang kebetulan lewat mulai godain dia, tapi dia cuek aja. Aku seneng banget hari itu. Makin hari kita makin deket, aku tahu ternyata dia udah punya pacar. Aku iseng aja bilang ama dia, kalo aku pengen jadi pacar keduanya, Aku bilang, dicoba aja sebulan, kalo kamu seneng jalaninnya ya kita lanjutin.

Terus suatu hari dia putus ama pacarnya, dan dia juga gak mau lanjutin ama aku. Aku sedih bange, karena aku suka banget ama dia. Aku selalu suka ama pembawaannya yang tenang, aku suka semua hal tentang dia.

Satu hal yang aku paling suka adalah perasaan yang aku rasain setiap kali dia peluk aku, sebuah rasa lega yang luar biasa, seperti aku menahan napas lama dan akhirnya bisa bernapas lagi.

Aku bilang ama dia, tentang yang kurasa setiap kita berpelukan. Aku gak pernah melewatkan sehari pun untuk bisa lihat wajahnya atau sekedar denger suaranya di telepon.

Akhirnya kita deket lagi, dia sering main ke kostan aku. Suatu hari, dia dipindahin ke cabang lain di jakarta. Aku gak mau kehilangan dia, aku rajin main ke tempat kerjanya yang baru. Apalagi aku denger, ada yang deketin dia di sana. Aku gak rela, hehehe….

Setelah lewat bertahun-tahun, akhirnya aku pindah ke kemang. Makin deket dengan rumahnya, jadi dia lebih sering nemuin aku. Aku gak tau apa yang tiba-tiba aku pikirin, aku bilang ama dia, aku mau pindah keluar kota.

Mungkin udah saatnya kita berpisah karena adanya perbedaan agama bikin aku bingung. Aku gak bisa mengikuti keyakinannya dan dia pun gitu. Tapi, setelah aku pindah ke kota lain pun, aku gak bisa lupain dia. Aku telepon dia untuk dateng karena aku kangen banget. Dia pun dateng.

Setelah beberapa lama kita jalanin itu, aku ambil keputusan baru, aku bilang, aku akan pindah kota lagi. Dia tanya kenapa jadi lebih jauh lagi, itu akan bikin dia tambah jauh kalo mau nemuin aku. Aku bilang, “Aku emang sengaja pindah lagi. Aku gak mau kamu dateng. Aku mau kita bener-bener udahan.”

Lalu aku ngabisin malem tahun baru 2010 ama dia di Anyer, semua kenangan terindah yang kita lewatin di sana. Besoknya, aku pindah ke kota baru. Aku mulai jalanin hidup yang baru tanpa dia.

Aku denger dia punya pacar baru, dan aku sakit hati. Aku bilang ke semua orang kalo aku hamil. Aku mau balikan lagi ama dia, aku gak rela dia ama orang lain. Hanya keluarga yang tahu kalo aku gak beneran hamil.

Semua keluarganya dan keluarga pacar barunya taunya kalo aku hamil. Tapi dia gak pernah dateng sekalipun untuk konfirmasi ke aku. Pernah aku hubungi dia lewat telepon, tapi dia malah nangis karena dia gak mau pindah keyakinan buat nikahin aku, dan dia udah punya seseorang.

Keluargaku menyesalkan kenapa aku nyebarin berita bohong kayak gitu. Aku juga gak tau. Aku nangis tiap malem, selama dua minggu sejak terakhir aku ketemu dia. Waktu itu adalah tanggal 15 Januari 2011. Sekarang aku nulis cerita ini, tanggal 31 Agustus 2014.

Tapi aku tetep nangis tiap malam karena inget ama dia. Setiap malam sebelum tidur, air mataku akan menetes. Aku berdoa agar Tuhan memberikan keihklasan bagiku menerima kenyataan ini.

Sejak 1 Januari 2011, aku gak pernah ketemu dia. Aku udah nyoba untuk move on dan punya pacar baru. Tapi, rasa di hati ini udah mati. Aku gak bisa lagi ngerasain mencintai seseorang. Denger namanya akan bikin aku langsung nangis.

Aku kehilangan orang tuaku sejak umur 18 tahun. Aku sangat terpukul dengan kepergian mama. Tapi sejak kenal dia, aku seperti terobati dengan kehadirannya. Sifatnya yang lembut dan penyayang adalah yang paling kusuka darinya. Aku gak mau dateng untuk nemuin dia, karena yang bisa kulakukan adalah melepaskannya untuk bahagia.

Sampai saat ini hatiku hancur karena mengenangnya, tapi aku gak bisa membuatnya bahagia. Perbedaan agama membuatku menghentikan upaya hatiku untuk lari dan memeluknya.

Sekarang dia udah menikah dengan perempuan yang empat tahun lalu merebutnya dariku. Tapi kurasa tak pantas kalo aku marah pada perempuan itu. Justru dia yang akhirnya mampu memberikan arti pengorbanan untuk cinta. Perempuan itu berkeyakinan yg sama denganku, namun dia rela berpindah agama agar bisa menikah dengan pria yang selalu menjadi pujaan hatiku.

Aku gak tau sampe berapa lama lagi aku harus nangis tiap malem. Aku gak kesel karena aku harus bangun dengan super lelah karena setiap malem nangisin dia. Aku cuma sedih, kenapa TUHAN gak ijinkan aku melupakannya?

Aku gak bisa ngerasain aku lagi seperti yang dulu. Aku yang sekarang sedikit lebih dewasa, tapi gak bisa berhenti mencintainya. Aku sangat suka kepribadianku. Sewaktu dulu bersamanya, aku seorang yang riang gembira sepanjang hari. Kalo aku yang sekarang? Aku yang dikit-dikit nangis, dikit-dikit galau, dikit-dikit ngambek.

Aku yang gak mau mikir tentang hari esok. Aku sering mikirin gimana kalo suatu hari kita ketemuan? apa aku akan tetap bisa merasakan lega saat aku memeluknya?

Kata orang, cinta sejati itu adalah saat kita menemukan seseorang yang membuat kita menjadi orang yang lebih baik, saat hati bergetar setiap mendengar suaranya, saat jantung berdebar saat menatap wajahnya. Dan cinta sejati adalah saat kita mencintai seseorang sangat banyak, sehingga saat berpisah, dia ada di hati selamanya dan takkan terganti.



Saran Tarjum

Hentikan Tangismu dan Tersenyumlah Teman!

Cinta memang luar biasa pengaruhnya kepada pikiran dan perasaan seseorang. Cinta bisa mngguncang akal sehat dan kesadaran. Kita sering tak bisa membedakan mana yang cinta sejati, mana cinta sesaat dan mana yang kecanduan cinta.

Satu hal yang harus kamu bangga, kamu lebih memilih berpisah dengan kekasih dibanding berpisah dengan Tuhan yang kamu yakini, walaupun kamu harus memendam kesedihan mendalam. Saya justru salut dengan pilihan kamu. Cinta manusia tak ada yang abadi dan terbatas. Cinta tuhan abadi dan tanpa batas.

Jangan memaksakan keinginanmu kepada Tuhan. Karena Tuhan maha tahu apa yang terbaik untukmu. Biarlah Tuhan memberi yang terbaik walaupun menurut kita sebaliknya. Ikhlaskan diri untuk menerima takdir Tuhan. Bukalah diri dan hatimu untuk menerima pria lain yang Tuhan pilihkan untukmu.

Jangan bersedih teman! Hentikan tangismu! Bangkit dan tersenyumlah!

Jangan sia-siakan masa depanmu yang masih panjang. Persiapkan dirimu untuk menerima pria terbaik yang Tuhan pilihkan untukmu. Berikan cintamu padanya, sebagai bukti cintamu pada Tuhanmu. Cintailah pria itu sepenuh hatimu. Jangan biarkan dirimu tersiksa karena cintamu kepada satu orang yang bukan lagi milikmu. Cintailah keluarga, saudara dan sesama sebagai bukti cinta dan pengabdiamu kepada Tuhanmu.


Hanya itu yang bisa aku sampaikan. Aku berharap, saran dan kepedulian dari teman mayamu ini bisa membuatmu berpikir jernih, menghentikan tangismu dan tersenyum menatap masa depanmu.

Ilustrasi : radenbeletz.blogdetik.com


Lanjutkan...

Blog Curhatkita: Semua Informasi dan Layanan Gratis! Kecuali…

Oleh Tarjum


Sejak dibuat pertengahan tahun 2006, blog Curhatkita mengkhususkan diri untuk memposting artikel-artikel seputar gangguan kejiwaan, kesehatan mental dan pengembangan diri.


Blog Curhatkita sebenarnya dibuat sebagai pengganti website kejiwaan dan kesehatan mental yang sudah lebih dulu saya buat awal tahun 2004. Karena saya pikir waktu itu, pengelolaan blog lebih simpel dan praktis dibanding pengelolaan website. Booming dan popularitas blog juga menjadi bahan pertimbangan, karena netizen lebih banyak yang tertarik mengunjungi blog yang lebih dinamis dan menarik ketimbang website.

Blog Curhatkita saya jadikan sebagai media curhat dan sharing online seputar masalah-masalah kejiwaan, kesehatan mental dan pengembangan diri. Selain saya sebagai admin dan owner blog, siapa pun bisa curhat dan sharing pengalaman di blog Curhatkita.

Ketika facebook booming, banyak blogger dan netizen yang memprediksi bahwa masa kejayaan blog akan segera berakhir, karena orang lebih suka menulis status yang simpel di akun facebook ketimbang menulis artikel yang panjang di blog.

Ternyata prediksi tersebut tidak sepenuhnya benar, bahkan bisa dibilang meleset. Ditengah gelombang euphoria dan popularitas situs jejaring sosial, blog tetap bertahan. Mengapa? Karena blog sebenarnya “mahluk” yang berbeda dengan facebook maupun twitter. facebook dan twitter justru menjadi media untuk mempromosikan posting-posting blog.

Tak mau ketinggalan, blog Curhatkita juga menggunakan facebook dan twitter sebagai media untuk mempromosikan artikel-artikelnya, baik artikel baru maupun artikal lama. Berkat kehadiran facebook dan twitter, blog Curhatkita masih tetap bertahan hingga saat ini, setelah melewati perjalanan panjang dan pasang surut selama 8 tahun.

Sebagian besar posting blog Curhatkita tentang gangguan bipolar, sesuai latar belakang dan pengalaman saya sebagai penyandang bipolar. Sebagai owner blog, saya merasa belum bisa berbuat banyak untuk membantu teman-teman penyandang bipolar dan penyandang gangguan kejiwaan lainya. Karena keterbatasan waktu dan sumberdaya tentunya. Namun saya berusaha sebisa mungkin membantu teman-teman sesuai kemampuan dan kapasitas saya.



Selain menulis artikel-artikel di blog dan media lain, jika ada yang meminta, saya juga melayani konsultasi via telepon, email atau chating via facebook. Karena proses pemulihan bipolar saya terbilang unik, tanpa konsultasi langsung dengan psikiater dan tanpa konsumsi obat-obatan, maka saran dan masukan yang saya sampaikan pun lebih banyak berupa saran non medis dan motivasi.

Tentu saja semua itu hanya bisa saya lakukan jika ada waktu senggang di luar jam kerja saya sebagai karyawan swasta.

Ada juga teman-teman bipolar atau keluarganya yang menyempatkan waktu berkunjung ke rumah saya, untuk silaturahmi, sekedar ngobrol, curhat dan meminta saran langkah-langkah penanganan bipolar. Saya sih senang aja klo ada teman-teman bipolar yang berkunjung ke rumah. Tapi, seperti yang saya paparkan di atas, saya hanya bisa memberi saran-saran yang sifatnya non medis sesuai pengalaman saya.

Untuk semua informasi, saran dan masukan terkait gangguan bipolar yang saya sampaikan di media online (email, blog, facebook, twitter, sms, telepon, BBM, dll) dan offline (tatap muka langsung) saya tidak meminta biaya apa pun alias GRATIS!



Dari semua layanan gratis yang saya berikan, ada yang saya meminta anda membayar, yaitu untuk 1 buku (Mengubah Mimpi Buruk Menjadi Mimpi Indah) dan 2 ebook saya (Berdamai dengan Bipolar dan 7 Langkah Alternatif Pemulihan Bipolar). Itu pun jika anda berminat membelinya. Ya iyalah, saya kan gak maksa anda untuk beli buku dan ebooknya... hehehe.

Saya berharap, dengan semua informasi yang saya sampaikan di media online maupun offine, dengan buku dan ebook yang saya tulis seputar gangguan bipolar/gangguan kejiwaan dan problem pribadi, bisa memberi manfaat dan membantu banyak orang.
Dan semoga Allah meridhoi apa yang saya lakukan.

Salam sejat jiwa dan bahagia.

Lanjutkan...

Mengapa dan Bagaimana Dia Jadi Tongki?

Pernikahan pasangan sejenis asal Taiwan, You Ya-ting dan Huang Mei-yu (foto: http://pasunik.blogspot.com)

Artikel ini merupakan lanjutan dari artikel sebelumnya yang berjudul “Banyak ‘Tongki’ Masuk ke Desa Kami”. Pada artikel ini saya coba membahas lebih dalam tentang apa dan bagaimana Tongki ini.

Penomena “Tongki” (perempuan berpenampilan laki-laki) ini pernah saya ceritakan kepada seorang rekan wartawan media online di Subang. Saya berharap dia bisa melakukan investigasi dan memberitakan soal Tongki ini. Karena waktu itu memang sudah muncul ke permukaan dan meresahkan warga.

Namun sang rekan wartawan keberatan, dia khawatir pemberitaan soal Tongki ini menyinggung pihak tertentu, karena fenomena ini menyangkut isu Sara. Apalagi desa kami, Desa Wanakerta merupakan bagian dari kecamatan Purwadadi yang merupakan basisnya NU (Nahdlatul Ulama), yang menurut sang rekan lebih moderat dalam menyikapi isu-isu seperti ini.

Sampai akhirnya keresahan warga desa itu memuncak dan diadakan musyawarah para tokoh agama dan tokoh masyarakat, seperti yang saya ceritakan di artikel sebelumnya. Memang warga desa kami masih tergolong moderat dalam masalah-masalah seperti ini. Buktinya mereka hanya berusaha mengingatkan secara baik-baik agar para Tongki ini kembali ke fitrahnya sebagai seorang perempuan dan menjalin hubungan yang normal dengan lawan jenis.

Sejak ada peringatan dari warga desa, memang tingkah para Tongki ini relatif mereda. Kalaupun mereka menjalin hubungan, dilakukan dengan sembunyi-sembunyi.

Terus terang saya penasaran, ingin tahu lebih jauh tentang cerita para Tongki ini. Dan informasi soal Tongki ini, tak usah saya cari jauh-jauh, saya bisa mendapatkan informasi cukup akurat dari istri saya yang suka ngobrol dengan anak kost. Soalnya istri saya sangat akrab dengan anak kost. Sesama perempuan biasanya saling curhat dan berbagi cerita pengalaman masing-masing. Dari orbrolan-obrolan itulah cerita tentang para Tongki mulai mengalir. Dan kebetulannya lagi di kontrakan kami pernah kost beberapa Tongki dan pasangannya.


Kisah Tongki Pertama

Saat malam hari, sepulang dari kantor biasanya saya ngobrol dengan sang istri tercinta. Ya, iya lah, masak sih pulang kerja langsung tidur dan istri dicuekin, hehehe… Kami biasanya ngobrol tentang apa saja, termasuk ngobrol tentang tingkah polah para Tongki. Salah satunya tentang Susi (nama samara) kekasih Tongki yang mencoba bunuh diri, selengkapnya bisa dibaca di artikel ini “Seorang Karyawati Nekad Bunuh Diri”. Bagaimana sampai Susi menjalin hubungan dengan seorang Tongki? Dari cerita Susi kepada istri (Susi pernah kost di tempat kami), awalnya dia adalah perempuan normal. Sempat menikah dan punya seorang anak yang sekarang diasuh orang tuanya.

Namun pernikahan mereka kandas, karena suaminya ternyata tak setia. Sakit hati karena dikhianati sang suami, membuat Susi tak percaya kepada semua laki-laki. Sampai akhirnya Susi bertemu dengan seorang Tongki, sebut saja namanya Bety. Awalnya hubungan Susi dan Bety sekedar hubungan pertemanan karena kerja dan kost bareng. Lama-lama, karena Bety memberi perhatian lebih, layaknya seorang kekasih, Susi pun merasa nyaman menjadi teman spesialnya Bety. Akhirnya terjalinlah hubungan sesama jenis diantara mereka berdua. Hubungan mereka bahkan terlihat lebih mesra dibanding hubungan pasangan yang normal.


Kisah Tongki Kedua

Beda lagi cerita pasangan Tongki yang lain. Sebelum kenal pasangan Tongkinya, sebut saja Dina, adalah gadis normal yang suka sama laki-laki. Usianya masih tergolong belia, baru 16 tahun. Dina bekerja di pabrik Wig yang tak jauh dari kontrakan saya. Awalnya Dina, kost dengan dua orang teman perempuan sekampungnya yang sama-sama melamar kerja di pabrik Wig. Kedua temannya berhenti kerja karena mau menikah, sementara Dina masih menjomblo.


Tongki bisa dikenali dari gaya berpakaian dan gerak-geriknya (foto: dok pribadi)

Datanglah dua orang anak kost yang baru masuk kerja di pabrik Wig. Ternyata mereka berdua adalah sepasang kekasih, seorang Tongki, sebut saja Wati dan pasangannya. Awalnya saya dan istri tidak tahu bahwa kedua perempuan ini pasangan sejenis, karena sikapnya yang biasa-biasa saja. Penampilan Wati, si Tongki pun sekilas terkesan peminin. Maka kedua perempuan ini kami tempatkan satu kamar dengan Dina. Jadilah mereka kost satu kamar bertiga.

Kami baru tahu bahwa mereka berdua Tongki dengan pasangannya, dari cerita Dina. Dina suka cerita ke istri, kalau mereka berdua sering terlihat mesra. Kalau tidurpun mereka saling berpelukan. Tapi tidak sampai melakukan hubungan intim layaknya pasangan sejenis. Makin lama mereka berdua makin berani menunjukan kemesraan di depan teman-teman kostnya. Istri saya juga sering melihat kemesraan mereka berdua.

Sampai suatu hari pasangan Wati keluar dari tempat kerjanya dengan alasan mau pindah kerja ke tampat lain. Jadilah sekarang Wati tinggal berdua dengan Dina. Wati yang sedang patah hati ditinggal pasangannya, mencoba mendekati Dina. Awalnya Dina tak begitu suka dengan sikap Wati. Namun perhatian Wati membuat Dina luluh dan coba-coba menjadi pasangannya. Dari awalnya hanya kasihan sama Wati, lalu coba-coba, lama-lama Dina menikmati hubungannya dengan Wati, maka jadilah mereka sepasang kekasih dan menjalin hubungan sesama jenis.

Beberapa bulan lalu, Dina sudah keluar dari tempat kerjanya dan sudah menikah dengan seorang duda beranak satu. Tapi, ternyata Dina masih belum bisa melupakan hubungannya dengan Wati. Selain kontak telepon, Wati masih suka berkunjung ke rumah Dina. Suami Dina tentu tak curiga, karena menganggap Wati hanya sekedar teman kostnya. Jadi, tak mudah bagi seorang Tongki untuk kembali menjadi perempuan sejati dan menjalani hubungan yang normal.


Bagaimana Cerita Wati Menjadi Tongki?

Saya masih penasaran dengan cerita para Tongki ini. Saya ingin tahu, apakah para Tongki yang sejak kost di tempat kami memang sudah kelihatan Tongki tulen, sebelumnya normal atau memang sejak kecil sudah jadi Tongki?

Saya tanya lebih lanjut ke istri yang sering ngobrol dengan Wati. Menurut istri, dari cerita dan pengakuan Wati, awalnya dia adalah perempuan normal. Dia jadi Tongki, karena sejak bekerja di pabrik dia berteman dekat dengan Tongki. Berawal dari sentuhan atau rabaan, berlanjut ke ciuman. Walaupun niat awalnya cuma iseng dan coba-coba, semakin sering hal itu dilakukan dan dinikmati akhirnya jadi ketagihan.


Berawal dari coba-coba, dinikmati dan akhirnya ketagihan (foto: http://pasunik.blogspot.com)

Proses “penularan” perilaku para Tongki ini mungkin tak jauh beda dengan orang yang kecanduan rokok, minuman keras atau narkoba. Bukankah semua awalnya dari iseng dan coba-coba? Lambat-laun jadi suka dan akhirnya jadi ketagihan bahkan kecanduan. Jika sudah kecanduan, jadi sulit untuk melepaskan diri darinya.

Dari cerita-cerita di atas, walaupun belum terbukti secara ilmiah, berarti benar apa yang dikatakan orang-orang, bahwa hubungan sejenis bisa “menular”. Dina bisa menjadi contoh, gadis normal yang ketularan dan akhirnya jadi Tongki dan menjalani hubungan sejenis. Jadi ingat, cerita film Jombi yang jika mengigit manusia normal bisa mengubah manusia itu menjadi Jombi.

Masih ada dua kisah Tongki lagi sebenarnya yang ingin saya ceritakan di sini, tapi kalau diceritakan sekarang, artikel ini akan terlalu panjang. Jadi ceritanya akan dilanjut di artikel berikutnya. Kisah dua Tongki berikutnya lebih seru dan dramatis.

Lanjutkan...
Buku & eBook: "Mengubah Mimpi Buruk Menjadi Mimpi Indah"

Buku psikomoar ini bercerita tentang pergumulan saya selama bertahun-tahun dengan gangguan jiwa yang tidak saya fahami dan membuat saya bertanya-tanya, “Apa yang terjadi dengan diri saya? Penyakit apa yang saya alami? Bagaimana cara mengatasinya?” Ironisnya, saya baru tahu apa yang terjadi dengan diri saya, 8 tahun setelah saya pulih, bahwa saya mengalami Gangguan Bipolar. [Selengkapnya]




eBook 2: "Berdamai Dengan Bipolar"

Bagaimana mengenali dan mengatasi Gangguan Bipolar?
Bagaimana menanggapi sikap negatif orang-orang di sekitar anda?
Bagaimana mendampingi orang yang mengalami Gangguan Bipolar? eBook ini memberi jawaban dan solusi alternatif penanganan Bipolar. [Selengkapnya]



eBook 3: “7 Langkah Alternatif Pemulihan Bipolar”

eBook ini merupakan inti dari pengalaman dan pemahaman bipolar saya. Inti dari tulisan-tulisan saya di buku, ebook, blog, facebook, twitter dan media lainnya. eBook ini bukan teori-teori tentang gangguan bipolar! Bukan formula ajaib untuk mengatasi gangguan bipolar! eBook ini tentang tindakan, langkah-langkah penanganan bipolar. [Selengkapnya]


eBook 4: “7 Langkah Mudah Menyusun & Memasarkan eBook”

Jika dikemas dengan desain cover yang apik dan diberi judul yang manarik, kumpulan posting blog atau catatan facebook anda bisa disusun menjadi sebuah ebook yang akan memikat pembaca di ranah maya. Selanjutnya ebook anda tinggal dipasarkan secara online.
[Selengkapnya]

 
 © Copyright 2008-2013 Curhatkita Media  template by Blogspottutorial