"Selamat Tinggal 2009, Selamat Datang 2010"
Oleh : Tarjum
Teman Curhat dan pengunjung blog Curhatkita yang budiman, tak terasa tahun 2009 akan segera berlalu dan tahun 2010 akan segera datang menghampiri. Saya mengucapkan terima kasih tak terhingga atas kunjungan, dukungan dan kontribusi anda untuk blog sederhana ini. Tanpa dukungan anda, blog ini tak akan bisa eksis di tengah persaingan sengit jagad maya. Karena keterbatasan waktu dan sumber daya, layanan blog Curhatkita masih jauh dari memadai apalagi memuaskan anda sekalian para pengunjung blog ini.
Meski demikian, melalui blog ini saya ingin berbagi pengalaman, sedikit ilmu dan pengetahuan yang saya miliki. Saya berharap apa yang saya sajikan di blog ini bermanfaat bagi anda sekalian.
Mohon maaf jika selama ini saya kadang terlambat membalas curhat atau memberi respon atas komentar anda sekalian. Semua itu karena keterbatasan waktu yang saya miliki untuk mengelola blog ini. Sebenarnya saya ingin sekali punya lebih banyak waktu untuk mengelola blog ini, agar saya bisa lebih cepat dan lebih memadai memberi respon dan membalas curhat anda, baik via email, via forum atau via telepon. Semoga suatu saat nanti saya bisa melakukannya.
Mohon dukungan dan do’anya agar blog Curhakita kedepan bisa semakin maju dan berkembang, agar bisa memberikan layanan yang lebih lengkap, lebih baik dan berkualitas.
Tak lupa, untuk perbaikan blog Curhatkita ke depan, saya mohon kritik, saran dan masukan dari anda sekalian. Jangan sungkan, silakan sampaikan kritik, saran dan masukan anda di kolom komentar posting ini atau via email sivalintar@yahoo.com.
Mengakhiri tulisan akhir tahun ini, saya ingin mengajak anda merenung sejenak.
Beberapa hari yang lalu saya kedatangan tamu, seorang sahabat. Kami ngobrol tak lama, hanya sekitar satu jam saja. Namun, ada kata-kata sang sahabat yang membuat saya merenung. Dia mengatakan kurang lebih begini, “Hidup kita adalah yang kita jalani hari ini. Besok adalah urusan Tuhan. Kita tak tahu apa yang akan terjadi besok, jadi saya menjalani hidup ini mengalir seperti air saja. Karena itu saya menjalani hidup dengan santai dan tenang.”
Sahabat saya ini seorang ahli hipnoterapi dan pengobatan herbal. Dia tak pernah mau menyebutkan tarif untuk jasa terapinya dan pengobatannya. Dia hanya menerima berapa pun yang diberikan pasiennya, sesuai kemampuan dan keikhlasannya. Ngobrol dengannya selalu membuat saya tersenyum dan tertawa oleh guyonan-guyonan segarnya. Terasa nyaman dan damai saat bersama dengannya.
Salam sejahtera
Artikel Terkait:
- TRILOGI EBOOK BIPOLAR GRATIS UNTUK ANDA!
- Program Revolusioner Penanganan Gangguan Fisik dan Mental
- Inspirasi dari Gadis Mungil dengan Down Sindrom
- DETOX, Cara Cepat Buang Racun dari Tubuh
- 5 Tips Rahasia Awet Muda, Cantik dan Menawan
- 4 Kunci Penyembuhan Bipolar (Bagian 1)
- Penjelasan Medis Manfaat NONI PLUS Untuk Kesehatan Mental
- Bipolar Care Indonesia, Peduli Penyandang Bipolar
- Menjalani Proses Pengobatan dan Pemulihan Gangguan Jiwa, Butuh Keyakinan dan Kesabaran
- Blog Curhatkita: Semua Informasi dan Layanan Gratis! Kecuali…
- Banyak “Tongki” Masuk ke Desa Kami
- Nulis Komentar Dapat Hadiah! Siapa yang Mau?
- eBook “7 Langkah Alternatif Pemulihan Bipolar”
- Rencana “Gowes Sepeda Jakarta-Magelang” dalam Rangka Hari Kesehatan Jiwa
- Seorang Karyawati Nekad Bunuh Diri
- Kenangan Indah di Tangkuban Perahu dengan Teman, Kekasih dan Anak Istri
- Bagaimana Anda Mendefinisikan Gangguan Bipolar yang Anda Alami?
- Ebook “BERDAMAI DENGAN BIPOLAR”
- EBook tentang Gangguan Bipolar akan Rilis Januari 2012
- Apakah Saya Sedang Dalam Kondisi Manik?
- Sebuah Email yang Mengejutkan Berjudul “Suicide”!!
- Nulis Testimoni Buku “Mengubah Mimpi Buruk Menjadi Mimpi Indah” Dapat Hadiah!
- Buku Psikomemoar Saya Sudah Siap Cetak
- Menjadi Penulis Tamu (Guest Post) Blog Curhatkita
- 3 Terpopuler di Curhatkita 2010
- Menjalani Proses Pengobatan dan Pemulihan Gangguan Jiwa, Butuh Keyakinan dan Kesabaran
- Mengapa dan Bagaimana Dia Jadi Tongki?
- Banyak “Tongki” Masuk ke Desa Kami
- Tanggung Jawab dan Keberanian yang Luar Biasa Dua Ekor Semut Pemimpin
- Sahabat yang Unik dan Langka
- Di Ujung Senja Menanti Sang Kekasih
- Ibuku, Tak Pernah Membentak Apalagi Memukulku
- Ayahku adalah Sahabat, Teman Curhat dan Penasihatku
- Kenangan Indah di Tangkuban Perahu dengan Teman, Kekasih dan Anak Istri
- Tuhan Kadang Mengabulkan Do'a Kita dengan Cara yang “Unik” dan Tak Pernah Terbayangkan
- Rekaman Wawancara Tentang Bipolar Dengan Penyiar Radio Nederland Wereldomroep (RNW)
- Ada Apa di Tahun Baru 2012?
- Indah dan Uniknya Persahabatan di Dunia Maya
- Testimoni
- Selamat Idul Fitri 1432 H
- Hanya Dalam 6 jam Kehilangan 2 Penopang Hidup Keluarga
- Antara Atlet dan ODB
- Jangan Takut untuk Mencintai, Seseorang sedang Menunggu Kedatangan Anda
- Sahabat, Tapi juga Musuh Dalam Selimut yang Lambat Aku Kenali
- Saling Berbagi untuk Mencari Solusi Terbaik Penanganan Gangguan Bipolar
- Oleh-Oleh Nyantri di Pesantren Ustad Yusup Mansyur
- Jangan Hanya Mencari Obat, Tapi Cari Dulu Sang Pemilik Obat!
- Pengorbanan Cinta
- Luapan Semangat dan Gairah yang Saya Alami, Bukan Manik!
- Komentar dan Saran dari Teman Facebooker dan Blogger
Ingin mendapat artikel seperti ini langsung ke Email anda? Silahkan masukan alamat email anda untuk berlangganan.
Komentar :
iy sm boz.. satu mlm lg kita bakal nglewatin th2009, n smoga di th2010 akan lebih baik. amie.....!
diam di rumah sambil meluruskan jarum kompas kehidupan, mungkin jauh lebih baik dari kelayapan di jalanan he he he
@Ujang, Ya, semoga 2010 menjadi tahun sukses kita semua, amin.
@Kang Annas, Benar kang. Cuma kadang kita tak bisa menolak ketika si kecil merengek ngajak jalan-jalan sambil beli terompet tahun baru. ya gak kang Annas?
Posting Komentar
Sampaikan komentar terbaik anda di kolom komentar :)