BUKU: 2 KUTUB

Buku ini ditulis berdasarkan kisah nyata penulisnya. Mengupas secara detail dan sistematis dari gejala awal gangguan bipolar, saat berada di puncak manik dan depresi, sampai langkah-langkah pemulihannya. Inilah buku “2 KUTUB: Perjalanan Menantang Di Antara Dua Kutub”.

Info Buku >> KLIK DISINI

Secret Admire

    

Cerpen Curhatkita 7

Oleh Nisa (Vera)

"Uh, nih orang lagi. Kenapa sih suka banget mengganggu orang? Gombal lagi pake bilang I always miss u!! Whatt?? Gombal banget." Tiara segera keluar dari fb nya.

Ia kesal setengah mati, melihat tingkah cowok satu itu. “Kalo keren kayak Edward Cullen si Vampire dalam film Twilight sih nggak apa-apa. Mau bilang I always miss u, mau bilang udah makan belum kek. Aku layani deh!! Tapi, ini arrgghh!! Cowok jelek persis si Jaka tukang ojek langgananku di perempatan sana. Mau jadi pacarku? Mimpi kalee!!" Teriak Tiara histeris seperti baru menemukan seekor kecoa di bawah kasurnya.

Tok!! Tok!! Dengan enggan, Tiara beranjak dari tempat tidurnya menuju pintu kamarnya. Ia membukakan pintu kamarnya. Dilihatnya, wajah seorang cowok muncul dari balik pintu kamarnya. Siapa lagi, kalo bukan Deny sang raja usil.

"Heh, kamu kenapa nona manis? Udah malam kok teriak-teriak kayak tarzan gitu! Mengganggu orang tidur tau, kalo mau teriak di hutan sana!" Protes Deny kesal dengan wajah kusut Tiara. "Aku mau tidur, tau!! Besok kuliah pagi. Mata kuliah bu Nina, gak boleh telat. Lima menit telat aja, aku bisa nggak boleh ikut kelasnya." Suara adiknya itu mengganggu tidurnya.

"Eh, emang kedengaran sampai kamarmu ya kak? Masa sih??"Tanya Tiara pura-pura tidak tau.
"Duh, gualakk amat ibu dosennya kak?? Hiy, serem!! Kalo aku jadi kakak, mending cari kelas lain yang dosennya keren dan baik. Kan, bisa sekalian cuci mata tuh, kak." Sambung Tiara tanpa merasa bersalah.

"Masa sih? Masa sih? Coba aja kamu yang di kamarku sana. Aku di kamarmu teriak-teriak kamu bisa tidur apa nggak?" Deny semakin gondok, kesal banget dengan jawaban adiknya yang asal aja. Asal orang lain menderita, asal dia senang yah pokoknya semua berlabel asal aja.
"Cari dosen lain!! Ngomong sih gampang!! Kalo gampang sih, udah dari dulu aku pindah kelas bu Irene. Udah cantik, baik hati dan murah senyum lagi. Masih single pula. Siapa tau aku kepilih jadi pacarnya."

"Oh, sory kak. Bukan cuma kamu yang lagi gondok, aku juga ada fans di fb ku yang norak banget. Pake sok perhatian segala sama aku, kalo ganteng kayak sekoteng sih nggak apa-apa. Udah aku sikat deh! Ini, aduh mimpi apa ya aku semalam. Kok bisa?? Dapat fans yang wajahnya kayak gitu,cocok jadi papaku deh. Il feel aku liatnya sumpah deh!!" Jawab Tiara kesal.

"Mimpi kalee, kak!! Nah, ketahuan yah! Ternyata kakak naksir bu Irene. Nanti, aku salamin ah ke Via. Bu Irene kan kakaknya, Via temanku."

"Hahaha..ternyata adikku sekarang punya penggemar yah? Hahaha.." Deny tertawa geli melihat raut wajah adiknya itu, lucu. Di tekuk tujuh rupa. "Ah masa, kamu yang bener. Kamu bohongin kakak yah? Kok, kamu gak bilang sih kalo bu Irene itu kakaknya si Via teman kamu itu?"

"Penggemar apanya? Nih, liat mukanya nggak ada keren-kerennya banget semuanya. Sama tuh kayak tukang ojek di perempatan jalan sana." Kata Tiara sewot sambil memperlihatkan hp nya pada kakaknya.

Deny hanya mengangguk-angguk. Ia tersenyum misterius.

"Kakak, kan nggak pernah cerita kalo kakak suka dengan bu Irene!! Jadi, mana aku tau!! Emangnya aku peramal. Yang tinggal liat wajah kakak terus aku bisa langsung tau. Kalo kakak suka sama bu Irene..gitu!!"

Entah apa yang ada di pikirannya. Tiba-tiba, Deny mendapat ide brillian. Eisnteins aja kalah. Tergesa-gesa, Deny masuk ke kamarnya. Di bukanya fb adiknya. Diam-diam, Deny membuat perjanjian rahasia dengan sang penggemar rahasia Tiara. Dan memberikan alamat rumahnya dengan lengkap. Dengan sebuah pesan singkat.

"Halo, aku besok sore ulang tahun!! Kamu datang yah. Jangan lupa, bawa kado. Aku tunggu. Ini alamat rumahku, JL. Pelangi 7 Jakarta.

Esok paginya, Deny bersikap biasa saja di depan Tiara adiknya. Ia tak ingin Tiara curiga dengannya. Jam di dindingnya ternyata sangat bersahabat. Waktu cepat berlalu, sore pun tiba. Deny tak sabar menanti kejutan yang sudah pasti menurut ramalannya akan membuat Tiara adiknya marah besar.

Hari sudah menjelang sore. Tok!! Tok!! Tiara yang kebetulan sedang membaca majalah, membukakan pintu rumahnya. Ia terkejut.

"Whatt?? Kamu bukannya yang di fb ku kan? Lho, ternyata kamu tukang ojek yang di perempatan jalan itu kan? Ada perlu apa datang ke rumah saya?" Tanya Tiara heran.

"Lho,katanya kamu ulang tahun hari ini?"Jawab si tukang ojek bingung.
"Hah?? Ulang tahun?? Siapa yang bilang?? Aku nggak ulang tahun hari ini!!" Jawab Tiara semakin heran.
“Hmm..jangan-jangan ada udang di balik batu nie!!, Kak Deny, kakakk!!" Panggil Tiara keras-keras.

Deny datang tergesa-gesa. "Ada apa sih adikku tersayang? Ribut banget." Kata Deny pelan. "Kayak lagi di pasar aja? Pelankan suaramu, aku belum tuli adikku sayang!"

"Sayang, sayang tuh urus fans kakak!! Ini pasti kerjaan kakak kan?" Jawab Tiara kesal." Dasar, raja usil!!" Ejek Tiara sambil mencibirkan lidahnya dan berlalu pergi meninggalkan kakaknya yang tengah enggaruk-garuk kepalanya.

"Kok, jadi berantakan yah?" Kata Deny pusing.

"Berantakan apanya mas? Nih, baru berantakan!" Kata sang tukang ojek itu kesal. Ia melempar Deny dengan kado yang di bawanya dari tadi.

"Aduh, sakit tau! Dasar tukang ojek!! Ah, Tiara nggak mau kadonya untuk aku aja ah." Deny membuka bungkus kadonya. Ia terkejut melihat isi kado itu."What is this?? Sapu tangan apa nih? Bau banget. Jangan-jangan, nggak di cuci setahun!!" Deny sangat terkejut. Lalu, ia jatuh pingsan.

Jakarta, Januari 2011

Jika menurut anda cerpen ini cukup menarik dan bermanfaat silakan share di twitter atau facebook. Jika mau berlangganan artikel blog ini melalui email, silakan subscribe disini.

Tentang penulis : Nisa (Vera), tinggal di Jakarta. Anda bisa berkenalan lebih dekat dengan perempuan yang hobi membaca dan menulis ini di akun facebooknya.


Tentang Penulis Tamu
Posting ini ditulis oleh seorang penulis tamu (guest post). Jika Anda ingin menjadi penulis tamu untuk Curhatkita, silakan anda lihat caranya di halaman panduan posting tamu. Di sini anda bisa berbagi cerita, pengalaman, pemahaman dan pengetahuan tentang masalah psikologis dan masalah-masalah pribadi dengan pengunjung Curhatkita.


Bookmark and Promote!



Artikel Terkait:

Ingin mendapat artikel seperti ini langsung ke Email anda? Silahkan masukan alamat email anda untuk berlangganan.

Tiga Serangkai eBook Bipolar

3 eBook Bipolar ini ditulis berdasarkan pengalaman nyata penulisnya. Mengupas secara detail dan sistematis dari gejala awal, saat berada di puncak manik dan depresi, sampai langkah-langkah pemulihannya. Inilah ebooknya : "Mengubah Mimpi Buruk Menjadi Mimpi Indah”, “Berdamai dengan Bipolar” dan “7 Langkah Alternatif Pemulihan Bipolar”.
eBook 1: "Mengubah Mimpi Buruk Menjadi Mimpi Indah"

Buku psikomoar ini bercerita tentang pergumulan saya selama bertahun-tahun dengan gangguan jiwa yang tidak saya fahami dan membuat saya bertanya-tanya, “Apa yang terjadi dengan diri saya? Penyakit apa yang saya alami? Bagaimana cara mengatasinya?” Ironisnya, saya baru tahu apa yang terjadi dengan diri saya, 8 tahun setelah saya pulih, bahwa saya mengalami Gangguan Bipolar. [Selengkapnya]




eBook 2: "Berdamai Dengan Bipolar"

Bagaimana mengenali dan mengatasi Gangguan Bipolar?
Bagaimana menanggapi sikap negatif orang-orang di sekitar anda?
Bagaimana mendampingi orang yang mengalami Gangguan Bipolar? eBook ini memberi jawaban dan solusi alternatif penanganan Bipolar. [Selengkapnya]



eBook 3: “7 Langkah Alternatif Pemulihan Bipolar”

eBook ini merupakan inti dari pengalaman dan pemahaman bipolar saya. Inti dari tulisan-tulisan saya di buku, ebook, blog, facebook, twitter dan media lainnya. eBook ini bukan teori-teori tentang gangguan bipolar! Bukan formula ajaib untuk mengatasi gangguan bipolar! eBook ini tentang tindakan, langkah-langkah penanganan bipolar. [Selengkapnya]


eBook Novel: “Pengorbanan Cinta”

Novel ini bukan sekedar kisah cinta yang romantis dengan segala macam konflik di dalamnya. Saya berani menyebut novel ini sebagai “Buku Pelajaran Cinta”. Beda dengan buku pelajaran pada umumnya, Buku Pelajaran Cinta ini tak membosankan, malah sangat mengasyikan dibaca. Setelah mulai membaca, jamin Anda tak ingin berhenti dan ingin terus membacanya sampai akhir cerita. [Selengkapnya]



eBook Panduan: “7 Langkah Mudah Menyusun & Memasarkan eBook”

Jika dikemas dengan desain cover yang apik dan diberi judul yang manarik, kumpulan posting blog atau catatan facebook anda bisa disusun menjadi sebuah ebook yang akan memikat pembaca di ranah maya. Selanjutnya ebook anda tinggal dipasarkan secara online.
[Selengkapnya]

 
 © Copyright 2016 Curhatkita Media  template by Blogspottutorial