Tiga Serangkai eBook Bipolar
3 eBook Bipolar ini ditulis berdasarkan pengalaman nyata penulisnya. Mengupas secara detail dan sistematis dari gejala awal, saat berada di puncak manik dan depresi, sampai langkah-langkah pemulihannya. Inilah ebooknya : "Mengubah Mimpi Buruk Menjadi Mimpi Indah”, “Berdamai dengan Bipolar” dan “7 Langkah Alternatif Pemulihan Bipolar”.

Bukan Manusia, Jika Itu Sempurna ( 24 )

    

Oleh Tresya Agnashila

Semenjak aku sendiri, semenjak aku tak ditemani kekasih dan keluargaku lagi, inilah malamku yang paling bahagia.

Meski kemarin tirta juga menemaniku, tapi ini lebih nyata. Dan aku berada jauh dari kota di mana semua kisah dan kesedihanku berada.

Makasih ya Ta, kamu mengajaku pergi ketempat di mana aku bisa bahagia lagi. Aku membatin dalam hati sambil memandang wajah Tirta yang tanpa beban.

Pagipun datang, Aku dibangunkan oleh suara raungan mobil Tirta. Ya, gas si Jean sudah diinjak-injak oleh tirta. Aku bangun, langsung mandi dan merappikan diri.

Setelah sarapan, kami harus pulang. Masih 5 jam perjalanan untuk kami sampai di rumah dan besok, Tirta juga harus kembali bekerja.

Diperjalanan kami dibawai oleh-oleh sebongkah nangka dengan ukuran yang sangat besar. Kakak punya kebun angka di belakang yang kebetulan sedang berbuah, dan dia tau kemarin aku senang saat makan nangka, lalu dia membawakanku buah nangka berukuran besar untuk oleh-oleh dirumah.

Tirta juga dibawakan bekal pisang goreng. Ya, ternyata pisang goreng adalah makanan favorit Tirta. Pantes aja dulu waktu aku liat dia di kantin kantor samsat, dia hanya menghadap secangkir kopi dan sepiring pisang goring, ternyata memang dia hoby sama pisang goring.

Kita pun pulang..dalam perjalanan, lagu-lagu rock kembali menemani kami.. aku udah cukup tau dengan liriknya, dan diperjalanan kami bernyanyi bersama.

Hampir 1 jam berjalan, tirta mengeluh lapar lagi… lalu dia mminta aku untuk mengambilkan pisang goreng dari kakaknya… aku ambilkan dan benar saja, sambil nyetir dia ngemil pisang goring.

Aku lihat jalan semakin berliku, meskipun aku udah ngga meragukan kemampuan menyetirnya lagi, tapi tetap aja aku khawatir..dia nyetir dijalan yang berlekak lekok ini hanya dengan 1 tangan, nggak konsen juga kalo sambil makan…lalu aku ambil pisang goreng dari tangannya dan aku suapi dia… dia melirikku lagi..sambil wajahnya terlihat gugup kembali.

“Dah deh, nyetir-nyetir aja nggak usah lirak-lirik… ! aku suapin pisangnya, kamu nyetir yang bener! Aku nggak mau ya mati konyol gara-gara kamu makan pisang goreng !”

“Wkwkwkwk…” Tirta kembali menunjukkan gigi-giginya dan dalam mulutnya masih penuh dengan pisang goreng . Aku kembali menikmati perjalanan ini…. Pemandangan yang indah, udara yang sejuk meski tanpa AC dan suara mesin dari jean… ini adalah hal baru bagiku. Tirta melihat aku menikmati semua ini.. dan dia menawarkan untuk minggu depan keluar lagi bersamanya dan jean.. dia mau mengajakku ke suatu tempat yang biasanya dipakai offroad oleh club-club mobil jeep di jawa tengah… aku merasa cukup tertarik..dan kubilang..”okelah, besok kalo aku nggak ada acara boleh juga main sana”

Sampai dirumah, tirta langsung pamit pulang..dia ngga begitu lama dirumahku, hanya membantuku menurunkan barang-barang kemudian langsung bergegas pulang…

Hari berlalu…dan aku semakin dekat dengan tirta… pagi hari dia sering menelfonku… siang hari ketika makan siang dia juga pasti menghubungiku..dan dimalam hari, meski nggak ketemu, dia pasti menemaniku…

Dia juga pernah menjemputku di kampus… ketika mobilku sedang di service, dia menjemputku dan mengantarku pulang… dia juga yang membawa mobilku dan mengantarkan ke rumah… kadang, saat dia menemukan warung makan baru yang masakannya enak, dia selalu membungkuskan apa yang dia makan untukku.. dia menghantarkan kerumah,, kadang hanya klakson-klakson aja didepan rumah sambil emmberikanku bungkusan… “di icip nih, barusan aku makan enak banget”
Yaa..tanpa mampir ke dalem, dia Cuma menyempatkan lewat untuk mengirimiku makanan….

Tirta sangat baik padaku…kedekatan kami malah hampir seperti orang pacaran..tapi tirta sangat paham bahwa aku masih mencintai dan menunggu mas doni..jadi walaupun kita dekat, tirta nggak pernah membahas masalah pacaran/apapun yang berhubungan dengan cinta padaku,…. Dia nayam dekat denganku dan akupun nyaman ada disampingnya…
Suatu hari, mama pulang sambil membawa pisang.. mama bilang mau buat kolak pisang untuk papa disana… melihat pisang, aku langsung kepikiran tirta… ni anak pasti seneng kalo aku bikinin pisang goreng… yap, paginya, aku langsung membuat pisang goreng keju special buat tirta,,,

Setelah pisang matang, aku telfon tirta…ternyata dia sudah sampe dikantor..padahal ini baru jam 7, tapi dia bilang banyak pekerjaan dan dia harus berangkat awal. Dia belum sempat sarapan… nah kebetulan ni, aku langsung aja tutup telfon dan bergegas pergi ke kantor tirta…

Sampai disana, aku bertemu lagi dengan petugas yang dulu memberitahuku langkah-langkah mengurus perpanjangan STNK.. dia menghampiriku dan kembali menanyaiku,, apa yang bisa dia Bantu ? lalu aku Tanya.. diama ruangan pak tirta ? dia kaget melihatku..dan dengan sikap tegapnya dia mengantarkanku keruangan tirta…
Sampai didepan pintu, aku bertemu dengan ajudannya. Dia menanyaiku dengan sejuta pertanyaan..dari mana asalku lah, keperluannya apa, sampe-sampe KTP ku juga diminta.. buset, emang gue terrorist !!!

Setelah selesai menanyaiku, dia masuk kedalam ruangan… kemudian tak berapa lama dia keluar dan dengan senyum ramah menyuruhku untuk masuk kedalam…
“tok tok tok….”
“tirtaaaa…..” aku memanggilnya seperti anak kecil yang mau mengajak temannya bermain ^^
“dengan muka serius, tanagn kanan memegang ballpoint, tangan kiri memegang selembar kertas, dia meliriku dan bilang… “kamu? Kok sampe sini??”
“hehe… iya..nih aku bikinin pisang goreng..” dengan wajahku yang canggung + pura-pura manis…
“owh, duduk dulu ya…”

Kemudian aku duduk sambil membawa sekotak pisang goreng….
Sementara tirta, masih sibuk dengan pekerjaannya.
“sialan banget sih ni anak..nggak menghargai jerih payahku membuat pisang goreng !!! udah dibela-belain kesini juga, Cuma biar dia bisa sarapan, eh malah aku dicuekin gitu aja !! sumpah, dongkol banget aku sama tirta !!!”

Aku duduk sambil tolah-toleh nggak tau apa yang harus aku lakukan…ngajak ngomong tirta juga pasti dicuekin, langsung pulang juga kayaknya sayang banget kalo belom bisa ngomelin ni anak, tapi kalo aku terus duduk disini, GARIIING BANGET !!!”
1 jam aku dibiarkan menunggu oleh tirta…dan 1 jam ini terasa seperti 1 tahun 3 bulan !!! lama bangeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeet !!!
Akhirnyaaa… diletakkan juga ballpoint itu dari tangannya… ya, kemudian dia baru melihat ke arahku…. !
“hehe..maaf ya nunggu lama.”
Dengan muka super jutek aku mengarahkan kotak pisang gorengku ke arahnya….
“ ni, sarapan dulu !!!”

Lalu aku bangkit dari tempat dudukku dan kemudian melangkahkan kaki untuk keluar dari ruangannya. Tirta menahanku..
“hei, mau kemana ? “
“PULANG LAH !!”
“alamaaaak, gitu aja ngambek !!!”
“siapa juga yang ngambek…!”
“wkwkwkwk…persis deh kayak anak SMA kalo kayak gini…”
“lagian kamu sih, tega banget nyuekin aku kayak gini..ngga liat apa jerih payahku bikin pisang goreng ! pagi-pagi bangun Cuma mau bikinin kamu pisang goreng, mana aku nganter kesini, di introgasi abis-abisan sama ajudanmu, eh sampe sini malah dicuekin suruh nunggu lama lagi !! kesel tauk !!!”
“hehehe…iya sory, ni kerjaan deadline banget. Harus aku beresin pagi ini… makanya td aku serius N konsen banget mikirnya”
“Iya ya…” kasian juga si tirta kalo pagi-pagi gini aku omelin nggak jelas…
Dengan mukaku yang masih manyun…
“ya udah, ini sekarang dimakan dulu..kamu belum sarapan kan…? kalo kamu dah sarapan, aku langsung pulang..”
Hehe…makasih ya.

Lalu tirta meminta tolong ajudannya untuk membuatkan kami secangkir teh.. dan dengan lahapnya dia memakan semua pisang goreng buatanku… buset..”laper apa doyan sih ta ??” masak pisang 10 biji dihabisin sendiri…
“enak…laper lagi..special banget deh sarapan pagi ini”
Tirta terlihat senang dengan pisang gorengku…
Alhamdulillah, akhirnya aku bisa juga nyenengin tirta.

Selesai menemani dia sarapan, aku pamit untuk pulang… pagi itu aku mau langusng ke kampus..ada beberapa hal yang harus kau selesaikan..dan tirta mengantarku sampai halaman parkir, kemudian dia menyuruhku untuk berhati-hati membawa mobil..

Selesai urusan dikampus, aku langsung pulang… dijalan aku lihat HP dan ada sms dari tirta… dia bilang,
“makasih ya sarapannya….”
Hhhmmm…kenapa hatiku seneng banget denger tirta bilang kayak gini…
Haaaah….. udah lah..mana ada sih orang yang nggak seneng diucapin terima kasih…

Hari-hari berlalu dan tibalah aku disaat-saat kelulusanku…
Ya, aku menjadi seorang sarjana…. Sebentar lagi aku akan memakai pakaian toga dengan tropy ditanganku…. Akhirnya, aku lulus juga……. ^^
Tirta lah yang menemani saat-saat kelulusanku…dia juga banyak membantu saat-saat pembuatan skripsiku… dan diacara wisudaku, tirtalah yang menjadi waliku… ^^
Aku sangat bahagia… aku mendapatkan IP yang cukup tinggi, dan pidatokupun sangat lancar dengan tepukan meriah dari semua teman, rector dan dosen-dosenku…

Selesai semua prosesi wisuda, tirta menyambutku dengan pelukan eratnya… ya, ini pertama kalinya dia memelukku….
Aku bahagia banget…..
“selamat ya cha…. Akhirnya selesai juga”
Iya..makasih ya ta..kamu emang sahabat terbaikku… ^^
Diperjalanan pulang, tirta bilang dia punya hadiah buat aku…
“Apaan ta ?”
‘ada deh… besok sabtu siap-siap ya..aku jemput kamu jam 7 pagi.”
“haaah? Mau kemana ?? ngapain???”
Duuh, ni anak pasti aneh-aneh lagi… !

Tirta masih sembunyiin apa sebenernya rencana yang udah dia bikin buat aku… tapi dia Cuma bilang, pake celana jeans yang paling kamu rasa enak dipake, kaos terserah kaos apa aja N pake sepatu ya.. tapi sepatu olah raga, jangan highhells,kalo mau pake kaca mata juga…
Oke lah… paling dia mau ajak aku jalan-jalan lagi kayak dulu…

Sabtu pagi pun tiba, aku udah rapi dengan celana jeans, kaos putih ketat,sepatu kets dan kaca mata hitam ku…
Dengan heran tirta bilang “ aneh ya, Cuma dipakein celana jeans sama kaos aja kamu masih tetep aja cantik… gimana sih caranya biar jadi jelek?”
Wkwkwk…tirta ni muji apa ngejek sih !?!?!?!? LOL”

Dari awal naik mobil aku udah merasakan keganjalan… Ni si jean kenapa aneh ya..ga kayak biasanya… aku nggak tau sih anehnya dimana, tapi perasaan jadi lebih macho N tangguh aja… ga kayak biasanya deh…

Dijalan tirta juga masih nggak mau ngaku mau ngajak aku kemana…tapi karena aku udah percaya banget sama tirta, so..ya udah, aku nikmati aja perjalanan ini…

Hampir 2 jam perjalanan..aku mulai melihat ada deretan mobil-mobil jeep lain yang sudah berjejer rapi disuatu lapangan… ya, mereka hampir sama dengan Jean..mobil kesayangan tirta… aku mulai kaget..wah apaan nih? Jangan-jangan mau ngajakin demo lu ta???

Kemudian tirta menekan-nekan klaksonnya..dan banyak orang disana melambaikan tangan ke tirta… wooey, ayooo berangkat….! (teriak tirta)
Okeeey….dah ready ya……! (ada seseorang di pojokan dan semuanya mengacungkan ibu jarinya keluar dari dalam mobil) akhirnya banyak mobil jeep ini jalan berurutan…buset deh..kayak mau touring kemana aja….!

Kemudian tirta tertawa kecil melihat kebingungan dan kebengonganku melihat semua ini.. ta, mau kemana sih ni ?
Sambil melepaskan topi yang sedang dipakainya kemudian dia pakaikan dikepalaku, tirta menjawab…
“offroad cha….abis ini kamu bakal lebih heran dan terbengong-bengong lagi”
“haaaah? Off road ?? apaan sih? Aku belum pernah ta !!”
“makanya, cobain dulu… siapin jantung yang kuat aja ya !”
Duuuh, kok pake acara jantung kuat segala sih…! Aku penasaran tapi juga was-was menanti hadiah apa yang tirta kasih ke aku !!!
“awas aja ya kalo aneh-aneh ta…!”
“tirta Cuma tersenyum sambil mengejekku…!

Tibalah kita disuatu tempat yang jauh dari kota… hampir mirip seperti hutan, tapi tak terlalu banyak pepohonan..hanya saja terlihat jalan yang sempit dan terjal…berliku-liku dan jauh dari kata rata…

Mobil didepan sudah berjalan, dan tiba-tiba tirta menghentikan laju si Jean…
Dia memandangku, memperhatikan tubuhku, dari kepala, punggung perut hingga kaki..dia mendekati sambil lebih meneliti lagi… aku deg-degan melihat kelakuan bocah satu ini… kemudian dia memengang tanganku dan bilang,
“Trust me…”

Buseeeet, aku hampir pingsan dibuatnya !! aku nggak bisa berkata apa-apa, mukaku memerah, tubuhku memanas dan aku Cuma bisa mengangguk meng iya kan dia.

Bersambung…


Bookmark and Promote!



Artikel Terkait:

Ingin mendapat artikel seperti ini langsung ke Email anda? Silahkan masukan alamat email anda untuk berlangganan.

Komentar :

ada 5 komentar ke “Bukan Manusia, Jika Itu Sempurna ( 24 )
Citra ghaniyya maharani on Senin, 11 Maret 2013 20.58.00 WIB mengatakan...

saya mau baca lanjutannya dong kak..

Anonim mengatakan...

lanjutannya kapan kak? gak sabar pingin baca..

Anonim mengatakan...

lanjutannya mana??kg lama sekali ya?..

Anonim mengatakan...

lanjutannya mana nih? bikin penasaran. .

Tarjum on Jumat, 24 Mei 2013 16.10.00 WIB mengatakan...

Sabar ya, lanjutannya akan tayang lagi mulai malam ini....maaf lumayan lama lanjutan ceritanya gak tayang :)

Posting Komentar

Sampaikan komentar terbaik anda di kolom komentar :)

eBook 1: "Mengubah Mimpi Buruk Menjadi Mimpi Indah"

Buku psikomoar ini bercerita tentang pergumulan saya selama bertahun-tahun dengan gangguan jiwa yang tidak saya fahami dan membuat saya bertanya-tanya, “Apa yang terjadi dengan diri saya? Penyakit apa yang saya alami? Bagaimana cara mengatasinya?” Ironisnya, saya baru tahu apa yang terjadi dengan diri saya, 8 tahun setelah saya pulih, bahwa saya mengalami Gangguan Bipolar. [Selengkapnya]




eBook 2: "Berdamai Dengan Bipolar"

Bagaimana mengenali dan mengatasi Gangguan Bipolar?
Bagaimana menanggapi sikap negatif orang-orang di sekitar anda?
Bagaimana mendampingi orang yang mengalami Gangguan Bipolar? eBook ini memberi jawaban dan solusi alternatif penanganan Bipolar. [Selengkapnya]



eBook 3: “7 Langkah Alternatif Pemulihan Bipolar”

eBook ini merupakan inti dari pengalaman dan pemahaman bipolar saya. Inti dari tulisan-tulisan saya di buku, ebook, blog, facebook, twitter dan media lainnya. eBook ini bukan teori-teori tentang gangguan bipolar! Bukan formula ajaib untuk mengatasi gangguan bipolar! eBook ini tentang tindakan, langkah-langkah penanganan bipolar. [Selengkapnya]


eBook Novel: “Pengorbanan Cinta”

Novel ini bukan sekedar kisah cinta yang romantis dengan segala macam konflik di dalamnya. Saya berani menyebut novel ini sebagai “Buku Pelajaran Cinta”. Beda dengan buku pelajaran pada umumnya, Buku Pelajaran Cinta ini tak membosankan, malah sangat mengasyikan dibaca. Setelah mulai membaca, jamin Anda tak ingin berhenti dan ingin terus membacanya sampai akhir cerita. [Selengkapnya]



eBook Panduan: “7 Langkah Mudah Menyusun & Memasarkan eBook”

Jika dikemas dengan desain cover yang apik dan diberi judul yang manarik, kumpulan posting blog atau catatan facebook anda bisa disusun menjadi sebuah ebook yang akan memikat pembaca di ranah maya. Selanjutnya ebook anda tinggal dipasarkan secara online.
[Selengkapnya]

 
 © Copyright 2016 Curhatkita Media  template by Blogspottutorial