BUKU: 2 KUTUB

Buku ini ditulis berdasarkan kisah nyata penulisnya. Mengupas secara detail dan sistematis dari gejala awal gangguan bipolar, saat berada di puncak manik dan depresi, sampai langkah-langkah pemulihannya. Inilah buku “2 KUTUB: Perjalanan Menantang Di Antara Dua Kutub”.

Info Buku >> KLIK DISINI

Bahagia yang Menghasilkan Air Mata

    

Tulisan ini dikirim melalui Forum Curhat tgl. 25 Desember 2008.


Mah...Pah...maafkan anakmu ini. Dengan sepenuh hati aku ingin berkata "Mengapa harus kalian kenalkan aku dengan dia?” Ingin sekali aku membuat mereka bahagia karena sebagai anak banyak sekali berhutang budi. Aku berusaha membahagiakan mereka bagaimanapun caranya akan kujalani.

Waktu terus berlalu dan jarak kami pun bertambah jauh. Dari mulai kota, pulau dan sekarang kami berpisah negara. Mulanya aku melangkah tanpa kenal siapa dia, bagaimana sifat dia, bagaimana cara hidup dia, bagaimana cara bicara dengan dia dan bagaimana berbicara dengan orang lain,.....dsb nya.

Aku seperti orang buta tanpa tongkat berjalan pelan ...
Dan waktu pun terus berputar tak terasa 8 tahun kami menikah dan menghasilkan putra-putri yang dapat menghiburku. Ternyata yang kujalani selama ini hanya sebuah perjalanan yang menjenuhkan, keseharianku hanya menjaga rumah, mengasuh anak dan menjalani kewajiban seorang istri. Rumah tangga kami dingin tanpa komunikasi, derita mulai dirasakan karena tanpa kasih sayang dan perhatian. Dia memang pekerja yang ulet dan rajin tapi selepas itu dia lebih terlihat tersenyum bahagia saat dia bersama keluarganya. bila saatnya berkumpul bersama kami (anak istri) sangatlah berbeda, dia berubah menjadi seekor “HARIMAU”, diam-diam tanpa bicara, tapi bila kami sedikit salah dia mulai mengaaauum.....

Andai saja mereka memukul atau menganiaya, aku bisa melaporkan ke kedutaan atau polisi tapi ini semu ...
bila aku mengadu tak ada seorang pun percaya. Aku hanya dapat meneteskan airmata dan hidupku tanpa ada senyum, wajahku yang orang selalu bilang baby face ‘n cantik sekarang tak terlihat lagi.

Aku harus bagaimana dan harus sampai kapan menempuh hidup seperti ini...


Curhat ini bisa anda lihat di Forum Curhat. Silakan jika teman-teman mau memberikan komentar, saran atau solusi untuk pemecahan masalahnya. komentar bisa di posting ini atau di Forum Curhat.

Bookmark and Promote!



Artikel Terkait:

Ingin mendapat artikel seperti ini langsung ke Email anda? Silahkan masukan alamat email anda untuk berlangganan.

Komentar :

ada 1
Tarjum Sahmad on Selasa, 30 Desember 2008 pukul 13.04.00 WIB mengatakan...

Memang berat apa yang anda alami saat ini, hidup di negeri asing dengan pria yang tidak ada cintai, dengan karakter yang keras pula.
Hidup tak selalu seperti yang kita harapkan. Namun, apa pun yang terjadi roda kehidupan akan terus berputar. Hanya ada dua pilihan bagi kita, menyerah atau berusaha bangkit untuk meraih impian kita.

Sedikit saran saya, cobalah perbaiki hubungan anda dengan sang suami. Mengapa suami anda dingin, kurang komunikasi dan temperamental? Anda tentu yang lebih tahu. Lakukanlah beberapa langkah kecil dan coba lihat hasilnya. Coba cari hal-hal yang anda sukai dari suami anda, bisa hobynya, makanan kesukaanya, cara berpakaiannya atau apa saja. Coba sampaikan padanya dengan tulus bahwa anda menyukainya, bukan sebuah kepura-puraan atau basa-basi, karena dia akan mengetahuinya. Bila dia memberi respon positif, coba gali lebih dalam. Dari sini anda bisa mulai menjalin komunikasi untuk saling memahami satu-sama lain. Proses untuk saling memahami adalah proses tanpa akhir.

Langkah kecil lainya, sampaikan pujian tulus atas apa yang dilakukanya. Misalnya, “Bajumu tampak sangat serasi hari ini” atau “Dasimu sangat cocok dengan warna kemejamu”. Pujian yang saya maksud adalah pujian yang tulus, bukan basa-basi.

Cobalah cari hal-hal yang anda sukai darinya, cari hal-hal yang pantas dipuji darinya dan lakukan hal itu setiap hari. Setelah beberapa hari coba lihat hasilnya, adakah perubahan positif dari sikapnya? Mengubah keadaan memang tak semudah seperti membalik telapak tangan, perlu waktu dan kesabaran.

Sumber kebahagiaan sebenarnya ada dalam diri anda sendiri. Jika anda mencarinya di luar sana, anda hanya akan menemui lebih banyak kekecewaan. Coba gali hal-hal apa saja yang membuat anda bahagia saat melakukanya. Hoby misalnya. Mungkin anda merasa senang saat melakukan olah raga kesukaan anda, saat anda memasak di dapur atau saat anda menemani anak-anak berbelanja atau main game. Coba sempatkan waktu untuk melakukan hal-hal kecil yang menyenangkan dan membuat anda bahagia.

Hidup ini terlalu berharga jika hanya kita lewati dengan kekecewaan dan kesedihan. Detik demi detik yang berlalu tak akan pernah kembali. Isilah detik-detik kehidupan kita dengan melakukan hal-hal yang positif untuk diri kita, anak-anak kita, keluarga kita dan orang lain yang jauh lebih tidak beruntung dibanding kita. Anda berhak untuk bahagia, terlebih anak-anak anda juga berhak untuk hidup dalam keluarga bahagia dengan limpahan cinta dari kedua orang tuanya. Karena anak-anak anda adalah masa depan anda. Apa pun yang anda lakukan, masa depan anak-anak anda adalah yang utama.

Hanya itu yang bisa saya sampaikan, semoga bermanfaat.

Posting Komentar

Sampaikan komentar terbaik anda di kolom komentar :)

Tiga Serangkai eBook Bipolar

3 eBook Bipolar ini ditulis berdasarkan pengalaman nyata penulisnya. Mengupas secara detail dan sistematis dari gejala awal, saat berada di puncak manik dan depresi, sampai langkah-langkah pemulihannya. Inilah ebooknya : "Mengubah Mimpi Buruk Menjadi Mimpi Indah”, “Berdamai dengan Bipolar” dan “7 Langkah Alternatif Pemulihan Bipolar”.
eBook 1: "Mengubah Mimpi Buruk Menjadi Mimpi Indah"

Buku psikomoar ini bercerita tentang pergumulan saya selama bertahun-tahun dengan gangguan jiwa yang tidak saya fahami dan membuat saya bertanya-tanya, “Apa yang terjadi dengan diri saya? Penyakit apa yang saya alami? Bagaimana cara mengatasinya?” Ironisnya, saya baru tahu apa yang terjadi dengan diri saya, 8 tahun setelah saya pulih, bahwa saya mengalami Gangguan Bipolar. [Selengkapnya]




eBook 2: "Berdamai Dengan Bipolar"

Bagaimana mengenali dan mengatasi Gangguan Bipolar?
Bagaimana menanggapi sikap negatif orang-orang di sekitar anda?
Bagaimana mendampingi orang yang mengalami Gangguan Bipolar? eBook ini memberi jawaban dan solusi alternatif penanganan Bipolar. [Selengkapnya]



eBook 3: “7 Langkah Alternatif Pemulihan Bipolar”

eBook ini merupakan inti dari pengalaman dan pemahaman bipolar saya. Inti dari tulisan-tulisan saya di buku, ebook, blog, facebook, twitter dan media lainnya. eBook ini bukan teori-teori tentang gangguan bipolar! Bukan formula ajaib untuk mengatasi gangguan bipolar! eBook ini tentang tindakan, langkah-langkah penanganan bipolar. [Selengkapnya]


eBook Novel: “Pengorbanan Cinta”

Novel ini bukan sekedar kisah cinta yang romantis dengan segala macam konflik di dalamnya. Saya berani menyebut novel ini sebagai “Buku Pelajaran Cinta”. Beda dengan buku pelajaran pada umumnya, Buku Pelajaran Cinta ini tak membosankan, malah sangat mengasyikan dibaca. Setelah mulai membaca, jamin Anda tak ingin berhenti dan ingin terus membacanya sampai akhir cerita. [Selengkapnya]



eBook Panduan: “7 Langkah Mudah Menyusun & Memasarkan eBook”

Jika dikemas dengan desain cover yang apik dan diberi judul yang manarik, kumpulan posting blog atau catatan facebook anda bisa disusun menjadi sebuah ebook yang akan memikat pembaca di ranah maya. Selanjutnya ebook anda tinggal dipasarkan secara online.
[Selengkapnya]

 
 © Copyright 2016 Curhatkita Media  template by Blogspottutorial