Tiga Serangkai eBook Bipolar
3 eBook Bipolar ini ditulis berdasarkan pengalaman nyata penulisnya. Mengupas secara detail dan sistematis dari gejala awal, saat berada di puncak manik dan depresi, sampai langkah-langkah pemulihannya. Inilah ebooknya : "Mengubah Mimpi Buruk Menjadi Mimpi Indah”, “Berdamai dengan Bipolar” dan “7 Langkah Alternatif Pemulihan Bipolar”.

Kendalikan Rasa Takut, Beranikan Diri Anda!

    

Oleh : Tarjum

Beberapa dari teman-teman kita yang curhat via Forum Curhat atau curhat pribadi via email, mengeluhkan soal kesulitannya bergaul. Kebanyakan alasannya adalah kekurang mampuan berkomunikasi, kurang percaya diri, kurang berani dan berpikir negatif terhadap diri sendiri.

Aku bisa memahami apa yang mereka rasakan, kerena aku sendiri pernah mengalamainya. Satu persatu teman-teman dekatku menjauhi aku. Bukan salah mereka melakukakn hal itu, tapi karena aku sendiri yang semakin menutup diri, menarik diri dan menghindari mereka. Aku merasa kurang percaya diri dan merasa punya banyak kelamahan. Semakin aku menutup diri, semakin membuatku merasa rendah diri, merasa kesepian dan tertekan.

Saat berada diantara teman-teman sebaya atau teman sekolah aku lebih banyak berdiam diri. Aku tak berani berkomentar dalam sebuah obrolan dengan teman-temanku. Aku tak berani mengungkapkan pendapat, menyetuhui atau menyanggah pandapatt teman-temanku. Penyebabnya adalah rasa takut yang berlebihan dalam diriku. Takut diejek, dipermalukan, atau diacuhkan. Semakin aku menahan diri untuk berbicara, semakin aku merasa takut dan tertekan.

Lalu aku berpikir, jika aku membiarkan semua itu terus berlangsung, aku hanya akan merasa semakin takut dan tertekan. Aku tak ingin membiarkan keadaan itu terus berlangsung, aku harus segera mengambil tindakan. Tak ada seorang pun yang bisa merubah keadan itu kecuali diriku sendiri. Aku harus melakukannya untuk diriku sendiri. Aku harus bertindak, bertindak dan terus bertindak untuk mengalahkan dan mengendalikan rasa takutku sendiri. Setelah melalui banyak kegagalan demi kegagalan, kekecewaan demi kekecewaan, beragam bentuk ejekan, cemoohan dan sindiran, akhirnya aku bisa mengendalikan rasa takutku. Rasa takut itu tetap ada dan tak pernah hilang, tapi tak lagi menguasai diriku dan menghentikanku untuk bertindak.

Aku selalu berusaha agar sikap, perkataan dan tindakan orang terhadapku (walaupun itu kadang menyakitkan) tak lagi mempengaruhi diriku. Aku berusaha untuk bersikap obyektif terhadap siapa pun yang aku hadapi, walaupun mungkin orang tersebut membenci atau memusuhiku. Aku berusaha untuk tak mudah marah dan terpancing emosi oleh kata-kata negatif seseorang. Aku tak ingin siapa pun mendikteku bagaimana aku harus bersikap, bagaimana aku harus berbicara dan bertindak. Aku selalu berusaha untuk selalu menjadi diriku sendiri. Aku berusaha untuk tidak terpengaruh (terus terang ini berat) oleh kata-kata pujian maupun hinaan. Aku ingin menjadi pribadi yang mandiri dan penuh percaya diri. Aku ingin menjadi pribadi yang bebas dari segala macam tekanan, aku ingin menjadi pribadi yang MERDEKA.

Bagi teman-teman yang megalami problem seperti yang aku ceritakan di atas, berikut beberapa saran untuk anda. Saran ini berdasarkan pengaman pribadiku.
Anda harus bisa mengendalikan rasa takut dalam diri anda. Takut terhadap apa yang akan dikatakan orang lain tentang anda. Hanya ada tiga hal yang bisa mengalahkan rasa takut, Bertindak, Bertindak dan Bertindak. Jika anda berada dalam suatu obrolan dengan teman-teman anda misalnya, beranikanlah untuk berbicara. Tak masalah jika kata-kata anda tak nyambung, tak lucu atau tak ditanggapi oleh teman anda. Katakan apa yang ingin anda katakan, tak usah khawatir dengan komentar teman anda tentang apa yang anda katakan. Semakin anda berani berbicara, semakin anda percaya diri dan lebih berani lagi bicara. Teruslah berbicara dan berbicara, maka anda akan sampai pada suatu keadaan dimana anda tak takut lagi berbicara bahkan menikamati apa yang anda bicarakan dengan teman-teman anda. Toh dunia tak akan kiamat jika seandainya anda dicemooh atau ditertawakan teman-teman anda. Anda juga tak harus menderita jika mereka mengacuhkan, mengolok-olok atau mengejek anda.
Seperti kata seorang motivator ternama, “Orang yang takut gagal sebenarnya membutuhkan pengalaman gagal sebanyak-banyaknya. Pengalaman gagal itu akan membuatnya tak takut lagi akan kegagalan.”

Jadi, cobalah beranikan diri untuk berbicara, walaupun hanya satu-dua patah kata, walaupun apa yang anda katakan mungkin tak nyambung misalnya. Bicara dan bicaralah terus, jangan takut salah, jangan takut diejek atau ditertawakan, sampai anda bisa mengendalikan rasa takut anda dan tak ragu atau takut lagi melibatkan diri dalam pembicaraan dengan teman-teman anda. “Bisa karena biasa!” begitu kata pepatah. Bagaimana anda akan piawai berbicara jika anda tak berani memulai untuk berbicara. Semakin sering anda terlibat dalam pembicaraan, akan semakin mahir anda berbicara. Kualitas juga mengikuti kuantitas. Semakin sering anda berbicara, semakin berani anda berbicara dan semakin berkurang rasa takut anda. kepercayaan diri anda pun akan semakin meningkat. Anda akan menjadi lebih percaya diri saat berada diantara teman-teman anda dan di manapun anda berada.

Hal ini berlaku pula untuk hal-hal yang selama ini takut anda lakukan. Jika anda ragu atau takut ketika hendak melakukan sesuatu, lakukan saja! Lakukan segera! Jangan menunggu sampai rasa takut menguasai diri anda dan akhirnya menahan diri anda untuk bertidak, karena itu akan membuat anda semakin takut dan mungkin akan membuat anda tak pernah melakukan apa yang ingin anda lakukan.
Jadi beranikanlah diri anda untuk melakukan apa pun yang ingin anda lakukan, saat ini juga! Segera! Itu akan membuat anda semakin berani bertindak dan anda juga akan merasakan kepuasan batin tersendiri.

Saya sangat mengajurkan teman-teman sekalian untuk membaca dua buah buku berikut ini, buku tentang bagaimana seharusnya menjalin pertemanan dan bagaimana seharusnya kita berpikir tentang diri kita dan tantang orang-orang di sekitar kita. Atau mungkin diantara teman-teman sudah memiliki dan membaca kedua buku ini.

1. Bagaimana Mencari Kawan dan Mempengaruhi Orang Lain (Dale Carnegie)
2. Berpikir dan Berjiwa Besar (David J. Schwartz)

Setelah membaca kedua buku di atas dan mempraktikannya, silakan jika teman-teman mau menceritakan pengalamannya (apa yang anda rasakan dan apa yang terjadi dengan diri anda) di Curhatkita. Saya tunggu testimoni teman-teman sekalian.
Menutup tulisan ini, berikut sebuah pepatah orang bijak, “Beranikanlah diri anda! Karena banyak orang yang sukses bukan karena kepandaiannya tapi karena keberaniannya!”

Image by : forum.detik.com/showthread.php?t=71781



Bookmark and Promote!



Artikel Terkait:

Ingin mendapat artikel seperti ini langsung ke Email anda? Silahkan masukan alamat email anda untuk berlangganan.

Komentar :

ada 0 komentar ke “Kendalikan Rasa Takut, Beranikan Diri Anda!”

Posting Komentar

Sampaikan komentar terbaik anda di kolom komentar :)

eBook 1: "Mengubah Mimpi Buruk Menjadi Mimpi Indah"

Buku psikomoar ini bercerita tentang pergumulan saya selama bertahun-tahun dengan gangguan jiwa yang tidak saya fahami dan membuat saya bertanya-tanya, “Apa yang terjadi dengan diri saya? Penyakit apa yang saya alami? Bagaimana cara mengatasinya?” Ironisnya, saya baru tahu apa yang terjadi dengan diri saya, 8 tahun setelah saya pulih, bahwa saya mengalami Gangguan Bipolar. [Selengkapnya]




eBook 2: "Berdamai Dengan Bipolar"

Bagaimana mengenali dan mengatasi Gangguan Bipolar?
Bagaimana menanggapi sikap negatif orang-orang di sekitar anda?
Bagaimana mendampingi orang yang mengalami Gangguan Bipolar? eBook ini memberi jawaban dan solusi alternatif penanganan Bipolar. [Selengkapnya]



eBook 3: “7 Langkah Alternatif Pemulihan Bipolar”

eBook ini merupakan inti dari pengalaman dan pemahaman bipolar saya. Inti dari tulisan-tulisan saya di buku, ebook, blog, facebook, twitter dan media lainnya. eBook ini bukan teori-teori tentang gangguan bipolar! Bukan formula ajaib untuk mengatasi gangguan bipolar! eBook ini tentang tindakan, langkah-langkah penanganan bipolar. [Selengkapnya]


eBook Novel: “Pengorbanan Cinta”

Novel ini bukan sekedar kisah cinta yang romantis dengan segala macam konflik di dalamnya. Saya berani menyebut novel ini sebagai “Buku Pelajaran Cinta”. Beda dengan buku pelajaran pada umumnya, Buku Pelajaran Cinta ini tak membosankan, malah sangat mengasyikan dibaca. Setelah mulai membaca, jamin Anda tak ingin berhenti dan ingin terus membacanya sampai akhir cerita. [Selengkapnya]



eBook Panduan: “7 Langkah Mudah Menyusun & Memasarkan eBook”

Jika dikemas dengan desain cover yang apik dan diberi judul yang manarik, kumpulan posting blog atau catatan facebook anda bisa disusun menjadi sebuah ebook yang akan memikat pembaca di ranah maya. Selanjutnya ebook anda tinggal dipasarkan secara online.
[Selengkapnya]

 
 © Copyright 2016 Curhatkita Media  template by Blogspottutorial