Tiga Serangkai eBook Bipolar
3 eBook Bipolar ini ditulis berdasarkan pengalaman nyata penulisnya. Mengupas secara detail dan sistematis dari gejala awal, saat berada di puncak manik dan depresi, sampai langkah-langkah pemulihannya. Inilah ebooknya : "Mengubah Mimpi Buruk Menjadi Mimpi Indah”, “Berdamai dengan Bipolar” dan “7 Langkah Alternatif Pemulihan Bipolar”.

Berartinya Orang-Orang Disekitarku

    

Pengalaman Pribadi

Oleh : Miyosi Ariefiansyah

Episode keponakanku….
Tahun 2007 bulan Februari, Jakarta Banjir….Rumah kakakku yang terletak di Maharta,Pondok Kacang termasuk yang ditelan banjir. Hanya sedikit yang tersisa, selebihnya smua hilang ditelan banjir. Tapi Alhamdulillah keluarga kakakku selamat.

Setelah peristiwa itu, kedua anaknya yang waktu itu masih berumur belum genap 5 tahun dan 4 tahun, dititipkan di Malang (tempatku dan orang tua berada), sedang kakak ipar dan kakakku di Jakarta mencari tempat yang baru dan layak untuk dihuni kedua bocah kecil itu. Selain itu juga karena ingin menghilangkan rasa trauma dari bocah-bocah itu.

Sekolah? Ya jelas sekolah keponakanku itu dipindah untuk sementara di deket rumahku sebab sekolahnya di sana juga ditelan banjir. Alhamdulillah, mereka ini termasuk bocah2 yang cukup tabah di usianya yang masih balita itu. Tak ada rasa sedih kehilangan semua buku, tas, pensil, dan peralatan sekolah lainnya. Yang ada, mereka menganggap seperti sebuah rekreasi (mudik), meskipun harus berpisah dengan kedua orang tua mereka meski hanya untuk sementara. Ya, Alhamdulillah mereka bukan anak-anak yang cengeng, yang sudah cukup mengerti betapa hidup ini seperti permainan yang kadang tak bisa diduga apa yang akan terjadi nantinya.

Kurang lebih 2 bulan keponakanku itu dititipkan ke aku. Dia menganggap aku seperti mamanya sendiri dan lebih suka kalau aku yang ngurusin, daripada neneknya (ibuku), mungkin karena wajahku dan wajah kakakku mirip kali, dan karakternyapun juga hampir sama. Mungkin itu…

Aku juga seneng banget, menganggap mereka seperti anak (waktu itu aku masih semester 6), ya sekalian latihan bila nanti punya anak….

Dan ternyata banyak sekali yang aku dapatkan, ya pelajaran kehidupan dari dua bocah kecil itu…pelajaran kasih sayang, kejujuran, kesetiaan, dan kepolosan..

Ponakanku yang namanya Annisa selalu bertanya sewaktu dia bangun dari tidurnya, ” Tante hari ini kuliah nggak? Ngajar nggak? “. Bila aku menjawab iya, maka dia akan tanya pulang jam berapa. Namun, bila aku jawab nggak (nggak pergi kemana-mana) betapa senangnya dia. Sedang kalau yang kecil sih masih belum terlalu mengerti kala itu.

Mereka juga selalu menunggu aku pulang, pengen di nina bobo in sambil di ceritain gitu..he he katanya. Meski Dengan cerita yang aneh karena aku suka berimprovisasi, misanya, “Suatu hari ada dua orang kurcaci yang lucu dan gendut-gendut,…..” eh belum selesai cerita si kecil Putri udah nyambar…“pasti aku sama kakak ya tante, kan dua orang gendut-gendut”..he he….

Bila aku pulang malam hari, dan dua bocah kecil itu tidak kuat lagi menungguku, aku melihat mereka tidur dengan perasaan bersalah. Seperti menelantarkan gitu. Tadi di kampus ketawa-ketawa sama temen2, bercanda-bercanda sampek lupa waktu, sedangkan di rumah dua makhluk imut dan polos ini menunggu aku… Betapa bodohnya aku.

Selama dua bulan itu peranku seperti seorang Mama, ya karena itu tadi, mereka lebih memilih aku ketimbang neneknya (ibuku), karena kemiripan antara aku dan kakakku. Tapi aku seneng banget. Dua bulan yang berarti. Meskipun waktu mereka diambil oleh Mamanya, sedih banget. Seperti kehilangan anak rasanya. Gimana ya ngejelasinnya. Udah terjadi ikatan batin yang tidak bisa dipisahkan gitu. Mungkin ini semua timbal balik kali ya, aku dan kakakku tuh akrab banget meski beda 10 tahun, kalau ada apa2 orang pertama yang aku ceritain adalah kakakku itu (sebelum menikah lho), baru kakakku mentransfer ke ibuku (he he seperti uang aja)…Makanya, anaknya ke aku seperti aku ke kakakku dulu, meskipun di marah2in dan diomelin tapi tetep sayang (ya kan semua demi kebaikan)….

Kini aku bisa lebih sering melihat wajah mereka (ponakanku), meski gak setiap hari tapi mending kan dibanding dulu… Gimana ya, susah menjelaskannya. Mereka juga masih tetep manggil aku Mama Tante….he he…

Oya, kini yang kecil2 ada tiga, selain Annisa sm Putri, juga ada Rafi…pas deh…seperti trio kwek kwek….bisa aku mainin…., meski pas pertama aku meluk2 dan nggendong Rafi, si Annisa dan Putri cemburu, he he..biasa lah anak2, tapi sekarang udah nggak kok….

Miyosi Ariefiansyah
Email : yory_2008@yahoo.com
Blog : http://mioariefiansyah.wordpress.com


logo sivalintar



Bookmark and Promote!



Artikel Terkait:

Ingin mendapat artikel seperti ini langsung ke Email anda? Silahkan masukan alamat email anda untuk berlangganan.

Komentar :

ada 0 komentar ke “Berartinya Orang-Orang Disekitarku”

Posting Komentar

Sampaikan komentar terbaik anda di kolom komentar :)

eBook 1: "Mengubah Mimpi Buruk Menjadi Mimpi Indah"

Buku psikomoar ini bercerita tentang pergumulan saya selama bertahun-tahun dengan gangguan jiwa yang tidak saya fahami dan membuat saya bertanya-tanya, “Apa yang terjadi dengan diri saya? Penyakit apa yang saya alami? Bagaimana cara mengatasinya?” Ironisnya, saya baru tahu apa yang terjadi dengan diri saya, 8 tahun setelah saya pulih, bahwa saya mengalami Gangguan Bipolar. [Selengkapnya]




eBook 2: "Berdamai Dengan Bipolar"

Bagaimana mengenali dan mengatasi Gangguan Bipolar?
Bagaimana menanggapi sikap negatif orang-orang di sekitar anda?
Bagaimana mendampingi orang yang mengalami Gangguan Bipolar? eBook ini memberi jawaban dan solusi alternatif penanganan Bipolar. [Selengkapnya]



eBook 3: “7 Langkah Alternatif Pemulihan Bipolar”

eBook ini merupakan inti dari pengalaman dan pemahaman bipolar saya. Inti dari tulisan-tulisan saya di buku, ebook, blog, facebook, twitter dan media lainnya. eBook ini bukan teori-teori tentang gangguan bipolar! Bukan formula ajaib untuk mengatasi gangguan bipolar! eBook ini tentang tindakan, langkah-langkah penanganan bipolar. [Selengkapnya]


eBook Novel: “Pengorbanan Cinta”

Novel ini bukan sekedar kisah cinta yang romantis dengan segala macam konflik di dalamnya. Saya berani menyebut novel ini sebagai “Buku Pelajaran Cinta”. Beda dengan buku pelajaran pada umumnya, Buku Pelajaran Cinta ini tak membosankan, malah sangat mengasyikan dibaca. Setelah mulai membaca, jamin Anda tak ingin berhenti dan ingin terus membacanya sampai akhir cerita. [Selengkapnya]



eBook Panduan: “7 Langkah Mudah Menyusun & Memasarkan eBook”

Jika dikemas dengan desain cover yang apik dan diberi judul yang manarik, kumpulan posting blog atau catatan facebook anda bisa disusun menjadi sebuah ebook yang akan memikat pembaca di ranah maya. Selanjutnya ebook anda tinggal dipasarkan secara online.
[Selengkapnya]

 
 © Copyright 2016 Curhatkita Media  template by Blogspottutorial