Curhat AndreasGini kawan-kawan, saya punya masalah serangan panik. Tapi orang yang paling sering membuat saya panik justru istri saya, kadang membuat saya stress. Suasana rumah nggak nyaman, kadang rasanya pengen keluar aja dari rumah.
Memang kita semua pulang ke rumah dengan keadaan letih dan capek, tapi kalau kita pulang dan rumah berisik, membuat kita stres, kadang istri menyapa juga nggak.
Saya berusaha jadi suami yang baik, tapi mungkin dimata dia saya kurang sempurna atau dia yang cuek, saya nggak tahu. Kadang saya merasa gundah, marah, emosi sampai sulit tidur. Karena saya berpikir kenapa dia tahu bahwa saya memiliki anxiety disorder, tetapi dia masih memancing saya dengan perilakunya.
Kadang saya menyesali diri, kenapa saya tidak menjadi seorang suami yang tangguh, tegar, keras kepala. Saya termasuk orang yang lemah dan mungkin jadi diinjak-injak. Sampai saya berpikir, “Kalau gue mati loe lebih seneng kali yah….”
Tolong masukannya agar saya menjadi lebih bijaksana dan sabar.
Terima kasih kawan-kawan sekalian, semoga hari-hari anda berbahagia.
Mau memberi saran dan masukan untuk Andreas? Silakan sampaikan di kolom komentar atau kirim ke inbox facebook Admin Curhatkita.
Curhatkita versi mobile, masukan URL ini: http://buzzcity.mobi/curhatkita atau http://mippin.com/curhatkita di browser ponsel anda.
Artikel Terkait:
- Cinta Sejati yang Membuatku Menangis
- Jika Engkau Sibuk Mengurus Kebaikan bagi Orang lain, Tuhan yang akan Mengurus Kepentinganmu
- "Lakshmi Si Tanpa Obat"
- Pacar dan Sahabatku Meninggalkanku Bersamaan
- Apa yang Anda Inginkan dari Pasangan Hidup Anda?
- Cemas, Takut dan Bimbang Terhadap Diri-Sendiri, Bagaimana Solusinya?
- Jika Mau Melamar Sang Kekasih, Apa yang Akan Anda Katakan Kepada Calon Mertua?
- Do'a dan Renungan
- Salahkah Aku di Lahirkan ke Dunia ini?
- Pelajaran Berharga dari Nenek “Berbibir Merah” di Lereng Merapi
- Bagaimana Mengatasi Kejenuhan Rutinitas Kerja dengan Cara Sederhana namun Unik dan Berkesan
- Bagaimana Anda Mendefinisikan Gangguan Bipolar yang Anda Alami?
- Haruskah Menceritakan Semua Masalah Kejiwaan yang Anda Rasakan Kepada Psikiater?
- Jangan Mengatakan, “Aku Tidak Mampu! Aku Bodoh!” Jangan Pernah!
- Puisi Bipolar
- Tidak Ingin Berkutat dengan Perasaan “Minder” dan “Tidak Mampu” ( Bagian 2, selesai)
- Tidak Ingin Berkutat dengan Perasaan “Minder” dan “Tidak Mampu” (Bagian 1)
- Berdamai Dengan Depresi
- Bagaimana Meyakinkan Orangtua bahwa Anda Sudah Siap Menikah?
- Arti Cinta Bagi Seorang Bipolar (Bagian 2)
- Arti Cinta Bagi Seorang Bipolar (Bagian 1)
- Tangan Saya Gemetar Ketika Menulis Sebuah Saran di Forum Curhat
- Mimpi Buruk Bukan Alasan Tuk Terpuruk
- The Conclusion Bipolar Symptom of Mine
- 5 Saran Simpel Untuk Cowok yang Sedang Mencari Cewek Idaman
Ingin mendapat artikel seperti ini langsung ke Email anda? Silahkan masukan alamat email anda untuk berlangganan.
Komentar :
wah realita tuh,, keren2 mas ,, salut :D
salam kenal. :)
blogwalking....
kunjungan balik :D
salah anda satu-satunya adalah membiarkan kecemasan masih menggerogoti mental anda. Berjuanglah membuang kecemasan itu. Sangat sulit memang, tapi sulit bukan tidak bisa sama sekali. Kita sama sama penderita gangguan kecemasan. Dan saya sudah hampir bebas. Kalau saya bisa, maka begitu juga dengan anda. Terima Kasih.Aldobendulwordpress.com
Posting Komentar
Sampaikan komentar terbaik anda di kolom komentar :)