Oleh TarjumApakah anda pernah mendengar, membaca atau mengucapkan kalimat ini, “Coba Sekali Lagi”?
3 kata sederhana dalam kalimat ini, mudah diucapkan dan mudah di fahami. Namun, jika diterapkan dalam tindakan nyata, pengaruhnya luar biasa.
Ketika anda berpikir untuk menyerah dan menghentikan daya upaya, katakan pada diri sendiri, “coba sekali lagi!” Dan lihat apa yang terjadi.
Saya tak akan menjalaskan panjang lebar tentang apa dan bagaimana pengaruh kalimat sederhana ini bagi kehidupan anda. Saya hanya akan mengajak anda untuk menyimak sebuah cerita tentang pengaruh kalimat ini dalam kehidupan sehari-hari. Cerita ini saya alami sendiri.
Bukan kejadian luar biasa, tapi kejadian sehari-hari yang mungkin pernah anda alami. Saya hanya mencoba belajar dari pengalaman dan menemukan makna dibaliknya. Semoga anda juga bisa menemukan makna dari cerita ini. Atau paling tidak, cerita ini bisa membuat anda terhibur
Langsung saja, silakan simak ceritanya.
Pengalaman Berharga dari Mesin Potong Rumput
Beberapa hari yang lalu, saat libur akhir pekan, saya bermaksud memotong rumput di halaman depan dan samping rumah. Agar proses pengerjaanya lebih cepat, saya meminjam mesin potong rumput dari paman saya. Mesin itu, milik tetangga kebun yang dititipkan di rumah paman. Paman saya sendiri baru beberapa kali memakai mesin rumput itu.
Setelah saya isi bensin dan mesin rumput saya hidupkan, mulailah saya memotong rumput di halaman depan rumah. Karena baru pertama kali menggunakan mesin rumput, saya masih kaku menggunakannya. Beberapa kali membentur batu dan membabat tanah. Setelah sekitar satu jam, baru aku bisa mengendalikan mesin ini.
Sekitar jam empat sore, karena bensin di tangki mesin rumput sudah habis, saya hentikan aktivitas potong rumput. Rencananya mau saya lanjutkan besok harinya.
Mesin Rumput ‘Mogok’ Tak Mau Hidup
Esok harinya sekitar jam 10 siang, saya bersiap melanjutkan memotong rumput. Tinggal di halaman samping dan di pinggir jalan raya yang belum dipotong. Setelah diisi bensin, mesin saya hidupkan. Anehnya beberala kali saya hidupkan, mesin nggak mau hidup. Padahal kemarin sama sekali tak ada masalah, hanya sekali tarik pemicu,mesin langsung hidup.
Saya coba lagi hidupkan, sang mesin nggak mau hidup juga. Berlaga sok tahu, saya periksa selang bensinnya, jangan-jangan bensin tak mengalir. Saya cek juga kran tutup-buka bensin di karburatornya. Semuanya tak masalah. Saya coba hidupkan lagi, masih tak mau hidup juga.
Mungkin businya bermasalah. Saya coba buka busi dengan kunci busi motor, ternyata ukuranya nggak cocok, ukuran businya lebih besar dari busi motor.
Minta Bantuan
Karena sudah berkali-kali saya hidupkan nggak mau hidup juga, saya coba minta bantuan seseorang yang sedang bekerja di proyek bangunan samping rumah. Dia coba otak-atik, tetap tak mau hidup juga. Lalu mesin rumput saya bawa ke rumah tetangga sebelah yang biasa menggunakan mesin rumput. Ternyata yang bersangkutan tak ada di rumah.
Saya tanya ke tentangga lain yang kebetulan ada dirumah. Dia menunjukan kepada seorang temannya yang biasa memakai mesin rumput. Orang yang dimaksud sedang kerja di sawah tak jauh dari lokasi perumahan. Saya segera pergi menemui orang tersebut.
Sesampainya di sawah, ternyata orang tersebut sedang bekerja di lokasi lain yang tempatnya cukup jauh. Saya tanya ke rekan kerjanya, barangkali dia tahu soal mesin rumput. Dia sama sekali tak tahu soal mesin rumput.
Saya melanjutkan perjalanan. Saya bermaksud membawa mesin tersebut ke rumah paman yang jaraknya sekitar 1 kilometer dari rumah saya. Barangkali paman tahu masalah mesin rumput itu. Sekalian saya mau pinjam kunci busi untuk membuka busi mesin rumput itu. Kalau ternyata tak mau hidup juga sekalian saya antar dan kembalikan mesin itu ke rumah paman.
Ternyata paman saya juga nggak tahu permasalahan mesin rumput. Dia hanya beberapa kali memakai mesin itu. Saya tanya kepada seorang tetangga yang sedang memperbaiki mesin penggilingan padi milik paman. Menurut dia mungkin bahan bakarnya salah, seharunya bensin 2Tak (campur oli) bukan bensin murni. Jadi mesinnya mungkin macet, begitu menurut dia.
Setelah saya coba hidupkan berkali-kali, mesin tetap belum mau hidup. Sementara orang-orang yang saya tanya tak ada seorang pun yang bisa membantu atau memberi solusi. Sampai disini saya sudah hampir menyerah.
Sebelum Menyerah Saya “Coba Sekali Lagi”
Sebelum menyerah, saya masih ingin mencoba satu cara lagi. seperti tujuan semula, saya mau meminjam kunci busi untuk membuka busi mesin itu. Ternyata kunci busi milik paman ukurannya cocok dengan busi mesin itu.
Saya buka businya, ternyata sangat kotor. Saya bersihkan businya dengan kain kering, lalu saya pasang lagi di mesin. Saya coba lagi hidupkan mesin. Ternyata kali ini hanya sekali tarik pemicu, berrrrrrr…. mesin langsung hidup…yess!. Saya menarik napas lega. Ternyata masalahnya di busi.
Saya hitung-hitung, dari sejak mesin ini tak mau hidup, saya sudah berjalan kaki sambil menggendong sang mesin sejauh 1 kilometer lebih. Saya juga sudah bertanya kepada 7 orang dan menghabiskan waktu sekitar 2 jam lebih.
Hari itu saya bisa menyelesaikan memotong rumput di halaman rumah. Halaman depan, samping dan pinggir jalan raya sudah bersih dan rapi. Klo gak percaya silakan mempir ke rumah saya dan lihat sendiri :)
Saya berharap, setelah membaca cerita ini anda tak berpikir bahwa saya tukang potong rumput atau tukang servis mesin rumput :)
Jadi, ketika anda berpikir untuk menyerah dan menghentikan daya upaya, ada baiknya anda “coba sekali lagi”.
Anda punya pengalaman menarik dan inspiratif, silakan sharing di komentar.
Jika menurut anda tulisan ini cukup menarik dan bermanfaat silakan share di twitter atau facebook dengan mengklik tombol share di bawah atau di atas posting ini. Jika mau berlangganan artikel blog ini melalui email, silakan subscribe disini.
Curhatkita versi mobile, masukan URL ini: http://mippin.com/curhatkita atau http://buzzcity.mobi/curhatkita di browser ponsel anda.
Artikel Terkait:
curhat solusi
- DETOX, Cara Cepat Buang Racun dari Tubuh
- Blog Curhatkita: Semua Informasi dan Layanan Gratis! Kecuali…
- Satu Langkah Sederhana Mengatasi Kesulitan Bergaul
- Perselingkuhan, Bagaimana Mencegah dan Mengakhirinya?
- "Lakshmi Si Tanpa Obat"
- Jika Kekasih atau Pasangan Anda Acuh Tak Acuh, Bagaimana Menyikapinya?
- Membebaskan Diri dari Belenggu Bipolar dengan Harapan, Keyakinan dan Tindakan
- Jika Mau Melamar Sang Kekasih, Apa yang Akan Anda Katakan Kepada Calon Mertua?
- Salahkah Aku di Lahirkan ke Dunia ini?
- 3 Kunci Penting yang Tak Boleh Diabaikan ODMK Ketika Menjalani Terapi Pemulihan agar Hasilnya Optimal
- Jangan Biarkan Kesulitan Hidup Membuat Anda Terfuruk, Sebaliknya Harus Membuat Anda Lebih Tangguh
- Jangan Mengatakan, “Aku Tidak Mampu! Aku Bodoh!” Jangan Pernah!
- Bagaimana Menanggapi Sikap Negatif Orang-orang Terdekat Terhadap Gangguan Jiwa Anda?
- Satu Kunci Penting yang Sering Dilupakan oleh Pasangan Suami Istri Saat Mengarungi Bahtera Rumah Tangga
- Bagaimana Membangkitkan Gairah dan Semangat dengan Musik?
- Jangan Biarkan Stigma Negatif Gangguan Jiwa Mendikte Kita
- Antara Atlet dan ODB
- Saling Berbagi untuk Mencari Solusi Terbaik Penanganan Gangguan Bipolar
- Oleh-Oleh Nyantri di Pesantren Ustad Yusup Mansyur
- Pelajaran Berharga dari Seorang President Director
- Bagaimana Meyakinkan Orang Terdekat tentang Kondisi Psikologis yang Anda Alami?
- Tanya-Jawab Tentang Bipolar di Inbox Facebook
- Apakah Bisa Mengontrol Bipolar Tanpa Obat?
- Bagaimana Menyikapi Masalah dan Menemukan Makna Dibaliknya?
curhat inspirasi
- Inspirasi dari Gadis Mungil dengan Down Sindrom
- Hati-Hati dengan “Sang Pencuri Impian”
- 5 Tips Rahasia Awet Muda, Cantik dan Menawan
- Solusi Holistik Pemulihan Depresi & Bipolar
- Cinta yang Luar Biasa Seorang Ayah kepada Anak Angkatnya
- Pengamen Nyentrik di Markas Polres Subang
- Inilah Cinta yang Sederhana dan Apa Adanya
- Apa kata Krisna jika Melihat Kisah Cinta Rais dan Risna?
- Banyak “Tongki” Masuk ke Desa Kami
- Pakwi, Pelukis Wayang Peraih MURI
- Jika Engkau Sibuk Mengurus Kebaikan bagi Orang lain, Tuhan yang akan Mengurus Kepentinganmu
- Inpirasi dari film “Mongol”, True Story Genghis Khan
- Hana Madness dan Kreasi Bipolar
- Tanggung Jawab dan Keberanian yang Luar Biasa Dua Ekor Semut Pemimpin
- Sahabat yang Unik dan Langka
- Guruku Teladanku
- Cemas, Takut dan Bimbang Terhadap Diri-Sendiri, Bagaimana Solusinya?
- Jika Mau Melamar Sang Kekasih, Apa yang Akan Anda Katakan Kepada Calon Mertua?
- Do'a dan Renungan
- Ibuku, Tak Pernah Membentak Apalagi Memukulku
- Gabriel Muniz, Bocah Tanpa Kaki yang Punya Talenta Luar Biasa
- Ayahku adalah Sahabat, Teman Curhat dan Penasihatku
- Salahkah Aku di Lahirkan ke Dunia ini?
- Rencana “Gowes Sepeda Jakarta-Magelang” dalam Rangka Hari Kesehatan Jiwa
- “Man Jadda Wajada!” Mantra 'Sakti' dari Pesantren
curhatku
- Menjalani Proses Pengobatan dan Pemulihan Gangguan Jiwa, Butuh Keyakinan dan Kesabaran
- Mengapa dan Bagaimana Dia Jadi Tongki?
- Banyak “Tongki” Masuk ke Desa Kami
- Tanggung Jawab dan Keberanian yang Luar Biasa Dua Ekor Semut Pemimpin
- Sahabat yang Unik dan Langka
- Di Ujung Senja Menanti Sang Kekasih
- Ibuku, Tak Pernah Membentak Apalagi Memukulku
- Ayahku adalah Sahabat, Teman Curhat dan Penasihatku
- Kenangan Indah di Tangkuban Perahu dengan Teman, Kekasih dan Anak Istri
- Tuhan Kadang Mengabulkan Do'a Kita dengan Cara yang “Unik” dan Tak Pernah Terbayangkan
- Rekaman Wawancara Tentang Bipolar Dengan Penyiar Radio Nederland Wereldomroep (RNW)
- Ada Apa di Tahun Baru 2012?
- Indah dan Uniknya Persahabatan di Dunia Maya
- Testimoni
- Selamat Idul Fitri 1432 H
- Hanya Dalam 6 jam Kehilangan 2 Penopang Hidup Keluarga
- Antara Atlet dan ODB
- Jangan Takut untuk Mencintai, Seseorang sedang Menunggu Kedatangan Anda
- Sahabat, Tapi juga Musuh Dalam Selimut yang Lambat Aku Kenali
- Saling Berbagi untuk Mencari Solusi Terbaik Penanganan Gangguan Bipolar
- Oleh-Oleh Nyantri di Pesantren Ustad Yusup Mansyur
- Jangan Hanya Mencari Obat, Tapi Cari Dulu Sang Pemilik Obat!
- Pengorbanan Cinta
- Luapan Semangat dan Gairah yang Saya Alami, Bukan Manik!
- Komentar dan Saran dari Teman Facebooker dan Blogger
Ingin mendapat artikel seperti ini langsung ke Email anda? Silahkan masukan alamat email anda untuk berlangganan.
Komentar :
coba sekali lagi.. coba duakali lagi.. coba tiga kali lagi.....................................
emang gue pikirin...............
yang penting..
coba terus sampai berhasil.
Kadang ada kalanya kita terlalu lelah untuk mencoba. Menurut saya nggak masalah jika istirahat dulu sejenak. Yang penting jangan menyerah dan tetap coba sekali lagi.. : )
Terima kasih mas atas informasinya,artikel mas sangat membantu saya,sekali lagi terima kasih mas :)
Posting Komentar
Sampaikan komentar terbaik anda di kolom komentar :)