Tiga Serangkai eBook Bipolar
3 eBook Bipolar ini ditulis berdasarkan pengalaman nyata penulisnya. Mengupas secara detail dan sistematis dari gejala awal, saat berada di puncak manik dan depresi, sampai langkah-langkah pemulihannya. Inilah ebooknya : "Mengubah Mimpi Buruk Menjadi Mimpi Indah”, “Berdamai dengan Bipolar” dan “7 Langkah Alternatif Pemulihan Bipolar”.

Jangan Pernah Menilaiku Manja dan Tak Mandiri

    

Oleh Iffah

Surat buat saudara-saudariku yang pernah melabel aku sebagai orang yang tidak mandiri dan manja (atau pikiran sejenis itu yang pernah mampir di kepala kalian).

Saudara-saudariku,

Jika kalian pernah punya pikiran bahwa aku adalah orang yang tidak mandiri, manja dan sangat bergantung pada orang lain.

Aku ingin mengatakan pada kalian bahwa yang ada di pikiran kalian semua tentang aku hanyalah prasangka buruk tentang diriku. Kalian tidak pernah merasakan bagaimana beratnya perjuangan seorang skizofrenia paranoid sepertiku.

Menerima kenyataan sebagai orang skizo saja telah melumpuhkan separuh masa hidupku saat ini. Dan Aku butuh tenaga ekstra untuk bangkit dari keterpurukan. Aku bukanlah seorang nabi yang menerima mukjizat kesembuhan dari Allah dengan begitu cepat, bahkan seorang Nabi Ayyub pun harus memperpanjang kesabarannya untuk mendapatkan kesembuhan.

Dan dalam masa penyembuhan itu wajar bila aku membutuhkan tangan-tangan penopang yang akan membawa hidupku lebih baik lagi, sebab akupun punya tanggung jawab untuk merawat dan membesarkan kedua anakku, hanya berdua dengan suamiku.

Kalian tahu, kami pergi jauh merantau dari keluarga di kampung sehingga tangan penopangku adalah suami dan mungkin ada diantara kalian yang sempat merasa kurepotkan.

Maafkan aku bila dulu sempat merepotkan kalian dengan mengambil porsi peran suami lebih banyak di rumah. Atau aku yang sering mengetuk pintu tetangga demi untuk mendapatkan pertolongan pertama. Tapi itulah aku dengan segala keterbatasanku di kala schizo menyerangku.

Aku berharap kalian menyimpan kata-kata tidak mandiri, manja dan sebagaimanya yang telah kalian lontarkan padaku usai menolongku. Karena itu akan mengurangi nilai keikhlasan amal kalian di hadapan Allah, pun sangat –sangat melukai hatiku.


Silakan kalian menolak kedatanganku jika kalian memang merasa kurepotkan, daripada aku harus menelan kekecewaan karena prasangka buruk kalian kepadaku. Karena untuk saat ini skala kemandirianku dan kalian tentu berbeda, tapi semoga ini tidak membuat kalian merasa lebih baik daripadaku..

Bukankah Allah saja yang berhak menilai siapa diantara kita yang lebih baik di hadapan-Nya.

Berhati-hatilah saudariku, dengan perasaan lebih baik yang kalian punya. Karena sedikit saja perasaan itu ada dalam hatimu, maka syurga akan menjauh darimu.


Semoga apa yang kutuliskan ini, dapat mengobati luka hatiku yang telah lama menganga, dan akupun pada akhirnya bisa menyadari bahwa kekuatan dan kemandirian apapun yang kalian punya semua berasal dari Allah, dan tak patut kalian banggakan dengan melabel ku dengan sederet label tadi.

Semoga Allah meridhoi tulisanku ini dan mengurai satu-persatu luka hatiku sehingga bila telah tiba ajalku nanti, kita bertemu di akhirat sebagai orang yang tetap bersaudara. Amin.


Bagaimana menurut anda soal label manja dan tak mandiri kepada seorang penderita skizofrenia? Silakan sampaikan di komentar.

Jika menurut anda tulisan ini cukup menarik dan bermanfaat silakan share di twitter atau facebook dengan mengklik tombol share di bawah atau di atas posting ini. Jika mau berlangganan artikel blog ini melalui email, silakan subscribe disini.

Tentang Penulis : Iffah (nama samaran), seorang perempuan yang sedang berjuang mengatasi problem psikologis yang dialaminya, Skizofrenia.

[Photo:stock.xchng]


Bookmark and Promote!



Artikel Terkait:

Ingin mendapat artikel seperti ini langsung ke Email anda? Silahkan masukan alamat email anda untuk berlangganan.

Komentar :

ada 4 komentar ke “Jangan Pernah Menilaiku Manja dan Tak Mandiri
ado on Rabu, 05 Januari 2011 22.55.00 WIB mengatakan...

emang capek juga sih merawat ods. palagi tanpa ada pengetahuan. gagal mulu seakan tanpa harapan.

jadi lebih produktif utk saling memahami. kadang suka lepas kontrol. tapi di dasar hati ada rasa sayang. fokus pada rasa sayang. saling memaafkan.

entik mengatakan...

semangat ya iffa...masih ada kok yang peduli dengan ods.

Anonim mengatakan...

sama seperti yang saya alami mbak, saya anak kuliahan... mereka menganggap saya sebagai cowok yang sukanya mencari perhatian...

Tarjum on Senin, 17 Januari 2011 07.24.00 WIB mengatakan...

@Ado, rasa cinta/sayang kepada ODS memang bisa kekuatan yang luar biasa bagi ODS dan orang2 terdekatnya.
@Entik, semangat bisa menjadi energi yang akan membuat seseorang terus bertahan menghadapi kesulitan.
@anonym, apa pun kata orang tentang kita, biarlah. Kita yang lebih tahu tentang diri kita seindiri.

Posting Komentar

Sampaikan komentar terbaik anda di kolom komentar :)

eBook 1: "Mengubah Mimpi Buruk Menjadi Mimpi Indah"

Buku psikomoar ini bercerita tentang pergumulan saya selama bertahun-tahun dengan gangguan jiwa yang tidak saya fahami dan membuat saya bertanya-tanya, “Apa yang terjadi dengan diri saya? Penyakit apa yang saya alami? Bagaimana cara mengatasinya?” Ironisnya, saya baru tahu apa yang terjadi dengan diri saya, 8 tahun setelah saya pulih, bahwa saya mengalami Gangguan Bipolar. [Selengkapnya]




eBook 2: "Berdamai Dengan Bipolar"

Bagaimana mengenali dan mengatasi Gangguan Bipolar?
Bagaimana menanggapi sikap negatif orang-orang di sekitar anda?
Bagaimana mendampingi orang yang mengalami Gangguan Bipolar? eBook ini memberi jawaban dan solusi alternatif penanganan Bipolar. [Selengkapnya]



eBook 3: “7 Langkah Alternatif Pemulihan Bipolar”

eBook ini merupakan inti dari pengalaman dan pemahaman bipolar saya. Inti dari tulisan-tulisan saya di buku, ebook, blog, facebook, twitter dan media lainnya. eBook ini bukan teori-teori tentang gangguan bipolar! Bukan formula ajaib untuk mengatasi gangguan bipolar! eBook ini tentang tindakan, langkah-langkah penanganan bipolar. [Selengkapnya]


eBook Novel: “Pengorbanan Cinta”

Novel ini bukan sekedar kisah cinta yang romantis dengan segala macam konflik di dalamnya. Saya berani menyebut novel ini sebagai “Buku Pelajaran Cinta”. Beda dengan buku pelajaran pada umumnya, Buku Pelajaran Cinta ini tak membosankan, malah sangat mengasyikan dibaca. Setelah mulai membaca, jamin Anda tak ingin berhenti dan ingin terus membacanya sampai akhir cerita. [Selengkapnya]



eBook Panduan: “7 Langkah Mudah Menyusun & Memasarkan eBook”

Jika dikemas dengan desain cover yang apik dan diberi judul yang manarik, kumpulan posting blog atau catatan facebook anda bisa disusun menjadi sebuah ebook yang akan memikat pembaca di ranah maya. Selanjutnya ebook anda tinggal dipasarkan secara online.
[Selengkapnya]

 
 © Copyright 2016 Curhatkita Media  template by Blogspottutorial