Buku ini ditulis berdasarkan kisah nyata penulisnya. Mengupas secara detail dan sistematis dari gejala awal gangguan bipolar, saat berada di puncak manik dan depresi, sampai langkah-langkah pemulihannya. Inilah buku “2 KUTUB: Perjalanan Menantang Di Antara Dua Kutub”.
Info Buku >> KLIK DISINI
DETOX, Cara Cepat Buang Racun dari Tubuh
Sadarkah Anda, setiap hari tubuh Anda terpapar racun?
Secara alami tubuh kita sudah punya sistem untuk membersihkan diri dari racun. Namun, itu tidak cukup! Kita perlu membantu tubuh membersihkan racun.
Karena tubuh kita sudah terlalu banyak terpapar racun dari makanan, minuman, polusi udara dan lingkungan di sekitar kita. Apalagi orang-orang yang tinggal di perkotaan, tak bisa menghindarkan diri dari racun.
Lanjutkan...
Ujian Tuhan untuk Seorang Istri Luar Biasa yang Bijaksana dan Berjiwa Besar
Oleh Tarjum
Saya pernah menyaksikan tayangan acara Reality Show di sebuah stasiun TV.
Tentang kebohongan, pengkhianatan, kejujuran, kesetiaan, pengorbanan, kebesaran jiwa dan kesediaan untuk memaafkan.
Cerita diawali di sebuah keluarga seorang wanita pekerja malam. Dia sedang hamil besar, padahal dia tidak punya suami. Keluarganya, terutama kakaknya marah besar dengan kejadian tersebut. Akhirnya si wanita malang ini, sebut saja Rani, terus terang tentang kehamilannya.
Suatu malam, saat menjamu tiga orang tamu di klub malam tempatnya bekerja. Dia dan ketiga tamunya mabuk minuman keras. Dalam keadaan setengah sadar, dia tidur dengan ketiga pria tamunya. Tapi dia sendiri, tidak bisa memastikan pria mana yang menghamilinya? Benih dari pria mana yang yang ada di rahimnya?
Singkat cerita setelah diselidiki dan dicari, nama dan alamat tiga orang pria yang pernah tidur dengan Rina ditemukan. Kakak Rina dibantu sang Host acara reality show mencari dan mendatangi ketiga pria dimaksud.
Ketiga pria tersebut mengakui bahwa mereka pernah tidur dengan Rina, tapi mereka tak bersedia bertanggung jawab dan mengakui sebagai bapak dari anak yang dikandung Rina. Mereka saling tuding, karena memang tak bisa dibuktikan siapa bapak dari anak itu.
Namun satu dari tiga pria itu, sebut saja Umar (45 th), terusik jiwa kemanusiaanya. Dia mau mengakui bahwa anak dalam kandungan Rina adalah anaknya, walaupun sebenarnya dia pun tidak yakin.
Satu masalah selesai, masalah lain yang lebih besar muncul. Bagaimana dia mempertanggungjawabkan perbuatan tak senonohnya kepada istrinya. Seperti apa kecewa dan marahnya nanti sang istri mendengar pengakuannya.
Umar, benar-benar tak bisa membayangkan apa yang akan terjadi jika istrinya tahu kejadian yang dialaminya. Akhirnya Umar meminta bantuan Host untuk membantu menyampaikan kepada istrinya.
Kakhawatiran Umar terbukti, ketika sang Host memberitahu tentang apa yang terjadi, istri Umar, sebut saja Yuli, marah besar bercampur kaget, kecewa dan setengah tak percaya.
Satu rahasia terungkap. Ternyata Umar sebenarnya mandul. Karenanya Yuli tidak percaya kalau bayi dalam kandungan Rina adalah darah daging umar. Mana mungkin pria mandul bisa menghamili seorang wanita hanya dengan sekali melakukan hubungan intim? Begitu menurut Yuli.
Setelah sedikit tenang dan kemarahan Yuli reda, dia cerita dengan mata yang masih basah oleh air mata, bahwa selama ini dia berbohong dengan mengaku dirinyalah yang mandul, bukan Umar suaminya. Dia melakukan itu untuk menjaga harga diri dan kehormatan Umar di mata keluarganya, keluarga Umar dan orang-orang di lingkungannya. Dia merendahkan dirinya sendiri demi menjaga kehormatan suaminya.
Bisa anda bayangkan, betapa kecewanya Yuli, ketika kesetiaan, pengabdian dan pengorbanannya dikhianati oleh suami yang dicintainya.
Namun sang Host mencoba menjelaskan, bahwa suaminya melakukan itu dalam keadaan setengah sadar dan terpengaruh ajakan dua orang temannya. Suaminya sudah menyesali semua itu dan meminta maaf kepadanya.
Dengan perasaan kecewa dan kesedihan yang mendalam, maukah Yuli memaafkan Umar?
Ya!
Pada akhirnya, setelah Umar menyampaikan penyesalan atas perbuatannya, meminta maaf dan berjanji tak akan mengulangi perbuatannya, dengan jiwa besar Yuli bersedia mamaafkan Umar.
Sebenarnya, bisa saja Yuli memilih tak memaafkan Umar. Bisa saja Yuli memilih untuk mengakhiri hubungannya dengan Umar. Dan Umar pun tak akan menyalahkan Yuli jika dia mengambil keputusan itu.
Tetapi Yuli tak memilih jalan itu. Yuli membuktikan, bahwa dia wanita yang bijaksana dan berjiwa besar. Dia memilih untuk memaafkan suami dan wanita yang telah dihamilinya. Bukan hanya itu, dia juga bersedia mengadopsi dan merawat anak dalam kandungan Rina jika sudah lahir nanti. Luar biasa!
Di akhir cerita, Yuli membuktikan ucapan dan janjinya. Setelah bayi Rina lahir, Yuli mengadopsi dan merawat bayi itu dengan penuh cinta dan kasih sayang seperti merawat anak kandungnya sendiri.
Selanjutnya, Yuli dan Umar menjalani kehidupan rumah tangga yang bahagia dengan kehadiran bayi mungil dan lucu di rumahnya.
Luar biasa bukan cara Tuhan menguji hambanya?
Setelah menguji kesetiaan, kesabaran dan kebesaran jiwa Yuli, dengan cara yang tak terbayangkan, Tuhan memberikan apa yang selama ini sangat diinginkan Yuli, seorang anak.
Komentar dan Saran dari Teman Facebooker dan Blogger
Pada Posting “Apakah Saya Sedang Dalam Kondisi Manik?”
Oleh Tarjum
Saran dan masukan ini terutama datang dari teman-teman Komunitas Peduli Skizofrenia Indonesia (KPSI) yang di komandani Mas Bagus Utomo dan Mbak Tika Prasetiawati.
Berikut saran dan masukan dari teman-teman facebooker dan blogger :
Farida Hanifah
Ditunggu aja ada perubahan ndak....
Rois Nurhadi
Itu tandanya Mas Tarjum ada kemajuan, bukan manik. Dan semoga Mas Tarjum bisa mempertahankan kemajuan tersebut. Mikirnya jangan yang berat-berat. Yang simple and happy aje, jangan yang macem-macem..okeh..?
Tika Prasetiawati
Perubahan mood pada setiap orang itu wajar dan manusiawi lah..sepanjang nga mengganggu aktivitas dan bisa tetap fokus, jadi nga usah terlalu khawatir mas. Terlalu dipikir malah bisa jadi pencetus..hehehe.
Bagus Utomo
Kalo sesuatu yang membahagiakan, dinikmati aja mas. Tapi tetap YinYang, Harmoni, Selaras. Jangan berlebihan. Tahu kapan mesti injak rem, slowing down. Jauhi resiko-resiko yang besar. Saat-sat kita merasa "terlalu" bersemangat atau sedih, hindari membuat keputusan-keputusan yang besar. Dengarkan pendapat orang-orang terdekat, pertimbangkan dengan logika.
Umar Khaerudin
Kang Tarjum...saya setuju banget dengan komennya mas Bagus, bener yang penting selaras...bahagianya karena psikomemoarnya udah terbit kali... dan itu hal yang wajar-wajar saja...
Filipus Gunawan
Hal seperti itu anugerah dari Tuhan dari kesabaran anda dan ketekunan menjalani hidup. Saran saya jaga keseimbangan jangan sampai kita lalai dengan kodisi kita. Kita harus bijaksana dalam menggunakan anugerah dari Allah jangan sampai merugikan orang lain dan diri sendiri.
Ratih Nuraini
Tadi sempat baca tulisan mas Tarjum di blog curhat kita, kayaknya lagi puber kedua ya, hehe..
Jay kecenk
Tetap semangat dan fokus gan :D
Mimi Imut
Ada yang pernah menuliskan, "saat senang, menyanyilah buat Tuhan... saat sedih, berdoalah kepada Tuhan". Tetap bersyukurlah saat anda merasa senang yang luar biasa, entah itu manik atau bukan. Alirkan energi positif itu kepada sekeliling kita. Saat manik pun seseorang dapat mempengaruhi lingkungan sekitarnya. Apalagi kalau ternyata bukan manik. Pasti dahsyat luar biasa. Tetap semangat!!! Tuhan memberkati.
Bukan detikcom
Entah apa itu namanya saya kurang tahu. Tapi yang pasti gairah cinta pada istri rasanya bisa dipastikan sebagai sesuatu yang positif :)
Terima kasih atas komentar, saran dan masukan teman-teman semua. Masukan Anda akan saya jadikan pedoman dan bahan pertimbangan, agar saya lebih mantap dalam bersikap dan bertindak.
Mohon do’anya agar saya bisa menjadi lebih baik,lebih bijak dan bisa lebih banyak memberi manfaat kepada orang lain saat ini dan di masa yang akan datang.
Anda bisa melihat komentar teman-teman di atas, langsung di halaman catatan dan tautan facebook.
Saya selalu membuka diri terhadap kritik, saran dan masukan. Jika anda mau menambahkah saran atau masukan, silakan sampaikan di kolom komentar.
Jika menurut anda posting ini cukup menarik dan bermanfaat silakan share di twitter atau facebook. Jika mau berlangganan artikel blog ini melalui email, silakan subscribe disini.Tentang Penulis : Tarjum, pendiri dan editor Curhatkita. Anda bisa kenal lebih dekat dengan Tarjum di Facebook dan Twitter.
Ketegaran Seorang Istri
Oleh Budi SantosaCerita ini diceritakan seseorang pada saya. Tentang seseorang yang menghadapi salah satu anggota keluarga yang mengidap skizofrenia (ODS).
Ada salah satu keluarga sebut saja tinggal di kota T. Mereka sekarang telah hidup rukun setelah mereka melangsungkan suatu pernikahan yang cukup sederhana.
Ceritanya begini. Orang yang mengidap skizofrenia sebut saja Herman. Pengidap yang oleh kalangan awan disebut “gila” atau kurang waras atau ada yang menyebut lebih ekstrim lagi kurang ingatan. Herman termasuk anak cerdas disekolahnya, ia termasuk mendapat rengking atas atau malah sudah biasa dapat rengking satu di sekolahnya.
Pada mulanya Herman termasuk biasa saja, tidak terdapat keanehan dalam karakternya. Dia menempuh sekolah dari SD sampai perguruan tinggi tidak banyak menghadapi masalah. Dia dilahirkan di Yogyakarta. SD, SMP ditempuh di kota Yogyakarta. SMA dilanjutkan di kota T. Sedangkan kuliahnya di salah satu perguruan ternama di kota Yogyakarta. Herman termasuk pemuda yang aktif dalam kegiatan di kampungnya. Herman sekarang sudah bekerja di salah satu lembaga keuangan di kota tempat tinggalnya. Sedangkan istrinya bekerja di kantor notaris.
Gejala awal dari skizofrenia dimulai semenjak mereka pulang dari Jakarta. Ini dimulai sejak Herman memutuskan berhenti kerja di Jakarta dan menjalani kerja sebagai seorang wirausahawan. Dia bercerita sering mendengar suara suara yang aneh dan sering mengalami yang oleh psikiater dinamakan halusinasi. Dia berperilaku aneh; sering ngomong sendiri, dan selalu tidak bisa tidur. Dia hanya menghisap rokok dalam-dalam, kegiatan yang dilakukannya sehari hari.
Keluarganya sampai bingung. Keluarganya mencari berbagai pengobatan alternative berkeliling kesana-kemari. Ada yang dari dukun sampai dari kyai. Semuanya menyimpulkan Herman kena guna-guna, di salahi oleh orang lain. Sampai sutau saat keluarganya menyimpulkan bahwa Herman harus di bawa ke RSJ. Dia diopname selama satu minggu di RSJ Magelang.
Saya sangat terharu terhadap istrinya. Seorang istri yang sangat cantik, cerdas tetapi rela dipersunting oleh orang yang sedang mengidap skizofrenia. Pada awal perkenalan dan masa pacaran sang istri tidak tahu bahwa arjunanya akan mengalami benturan jiwa yang maha dasyat dan perlu kesabaran dalam proses mengasuhnya maupan dalam proses mencapai kesembuhannya. Dia bercerita waulupun suaminya masih mengidap skizofrenia tetapi dia sangat tulus dan ihklas dalam menerima kenyataan. Walaupun suaminya kadang berperilaku aneh, sering mara-marah tapi sang istri begitu dalam cintanya terhadap suaminya.
Bahkan dalam proses pernikahannya sang suami beberapa kali bahkan berpuluh-puluh kali dalam pengucapan ijab qobul di depan penghulu. Maklum pada waktu itu gejala sisa dari penyakitnya belum hilang. Keluarga besar dari istrinya sangat sabar dan ihklas, bahwa anak kesayangannya mendapatkan jodoh orang yang sedang mengidap skizofrenia. Sekarang mereka hidup rukun, saling mengasihi dan sebentar lagi mereka menantikan buah hati yang telah dikandung oleh istri cantiknya selama sembilan bulan.
Selamat menempuh hidup bahagia, semoga Allah selalu senantiasa memberkahi dan mengasihi. Dan semoga orang yang hidup dengan orang yang mengidap penyakit skizofrenia (ODS) dapat membentuk keluarga sakinah, mawadah dan rohmah. Amin.
Temanggung - Jateng, 31 Januari 2011
Jika menurut anda posting ini cukup menarik dan bermanfaat silakan share di twitter atau facebook. Jika mau berlangganan artikel blog ini melalui email, silakan subscribe disini.Tentang Penulis Tamu
Posting ini ditulis oleh seorang penulis tamu (guest post). Jika Anda ingin menjadi penulis tamu untuk Curhatkita, silakan anda lihat caranya di halaman panduan posting tamu. Di sini anda bisa berbagi cerita, pengalaman, pemahaman dan pengetahuan tentang masalah psikologis dan masalah-masalah pribadi dengan pengunjung Curhatkita.
3 eBook Bipolar ini ditulis berdasarkan pengalaman nyata penulisnya. Mengupas secara detail dan sistematis dari gejala awal, saat berada di puncak manik dan depresi, sampai langkah-langkah pemulihannya. Inilah ebooknya : "Mengubah Mimpi Buruk Menjadi Mimpi Indah”, “Berdamai dengan Bipolar” dan “7 Langkah Alternatif Pemulihan Bipolar”.
Buku psikomoar ini bercerita tentang pergumulan saya selama bertahun-tahun dengan gangguan jiwa yang tidak saya fahami dan membuat saya bertanya-tanya, “Apa yang terjadi dengan diri saya? Penyakit apa yang saya alami? Bagaimana cara mengatasinya?” Ironisnya, saya baru tahu apa yang terjadi dengan diri saya, 8 tahun setelah saya pulih, bahwa saya mengalami Gangguan Bipolar. [Selengkapnya]
eBook 2: "Berdamai Dengan Bipolar"
Bagaimana mengenali dan mengatasi Gangguan Bipolar?
Bagaimana menanggapi sikap negatif orang-orang di sekitar anda?
Bagaimana mendampingi orang yang mengalami Gangguan Bipolar? eBook ini memberi jawaban dan solusi alternatif penanganan Bipolar. [Selengkapnya]
eBook 3: “7 Langkah Alternatif Pemulihan Bipolar”
eBook ini merupakan inti dari pengalaman dan pemahaman bipolar saya. Inti dari tulisan-tulisan saya di buku, ebook, blog, facebook, twitter dan media lainnya. eBook ini bukan teori-teori tentang gangguan bipolar! Bukan formula ajaib untuk mengatasi gangguan bipolar! eBook ini tentang tindakan, langkah-langkah penanganan bipolar. [Selengkapnya]
eBook Novel: “Pengorbanan Cinta”
Novel ini bukan sekedar kisah cinta yang romantis dengan segala macam konflik di dalamnya. Saya berani menyebut novel ini sebagai “Buku Pelajaran Cinta”. Beda dengan buku pelajaran pada umumnya, Buku Pelajaran Cinta ini tak membosankan, malah sangat mengasyikan dibaca. Setelah mulai membaca, jamin Anda tak ingin berhenti dan ingin terus membacanya sampai akhir cerita. [Selengkapnya]
eBook Panduan: “7 Langkah Mudah Menyusun & Memasarkan eBook”
Jika dikemas dengan desain cover yang apik dan diberi judul yang manarik, kumpulan posting blog atau catatan facebook anda bisa disusun menjadi sebuah ebook yang akan memikat pembaca di ranah maya. Selanjutnya ebook anda tinggal dipasarkan secara online.
[Selengkapnya]
Teknologi Mengubah Pola Makan Secara Dramatis
Gaya Hidup Sehat Keluarga Kecil Kami
Keperkasaan dan Kepercayaan Diri Seorang Pria
YAKINKAH ANDA SEHAT HARI INI?
Banyak orang merasa dan menganggap dirinya sehat dan baik-baik saja, lalu asyik menuruti hawa nafsunya dan tidak mencurahkan perhatian khusus bagi kesehatannya. Hingga pada akhirnya tiba hari naasnya, tubuhnya ambruk jatuh sakit, dan dokter memvonis bahwa dia tertimpa penyakit berat stadium tingkat tinggi. Sungguh mengerikan!!!





