Oleh Tarjum
Lalu aku coba mengingat-ingat, pernahkah ibu membentakku? Aku coba mengingat lebih keras, tapi aku tak bisa mengingat kalau ibu pernah membantakku. Jadi, aku juga yakin ibu tak pernah membentakku.
Pada artikel sebelumnya aku menulis tentang peran ayah sebagai sahabat, teman curhat dan penasihatku. Ayah yang sabar, gigih dan tak kenal lelah membantu mengatasi problem psikis yang menderaku.
Tak adil rasanya jika aku tak menceritakan peran ibu dalam salah satu episode kehidupanku itu.
Cinta Kasih Ibu
Hanya sedikit yang bisa aku ceritakan tentang ibu, tapi jauh lebih banyak yang bisa aku rasakan dan resapi. Apa yang akan aku ceritakan di artikel ini hanya sebagian kecil dari kenangan indah yang tersimpan di memori pikiranku.
Satu hal yang tak aku ragukan, cinta kasih ibu tiada duanya. Tak salah jika dikatakan "Surga berada di bawah telapakkaki ibu". Aku bersyukur punya seorang ibu yang sangat menyayangiku.
Dalam diamnya ibu memberi teladan dan mengajariku tentang makna cinta dan ketulusan. Senyumnya memberiku kedamaian. Pelukan hangatnya memberiku kenyamanan. Pelukan yang tulus dengan limpahan cinta dan kasih sayang.
Tangisan Ibu
Kalau kelewat kesal dengan ulahku, ibu lebih suka menumpahkan kekesalannya dengan menangis ketimbang memarahiku.
Aku masih ingat, waktu itu aku belum sekolah. Aku ngambek ingin membeli mobil-mobilan. Sementara ibu tak punya cukup uang untuk membeli mainan yang harganya cukup mahal itu. Akhirnya ibu menjual seekor ayam miliknya, lalu membawaku ke pasar dan membelikanku mobil mainan seperti yang kuminta.
Ibu kadang cekcok dengan ayah karena membelaku dan gak rela ayah memarahiku. Sepertinya, apa pun akan ibu lakukan untuk melindungi dan membahagiakanku. Karenanya aku senang jika berada di dekatnya.
Ketika ibu sedang masak di dapur, aku suka mengambil potongan arang kayu bakar untuk menggambar di pintu atau bilik dapur. Ibu tak memahariku walaupun aku mengotori pintu dan bilik rumah dengan arang.
Ibu suka nyuruh aku mengambil air di belakang rumah dan dengan senang hati aku membantunya. Sebagai imbalannya Ibu akan memasakan makanan kesukaanku.
Kekhawatiran Ibu
Jika terjadi sesuatu padaku, orang yang paling khawatir adalah ibu. Ketika tengah malam aku merintih sakit, dia segera bangun untuk menenangkan dan mengobatiku.
Bahkan ketika aku sudah beranjak dewasa, ibu masih saja menangis karena mengkhawatirkanku. Seperti yang terjadi ketika aku dan 3 orang teman tertinggal dari rombongan Study Tour SMA ke Gunung Tangkuban Perahu. Cerita selengkapnya bisa dibaca di posting ini "Kenangan Indah di Tangkuban Perahu".
Ketika aku sampai di rumah, aku mendapati ibu sedang menangis karena mengkhawatirkanku. Ketika melihatku, ibu langsung berlari memelukku, "Kemana aja sih kamu, temen-temen kamu udah pada pulang kamu belum pulang."
Ketika aku didera derita psikis, walaupun tak mengerti dengan apa yang terjadi padaku, ibu berusaha memahami keadaanku. Ibu memang lebih banyak diam dan tak banyak bertanya tentang apa yang terjadi denganku. Namun aku yakin dalam diamnya, ibu berdo'a untuk kesembuhanku.
Perhatian Ibu
Jika aku sakit--sakit fisik atau sakit karena tekanan psikis-- ibu lah yang selalu memperhatikan aku. Dia akan selalu tanya, aku sudah makan apa belum, sudah minum obat apa belum dan hal-hal remeh lain tak luput dari perhatiannya.
Berbeda dengan ayah yang tegas, ibu sangat memanjakan aku. Saking sayangnya dia padaku, sepertinya apa pun yang aku minta, klo dia mampu akan dia berikan. seandainya ayah tak mendidiku dengan tegas dan disiplin, bukan tak mungkin aku akan jadi anak manja.
Cinta kasih seorang ibu kepada anaknya memang tiada duanya. Cinta yang tulus tanpa pamrih dan tak pernah lekang oleh waktu, memang benar adanya. Walaupun aku sudah berkeluarga dan punya anak, cinta kasih dan perhatian ibu tak berubah.
Kebahagiaan Ibu
Kalau aku dengan istri dan anakku main ke rumah ibu, apa pun yang dia punya akan dia tawarkan padaku dan anakku. Dia tampak sumringah kalau makanan yang ada di rumahnya dinikmati oleh anak-anak dan cucunya.
Seperti juga aku, anak-anakku pun betah main di rumah neneknya. Si kecil bahkan suka merengek-rengek minta dianter main ke rumah neneknya. Karena anak-anakku pun bisa merasakan kasih sayang tulus neneknya.
Ibu; perhatian, cinta, kasih sayang dan kelembutanmu telah menjadi bagian dari diriku. Mewarnai pikiran dan perasaanku serta membentuk karakter dan kepribadianku.
Tak ada seorangpun yang mencintai dan menyayangiku seperti ibu. Aku tak akan bisa membalas budi baikmu. Aku tahu ibu tak pernah mengharapkan balasan apa pun dariku. Aku hanya bisa berdo'a semoga Tuhan membalas budi baikmu dengan balasan yang berlipat.
Cerita lebih lengkap dan detail tentang peran ayah dan ibu dalam proses pemulihan gangguan jiwaku bisa anda baca di buku psikomemoarku "Mengubah Mimpi Buruk Menjadi Mimpi Indah".
Anda bisa membaca buku ini sambil santai layaknya membaca novel. Buku tentang kisah pengalamanku selama bergumul dengan gangguan bipolar dari awal gajala sampai pulih. Disajikan dalam format cerita yang enak dibaca dan mudah difahami. Anda bisa mendapatkan buku ini di jaringan toko buku Gramedia di seluruh Indonesia.
Artikel Terkait:
curhat inspirasi
- Inspirasi dari Gadis Mungil dengan Down Sindrom
- Hati-Hati dengan “Sang Pencuri Impian”
- 5 Tips Rahasia Awet Muda, Cantik dan Menawan
- Solusi Holistik Pemulihan Depresi & Bipolar
- Cinta yang Luar Biasa Seorang Ayah kepada Anak Angkatnya
- Pengamen Nyentrik di Markas Polres Subang
- Inilah Cinta yang Sederhana dan Apa Adanya
- Apa kata Krisna jika Melihat Kisah Cinta Rais dan Risna?
- Banyak “Tongki” Masuk ke Desa Kami
- Pakwi, Pelukis Wayang Peraih MURI
- Jika Engkau Sibuk Mengurus Kebaikan bagi Orang lain, Tuhan yang akan Mengurus Kepentinganmu
- Inpirasi dari film “Mongol”, True Story Genghis Khan
- Hana Madness dan Kreasi Bipolar
- Tanggung Jawab dan Keberanian yang Luar Biasa Dua Ekor Semut Pemimpin
- Sahabat yang Unik dan Langka
- Guruku Teladanku
- Cemas, Takut dan Bimbang Terhadap Diri-Sendiri, Bagaimana Solusinya?
- Jika Mau Melamar Sang Kekasih, Apa yang Akan Anda Katakan Kepada Calon Mertua?
- Do'a dan Renungan
- Gabriel Muniz, Bocah Tanpa Kaki yang Punya Talenta Luar Biasa
- Ayahku adalah Sahabat, Teman Curhat dan Penasihatku
- Salahkah Aku di Lahirkan ke Dunia ini?
- Rencana “Gowes Sepeda Jakarta-Magelang” dalam Rangka Hari Kesehatan Jiwa
- “Man Jadda Wajada!” Mantra 'Sakti' dari Pesantren
curhat bipolar
- TRILOGI EBOOK BIPOLAR GRATIS UNTUK ANDA!
- 4 Kunci Penyembuhan Bipolar (Bagian 1)
- Solusi Holistik Pemulihan Depresi & Bipolar
- Penjelasan Medis Manfaat NONI PLUS Untuk Kesehatan Mental
- Nutrisi Herbal untuk Kesehatan Fisik dan Mental
- Bipolar Care Indonesia, Peduli Penyandang Bipolar
- Menjalani Proses Pengobatan dan Pemulihan Gangguan Jiwa, Butuh Keyakinan dan Kesabaran
- Pakwi, Pelukis Wayang Peraih MURI
- Jika Engkau Sibuk Mengurus Kebaikan bagi Orang lain, Tuhan yang akan Mengurus Kepentinganmu
- Hana Madness dan Kreasi Bipolar
- "Lakshmi Si Tanpa Obat"
- Membebaskan Diri dari Belenggu Bipolar dengan Harapan, Keyakinan dan Tindakan
- Apa yang Anda Inginkan dari Pasangan Hidup Anda?
- Ayahku adalah Sahabat, Teman Curhat dan Penasihatku
- Sebuah Lukisan, Sebuah Kebahagiaan dan Sebuah Kepuasan Batin
- 3 Kunci Penting yang Tak Boleh Diabaikan ODMK Ketika Menjalani Terapi Pemulihan agar Hasilnya Optimal
- Rekaman Wawancara Tentang Bipolar Dengan Penyiar Radio Nederland Wereldomroep (RNW)
- Bagaimana Anda Mendefinisikan Gangguan Bipolar yang Anda Alami?
- Haruskah Menceritakan Semua Masalah Kejiwaan yang Anda Rasakan Kepada Psikiater?
- Puisi Bipolar
- Tidak Ingin Berkutat dengan Perasaan “Minder” dan “Tidak Mampu” ( Bagian 2, selesai)
- Tidak Ingin Berkutat dengan Perasaan “Minder” dan “Tidak Mampu” (Bagian 1)
- Gangguan Bipolar dan Skizofrenia Bisa 'Sembuh Total'!
- Bagaimana Menaklukan dan Mengendalikan Jiwa yang Liar?
curhat kisah
- Hati-Hati dengan “Sang Pencuri Impian”
- Cinta yang Luar Biasa Seorang Ayah kepada Anak Angkatnya
- Pengamen Nyentrik di Markas Polres Subang
- Apa kata Krisna jika Melihat Kisah Cinta Rais dan Risna?
- Mengapa dan Bagaimana Dia Jadi Tongki?
- Ebook True Story “Mengubah Mimpi Buruk Menjadi Mimpi Indah”
- Inpirasi dari film “Mongol”, True Story Genghis Khan
- Tanggung Jawab dan Keberanian yang Luar Biasa Dua Ekor Semut Pemimpin
- Gabriel Muniz, Bocah Tanpa Kaki yang Punya Talenta Luar Biasa
- Ayahku adalah Sahabat, Teman Curhat dan Penasihatku
- Ujian Tuhan untuk Seorang Istri Luar Biasa yang Bijaksana dan Berjiwa Besar
- Kejujuran Iblis Kepada Nabi Muhammad SAW ( 2 )
- Kejujuran Iblis Kepada Nabi Muhammad SAW
- Seorang Karyawati Nekad Bunuh Diri
- Pelajaran Berharga dari Nenek “Berbibir Merah” di Lereng Merapi
- Bagaimana Mengatasi Kejenuhan Rutinitas Kerja dengan Cara Sederhana namun Unik dan Berkesan
- Pelajaran Berharga dari Seorang Janda Tua
- Apa yang Bisa Kita Pelajari dari Pasukan Super Khusus Amerika Serikat, “Tim Enam” Navy SEAL?
- Bagaimana Bertahan Hidup Selama 3 Minggu di Lautan Lepas?
- Zhang Da, Bocah Tangguh yang Pantang Menyerah!
- Inilah Kaver buku “Mengubah Mimpi Buruk Menjadi Mimpi Indah”
- Perempuan Tua yang Hilang Ingatan itu Diusir Petugas Ronda
- Keajaiban Memberi
- Ketegaran Jiwa Seorang Sekizofrenia
Ingin mendapat artikel seperti ini langsung ke Email anda? Silahkan masukan alamat email anda untuk berlangganan.
Komentar :
begitu menyentuh mang :(
bagus tulisannya :p
Makasih kang Warlan udah mampir :), Saya hanya coba menulis dengan hati, tulisan ini kan sebenarnya curahan hati :)
sebenarnya judul pak tarjum itu sngt menghawatirkan,. seorang ibu bila tak pernah membentak atau memukul anaknya bukanlah hal yg baik, hidup didunia nyata seperti zaman ini membutuhkan kekuatan mental dan fisik yg prima, tahan banting, tak cengeng dan selalu punya adaptasi yg tinggi,..
sering ada ungkapan saya tak pernah dibentak ibu saya lha kok sampeyan (bisa guru atau atasan) berani2nya membentak saya,... coba renungkan ini
Anonim makasih udah baca artikelnya juga koreksinya :)
Apa yang saya ceritakan memang demikian adanya. Seperti yang saya ceritakan di artikel ini bahwa ibu memang memanjakan saya. Saya juga jelaskan "seandainya ayah tak mendidiku dengan tegas dan disiplin, bukan tak mungkin aku akan jadi anak manja." Arinya, ayah menjadi penyeimbang dari kelembutan ibu dalam mengasuh saya. Silakan baca artikel tentang peran ayah yang saya tulis sebelumnya.
Menurut seorang ulama idealnya dalam sebuah keluarga, salah satu dari dua orang tua kita harus tegas dalam mendidik anak. Klo ibunya yang lemah lembut, ayahnya yang harus tegas atau sebaliknya. Klo dua-duanya keras kurang baik, begitu pula klo keduanya lemah juga kurang baik. Jadi harus ada keseimbangan di sini. Demikian penjelasan saya semoga bisa difahami.
Demi ALLAH saya benar-benar yakin dan percaya angka gaib EYANG ajisoko telah saya buktikan juga kemarin saya dapat diwarnet atas petunujuk ibu trihasuti dari nias, awalnya saya ragu tapi saya mencoba meghubungi lgi dan meminta angka juga sama EYANG, 3D SGP akhirnya tembus juga usaha 75 juta, sekarang sya sudah buka toko pakaian dan melunasi semua utang saya yg ada di bank, trimaksih EYANG soko jasamu takkan kami lupakan, ini bukan janji tpi bukti silahkan hbgi EYANG ajisoko di no +6_2_8_5_3_1_8_4_5_4_5_4_4, ATAU { KLIK} [[link
Demi ALLAH saya benar-benar yakin dan percaya angka gaib EYANG ajisoko telah saya buktikan juga kemarin saya dapat diwarnet atas petunujuk ibu trihasuti dari nias, awalnya saya ragu tapi saya mencoba meghubungi lgi dan meminta angka juga sama EYANG, 3D SGP akhirnya tembus juga usaha 75 juta, sekarang sya sudah buka toko pakaian dan melunasi semua utang saya yg ada di bank, trimaksih EYANG soko jasamu takkan kami lupakan, ini bukan janji tpi bukti silahkan hbgi EYANG ajisoko di no +6_2_8_5_3_1_8_4_5_4_5_4_4, ATAU { KLIK} [[link
Demi ALLAH saya benar-benar yakin dan percaya angka gaib EYANG ajisoko telah saya buktikan juga kemarin saya dapat diwarnet atas petunujuk ibu trihasuti dari nias, awalnya saya ragu tapi saya mencoba meghubungi lgi dan meminta angka juga sama EYANG, 3D SGP akhirnya tembus juga usaha 75 juta, sekarang sya sudah buka toko pakaian dan melunasi semua utang saya yg ada di bank, trimaksih EYANG soko jasamu takkan kami lupakan, ini bukan janji tpi bukti silahkan hbgi EYANG ajisoko di no +6_2_8_5_3_1_8_4_5_4_5_4_4, ATAU { KLIK} [[link
Demi ALLAH saya benar-benar yakin dan percaya angka gaib EYANG ajisoko telah saya buktikan juga kemarin saya dapat diwarnet atas petunujuk ibu trihasuti dari nias, awalnya saya ragu tapi saya mencoba meghubungi lgi dan meminta angka juga sama EYANG, 3D SGP akhirnya tembus juga usaha 75 juta, sekarang sya sudah buka toko pakaian dan melunasi semua utang saya yg ada di bank, trimaksih EYANG soko jasamu takkan kami lupakan, ini bukan janji tpi bukti silahkan hbgi EYANG ajisoko di no +6_2_8_5_3_1_8_4_5_4_5_4_4, ATAU { KLIK} [[link
Demi ALLAH saya benar-benar yakin dan percaya angka gaib EYANG ajisoko telah saya buktikan juga kemarin saya dapat diwarnet atas petunujuk ibu trihasuti dari nias, awalnya saya ragu tapi saya mencoba meghubungi lgi dan meminta angka juga sama EYANG, 3D SGP akhirnya tembus juga usaha 75 juta, sekarang sya sudah buka toko pakaian dan melunasi semua utang saya yg ada di bank, trimaksih EYANG soko jasamu takkan kami lupakan, ini bukan janji tpi bukti silahkan hbgi EYANG ajisoko di no +6_2_8_5_3_1_8_4_5_4_5_4_4, ATAU { KLIK} [[link
Demi ALLAH saya benar-benar yakin dan percaya angka gaib EYANG ajisoko telah saya buktikan juga kemarin saya dapat diwarnet atas petunujuk ibu trihasuti dari nias, awalnya saya ragu tapi saya mencoba meghubungi lgi dan meminta angka juga sama EYANG, 3D SGP akhirnya tembus juga usaha 75 juta, sekarang sya sudah buka toko pakaian dan melunasi semua utang saya yg ada di bank, trimaksih EYANG soko jasamu takkan kami lupakan, ini bukan janji tpi bukti silahkan hbgi EYANG ajisoko di no +6_2_8_5_3_1_8_4_5_4_5_4_4, ATAU { KLIK} [[link
Demi ALLAH saya benar-benar yakin dan percaya angka gaib EYANG ajisoko telah saya buktikan juga kemarin saya dapat diwarnet atas petunujuk ibu trihasuti dari nias, awalnya saya ragu tapi saya mencoba meghubungi lgi dan meminta angka juga sama EYANG, 3D SGP akhirnya tembus juga usaha 75 juta, sekarang sya sudah buka toko pakaian dan melunasi semua utang saya yg ada di bank, trimaksih EYANG soko jasamu takkan kami lupakan, ini bukan janji tpi bukti silahkan hbgi EYANG ajisoko di no +6_2_8_5_3_1_8_4_5_4_5_4_4, ATAU { KLIK} [[link
Posting Komentar
Sampaikan komentar terbaik anda di kolom komentar :)