
Tak mudah menjelaskan hal ini, bahkan bagi orang yang pernah mengalami pedihnya menderita gangguan jiwa sekalipun. Rasa sakitnya tak bisa diukur dan dirasakan secara fisik, karena memang tak melukai tubuh. Perasaan sakit dan pedih itu ada dalam pikiran dan perasaan.
Namun, Dr Andrew Slaby mencoba menjelaskan rasa sakit menderita gangguan jiwa (depresi) itu seperti ini :
"Bayangkan nyeri fisik terhebat yang pernah anda rasakan --patah tulang, sakit gigi, atau sakit bersalin-- lipat gandakan sepuluh kali dan bayangkan anda tidak tahu penyebabnya; barulah anda mungkin dapat mengira-ngira seberapa menyiksanya depresi itu."
Nah, sekarang mungkin anda sekalian punya sedikit gambaran bagaimana rasanya menderita gangguan jiwa. Betapa pedih dan beratnya menanggung beban derita jiwa. Belum lagi harus menanggung beban mental atas pandangan negatif dari lingkungan.
Dengan kondisi mental seperti itu, pantaskah jika kita memandang dan memperlakukan mereka dengan sikap dan perlakuan yang negatif? Bahkan lebih parah lagi menganggap dan memperlakukan mereka (yang di anggap “gila”) sebagai manusia-manusia yang rendah dan hina, yang pantas dijauhi, ditertawakan dan dijadikan bahan olok-olok?
Mereka sudah cukup berat menanggung beban mental. Perlakuan negatif dan tak manusiawi akan semakin menambah berat beban mental yang harus mereka tanggung.
Karena itu, dengan segala kerendahan hati saya mengajak rekan-rekan sekalian, mari kita bantu mereka meringankan beban mentalnya, bantu mereka mengembalikan dan memulihkan kesehatan jiwanya, dengan perlakuan yang penuh cinta dan kasih sayang.
Buku ini ditulis berdasarkan kisah nyata penulisnya. Mengupas secara detail dan sistematis dari gejala awal gangguan bipolar, saat berada di puncak manik dan depresi, sampai langkah-langkah pemulihannya. Inilah buku “2 KUTUB: Perjalanan Menantang Di Antara Dua Kutub”.
Info Buku >> KLIK DISINI
Bagaimana Rasanya Menderita Gangguan Jiwa?
“Tertawalah!”

"Tawa itu punya kekuatan penyembuh”. Boleh percaya boleh tidak, tapi itulah yang dikatakan artis yang usianya sudah kepala enam namun awet muda (kolot kalapa, orang Sunda bilang), dialah Goldie Hawn. Bintang yang awet cantik ini mengatakan, di awal kariernya dia menderita depresi dan kecemasan sebelum beberapa tahun kemudian dia menyadari kekuatan tawa sebagai penyembuhan. Tawa, katanya, memberi manfaat baik emosional maupun fisik.
"Ketika akan tidur malam hari, tanyalah diri sendiri, berapa kali ya saya dalam sehari ini tertawa?" kata Hawn. "Tawa itu tak peduli untuk menertawakan atau alasan apa. Pokoknya tertawa."
Bagi Anda yang sedang sedih atau berduka, karena menghadapi masalah berat atau engalami musibah, jangan terlalu larut dalam kesedihan. Maaf, bukan maksud saya meremehkan asalah yang Anda hadapi. Percayalah, masalah seberat apa pun pasti ada jalan keluarnya. Apa pun yang terjadi roda kehidupan akan tetap berjalan. Kita pun harus tetap menjalani kehidupan kita sendiri.
Saya selalu ingat ungkapan berikut ini :
"Saat Anda sedang sedih tertawalah, karena di balik kesedihan, Anda akan menemui kegembiraan, begitu pula sebaliknya."
Bukankah kehidupan ini selalu berpasangan? Tenangkan pikiran, kendalikan perasaan, rilekslah, paling tidak untuk beberapa saat. Bayangkanlah hal-hal yang membuat Anda gembira, tersenyumlah.
Bagi Anda yang sedang bahagia, bersyukurlah, itu semua karunia Tuhan yang tak ternilai. Namun, jangan terlalu larut dalam euporia kebahagiaan. Tularkanlah kebahagiaan Anda kepada setiap orang yang Anda jumpai. Tersenyum dan tampakanlah keceriaan di wajah Anda, agar mereka juga merasakan kebahagiaan Anda.
Saya mendapat kiriman email lucu dari seorang teman yang membuat saya tersenyum. Mungkin anda juga akan tersenyum membaca tulisan kreatif berikut ini :
Film-Film Hollywood Versi Bahasa Sunda & Bahasa Indonesia
(Aslinya cuma versi bahasa Sunda, saya tambahkan versi bahasa Indonesianya)
1. Saving Private Ryan - Nulungan si Rian – Nolongin si Rian
2. Enemy At The Gate - Musuh Ngajedog di Pager – Musuh Diem di Pagar
3. Die Hard - Teu Paeh-Paeh – Gak Mati-mati
4. Die Hard II - Can Paeh Keneh – Blom Mati Juga
5. Die Hard III With A Vengeance - Nya’an euy Hese Pisan Paehna – Susah Matinya
6. Bad Boys – Budak Bedegong – Anak Bandel
7. Rocky - Osok Neunggeulan Batur – Suka Mukulin Orang
8. Rain Man - Lalaki Cicing di Bogor – Pria Nongkrong di Bogor
9. Here’s Something About Marry - Ari Ceu Meri Teh Kunaon? – Mbak Meri Kenapa ?
10. Mission Impossible - Moal Bisa – Gak Bakalan Bisa
11. Titanic – Tilelep – Tenggelam
12. Paycheck - Nganjuk Heula – Ngutang Dulu
13. Reign of Fire – Beubeuleuman – Bakar-Bakaran
14. Original Sin - Tara Ka Mesjid – Males ke Mesjid
15. Sleepless In Seattle - Cenghar Di Ciateul – Ngorok di Ciateul
16. Silence of The Lambs - Embe Pundung – Kambing Gue Gak Pulang
17. Ghost - Jurig Kasep – Hantu Cakep
18. Are We There Yet? - Lila Teuing Nepina Euy? – Lama banget Nyampenya Ya?
19. Home Alone - Tinggaleun – Ketinggalan di Rumah
20. Casablanca - Mengkol Ti Sudirman – Belok dari Sudirman
21. Gone In Sixty Seconds - Indit Siah Kaditu! – Pergi Sana Kamu!
22. The Awakening - Hudang Sare – Bangun Tidur
23. After The Sunset - Tereh Maghrib – Dah mau Gelap
LAWAN KERAGUAN DAN KETAKUTAN DENGAN TINDAKAN !

Seorang penderita gangguan kejiwaan dalam suratnya yang dikirim ke saya, mengeluh karena problem kejiwaan yang dialaminya tak kunjung mereda. Padahal dia telah membaca dan mempelajari banyak buku psikologi.
Menurut pemahaman dan pengalaman saya sendiri, sebenarnya bukan seberapa banyak teori psikologi yang harus kita pahami dan pelajari, tapi SEBERAPA BANYAK YANG KITA PRAKTIKAN. Saya pernah mengalami: saya tahu solusinya, tahu apa yang harus saya lakukan untuk mengatasi masalahnya, tapi saya TIDAK BERANI BERTINDAK! Padahal ini yang penting, BERTINDAK! LEBIH BAIK ANDA MEMBACA SATU HALAMAN TAPI ANDA MEMPRAKTIKANNYA DIBANDING MEMBACA 1 BUKU TAPI TAK PERNAH MELAKUKAN APA-APA. Disini perlu keberanian untuk bertindak! Hanya dengan tindakan anda bisa merubah keadaan, tak ada jalan lain.
Mulai saat ini cobalah bertindak. Jika anda merasa kurang pandai bergaul, cobalah bergaul, kumpul-kumpul atau ikut nimbrung dalam kegiatan apa saja. Jika anda malu berbicara, berbicaralah! Seburuk apa pun perkataan anda. Jika anda kikuk berbicara dengan perempuan, cobalah sapa perempuan yang lewat didepan anda, apa pun reaksinya. Toh dunia tak akan kiamat jika anda diledek atau dicaci maki seorang perempuan misalnya. Beranikanlah untuk bertindak! Jangan pedulikan apa pun pendapat orang tentang anda, itu hanya pikiran negatif anda sendiri.
Saya pernah mengalaminya. Dulu saya tak berani menyapa perempuan, bahkan perempuan yang sudah saya kenal sekalipun, apalagi menggoda perempuan yang belum kenal. Bisa dibilang saya ini tergolong kuper alias kurang pergaulan. Tapi waktu itu saya memberanikan diri untuk menyapa walau dengan satu dua patah kata. Berat rasanya mau ngomomg. Tapi setelah ngomong terasa plong rasanya, dan reaksinya ternyata tak seburuk yang saya bayangkan, perempuan yang saya sapa malah tersenyum. Sejak itu ketakutan saya sedikit berkurang dan keberanian saya sedikit demi sedikit mulai tumbuh, sampai tidak terasa tahu-tahu saya sudah punya pacar. Tak lama kenudian tahu-tahu saya sudah menikah dan punya anak, dua lagi. Coba kalau saya tidak berani bertindak, mungkin sampai sekarang saya masih jadi bujang tua.
Karena itu, untuk mengatasi segala macam keraguan dan ketakutan, hanya ada tiga cara yang paling efektif : BERTINDAK ! BERTINDAK ! dan BERTINDAK !
3 LANGKAH PRAKTIS MENJADI LEBIH ”PEDE”

”Pede aja lagi…” kalimat gaul ini mungkin sering anda dengar dalam percakapan
sehari-hari para remaja. Mungkin diantara anda ada yang berpikir, “Saya merasa kurang
pede, gimana ya, biar lebih pede?” Berikut akan saya jelaskan 3 langkah praktis agar
anda menjadi lebih ”pede” alias percaya diri.
Pertama, terimalah diri anda apa adanya, dengan segala kelebihan dan kekurangan yang
anda miliki. Yakinkan bahwa diri anda punya kelebihan dan keunikan yang belum anda gali
dan kembangkan. Cobalah lebih fokus pada kelebihan yang anda miliki bukan pada hal yang
tak anda miliki. Manusia tak ada yang sempurna, punya kelebihan juga punya kekurangan.
Kedua, coba anda perhatikan orang-orang di lingkungan anda. Mungkin anda pernah memperhatikan orang yang sebenarnya menurut anda biasa saja bahkan punya kekurangan secara fisik tapi sangat percaya diri. Orang tersebut secara materi tak lebih baik dari anda, penampilan fisiknya pun tidak lebih menarik dari anda tapi tampak menarik dalam pandangan anda, mengapa? Saya yakin karena orang tersebut memiliki rasa percaya diri yang lebih tinggi dibanding anda. Silakan anda perhatikan dan renungkan, benar atau tidak?
Ketiga, gali dan kembangkan keunikan dan kelebihan yang anda miliki. Saya yakin anda punya keahlian khusus dalam hal tertentu yang selama ini belum dikembangkan. Bisa keterampilan di bidang olah raga, seni atau hoby tertentu yang suka anda lakukan. Yang penting itu adalah sesuatu yang anda sukai dan anda senang melakukanya. Coba anda kembangkan kemampuan itu sampai anda benar-benar menguasainya, atau bahkan menjadi spesialis di bidang tersebut. Memiliki keahlian yang menonjol di bidang tertentu membuat anda lebih percaya diri dan bangga pada diri sendiri.
Sekedar contoh :
Saat remaja saya hoby main voley. Di beberapa event turnamen voley saya memperhatikan seorang pemain yang skillnya cukup menonjol, loncatnya tinggi, pukulannya keras dan cepat, Ido, namanya. Penampilan fisiknya tidak menarik, kulitnya hitam wajahnya agak serem, badanya kurus tinggi, orangnya sangat pendiam. Jarang sekali saya melilhat dia berbicara atau teriak di lapangan. Tapi jika dia sudah berada di depan, dibawah net, pemain lawan gentar dibuatnya. Dia jadi idola dan selalu dikagumi sekaligus ditakuti lawan mainya.
Dia punya kekurangan, baik penampilan maupun karakternya (pendiam) tapi dia punya skill yang menonjol di bidang olahraga, itu membuatnya sangat percaya diri di dalam maupun di luar lapangan. Dia tidak fokus pada kekurangan dirinya tapi lebih fokus pada kelebihannya. Orang lain pun tidak melihat kekuranganya tapi melihat kelebihannya.
Jangan pernah merasa rendah diri dan merendahkan diri sendiri. Tuhan menciptakan anda dengan keadaan sekarang bukan suatu kebetulan apalagi kesalahan. Ciptaan Tuhan sempurna, tak ada yang cacat. Jadi mengapa anda merendahkan diri sendiri atau merasa rendah diri dihadapan orang lain, sesama mahluk tuhan? Anda punya keunikan dan kelebihan dibanding orang lain. Jangan hanya melihat kekurangan diri. 

Jika anda merasa kurang pandai bergaul, cobalah bergaul, kumpul-kumpul atau ikut nimbrung dalam kegiatan apa saja. Jika anda malu berbicara, berbicaralah! Seburuk apa pun perkataan anda. Jika anda kikuk berbicara dengan perempuan, cobalah sapa perempuan yang lewat didepan anda, apa pun reaksinya. Toh dunia takan kiamat jika anda di ledek atau dicaci maki seseorang misalnya. Beranikanlah untuk bertindak! Jangan pedulikan apa pun pendapat orang tentang anda, itu hanya pikiran negatif anda sendiri.
Saya pernah mengalaminya. Dulu saya tak berani menyapa perempuan yang sudah kenal sekalipun, apalagi menggoda perempuan yang belum kenal. Tapi saya beranikan diri untuk menyapa walau dengan satu dua patah kata. Berat rasanya mau ngomomg. Tapi setelah ngomong terasa plong rasanya. Dan reaksinya ternyata tak seburuk yang saya bayangkan. Perempuan yang saya sapa malah tersenyum.
Ketakutan dan keraguan hanya bisa dikalahkan dengan tindakan nyata.
Jadi cobalah ! Bertindaklah saat ini juga !
3 eBook Bipolar ini ditulis berdasarkan pengalaman nyata penulisnya. Mengupas secara detail dan sistematis dari gejala awal, saat berada di puncak manik dan depresi, sampai langkah-langkah pemulihannya. Inilah ebooknya : "Mengubah Mimpi Buruk Menjadi Mimpi Indah”, “Berdamai dengan Bipolar” dan “7 Langkah Alternatif Pemulihan Bipolar”.
Buku psikomoar ini bercerita tentang pergumulan saya selama bertahun-tahun dengan gangguan jiwa yang tidak saya fahami dan membuat saya bertanya-tanya, “Apa yang terjadi dengan diri saya? Penyakit apa yang saya alami? Bagaimana cara mengatasinya?” Ironisnya, saya baru tahu apa yang terjadi dengan diri saya, 8 tahun setelah saya pulih, bahwa saya mengalami Gangguan Bipolar. [Selengkapnya]
eBook 2: "Berdamai Dengan Bipolar"
Bagaimana mengenali dan mengatasi Gangguan Bipolar?
Bagaimana menanggapi sikap negatif orang-orang di sekitar anda?
Bagaimana mendampingi orang yang mengalami Gangguan Bipolar? eBook ini memberi jawaban dan solusi alternatif penanganan Bipolar. [Selengkapnya]
eBook 3: “7 Langkah Alternatif Pemulihan Bipolar”
eBook ini merupakan inti dari pengalaman dan pemahaman bipolar saya. Inti dari tulisan-tulisan saya di buku, ebook, blog, facebook, twitter dan media lainnya. eBook ini bukan teori-teori tentang gangguan bipolar! Bukan formula ajaib untuk mengatasi gangguan bipolar! eBook ini tentang tindakan, langkah-langkah penanganan bipolar. [Selengkapnya]
eBook Novel: “Pengorbanan Cinta”
Novel ini bukan sekedar kisah cinta yang romantis dengan segala macam konflik di dalamnya. Saya berani menyebut novel ini sebagai “Buku Pelajaran Cinta”. Beda dengan buku pelajaran pada umumnya, Buku Pelajaran Cinta ini tak membosankan, malah sangat mengasyikan dibaca. Setelah mulai membaca, jamin Anda tak ingin berhenti dan ingin terus membacanya sampai akhir cerita. [Selengkapnya]
eBook Panduan: “7 Langkah Mudah Menyusun & Memasarkan eBook”
Jika dikemas dengan desain cover yang apik dan diberi judul yang manarik, kumpulan posting blog atau catatan facebook anda bisa disusun menjadi sebuah ebook yang akan memikat pembaca di ranah maya. Selanjutnya ebook anda tinggal dipasarkan secara online.
[Selengkapnya]
Teknologi Mengubah Pola Makan Secara Dramatis
Gaya Hidup Sehat Keluarga Kecil Kami
Keperkasaan dan Kepercayaan Diri Seorang Pria
YAKINKAH ANDA SEHAT HARI INI?
Banyak orang merasa dan menganggap dirinya sehat dan baik-baik saja, lalu asyik menuruti hawa nafsunya dan tidak mencurahkan perhatian khusus bagi kesehatannya. Hingga pada akhirnya tiba hari naasnya, tubuhnya ambruk jatuh sakit, dan dokter memvonis bahwa dia tertimpa penyakit berat stadium tingkat tinggi. Sungguh mengerikan!!!




