Oleh TarjumApa yang kita lakukan selama ini belum cukup membantu ODB mengatasi masalah mereka secara tuntas. Mengapa?
Sejak beberapa tahun yang lalu saya menulis artikel tentang bipolar di blog Curhatkita.
Beberapa orang teman juga menulis pengalaman dan pemahaman bipolarnya di blog ini. Bebeberapa teman yang lain ikut memberi kritik dan saran melalui kolom komentar.
Ada juga beberapa ODB (Orang Dengan Bipolar) yang curhat secara pribadi via email tentang gangguan bipolar yang mereka alami.
Beberapa orang ODB dan aktivis Keswa yang memiliki pemahaman memadai tentang bipolar berbagi pengetahuan mereka melalui blog pribadi atau melalui situs jejaring sosial.
Usaha-usaha tersebut dilakukan oleh ODB dan orang-orang yang peduli terhadap masalah gangguan bipolar baik secara individu maupun dalam grup-grup diskusi. Apa yang mereka lakukan cukup membantu memberikan pemahaman tentang bipolar kepada ODB dan masyarakat luas.
Namun semua usaha itu belum cukup membantu ODB mengatasi masalah mereka secara tuntas. Mengapa? Karena semua itu masih dilakukan sendiri-http://www.blogger.com/img/blank.gifsendiri atau dalam grup-grup kecil yang belum terorganisir dan terwadahi dengan baik.
Akan lebih baik kiranya, jika kita, anda, mereka dan orang-orang yang peduli terhadap masalah gangguan bipolar, duduk bersama untuk mencari solusi. Saling berbagi pengalaman, pemahaman dan pengetahuan seputar bipolar. Lalu bersama-sama meneliti, mencari, mengolah dan menemukan solusi terbaik untuk penanganan bipolar.
Siapa yang Harus Memulai Semua Ini?
Bukan “Dia” atau “Mereka”!
Tapi “Saya” dan “Anda” yang harus memulai!
Anda mungkin berpikir, “Saya tidak punya kapasitas untuk melakukan semua itu. Jangankan membantu orang lain, diri saya sendiri butuh bantuan.”
Siapa bilang?! Anda punya pengalaman dan pemahaman yang bisa anda bagi. Itu akan sangat bermanfaat untuk orang lain dan anda sendiri.
Maksudnya?
Ketika anda menceritakan pengalaman anda, orang lain bisa belajar dari pengalaman anda. Paling tidak mereka akan merasa tidak sendiri dalam kubangan problem psikologis. Pengalaman anda bermanfaat untuk orang lain. Ini berarti, secara langsung atau tak langsung, anda sudah membantu orang lain.
Untuk diri-sendiri apa manfaatnya?
Saat anda bisa berbuat sesuatu untuk orang lain, anda akan merasakan kebahagiaan tersendiri. Kebahagiaan yang anda rasakan akan membuat jiwa anda lebih sehat dan positif.
Ketika anda menuliskan pengalaman psikologis, anda membuka memori pikiran anda, mencari dan menggali cerita masa lalu anda. Lalu anda merangkai cerita-cerita itu menjadi sebaris kalimat, satu paragraf dan satu halaman cerita.
Satu, dua, tiga halaman demi halaman cerita itu anda tulis. Jadilah sebuah rangkaian cerita tentang diri anda. Lalu anda membacanya dengan seksama, mengoreksi dan menghapus kata yang salah dan menggantinya dengan kata yang lebih tepat. Anda membacanya lagi, lagi dan lagi.
Anda melihat diri anda dalam cerita itu. Anda mulai memahami problem psikologis anda. memahami gejalanya, penyebabnya dan langkah-langkah untuk mengatasinya.
Itu hanya beberapa manfaat saja jika anda mau berbagi pengalaman dan pemahaman psikologis anda dengan orang lain. Banyak manfaat lain yang bisa anda dan orang lain peroleh dari kesediaan untuk saling berbagi.
Berbagi untuk Mencari Solusi
Jika saya, anda dan orang-orang yang mengalami problem psikologis bersedia saling berbagi sesuai kapasitas pemahaman masing-masing, alangkah besarnya manfaat yang bisa kita peroleh.
Setelah saling berbagi dan saling belajar dari pengalaman pribadi dan orang lain, apa lagi yang bisa kita lakukan bersama?
Dari pengalaman masing-masing dalam mengatasi gangguan bipolar, kita bersama-sama bisa mengidentifikasi dan mendata jenis terapi apa yang paling cocok untuk tiap-tiap ODB. Pengalaman terapi itu kita pelajari dan kita olah untuk menentukan jenis terapi terbaik dan paling cocok untuk beberapa tipe gangguan. Selanjutnya mencoba menerapkan metode terapi tersebut kepada bebarapa ODB. Kita monitor pengaruh dan hasilnya dalam jangka waktu tertentu.
Dari hasil uji coba dan penelitian tersebut nanti bisa ditemukan jenis terapi paling cocok (walaupun mungkin bukan yang terbaik) untuk beberapa orang dengan tipe gangguan yang berbeda.
Inilah salah satu kontribusi yang bisa kita berikan untuk mencari solusi terbaik penanganan gangguan bipolar.
Apakah hanya sampai di situ usaha kita bersama? Tentu tidak!
Usaha-usaha ini akan terus dilanjutkan dan dikembangkan secara berkesinambungan sampai suatu saat ditemukan solusi terbaik untuk mengatasi gangguan bipolar secara menyeluruh dan tuntas.
Anda Bisa Menjadi Bagian dari Upaya-Upaya Ini
Apakah anda sekalian tertarik untuk menjadi bagian dari upaya-upaya bersama untuk mencari solusi terbaik penanganan gangguan bipolar?
Jika ya, saya mangundang anda untuk memulai langkah-langkah ini.
Anda bisa mengirimkan catatan pengalaman bipolar anda atau pengalaman orang-orang terdekat anda ke email : sivalintar@yahoo.com atau ke inbox facebook saya.
Cerita pengalaman bipolar dan informasi tentang bipolar yang anda kirim akan diolah dan diedit seperlunya, selanjutnya akan diposting di blog Curhatkita, di share di facebook dan twitter.
Jika anda tertarik untuk berdikusi, bertukar pikiran, pengalaman dan pengetahuan seputar gangguan bipolar silakan gabung di Forum Diskusi Solusi Bipolar.
Saya mengundang anda sekalian untuk memulai langkah-langkah mencari solusi terbaik penanganan gangguan bipolar. Sekarang juga, mari kita bersama-sama memulai langkah pertama. Mari kita mulai dari diri-sendiri dan orang-orang terdekat.
Jika menurut anda posting ini cukup menarik dan bermanfaat silakan share di twitter atau facebook. Jika mau berlangganan artikel blog ini melalui email, silakan subscribe disini.Tarjum adalah pendiri dan editor Curhatkita, Forum Curhat, Grup Teman Curhat dan Solusi Bipolar Facebook. Penulis buku psikomemoar "Mengubah Mimpi Buruk Menjadi Mimpi Indah". Anda bisa kenal lebih dekat dengan Tarjum di sini dan ikuti Tarjum di Facebook dan Twitter.
Artikel Terkait:
- Menjalani Proses Pengobatan dan Pemulihan Gangguan Jiwa, Butuh Keyakinan dan Kesabaran
- Mengapa dan Bagaimana Dia Jadi Tongki?
- Banyak “Tongki” Masuk ke Desa Kami
- Tanggung Jawab dan Keberanian yang Luar Biasa Dua Ekor Semut Pemimpin
- Sahabat yang Unik dan Langka
- Di Ujung Senja Menanti Sang Kekasih
- Ibuku, Tak Pernah Membentak Apalagi Memukulku
- Ayahku adalah Sahabat, Teman Curhat dan Penasihatku
- Kenangan Indah di Tangkuban Perahu dengan Teman, Kekasih dan Anak Istri
- Tuhan Kadang Mengabulkan Do'a Kita dengan Cara yang “Unik” dan Tak Pernah Terbayangkan
- Rekaman Wawancara Tentang Bipolar Dengan Penyiar Radio Nederland Wereldomroep (RNW)
- Ada Apa di Tahun Baru 2012?
- Indah dan Uniknya Persahabatan di Dunia Maya
- Testimoni
- Selamat Idul Fitri 1432 H
- Hanya Dalam 6 jam Kehilangan 2 Penopang Hidup Keluarga
- Antara Atlet dan ODB
- Jangan Takut untuk Mencintai, Seseorang sedang Menunggu Kedatangan Anda
- Sahabat, Tapi juga Musuh Dalam Selimut yang Lambat Aku Kenali
- Oleh-Oleh Nyantri di Pesantren Ustad Yusup Mansyur
- Jangan Hanya Mencari Obat, Tapi Cari Dulu Sang Pemilik Obat!
- Pengorbanan Cinta
- Luapan Semangat dan Gairah yang Saya Alami, Bukan Manik!
- Komentar dan Saran dari Teman Facebooker dan Blogger
- TRILOGI EBOOK BIPOLAR GRATIS UNTUK ANDA!
- 4 Kunci Penyembuhan Bipolar (Bagian 1)
- Solusi Holistik Pemulihan Depresi & Bipolar
- Penjelasan Medis Manfaat NONI PLUS Untuk Kesehatan Mental
- Nutrisi Herbal untuk Kesehatan Fisik dan Mental
- Bipolar Care Indonesia, Peduli Penyandang Bipolar
- Menjalani Proses Pengobatan dan Pemulihan Gangguan Jiwa, Butuh Keyakinan dan Kesabaran
- Pakwi, Pelukis Wayang Peraih MURI
- Jika Engkau Sibuk Mengurus Kebaikan bagi Orang lain, Tuhan yang akan Mengurus Kepentinganmu
- Hana Madness dan Kreasi Bipolar
- "Lakshmi Si Tanpa Obat"
- Membebaskan Diri dari Belenggu Bipolar dengan Harapan, Keyakinan dan Tindakan
- Apa yang Anda Inginkan dari Pasangan Hidup Anda?
- Ibuku, Tak Pernah Membentak Apalagi Memukulku
- Ayahku adalah Sahabat, Teman Curhat dan Penasihatku
- Sebuah Lukisan, Sebuah Kebahagiaan dan Sebuah Kepuasan Batin
- 3 Kunci Penting yang Tak Boleh Diabaikan ODMK Ketika Menjalani Terapi Pemulihan agar Hasilnya Optimal
- Rekaman Wawancara Tentang Bipolar Dengan Penyiar Radio Nederland Wereldomroep (RNW)
- Bagaimana Anda Mendefinisikan Gangguan Bipolar yang Anda Alami?
- Haruskah Menceritakan Semua Masalah Kejiwaan yang Anda Rasakan Kepada Psikiater?
- Puisi Bipolar
- Tidak Ingin Berkutat dengan Perasaan “Minder” dan “Tidak Mampu” ( Bagian 2, selesai)
- Tidak Ingin Berkutat dengan Perasaan “Minder” dan “Tidak Mampu” (Bagian 1)
- Gangguan Bipolar dan Skizofrenia Bisa 'Sembuh Total'!
- Bagaimana Menaklukan dan Mengendalikan Jiwa yang Liar?
- DETOX, Cara Cepat Buang Racun dari Tubuh
- Blog Curhatkita: Semua Informasi dan Layanan Gratis! Kecuali…
- Satu Langkah Sederhana Mengatasi Kesulitan Bergaul
- Perselingkuhan, Bagaimana Mencegah dan Mengakhirinya?
- "Lakshmi Si Tanpa Obat"
- Jika Kekasih atau Pasangan Anda Acuh Tak Acuh, Bagaimana Menyikapinya?
- Membebaskan Diri dari Belenggu Bipolar dengan Harapan, Keyakinan dan Tindakan
- Jika Mau Melamar Sang Kekasih, Apa yang Akan Anda Katakan Kepada Calon Mertua?
- Salahkah Aku di Lahirkan ke Dunia ini?
- 3 Kunci Penting yang Tak Boleh Diabaikan ODMK Ketika Menjalani Terapi Pemulihan agar Hasilnya Optimal
- Jangan Biarkan Kesulitan Hidup Membuat Anda Terfuruk, Sebaliknya Harus Membuat Anda Lebih Tangguh
- Jangan Mengatakan, “Aku Tidak Mampu! Aku Bodoh!” Jangan Pernah!
- Bagaimana Menanggapi Sikap Negatif Orang-orang Terdekat Terhadap Gangguan Jiwa Anda?
- Satu Kunci Penting yang Sering Dilupakan oleh Pasangan Suami Istri Saat Mengarungi Bahtera Rumah Tangga
- Bagaimana Membangkitkan Gairah dan Semangat dengan Musik?
- Jangan Biarkan Stigma Negatif Gangguan Jiwa Mendikte Kita
- Antara Atlet dan ODB
- Oleh-Oleh Nyantri di Pesantren Ustad Yusup Mansyur
- Pelajaran Berharga dari Seorang President Director
- Bagaimana Meyakinkan Orang Terdekat tentang Kondisi Psikologis yang Anda Alami?
- Tanya-Jawab Tentang Bipolar di Inbox Facebook
- 3 Kata Sederhana yang Akan Membuat Anda Menjadi Pemenang
- Apakah Bisa Mengontrol Bipolar Tanpa Obat?
- Bagaimana Menyikapi Masalah dan Menemukan Makna Dibaliknya?
Ingin mendapat artikel seperti ini langsung ke Email anda? Silahkan masukan alamat email anda untuk berlangganan.
Komentar :
Posting Komentar
Sampaikan komentar terbaik anda di kolom komentar :)