Tiga Serangkai eBook Bipolar
3 eBook Bipolar ini ditulis berdasarkan pengalaman nyata penulisnya. Mengupas secara detail dan sistematis dari gejala awal, saat berada di puncak manik dan depresi, sampai langkah-langkah pemulihannya. Inilah ebooknya : "Mengubah Mimpi Buruk Menjadi Mimpi Indah”, “Berdamai dengan Bipolar” dan “7 Langkah Alternatif Pemulihan Bipolar”.

Pengorbanan Cinta #10

    

Cerbung
Curhatkita

Oleh Tarjum


Cerita sebelumnya…

Saking asyiknya nonton berdua, tak terasa jam sudah menunjukan pukul 22.30. Rina ngajak Jaka pulang, karena besok Rina sekolah. Mereka berdua pulang dengan wajah sumringah, terutama Jaka.

Setelah mengantar Rina ke rumahnya, Jaka pamit pulang. Kedua cowok yang tadi sore duduk di bes depan rumah Rina sudah menghilang.


Sampai saat ini perjalanan cinta Jaka sepertinya berjalan lancar tanpa rintangan yang berarti. Jaka berhasil ‘mengalahkan’ para pesaingnya tanpa harus ‘bertarung’. Rina juga tidak tergoda oleh pria-pria lain yang mencoba mendekatinya.

Rina suka cerita ke Jaka, tentang tingkah para pria yang berusaha mendekatinya. Ada pria yang mau nganter ke sekolahnya atau yang ngajak jalan-jalan sepulang sekolah. Rina juga suka cerita tentang teman-teman pria di sekolahnya yang suka mendekati dan menunjukan perhatian lebih padanya.

Jaka sebenarnya merasa cemburu setiap kali Rina menceritakan teman-teman prianya. Jaka tidak suka kalau Rina cerita tentang pria-pria yang mendekatinya. Tapi Jaka lebih suka menyembunyikan kecemburuannya karena tak ingin dianggap posesif. Jaka khawatir, Rina akan merasa terkekang dengan kecemburuan berlebihan atau sikap posesifnya.

“Oh..gitu ya,” begitu biasanya Jaka menanggapi cerita Rina. Jaka berusaha bersikap santai dan tersenyum, walaupun sebenarnya hatinya dibakar cemburu.

Belakangan Rina sering cerita tentang seorang cowok yang cukup agresip mendekati dia. Dia beda kelas dengan Rina. Anak orang kaya yang rumahnya tak jauh dari Sekolah Rina. Rumahnya tergolong paling mewah di lingkungannya. Ortunya punya toko mebel dan alat-alat elektronik. Dia sering bawa mobil kalau ke sekolah. Rudi, namanya.

Rina sering cerita, bahwa Rudi sering nyamperin dia di kantin sekolah saat jam istirahat atau datang ke kelas jika Rina ada di kelas. Pendek kata Rudi ngebet banget sama Rina.

Rina terus terang pada Rudi bahwa dia sudah punya pacar. Namun Rudi nggak peduli dengan pengakuan Rina. Dia berdalih kalau baru pacar berarti belum ada ikatan resmi, jadi dia juga merasa berhak untuk mendekati Rina, merebut hatinya dan menjadi pacarnya.

Sampai suatu hari, Rina meminta Jaka mengantar ke sekolahnya. “Agar Rudi tahu bahwa aku memang benar sudah punya pacar”, begitu alasan Rina.

Pada hari yang sudah dijanjikan, pagi-pagi Jaka menjemput Rina ke rumahnya, lalu mengantar Rina ke sekolah dengan sepeda motornya. Ini untuk pertama kalinya Jaka mengantar Rina ke sekolah.

Sekitar 100 meter dari komplek sekolah, Rina meminta Jaka berhenti dan hanya mengantarnya sampai di situ.

“Kenapa Rin, kok ngantarnya cuma nyampe sini?” tanya Jaka.

“Nggak ah, malu sama temen-temen. Nyampe sini aja,” jawab Rina.

“Malu karena yang nganternya jelek ya? Atau malu karena motornya yang jelek?”

“Nggak! Bukan malu karena itu, bukan! Malu nanti Ina dikirain temen-temen mau pamer pacar,” jawab Rina meyakinkan.

“Ooh gitu, iya deh nggak apa-apa. Aku pulang ya.”

“Makasih Je, udah nganterin Ina. Hati-hati di jalan ya!”

“Oke deh, ditinggal ya,” kata Jaka sambil menghidupkan motornya, berbelok lalu pergi meninggalkan Rina yang masih berdiri di pinggir jalan.

Dalam perjalanan pulang, Jaka masih bertanya-tanya dalam hati, “Mengapa ya, Rina kok gak mau dianterin sampai ke gerbang sekolahnya? Apakah dia malu punya pacar kayak aku? Atau jangan-jangan dia nggak ingin teman-temannya tahu dia sudah punya pacar? Ah, kok aku malah berpikir jelek tentang Rina sih. Klo memang dia malu atau gak ingin temen-temennya tahu dia punya pacar, ngapain juga dia minta diantar ke sekolah?”

Jaka belum menemukan jawaban yang meyakinkan atas pertanyaan-pertanyaan yang mengganggu pikirannya itu. Tapi, Jaka berusaha tak berpikir negatif tentang kejadian itu dan berusaha melupakannya. Jaka yakin suatu saat nanti akan menemukan jawabannya. “Biarlah waktu yang akan menjawab semuanya,” gumam Jaka.

Bersambung...



Jika menurut anda cerita ini cukup menarik dan memberi inspirasi silakan share di twitter atau facebook. Jika mau berlangganan artikel blog ini melalui email, silakan subscribe disini.

Tarjum adalah pendiri dan editor Curhatkita, Forum Curhat, Grup Teman Curhat dan Solusi Bipolar Facebook. Penulis buku psikomemoar "Mengubah Mimpi Buruk Menjadi Mimpi Indah". Anda bisa kenal lebih dekat dengan Tarjum di sini dan ikuti Tarjum di Facebook dan Twitter.


Bookmark and Promote!



Artikel Terkait:

Ingin mendapat artikel seperti ini langsung ke Email anda? Silahkan masukan alamat email anda untuk berlangganan.

eBook 1: "Mengubah Mimpi Buruk Menjadi Mimpi Indah"

Buku psikomoar ini bercerita tentang pergumulan saya selama bertahun-tahun dengan gangguan jiwa yang tidak saya fahami dan membuat saya bertanya-tanya, “Apa yang terjadi dengan diri saya? Penyakit apa yang saya alami? Bagaimana cara mengatasinya?” Ironisnya, saya baru tahu apa yang terjadi dengan diri saya, 8 tahun setelah saya pulih, bahwa saya mengalami Gangguan Bipolar. [Selengkapnya]




eBook 2: "Berdamai Dengan Bipolar"

Bagaimana mengenali dan mengatasi Gangguan Bipolar?
Bagaimana menanggapi sikap negatif orang-orang di sekitar anda?
Bagaimana mendampingi orang yang mengalami Gangguan Bipolar? eBook ini memberi jawaban dan solusi alternatif penanganan Bipolar. [Selengkapnya]



eBook 3: “7 Langkah Alternatif Pemulihan Bipolar”

eBook ini merupakan inti dari pengalaman dan pemahaman bipolar saya. Inti dari tulisan-tulisan saya di buku, ebook, blog, facebook, twitter dan media lainnya. eBook ini bukan teori-teori tentang gangguan bipolar! Bukan formula ajaib untuk mengatasi gangguan bipolar! eBook ini tentang tindakan, langkah-langkah penanganan bipolar. [Selengkapnya]


eBook Novel: “Pengorbanan Cinta”

Novel ini bukan sekedar kisah cinta yang romantis dengan segala macam konflik di dalamnya. Saya berani menyebut novel ini sebagai “Buku Pelajaran Cinta”. Beda dengan buku pelajaran pada umumnya, Buku Pelajaran Cinta ini tak membosankan, malah sangat mengasyikan dibaca. Setelah mulai membaca, jamin Anda tak ingin berhenti dan ingin terus membacanya sampai akhir cerita. [Selengkapnya]



eBook Panduan: “7 Langkah Mudah Menyusun & Memasarkan eBook”

Jika dikemas dengan desain cover yang apik dan diberi judul yang manarik, kumpulan posting blog atau catatan facebook anda bisa disusun menjadi sebuah ebook yang akan memikat pembaca di ranah maya. Selanjutnya ebook anda tinggal dipasarkan secara online.
[Selengkapnya]

 
 © Copyright 2016 Curhatkita Media  template by Blogspottutorial