Oleh : Muhammad Rafi
Berbagai catatan buram tentang dunia hukum, politik, social di Negara kita terjadi beberapa tahun belakangan ini, semuanya sungguh mengejutkan dan mendebarkan, betapa banyak contoh kasus yang menyebabkan orang –orang berganti posisi, yang dulu terhormat dan di puja banyak pihak kini menjadi pesakitan yang menambah sesak sel tahanan.
Apa yang menyebabkan seseorang gelap mata terhadap kekuasaan dan uang, sehingga rela menggadaikan keimanan serta hati nuraninya dengan harta yang murah dan tidak seberapa, setiap manusia normal dan sehat jiwanya tentu ingin hidupnya baik dan serba berkecukupan, semua di lakukan agar kita bisa menikmati hidup yang singkat ini dengan baik, namun untuk mencapai jalan tersebut apakah kita mesti mendobrak nilai-nilai agama dan adat - istiadat kita.?
Apakah jalan untuk menjadi kaya hanya lewat korupsi..?
Apakah jalan untuk mencari kebahagaian lewat selingkuh..?
Apakah jalan untuk menenangkan diri hanya lewat narkoba serta, minuman keras…?
Apakah tidak ada jalan yang lebih mulia untuk menggapai kebahagiaan tersebut?
Cacing dan semut saja sebagai mahkluk Allah telah di jamin rezekinya apatah lagi manusia yang di ciptakan dalam sebaik-baiknya bentuk. Jalan yang baik itu telah di tunjukkan oleh Allah SWT, di samping kita sebagai mahkluk ciptaanNYA di beri kebebasan untuk memilih jalan sebaliknya ( buruk ), namun secara fitrah atau awal penciptaannya manusia itu di lahirkan dalam keadaan suci, tinggal bagaimana para orang tua mendidik anak-anak mereka.
Kini bulan yang penuh maghfirah (ampunan ) itu telah pun datang, saatnta untuk setiap orang-orang yang beriman kepada Allah SWT mengoreksi kembali jalan hidupnya selama ini,kita mesti kembali melihat kebelakang atas segala prilaku kita untuk menimbang bagaimana seharusnya bersikap yang lebih baik di hari-hari mendatang.
Kini umat islam sebagai umat terbesar di planet bumi ini sedang menjalankan ibadah yang agung dan bernilai tinggi ( puasa ),mereka saling berlomba-lomba mengejar fadhilah dan keutamaan di dalamnya untuk mencapai keridhaanNYA. jika ada jalan yang lurus ( benar ) mengapa mesti bersusah payah memilih jalan yang bengkok ( salah ) marilah kembali kejalan yang lurus dan benar sesuai dengan tuntunan dan cahaya ilahi yakni Al-Qur’an dan Hadis Nabi.( Muhammad SAW ), saatnya pula bagi kita semua entah itu yang berasal dari golongan berduit ( pejabat, pengusaha,/ konglomerat,elit ) hingga rakyat jelata, mengejar amal ibadah sebanyak-banyaknya sesuai dengan kemampuan kita, berbagi dengan saudara kita melalui sedekah, infaq dan berbagai macam bantuan seperti bahan makanan untuk merasakan keberkahan bulan keagungan ini semoga bulan ramadhan kali ini mampu membawa kebaikan dan perubahan terhadap prilaku kita sehingga diri kira, keluarga kita, saudara kita, hingga Negara kita di berkahi oleh Allah SWT serta di jauhi dari mara bahaya dan bencana, amin ya Rabbal alamin.
“Kemuliaan di sisi Allah SWT, adalah ketakwaan seseorang bukan berasal dari strata atau banyaknya Harta”
Muhammad rafi
Provinsi Riau
Email: rafi_m83@yahoo.co.id
Artikel Terkait :
Artikel Terkait:
- 4 Kunci Penyembuhan Bipolar (Bagian 1)
- Do'a dan Renungan
- Kejujuran Iblis Kepada Nabi Muhammad SAW ( 2 )
- Kejujuran Iblis Kepada Nabi Muhammad SAW
- “Man Jadda Wajada!” Mantra 'Sakti' dari Pesantren
- Tuhan Kadang Mengabulkan Do'a Kita dengan Cara yang “Unik” dan Tak Pernah Terbayangkan
- 17 Artikel Pilihan, Bacaan dan Bahan Renungan di Bulan Ramadhan
- Keseharian Insan Bernama Muhammad (2)
- Kisah Seorang Pria dengan Empat Orang Istri
- BERSYUKUR
- Cinta Sejati yang Membuatku Menangis
- Jika Engkau Sibuk Mengurus Kebaikan bagi Orang lain, Tuhan yang akan Mengurus Kepentinganmu
- "Lakshmi Si Tanpa Obat"
- Pacar dan Sahabatku Meninggalkanku Bersamaan
- Apa yang Anda Inginkan dari Pasangan Hidup Anda?
- Cemas, Takut dan Bimbang Terhadap Diri-Sendiri, Bagaimana Solusinya?
- Jika Mau Melamar Sang Kekasih, Apa yang Akan Anda Katakan Kepada Calon Mertua?
- Do'a dan Renungan
- Salahkah Aku di Lahirkan ke Dunia ini?
- Pelajaran Berharga dari Nenek “Berbibir Merah” di Lereng Merapi
- Bagaimana Mengatasi Kejenuhan Rutinitas Kerja dengan Cara Sederhana namun Unik dan Berkesan
- Bagaimana Anda Mendefinisikan Gangguan Bipolar yang Anda Alami?
- Haruskah Menceritakan Semua Masalah Kejiwaan yang Anda Rasakan Kepada Psikiater?
- Jangan Mengatakan, “Aku Tidak Mampu! Aku Bodoh!” Jangan Pernah!
- Puisi Bipolar
- Tidak Ingin Berkutat dengan Perasaan “Minder” dan “Tidak Mampu” ( Bagian 2, selesai)
- Tidak Ingin Berkutat dengan Perasaan “Minder” dan “Tidak Mampu” (Bagian 1)
- Berdamai Dengan Depresi
- Bagaimana Meyakinkan Orangtua bahwa Anda Sudah Siap Menikah?
- Arti Cinta Bagi Seorang Bipolar (Bagian 2)
- Arti Cinta Bagi Seorang Bipolar (Bagian 1)
- Tangan Saya Gemetar Ketika Menulis Sebuah Saran di Forum Curhat
- Mimpi Buruk Bukan Alasan Tuk Terpuruk
- The Conclusion Bipolar Symptom of Mine
- 5 Saran Simpel Untuk Cowok yang Sedang Mencari Cewek Idaman
Ingin mendapat artikel seperti ini langsung ke Email anda? Silahkan masukan alamat email anda untuk berlangganan.
Komentar :
Hi,I'm behind you. Good luck!
http://suk2.tok2.com/user/tomoburo/
Posting Komentar
Sampaikan komentar terbaik anda di kolom komentar :)