BUKU: 2 KUTUB

Buku ini ditulis berdasarkan kisah nyata penulisnya. Mengupas secara detail dan sistematis dari gejala awal gangguan bipolar, saat berada di puncak manik dan depresi, sampai langkah-langkah pemulihannya. Inilah buku “2 KUTUB: Perjalanan Menantang Di Antara Dua Kutub”.

Info Buku >> KLIK DISINI

Buku Bipolar Terbaru : "2 KUTUB"

Perjalanan Menantang Di Antara Dua Kutub



Dsain Sampul Buku "2 KUTUB" dibuat oleh Agus Sugianto (Anto SG)



ALASAN DAN TUJUAN BUKU INI DITERBITKAN

* Saat ini masih banyak saudara-saudara kita yang mengalami gangguan bipolar.

* Sebagian dari mereka sudah menyadari dan menerima dirinya bipolar, sebagian belum.

* Sebagian sudah faham cara menangani bipolar, sebagian masih bingung.

* Buku ini diterbitkan untuk memberi inspirasi dan solusi penanganan bipolar.

* Di buku ini saya bercerita tentang pengalaman bipolar.

* Menjabarkan pemikiran dan pemahaman tentang bipolar.

* Mengungkap tuntas cara saya pulih dari bipolar.


APA YANG AKAN ANDA DAPATKAN DARI BUKU INI?

1. Anda memahami apa dan bagaimana gangguan bipolar dari beberapa sudut pandang yang berbeda.

2. Anda memahami bagaimana mendeteksi lebih dini gejala-gejala bipolar.

3. Anda memahami bagaimana cara mengelola dan mengatasi bipolar.

4. Anda memahami bagaimana cara berkomunikasi dan menjalin hubungan baik dengan keluarga.

5. Anda memahami bagaimana cara berinteraksi di tempat kerja tanpa terganggu stigma.

6. Anda memahami bagaimana cara melatih diri mengelola dan menyetabilkan mood.

7. Anda memahami bagaimana menyalurkan luapan emosi dan energi berlebih saat manik.

8. Anda memahami aktivitas apa saja yang bisa membantu pemulihan bipolar.


ISI BUKU

Bab I : Kisah Bipolarku
Bab II : Berdamai Dengan Bipolar
Bab III : Ringkasan dan Kesimpulan



FOTO-FOTO EKSKLUSIF

Agar Anda bisa memahami dan merasakan apa yang saya rasakan saat bipolar, saya tambahkan beberapa foto eksklusif dokumentasi pribadi. Foto-foto yang menjadi bukti dan saksi kisah bipolar saya.


Salah satu foto ilustrasi buku (dok.Pribadi). Foto saat saya berada 
di puncak gangguan bipolar fase depresi. Foto waktu kelas 1 SMA.


4 PERTANYAAN TENTANG BIPOLAR

Sejak pulih dari bipolar tahun 1998, banyak pertanyaan yang belum terjawab terkait pemulihan bipolar saya. Pertanyaan-pertanyaan itu mengerucut menjadi 4 pertanyaan.
Apa saja 4 Pertanyaan Penting tentang Bipolar itu dan apa jawabannya? Simak penjelasannya di buku ini.

Di buku ini saya menuangkan semua pemikiran, pengetahuan dan pemahaman saya tentang bipolar, hasil dari proses panjang pembelajaran dan pengalaman selama lebih dari 30 tahun.

Buku ini mengungkap tuntas cara dan rahasia pemulihan bipolar saya.

Jika Anda bertanya, “Bagaimana cara saya bisa pulih dari bipolar?”

Jawaban saya, “Cara lengkap dan detailnya ada di buku 2 KUTUB.”



KARYA APIK SENIMAN BIPOLAR

Di buku ini saya juga menampilkan karya lukis dan gambar dari beberapa orang penyintas bipolar yang hobi melukis. Karya-karya mereka ternyata sangat apik dan bernilai seni tinggi.


Karya beberapa orang Seniman Bipolar menghiasi halaman-halaman buku "2 KUTUB"

Lukisan wajah karya Anto SG


Lukisan karya Vindy Ariela




KATA PENGANTAR

Kutifan Pengantar buku oleh Dr. dr. Hervita Diatri, SpKJ (K), Head of Quality, Safety and Performance Committee RSUP. Nasional Dr. Cipto Manungkusumo, Jakarta.

Proses penulisan buku ini yang runut, dengan pemilihan kata dan kalimat yang mudah dipahami, kemampuan untuk menggambarkan situasi secara mengalir, mampu membawa pembaca untuk larut dalam cerita, merasakan emosi, sambil menimba pengetahuan.

Penulis dengan semua pengalaman hidupnya, membagikan dengan cuma-cuma semua filosofi yang dapat diambil dari proses naik turunnya perjalanan dan perjuangan hidup Beliau dengan maupun tanpa gangguan bipolar.

Berfokus pada kekuatan diri, hobi, bakat, kreatif, penghargaan terhadap semua energi positif yang ada di sekitarnya, menunjukkan bahwa gangguan bipolar dapat diatasi bila kita “berdiri di atas” gangguan tersebut, berkuasa atas apa yang dipikir, dirasa, dan akan diperbuat, menjadikan diri sebagai fokus yang lebih besar dibandingkan gangguan yang dialami.

Buku ini untuk Anda, untuk Saya, untuk Kita semua yang menyebut diri sebagai pemerhati.


APA KATA MEREKA

Apa kata Psikiater, Caregiver (Pelaku Rawat) dan Penyintas Bipolar tentang buku ini?

Buku ini bercerita tentang usaha seorang bipolar menghadapi dan mengatasi bipolar dengan fasilitas seadanya. Dia mengandalkan keyakinan, optimisme dan kegigihan untuk pulih. Penulis buku ini menjelaskan bipolar dari sudut pandang penyandang bipolarnya. Tidak perlu mengernyitkan dahi untuk memahami apa itu bipolar dengan membaca buku ini.
-- Prof. Dr. Ling Tan, Professor of Psychiatry at Pennsylvania Psychiatric Institute & Pennsylvania State University.

Buku ini menjelaskan Gangguan Bipolar dengan gaya bahasa yang sederhana, enak dibaca dan mudah difahami.
-- Bagus Utomo, Ketua KPSI (Komunitas Peduli Skizofrenia Indonesia)

Sebuah kisah nyata seorang penyintas dalam perjuangannya menerima, menghadapi, dan mengatasi gangguan bipolar yang ia miliki. Bacaan inspiratif dan motivatif yang perlu dibaca oleh para ODB, caregiver, pemerhati masalah kesehatan jiwa, dan orang awam.
-- Dian Ronawati, Penyintas Gangguan Bipolar dan penulis buku “Apakah Aku Bipolar?”

Sejak pertama kali mengenal Mas Tarjum, saya ingin tahu kiat pria ini mengatasi bipolar yang selama ini dianggap aib bagi orang awam. Bila ingin tahu perjuangannya mengatasi bipolar jangan sampai kehabisan buku ini.
-- Kurniati Saptarina, Caregiver Bipolar, Penulis dan Vlogger.

Mental illness dapat menyerang siapapun, kapanpun dan di manapun. Buku ini menuliskan pengalaman seorang survivor yang berhasil mengatasi bipolar. Buku ini bermanfaat bagi Anda yang ingin pulih dari bipolar dan menyongsong masa depan yang lebih baik.
-- Asqarini, Penulis Buku Kumpulan Puisi "The Crescent Heart".


DETAIL BUKU

- Judul: 2 KUTUB: Perjalanan Menantang Diantara Dua Kutub
- Penulis: Tarjum Sahmad
- Kategori: True Story/Psiko Memoar
- Dsain sampul: Agus Sugianto (Anto SG)
- Pengantar: Dr. dr. Hervita Diatri, Sp.KJ (K)
- Tebal: 321 halaman.


HARGA BUKU

Harga normal : Rp.249.000,-

Tunggu dulu!

Khusus untuk pembelian buku di PO (Pre Order), 
Per Tanggal 10 - 20 September 2026,
Hanya untuk 30 Orang Pemesan Pertama mendapatkan:



Harga PO dengan Spesial Diskon 30%

Jadi Anda hanya membayar Rp.173.000,-



BONUS PO, 2 EBOOK:
"Berdamai dengan Bipolar"
"7 Langkah Alternatif Pemulihan Bipolar"


CARA DAPATKAN BUKU

Yang ingin memiliki buku 2 KUTUB dengan harga PO, segera chat WA: 0896-3661-3462.


Lounching Cetakan Kedua Buku "DUA KUTUB" dan Pengiriman kepada Pemesan, Insya Allah Akhir November 2026.



Salam Sehat Bahagia

Tarjum Sahmad

Lanjutkan...

TRILOGI EBOOK BIPOLAR UNTUK ANDA!


Assalamu’alaikum... teman-teman semuanya.

Bagaimana kabar anda hari ini?
Semoga sehat dan bahagia selalu… aamiin.

Hari ini saya akan berbagi kabar baik dengan anda semuanya.
Izinkan saya berbagi pengalaman bipolar dengan Anda anda!


Kisah Pengalaman Pribadi saya selama bergelut dengan Gangguan Bipolar, lebih-kurang 5 tahun (1989 - 1992) dan Proses pemulihan sekitar 5 tahun, saya tulis dan rangkum menjadi 3 ebook bipolar. Saya sebut saja "Trilogi eBook Bipolar":

(1). Mengubah Mimpi Buruk Menjadi Mimpi Indah
(2). Bedamai dengan Bipolar
(3). 7 Langkah Alternatif Pemulihan Bipolar

Penjelasan singkat tentang 3 ebook Bipolar ini, bisa anda lihat di artikel “Tiga Serangkai Ebook Bipolar”.

Nah, bagaimana cara untuk mendapatkan 3 ebook Bipolar ini?  
Silakan Klik Link ini >> https://lynk.id/tarjum
dan ikuti langkah-langkahnya.


Layaknya menjual produk atau jasa, biasanya ada yang namanya “Layanan Purna Jual”, yaitu pelayanan spesial setelah produk atau jasa diterima konsumen.

Begitu pula dengan ebook yang saya share ke anda, juga ada “Layanan Purna Jual” juga untuk Anda.

Seperti apa bentuk layanan purna jualnya?

Setelah anda membaca ebooknya dan ada yang tidak anda fahami dari materi ebooknya, kita bisa bahas bersama-sama di grup khusus Bipolar. Kita bisa diskusikan materi ebooknya di Grup WA “Solusi Bipolar”. Jika anda mau join di grup, silakan klik link ini : bit.ly/solusibipolar.

Kabar terbaru untuk Anda, 3 ebook ini sudah saya revisi dan edit menjadi 1 buku fisik berjudul "2 KUTUB: Perjalanan Menantang Diantara Dua Kutub". 



Cetakan Perdana tahun 2018 Sudah habis terjual. Karena banyak permintaan dari teman-teman Bipolar, rencana akan cetak ulang bukunya bulan September 2026. Info lebih lengkapnya cek DI SINI.


Oke, teman-teman semua, itulah kabar baik yang ingin saya sampaikan untuk anda hari ini, semoga bermanfaat dan membuat anda bahagia.


Salam Sehat Bahagia,

Tarjum Sahmad
WA: 089636613462



Lanjutkan...

Program Revolusioner Penanganan Gangguan Fisik dan Mental



Sebuah program untuk mengatasi masalah-masalah kesehatan fisik dan mental secara holistik.

Program revolusioner yang akan mengembalikan kemampuan alami tubuh untuk menyembuhkan dirinya-sendiri. Karena tubuh anda sudah dipersenjatai dengan sistem yang luar biasa.
.
Sistem yang dirancang supaya anda tetap sehat, awet muda dan bahagia. Sistem ini adalah sumber yang mampu menyembuhkan, memperbaiki dan mengembalikan fungsi dan bahkan memperpanjang usia.
.
Kalau yang menjelaskan program ini hanya seorang pasien atau customer program, mungkin anda gak akan yakin dan percaya, karena bisa saja itu sebuah pengakuan sepihak, sebuah kebetulan atau pengeceualian dari program pengobatan medis.
.
Tapi, bagaimana jika yang menjelaskan program ini adalah seorang dokter spesilis yang merupakan pelaku utama sistem pengobatan medis? Orang yang tahu betul dari A sampai Z metode pengobatan dunia kedokteran?

Ini cerita sangat menarik tentunya!
.
Lebih menarik lagi karena, sang dokter spesialis Kardiologi ini bukan sedang berteori, tapi sudah membuktikan sendiri keberhasilan program penyembuhan gangguan fisik dan mental ini.
.
Wah… ceritanya semakin seru nih!
.
Biar Anda gak semakin penasaran dan bertanya-tanya, silakan simak cerita sang dokter spesialis ini, bagaimana dia menemukan dan mencoba pada dirinya sendiri sebuah program pengobatan yang luar biasa ini.
.
Ini adalah cerita pengalaman pribadi Dr. Alejandro Junger, M.D., dokter spesialis kardiologi, yang karena aktivitas kerjanya yang super sibuk di rumah sakit, mengalamai masalah kesehatan serius, bukan hanya gangguan kesehatan fisik tapi juga psikis.
.
“Saya letih tapi tidak bisa istirahat. Alergi saya memburuk sehingga saya harus mengonsumsi antihistamin dan inhaler steroid beberapa kali. Kondisi pencernaan saya semakin memburuk. Perut saya terasa kembung dan tidak nyaman. Saya terus-menerus mengalami konstipasi dan diare secara bergantian. Ini merupakan pertanda bahaya,” demikian penuturan Dr, Junger.
.
“Saya mulai menyadari, suatu yang lebih daripada sekedar tanda bahaya: sejak bangun tidur hingga hendak kembali tidur, benak saya tidak pernah berhenti berpikir. Selalu ada yang saya pikirkan. Suara-suara di kepala saya kian mengganggu di malam hari. Saya tidak bisa tidur.
.
“Pada saat kondisi saya sudah sangat buruk, saya memutuskan untuk mencari pertolongan dari seorang ahli jiwa di New York. Dokter menjelaskan bahwa otak saya tidak memproduksi cukup serotonin. “Anda tertekan. Anda mengalami ketidakseimbangan senyawa kimia.”
.

“Bagaimana mungkin senyawa kimia dalam tubuh saya menjadi tidak seimbang?
.
“Insting saya menolak gagasan untuk mengonsumsi obat seumur hidup. Karena itu saya pun mencari alternatif penyembuhan lain.
.
“Setelah satu sesi bersama seorang ahli jiwa lain, akhirnya dokter itu berkata, “Otak anda mengalami ketidakseimbangan kimiawi,” Dia memberi resep Zoloft. Dokter ini menjelaskan mengenai senyawa kimia yang dinamakan serotonin. Serotonin adalah suatu neuro transmitter yang bertanggung jawab atas perasaan dalam diri manusia, termasuk kebahagiaan.
.
“Menurut dokter, kadar serotonin saya rendah. Zoloft akan meningkatkan kadar serotonin di otak saya dan menghilangkan gejala-gejala yang saya alami.
.
“Saya bertanya, apa yang menyebabkan penurunan produksi serotonin oleh sel otak?! Dokter itu menjawab, bahwa ALASANNYA BELUM SEPENUHNYA DIFAHAMI.
.
Dari mana asal semua pikiran ini? Bagaimana pikiran-pikiran itu memengaruhi perasaan saya hingga menyebabkan putus asa? Bagaimana cara menghentikan kegilaan ini?”
.
Dr. Junger, mulai mencari buku-buku yang membahas tentang gangguan jiwa yang dialaminya. Pencariannya tak sia-sia, dia menemukan sebuah buku yang membahas tentang “meditasi” (mengosongkan pikiran). Buku itu menyatakan bahwa melalui praktik meditasi, seseorang dapat memperlambat bahkan menghentikan kebiasaan tidak pernah berhenti berpikir.
.



Untuk mendapatkan informasi yang lebih akurat dari sumbernya dan mendalami pengobatan timur, akhirnya Dr. Junger memutuskan untuk pergi ke India. Dia terkesan dengan metode penyembuhan menggunakan herbal atau jamu-jamuan, akupuntur, diet, pijat refleksi dan Hand on Healing (penyembuhan dengan mengaktifkan energi di telapak tangan.
.
Cara penyembuhan ini lebih halus daripada penyembuhan bergaya barat, karena berusaha menemukan akar masalah yang menyebabkan ketidakseimbangan dalam tubuh dan pikiran, bukan hanya menghilangkan gejala.
.
Sepulang dari India, Dr. Junger bertemu dengan temannya, Erik yang tampak berbeda: berat badanya turun, kulitnya cerah, dan bola matanya tampak lebih bersih. Perilakunya lebih tenang dan senang. Ia sama sekali tidak seperti dirinya yang sebelumnya.
.
Ternyata Erik baru saja menyelesaikan program Detok di sebuah pusat penyembuhan holistik. Erik tidak lagi menyentuh makanan restoran dan alkohol. Ia mengganti semua kebiasaan itu dengan jus sayuran hijau, terapi colonic dan cuci usus, pijat, sinar matahari, yoga dan meditasi. Mahluk yang tampak bersinar ini adalah bukti nyata keberhasilan program Detoksifikasi.
.

“Inilah momen “Aha!” bagi saya.” Kata dr. Junger. Akhirnya dia memutuskan untuk menjalankan program detoksifikasi seperti yang disarankan temannya.
.
Berikut penjelasan dr. Junger saat menjalankan program detoksifikasi, seperti yang dia ceritakan di buku yang ditulisnya "CLEAN".
.
“Setiap hari saya mendapat terapi cuci usus besar untuk membantu menghilangkan toksin dan mengeluarkannya melalui saluran pembuangan.
.
“Hari ketiga program detoksifikasi, keletihan, rasa lapar dan sakit kepala saya hilang. Hari ketujuh, sindrom usus rengsa saya sepenuhnya hilang. Setelah 2 minggu mengikuti program Detox, depresi saya benar-benar lenyap. Berat badan saya juga turun 7,5 kilogram.
.
“Kesehatan saya pulih. Tubuh saya telah mengatur ulang fungsinya sendiri. Gangguan yang saya derita di berbagai bagian tubuh berbeda (suasana hati, tingkat energi, alergi, dan fungsi pencernaan) semuanya berkaitan.
.
“Semua kondisi tersebut merupakan cara tubuh untuk menyampaikan pesan kepada diri kita bahwa terjadi toksisitas, kerusakan dan ketidakseimbangan.
.
“Melalui detosifikasi, saya mengembalikan keseimbangan dan memperbaiki kerusakan. Hasilnya sel-sel tubuh saya dapat mengingat apa yang perlu mereka lakukan dengan senyawa kimia mereka. Saluran percernaan saya telah kembali pada fungsi normalnya tanpa pengobatan. Kadar serotonin saya meningkat.
.
“Tidak seorangpun dari kalangan medis modern menyatakan bahwa semua gejala yang berlainan ini sebenarnya berhubungan atau mengatakan kepada saya bahwa tubuh saya sendiri dapat menyembuhkan semua gangguan ini. Itu merupakan pengetahuan yang tidak pernah diberikan di sekolah-sekolah kedokteran atau selama mengambil sepesialis.



“Beberapa kali sehari, sejumlah kolega menghentikan saya di rumah sakit dan berkata, “Alex (nama panggilan dr. Alejandro), Anda tampak lebih muda sepuluh tahun?”
.
“Saya heran, apakah saya telah membalikan proses penuaan? Apakah itu mungkin? Jika demikian, itu merupakan subjek yang--sama seperti gizi atau nutrisi--hilang dari kurikulum sekolah kedokteran saya.
.
“Ini merupakan titik balik. Akhirnya saya melihat jalan yang perlu saya tempuh dengan jelas. Saya berhenti dari pekerjaan saya di rumah sakit dan pindah ke Los Angeles.
.
“Saya mulai mempelajari segala sesuatu mengenai detoksifikasi, mulai dari tradisi dimasa lampau hingga penelitian ilmiah terbaru yang menjelaskan aspek biokimia detoksifikasi secara terperinci.
.
“Saya tenggelam dalam penelitian di bidang kedokteran fungsional, yang menerjemahkan paradigma dan perangkat bergaya barat degnan hasil yang sangat efektif.
.
“Saya mulai mengobati pasien sebagai seorang dokter dan ahli kardiologi yang bekerja dengan peralatan yang lebih lengkap, tetapi saya masih menggunakan uji lab, obat-obatan dan operapsi jika dibutuhkan.
.
“Disamping itu, saya pun memanfaatkan detoksifikasi, aspek penyembuhan cina, dan perubahan pola makan, untuk memperbaiki kondisi kesehatan dari dalam. Dengan demikian, pandangan saya mengenai kedokteran menjadi lebih terbuka.
.

“Akhirnya saya menemukan sesuatu yang saya cari—meletakan kepingan kisah saya ke dalam proses penyembuhan dengan pasien.
.
“Saya melihat bahwa mereka mengalami perubahan setelah menjalani detoksifikasi. Meraka seolah hidup kembali setelah mengalami gangguan yang tidak menyenangkan.
.

Apa Itu Detoksifikasi atau Detox?
.
Detox atau Detoksifikasi adalah Program pembersihan toksin atau racun dari dalam tubuh. Detoksifikasi merupakan program penataan ulang kembali seluruh aspek fisik dan mental tubuh. Proses ini akan membuat anda memperoleh energi yang sebelumnya tidak pernah anda sadari.
Setelah menjalaninya, setiap bagian tubuh anda akan bekerja lebih baik, ketidakseimbangan akan terkikis, dan gejala iritasi akan meluruh dengan sendirinya.
.
P.S. Jika anda ingin mendapatkan penjelasan lebih lengkap dan detail tentang program Detoksifikasi, silakan kontak saya via WA: 089636613462.
.
Sumber : Buku “CLEAN”
.
.

Salam sehat bahagia,

Tarjum Sahmad
Konsultan Detox

Lanjutkan...

Inspirasi dari Gadis Mungil dengan Down Sindrom


Ketika menginjak usia tiga tahun, saat anak-anak lain seusianya sudah pandai berjaland an berlari, Rika belum bisa berjalan. Orang tuanya sangat khawatir anaknya tidak bisa berjalan sampai dewasa. Segala upaya pengobatan dilakukan, dari pengobatan medis sampai alternatif, namun belum juga menunjukan hasil seperti yang diharapkan.

Sampai suatu saat, sang ibu membaca status BBM saya yang menjelaskan manfaat produk-produk suplemen herbal untuk kesehatan. Dia tertarik dengan penjelasan tantang manfaat produk-produk suplemen herbal yang saya pasarkan. Saya jelaskan tentang program Detox, paket produk dan beberapa produk yang terkait dengan masalah kaum wanita, salah satunya yaitu masalah kelebihan berat badan.

Sampai akhirnya dia cerita soal puteri kecilnya yang di usia 3 tahun belum juga bisa berjalan. Dia sempat mengatakan, berapapun harga produknya akan dia beli jika bisa membuat putri kecilnya bisa berjalan.

Lanjutkan...

Hati-Hati dengan “Sang Pencuri Impian”



Ada seorang gadis muda yang sangat suka menari. Kepandaiannya menari sangat menonjol dibanding dengan rekan-rekannya, sehingga dia seringkali menjadi juara di berbagai perlombaan yang diadakan.

Dia berpikir, dengan apa yang dimilikinya saat ini, suatu saat apabila dewasa nanti dia ingin menjadi penari kelas dunia. Dia membayangkan dirinya menari di Rusia, Cina, Amerika, Jepang, serta ditonton oleh ribuan orang yang memberi tepuk tangan kepadanya.

Suatu hari, dikotanya dikunjungi oleh seorang pakar tari yang berasal dari luar negeri. Pakar ini sangatlah hebat, dan dari tangan dinginnya telah banyak dilahirkan penari-penari kelas dunia. Gadis muda ini ingin sekali menari dan menunjukkan kebolehannya di depan sang pakar tersebut, bahkan jika mungkin memperoleh kesempatan menjadi muridnya.

Lanjutkan...

DETOX, Cara Cepat Buang Racun dari Tubuh



Sadarkah Anda, setiap hari tubuh Anda terpapar racun?

Secara alami tubuh kita sudah punya sistem untuk membersihkan diri dari racun. Namun, itu tidak cukup! Kita perlu membantu tubuh membersihkan racun.

Karena tubuh kita sudah terlalu banyak terpapar racun dari makanan, minuman, polusi udara dan lingkungan di sekitar kita. Apalagi orang-orang yang tinggal di perkotaan, tak bisa menghindarkan diri dari racun.

Lanjutkan...

5 Tips Rahasia Awet Muda, Cantik dan Menawan



Maaf klo pose fotonya agak “menantang” dan “unik”, maklum lagi “fuber kedua”:)

Ini sebenarnya rahasia keluarga, rahasia istri maksudnya. Istri saya gak tahu lho, rahasia cantik dan awet mudanya dibocorin di artikel ini.

Tapi, tak ada salahnya kan saya berbagi tips kesehatan untuk teman-teman terbaik saya? Semoga apa yang saya share ini bermanfaat untuk teman-teman, terutama untuk para istri, kekasih dan kaum wanita pada umumnya.

Bukankah kaum wanita selalu ingin terlihat muda dan cantik, tak peduli berapa usia mereka saat ini. Bahkan banyak kaum wanita yang tergolong kaya, menghabiskan biaya sangat besar untuk perawatan tubuh dan kulit mereka. Saya pernah melihat tayangan acara infotainment di televisi, seorang artis dangdut papan atas, satu toples kecil cream perawatan kulit wajahnya seharga Rp.70juta! Wow… Gila ya!

Lanjutkan...

4 Kunci Penyembuhan Bipolar (Bagian 1)



Di artikel ini saya akan menjelaskan hal-hal apa saja yang menjadi “kunci penyembuhan” saya dari gangguan bipolar. Saya akan jelaskan 4 aktivitas penting yang saya lakukan dan rasakan hasilnya. 4 kunci inilah yang merupakan inti dari terapi alamiah penyembuhan bipolar yang saya jalani.

Dari pengamatan dan penelitian terhadap diri saya sendiri, saat saya mengalami gangguan bipolar 24 tahun silam dan saat saya masih menjalani proses penyembuhan. Ada 4 hal yang saya lakukan dan saya rasakan efek positifnya yang punya andil cukup besar dalam proses penyembuhan bipolar saya :

(1). Aktivitas olahraga permainan out door (Voley Ball) yang cukup inten saya lakukan.
(2). Aktivitas spiritual (Berdzikir, berdo’a, sholat, baca Al Qur’an dll)
(3). Puasa Ramadhan dan puasa sunnah mempercepat proses pemulihan bipolar
(4). Pola makan sehat alami menjaga fungsi keseimbangan tubuh.

Sebelum membahas lebih jauh tentang solusi pemulihan bipolar, akan saya jelaskan dulu apa saja penyebab gangguan bipolar itu sebenarnya.

Lanjutkan...

Solusi Holistik Pemulihan Depresi & Bipolar


Setelah 24 tahun (1992 – 2016) saya mencari-cari jawaban yang meyakinkan dari 3 pertanyaan atas apa yang terjadi pada diri saya sendiri, pikiran dan perasaan saya, akhirnya saya mendapatkan jawabannya dari seorang dokter spesialis penyakit dalam dan jantung yang percaya dan mendalami pengobatan timur (India dan China).

Diantara Anda, terutama teman-teman lama saya di dunia maya mungkin sudah banyak tahu tentang diri saya dan apa yang saya alami dari tulisan-tulisan saya di blog pribadi maupun blog komunitas dan dari media sosial. Sebagian yang lain, teman-teman baru saya di dunia maya, mungkin belum tahu banyak tentang diri saya dan tentang apa yang pernah saya alami.

Sejak lama saya sudah membuka diri soal ini. Dan sama sekali tidak malu atau ragu untuk menceritakan sesuatu yang bagi kebanyakan orang masih dianggap sebagai aib atau kelemahan diri. Seperti judul buku psikomemoar saya “Mengubah Mimpi Buruk Menjadi Mimpi Indah”, saya ingin mengubah hal-hal buruk yang pernah terjadi pada diri saya menjadi hal-hal indah yang bisa saya bagi dengan sesama.

Sangat penjang jika saya ceritakan semua di sini. Saking panjangnya cerita saya ini sudah disusun menjadi satu buku dan dua ebook. Berikut ini akan saya ceritakan sekilas saja.

Saya pernah mengalami gangguan jiwa yang oleh sebagian orang disamakan dengan “gila”, istilah yang bahkan di dunia kedokteran dan psikologi tidak dipakai lagi. Semuanya bermula saat saya duduk di bangku kelas 2 SMP (Sekolah Menengah Pertama) saat saya berusia 15 tahun. Awalnya saya merasakan hal-hal yang aneh dengan perasaan saya: perasaan sedih, cemas, khawatir dan takut tanpa alasan yang jelas. Dunia psikologi menyebutnya “depresi terselubung”. Dari depresi terselubung meningkat menjadi depresi mayor yang lebih kronis dan puncaknya menjadi gangguan bipolar yang saya rasakan saat memasuki bangku kelas 1 SMA (Sekolah Menengah Atas).

Gangguan bipolar lebih berat dan menyiksa dibanding depresi, karena terjadi perubahan suasana hati yang ekstrem diantara dua kutub (bipolar) yaitu kutub manik atau mania yang ditandai dengan parasaan senang dan melambung yang berlebihan. Kutub yang satunya adalah depresi, ditandai dengan suasana hati sebaliknya, sedih, murung, tanpa gairah dan tertekan. Suasana hati seorang bipolar naik turun seperti roller coaster antara dua kutub tersebut dan nyaris tak pernah stabil di satu kutub atau keseimbangan diantara dua kutub. Perubahan mood itu bisa berlangsung dalam hitungan minggu, hari bahkan yang paling cepat dalam hitungan jam. Sungguh suasana hati dan pikiran yang sangat menyiksa.

Kondisi psikis yang labil ini saya alami selama lebih dari 5 tahun (dari kelas 2 SMP sampai kelas 3 SMA). Tanda-tanda pemulihan mulai tampak di pertengahan kelas 3 SMA. Waktu itu saya sangat aktif dalam kegiatan olahraga, baik di sekolah maupun di lingkungan tempat tinggal. Namun proses pemulihan gangguan jiwa tidak instan seperti pemulihan gangguan fisik, saya baru merasa benar-benar pulih 6 tahun setelah saya lulus SMA, tepatnya tahun 1998. Jadi jika dihitung dari awal munculnya gejala sampai benar-benar pulih, saya mengalami gangguan bipolar selama 11 tahun. Sejak itu gangguan bipolar saya tidak pernah kambuh lagi dan kondisi psikis saya sangat stabil sampai sekarang. Tahun 2000 saya menikah dan dikaruniai 2 orang puteri cantik yang sehat dan cerdas. Alhamdulillah saya sangat bersyukur untuk semua anugerah Tuhan yang tak ternilai ini. Itulah sekilas cerita masa lalu saya.

Oke, sekarang akan saya jelaskan apa saja pertanyaan yang selama 24 tahun tak pernah ditemukan jawaban yang meyakinkan dan baru sekarang saya temukan.

Pertanyaan itu adalah:

(1). Dari beberapa buku dan artikel yang pernah saya baca, salah satu penyebab depresi, gangguan bipolar dan gangguan jiwa lainnya yang diyakini secara ilmiah selama ini adalah ketidakseimbangan kiwiawi dalam otak, yaitu rendahnya kadar serotonin. Masalahnya, selama ini saya tidak mendapatkan penjelasan yang lengkap dan detail tentang bagaimana serotonin diproduksi di dalam tubuh? Di organ tubuh mana serotonin diproduksi? Apa saja penyebab menurunnya kadar serotonin? Dan bagaimana mengembalikan fungsi sistem tubuh untuk mengembalikan produksi serotonin?

Masalah serotonin jarang sekali dibahas mendalam, detail dan tuntas di grup-grup diskusi komunitas kesehatan jiwa, baik offline maupun online (grup facebook). Selama ini fokus pembahasan masalah gangguan kejiwaan lebih banyak pada bagaimana cara mengatasi akibat kekurangan serotonin ini ketimbang mengatasi akar masalahnya. Ini ibarat pohon yang daunnya rontok, batangnya layu dan tak berbuah, tapi hanya diobati batang pohon, ranting dan daunnya saja tanpa menyentuh akar pohon yang menjadi penyebab utamanya.

(2). Secara medis, menurut bidang ilmu psikiatri yang dijelaskan para psikiater, gangguan bipolar tidak bisa disembuhkan dan penderitanya harus minum obat penyetabil mood seumur hidup. Saya sendiri, seperti yang saya ceritakan di atas sudah merasa pulih dasri gangguan bipolar dan tidak pernah relaps/kambuh lagi sejak tahun 1998 sampai sekarang. Uniknya saya tidak pernah minum obat antidepresan (anti depresi) atau mood stabilizer (penyetabil mood). Disaat penderita bipolar lain berjuang untuk memperoleh kesembuhan dengan terus mengonsumsi obat-obatan, saya bisa pulih tanpa menggunakan obat. Tentu saja ini menjadi unik bahkan aneh secara medis. Beberapa orang teman bipolar malah meragukan, apakah benar saya pernah mengalami gangguan bipolar? Karena itu tadi, kok bisa pulih tanpa bantuan obat-obatan. Bukan hanya mereka, saya sendiri mempertanyakan soal ini sejak 24 tahun lalu, mengapa saya bisa pulih dari gangguan bipolar tanpa obat?

(3). Sejak kelas 3 SMA saya sangat aktif melakukan aktivitas olahraga (Volley Ball) bahkan terus berlanjut dan semakin aktif setelah saya lulus SMA sampai saya menikah. Sejak saya aktif berolahraga itulah saya merasakan percepatan dalam proses pemulihan gangguan bipolar saya. Saya mempertanyakan: Apa pengaruh positif aktivitas olahraga terhadap pemulihan gangguan bipolar? Apakah aktivitas olahraga tanpa saya sadari mampu memperbaiki ketidakseimbangan kimiawi di tubuh saya?



Tiga pertanyaan itulah yang selama ini saya cari jawabannya dan belum saya temukan jawaban yang meyakinkan selama 24 tahun sejak saya pulih dari gangguan bipolar (1992 – 2016). Sampai beberapa hari yang lalu saya membaca buku (terjemahan bahasa Inggris) berjudul “CLEAN: Program Revolusioner Mengembalikan Kemampuan Alami Tubuh untuk Menyembuhkan Diri.” Buku ini ditulis oleh Dr. Alejandro Junger, MD., dokter sepesialis penyakit dalam dan jantung asal Amerika Serikat. Salah satu bagian buku ini membahas tentang “Depresi”. Uniknya Dr. Junger sendiri pernah mengalami depresi dan apa yang dia tulis di buku ini adalah pengalaman depresi dirinya sendiri dan pengalaman depresi pasiennya.

Artikel ini mengutip pandangan, pemahaman dan pengalaman dokter ahli penyakit dalam dan jantung terkemuka di negara yang ilmu kedokterannya paling maju dan modern. Silakan simak penjelasan sang dokter yang berpikiran terbuka dan revolusioner ini di paragraf demi paragraf artikel ini.

Dr. Junger, menjelaskan dengan detail dan gamblang tentang bagaimana cara mengaktifkan kembali produksi serotonin dalam tubuh dan menghilangkan pikiran berkabut atau kesedihan. Ini mungkin menjadi langkah besar untuk memulihkan kondisi psikis dan mengembalikan semangat hidup sesungguhnya. Dijelaskan pula bagaimana obat-obat antidepresan berperan mengembalikan proses produksi serotonin dalam tubuh.

Kate, berusia 30 tahun, tengah mengalami masa depresi. Dia berkonsultasi dengan psikiater yang mengatakan kepadanya bahwa dia mengalami “ketidakseimbangan senyawa kimia”. Kate mendapat resep antidepresan dan ketika dosis rendah tidak membuat suasana hatinya bertambah baik, resepnya ditingkatkan hingga dosis maksimum. Dosis tinggi ini mengganggu Kate. Dia merasa tidak nyaman dengan obat-obatan itu. Suasana hatinya tetap buruk—tetapi setidaknya nyeri di dadanya membaik dan kecemasan yang membuat dia sulit bernapas agak berkurang. Berat badannya naik hingga 12.5 kg selama menggunakan obat yang diresepkan. Ironis, karena kesedihan yang dialaminya akibat kondisi ini, sama banyaknya dengan kesedihan yang berhasil diatasi antidepresan.

Anti depresan merupakan bagian dari kelompok obat yang disebut inhibitor/penghambat pengambilan kembali serotonin selektif (selective serotonin reuptake inhibitor/SSRI). Kelompok obat ini dirancang untuk meningkatkan kadar serotonin yang rendah—bukan dengan meningkatkan produksinya, melainkan dengan membuat jumlah serotonin yang tersedia dalam tubuh bersirkulasi lebih lama sebelum dinonaktifkan. Meskipun sangat menguntungkan dalam kondisi depresi tingkat sedang, untuk membuat kondisi seseorang lebih stabil, obat-obatan ini jarang sekali mengatasi masalah sesungguhnya: sesuatu dalam “pabrik” serotonin di usus, tempat sebagian besar serotonin diproduksi, telah menyalahi aturan.

Untuk meningkatkan serotonin dalam tubuh Kate, Dr. Junger berusaha memperbaiki apa pun yang menyebabkan produksi serotonin dalam tubuhnya menurun. Masalah paling umum yang dialami wanita seusianya adalah penurunan fungsi kelenjar tiroid. Ini disebabkan oleh stress, alergi dan defisiensi nutrisi. Kondisi ini dapat menaikan berat badan dan depresi. Dengan memperbaiki sistem dalam tubuhnya, melalui program DETOX, produksi serotonin dalam tubuhnya berpeluang untuk pulih dan tiroidnya dapat bekerja seperti sediakala.

Kate, menjalani program DETOX selama 6 minggu, karena dia merasa luar biasa sehingga ingin tetap menjalani program itu. Akhirnya berat badan Kate turun sebanyak 15 kilogram dan penampilannya jauh lebih baik daripada sebelumnya. Dr. Junger bekerjasama dengan psikiater Kate untuk menurunkan dosis antidepresannya setahap demi satahap.

Ketika lingkungan usus Anda mengalami kerusakan dan inflamasi (peradangan), terjadi penurunan kadar serotonin secara perlahan, karena sebagian besar serotonin diproduksi dalam usus di bawah kondisi yang tepat. Ketika anda mengalami gangguan dalam usus, ini akan mengubah, secara fisik, perasaan Anda dan cara Anda merespon lingkungan sekitar Anda. Suasana hati dan perasaan Anda akan bertambah buruk, berubah menjadi apati, tidak peka, atau tidak bersemangat. Penjelasan ini dapat dipandang sebagai pemahaman ilmiah modern dari penurunan semangat hidup. Semua ini disebabkan oleh toksisitas.


Sebagaimana diketahui oleh setiap orang yang memahami psikologi dan fisiologi, gambaran depresi jauh lebih rumit dari pada ini. Banyak neurotransmitter lain yang terlibat dan mungkin mengalami ketidakseimbangan di bagian tubuh lain. Masalah toksin ini kemudian diperparah dengan gangguan jantung dan jiwa yang tidak terdeteksi saat pemeriksaan fisik.

Tidak mungkin menganggap depresi disebabkan oleh satu masalah tunggal. Dr. Junger yang menangani Kate, mengakui tidak pernah bisa menegaskan kepada Kate, apakah masalah kesehatannya bermula dari tubuh (rendahnya produksi neurotransmitter yang menyebabkan menurunnya semangat hidup) atau JIWA (semangat hidupnya telah memunculkan gejala yang menarik perhatiannya).

Akan tetapi, kadar serotonin merupakan sesuatu yang dapat dioptimalkan dan dapat diperbaiki. Berkali-kali Dr. Junger menjadi saksi betapa mengembalikan keutuhan kondisi usus dapat mengaktifkan kembali pabrik serotonin utama dalam usus dan menghilangkan pikiran berkabut, kesedihan atau kesusahan. Ini mungkin menjadi langkah besar untuk mengembalikan semangat hidup sesungguhnya.

Seringkali seperti yang dialami Kate, pasien yang telah mengonsumsi antidepresan dapat mengurangi dosis obatnyua dan akhirnya berhenti sepenuhnya. Menghentikan pemakaian obat antidepresan harus di bawah pengawasan dokter yang meresepkannya dan tidak boleh dilakukan sendiri.

Antidepresan, jika digunakan secara tepat, dapat memberikan keuntungan. Dan dalam kasus depresi ringan hingga sedang, obat ini dapat menjadi “jembatan” yang menolong pasien berpindah dari tempat berlumpur ke tempat yang tanahnya lebih padat.

Seperti obat lainnya, obat antidepresan ini perlu dinetralkan dan dieleminasi oleh hati sehingga dapat memperparah muatan toksik. Tetapi anti depresan bisa menjadi alat yang berguna sementara kita mengembalikan populasi flora usus selama dan setelah program DETOX.

Karena otak bersifat “plastis”, maksudnya dapat mengalami perubahan dan modifikasi, antidepresan dapat membantu menciptakan jalur saraf yang baru dengan memanfaatkan pengalaman yang pernah diproses sebelumnya. Anda menciptakan ingatan baru dan lebih baik. Perasaan anda akan membaik dalam beberapa bulan setelah flora usus Anda kembali normal dan usus Anda kembali memproduksi serotoninnya sendiri. Anda akan memandang dunia dengan lebih baik, sehingga merasa lebih bahagia.

Karena kebanyakan antidepresan hanya bekerja sementara dan banyak orang membangun toleransi setelah 6 bulan hingga satu tahun, mengatasi depresi tanpa memperbaiki kondisi dalam tubuh merupakan perbuatan yang salah. Sering kali pasien menerima antidepresan dosis tinggi atau obat antidepresan pilihan kedua atau ketiga (karena pilihan pertama dianggap tidak ampuh.

Menggantungkan diri pada antidepresan untuk jangka waktu yang lama, sama saja dengan mamacu kuda yang lemah untuk berlari kencang. Ia mungkin bisa berlari, tatapi akan pingsan tidak lama kemudian. Sementara itu, efek samping dari obat—mulai dari penurunan libido, impotensi, insomnia, dan naik atau turunnya berat badan hingga mulut kering dan masih banyak lagi—akan terkumulasi. (Efek samping yang tragis adalah bunuh diri, yang sangat sedikit disinggung dalam dunia kedokteran). Ketika pasien mengalami peningkatan kadar serotonin secara alami, ibaratnya kita membawa seratus kuda baru ke pacuan dan mengirim kuda yang lemah ke padang rumput dan membiarkan mereka memulihkan tenaga dengan merumput.


Produksi Kebahagiaan


Produksi serotonin sangat erat pengaruhnya terhadap diet atau pola makan. Sebagaimana senyawa lain dalam tubuh, serotonin dibentuk dari nutrisi yang diperoleh dari makanan. Pembentukan serotonin membutuhkan asam amino tertentu, terutama triptofan, yang berasal dari makanan kaya protein. Kadar trpitofan amat rendah dalam tipe makanan modern. Ketika kita mengonsumsi daging hewan liar yang dibiarkan merumput atau diberi pakan tanaman lain, kita memperoleh lebih banyak triptofan. Hewan yang diberi pakan biji-bijian lebih sedikit mengandung triptofan, sebagaimana mereka sedikit mengandung asam lemak omega-3.

Produksi serotonin alami akan dihambat oleh kafein, alcohol dan aspartame, kekurangan sinar matahari dan kurang berolahraga. Setelah memperbaiki kerusakan lingkungan usus, buatlah RENCANA HIDUP SEHAT melalui diet dengan nutrisi yang seimbang dan sebisa mungkin mengonsumsi suplemen yang mengandung probiotik (makanan yang menyuplai bakteri usus yang menguntungkan). Rencana ini merupakan langkah penting dalam mempertahankan kadar serotonin supaya lebih stabil.

Peran penting aktivitas olah raga untuk pemulihan kesehatan mental


Sebagai seorang yang pernah mengalami depresi dan berlanjut menjadi gangguan bipolar, saya menemukan benang merah yang selama ini saya cari yaitu bagaimana aktivitas olahraga bisa membantu mempercepat proses pemulihan kondisi psikis dan membuat suasana hati saya lebih positif dan setabil untuk jangka panjang.

Penjelasan ilmiah tentang peran penting olah raga terhadap pemulihan gangguan jiwa seperti yang dijelaskan di atas bahwa kurangnya sinar matahari dan kurangnya olah raga bisa menghambat produksi serotonin. Dulu, sebelum dan saat saya mengalami gejala-gejala depresi yang berlanjut semakin kronis dan menjadi gangguan bipolar, saya jarang sekali berolahraga, lebih banyak menghabiskan waktu di rumah. Setelah saya aktif berolah raga (voley ball), saya merasakan percepatan pemulihan kondisi pesikis yang luar biasa.

Dengan pengalaman pribadi menjalani aktivitas olahraga yang intens dan pengaruh positifnya terhadap kondisi psikis, saya suka menyarankan teman-teman penyandang bipolar yang sedang menjalani terapi pemulihan, untuk aktif dan rutin berolahraga. Sangat dianjurkan untuk berolahraga secara rutin , lebih bagus lagi olah raga permainan seperti sepak bola, volley ball, basket ball, futsal dan bulu tangkis. Mengapa olah raga permainan? Karena dalam olah raga permainan selain melakukan aktivitas fisik, Anda juga melakukan aktivitas mental, sosial bahkan spiritual.


Di buku psikomemoar “Mengubah Mimpi Buruk Menjadi Mimpi Indah”, saya mengupas tuntas dan mendalam, sebanyak 25 halaman (hal.87-112), tentang manfaat olahraga bagi penyandang gangguan bipolar dari aspek fisik, mental, sosial dan spiritual.


Saya menemukan jawaban dari 3 pertanyaan saya di awal artikel ini:

(1). Bagaimana serotonin diproduksi di dalam tubuh dan apa efeknya terhadap kondisi fisik dan psikis? Ketika lingkungan usus mengalami kerusakan dan inflamasi (peradangan), terjadi penurunan kadar serotonin secara perlahan, karena sebagian besar serotonin diproduksi dalam usus di bawah kondisi yang tepat. Ketika anda mengalami gangguan dalam usus, ini akan mengubah, secara fisik, perasaan Anda dan cara Anda merespon lingkungan sekitar Anda. Suasana hati dan perasaan Anda akan bertambah buruk, berubah menjadi apati, tidak peka, atau tidak bersemangat. Akan tetapi, kadar serotonin merupakan sesuatu yang dapat dioptimalkan dan dapat diperbaiki. Mengembalikan keutuhan kondisi usus dapat mengaktifkan kembali pabrik serotonin utama dalam usus dan menghilangkan pikiran berkabut, kesedihan atau kesusahan.

(2). Mengapa saya bisa pulih dari bipolar tanpa obat? Ternyata secara ilmiah terbukti, mengembalikan keutuhan kondisi usus dapat mengaktifkan kembali pabrik serotonin utama dalam usus dan menghilangkan pikiran berkabut, kesedihan atau kesusahan. Walaupun waktu itu saya tidak pernah mengkonsumsi obat psikiater, karena saya tinggal di desa yang bersih dan jauh dari polusi, sehari-hari saya mengkonsumsi makanan sehat dan alami yang hampir bersih dari toksin dan bahan-bahan kimia berbahaya. Saya juga tidak merokok dan minum-minuman beralkohol. Makanan sehat alami yang kaya nutrisi inilah yang membantu mengembalikan fungsi organ-organ tubuh yang salah satu fungsinya menyeimbangkan sanyawa kimia dalam tubuh.


(3). Bagaimana aktivitas olahraga bisa mempercepat pemulihan gangguan jiwa? Aktivitas olahraga yang inten dan paparan sinar matahari yang cukup saat berolahraga ternyata bisa membantu mempercepat produksi serotonin alami dalam tubuh.


P.S. Jika ada pertanyaan seputar depresi, gangguan bipolar serta solusi penanganannya, silakan kontak saya via email: tarjumsahmad@gmail.com, WA/Call: 0896-3661-3462, Facebook: fb.com/tarjum.

Jika menurut anda artikel ini menarik dan bermanfaat, silakan share dan sampaikan komentar terbaik anda di bawah.

Lanjutkan...

Penjelasan Medis Manfaat NONI PLUS Untuk Kesehatan Mental


Artikel ini akan menjelaskan salah satu produk herbal untuk membantu proses pemulihan gangguan mental. Nama produknya NONI PLUS. 

Produk ini bukan sebagai pengganti obat medis yang diresepkan psikiater, tapi sebagai produk pendamping untuk membantu proses pemulihan gangguan mental.

Artikel ini merupakan hasil konsultasi dengan dr. Prapti Utami, M.Si, tentang sejauh mana manfaat NONI PLUS untuk kesehatan mental. Berikut penjelasan yang cukup detail dari dr. Prapti:

Salah satu zat aktif dalam NONI PLUS adalah scopoletin. Adanya scopoletin memblok enzim asetylcholin transferase yang mengakibatkan asetylcholin meningkat.

Lanjutkan...

Nutrisi Herbal untuk Kesehatan Fisik dan Mental

Oleh Tarjum



Penggunaan obat-obatan saat ini sudah menjadi bagian dari standar pengobatan medis untuk penyakit fisik maupun psikis.

Khusus untuk pengobatan medis gangguan mental seperti bipolar dan skizofrenia, mengkonsumsi obat-obatan sesuai anjuran psikiater sudah menjadi keharusan.

Di bawah ini akan saya jelaskan nutrisi herbal alternatif untuk membantu pemulihan gangguan mental.

Nama produknya NONI PLUS, produksi Synergy Worldwide - NSP, USA. Produk ini bukan sebagai pengganti obat-obatan yang diresepkan psikiater, tapi sebagai nutrisi pendamping untuk membantu proses pemulihan gangguan mental.

Lanjutkan...

Berpikir dan Bertindak

by Tarjum


Formulasi yang tepat antara berpikir dan bertindak akan menentukan tingkat kesuksesan anda di bisnis apa pun bahkan dalam kehidupan anda.

Kadang anda terlalu banyak berpikir ketimbang bertindak, terlalu banyak teori ketimbang praktik. Seharusnya lebih banyak praktik ketimbang teori, lebih banyak bertindak ketimbang berpikir.

Apa sebenarnya yang membuat anda lebih banyak berpikir, lebih banyak pertimbangan dan menunda untuk segera bertindak?

Salah satu penyebabnya adalah rasa takut. Rasa takut bisa menjadi penghalang terbesar bagi anda dan kebanyakan orang untuk bertindak atau untuk memulai sebuah bisnis.

Penghalang sebenarnya bukan hal-hal yang ditakuti, tapi imajinasi dari rasa takut itu penghalangnya. Kenyataannya, yang sering terjadi tidak seperti yang ditakutkan, bahkan jauh lebih kecil dari bayangan ketakutannya.

Seorang Da’i kondang yang juga seorang pebisnis sukses, AA. Gym (KH. Abdulah Gimnastiar), Pimpinan Ponpes Da’arut Tauhid, Bandung, berpesan: untuk memulai sebuah perubahan anda harus bertindak segera dengan formula 3M, “Mulai dari diri sendiri, Mulai dari hal-hal kecil dan Mulai saat ini juga!”

Ya, Rasa takut hanya bisa dikalahkan dan dikendalikan dengan tindakan!

Ketika anda bisa mengendalikan rasa takut dan mulai bertindak, anda akan menyadari bahwa sumber ketakutan itu sebenarnya pikiran dan perasaan anda sendiri.

Setelah anda bertindak, anda akan menemuai kenyataan dan merasakan, apa yang selama ini anda takutkan ternyata tidak seperti yang anda bayangkan bahkan sering tidak terjadi.

Dengan bertindak, anda akan bisa mengendalikan rasa takut dan menumbuhkan keberanian. Semakin sering bertindak, rasa takut anda semakin berkurang dan keberanian semakin bertambah.

Ketakutan hanya bisa dikalahkan dan dikendalikan dengan tindakan.

Jika anda sudah bisa mengendalikan rasa takut dan menemukan formulasi yang tepat antara berpikir dan bertindak, kesuksesan anda hanya soal waktu.

Apalagi yang anda tunggu? Kendalikan rasa takut, tumbuhkan keberanian, raihlah goal dan impian anda!

Jangan tunggu besok atau nanti, bertindaklah saat ini juga!

Lanjutkan...

Penawaran Sepesial eBook Curhatkita

by Tarjum

Dalam rangka ikut memperingati hari “Sumpah Pemuda, 28 Oktober 2015” dan hari “Kesehatan Jiwa Sedunia, 10 Oktober 2015”, Blog Curhat kita memberikan penawaran sepesial untuk semua ebook yang pernah di rillis.

Ebook Blog Curhatkita terdiri dari 3 kategori, yaitu: ebook Psikologi, ebook Fiksi (novel) dan ebook Bisnis Online.

eBook Psikologi (Gangguan Biapolar)

eBook 1: "Mengubah Mimpi Buruk Menjadi Mimpi Indah"

Ebook psikomoar ini bercerita tentang pergumulan saya selama bertahun-tahun dengan gangguan jiwa yang tidak saya fahami dan membuat saya bertanya-tanya, “Apa yang terjadi dengan diri saya? Penyakit apa yang saya alami? Bagaimana cara mengatasinya?” Ironisnya, saya baru tahu apa yang terjadi dengan diri saya, 8 tahun setelah saya pulih, bahwa saya mengalami Gangguan Bipolar. [Selengkapnya]



eBook 2: "Berdamai Dengan Bipolar"

Bagaimana mengenali dan mengatasi Gangguan Bipolar?
Bagaimana menanggapi sikap negatif orang-orang di sekitar anda?
Bagaimana mendampingi orang yang mengalami Gangguan Bipolar? eBook ini memberi jawaban dan solusi alternatif penanganan Bipolar.[Selengkapnya]



eBook 3: “7 Langkah Alternatif Pemulihan Bipolar”

eBook ini merupakan inti dari pengalaman dan pemahaman bipolar saya. Inti dari tulisan-tulisan saya di buku, ebook, blog, facebook, twitter dan media lainnya. eBook ini bukan teori-teori tentang gangguan bipolar! Bukan formula ajaib untuk mengatasi gangguan bipolar! eBook ini tentang tindakan, langkah-langkah penanganan bipolar. [Selengkapnya]


eBook 4, Fiksi (Novel): “Pengorbanan Cinta”

Novel ini bukan sekedar kisah cinta yang romantis dengan segala macam konflik di dalamnya.
Saya berani menyebut novel ini sebagai “buku pelajaran cinta”. Beda dengan buku pelajaran pada umumnya, buku pelajaran yang satu ini tak membosankan, malah sangat mengasyikan dibaca. Setelah mulai membaca, anda tak ingin berhenti dan ingin terus membacanya sampai akhir cerita.
Mengajari tanpa terkesan menggurui, memmahami tanpa harus mengernyitkan dahi. [Selengkapnya]


eBook 5 Bisnis Online: “10 Cara Cepat Menjadi Profesional Online Networker”

Anda ingin memulai bisnis online tapi merasa gaptek? Tak masalah! Anda bisa segera memulai bisnis online Anda sendiri, saat ini juga!
Free Digital Bootcamp: “10 Cara Cepat Menjadi Profesional Online Networker - Dari Gaptek Jadi Perfect Dalam 30 Hari”, akan memandu anda langkah demi langkah dari seorang yang gaptek menjadi seorang profesional online networker. Jika anda sudah berpengalaman di bisnis jaringan online, ebook ini akan membuat Anda menjadi semakin special. Ebook ini berorientasi pada tindakan dan hasil nyata. [Selengkapnya]


Berikut penawaran harga spesial “Hari Sumpah Pemuda” untuk masing-masing ebook dan paket ebook.

Penawaran spesial ini hanya berlaku 28 hari, dari tanggal 28 Oktober s/d 24 November 2015.

Harga spesial untuk pembelian Paket eBook Psikologi (2 atau 3 ebook):

Ebook 1 + 2 (2 ebook):
Harga normal Rp. 123.000.
Harga spesial Rp. 75.000.

Ebook 1 + 3 (2 ebook):
Harga normal Rp. 146.000.
Harga spesial Rp. 85.000.

Ebook 2 + 3 (2 ebook):
Harga normal Rp. 123.000.
Harga spesial Rp. 75.000.

Ebook 1 + 2 + 3 (3 ebook):
Harga normal Rp. 196.000.
Harga spesial Rp. 130.000.


Harga spesial untuk pembelian Paket eBook Fiksi (Novel) & Bisnis Online:

Ebook 4, Novel:
Harga normal Rp. 69.000.
Harga spesial Rp. 50.000.

Ebook 5, Bisnis Online:
Harga normal Rp. 99.500.
Harga spesial Rp. 80.000.

Ebook 4 + 5 (2 ebook):
Harga normal Rp. 168.500.
Harga spesial Rp. 120.000.

Harga spesial untuk pembelian Semua eBook (3 eBook Psikologi + 1 eBook Novel + 1 eBook Bisnis):

Ebook 1 + 2 + 3 + 4 + 5 (5 ebook):
Harga normal Rp. 364.500.
Harga spesial hanya "Rp. 220.000".


Pembayaran dengan transfer ke :

BANK MANDIRI
Cabang Kalijati-Subang
a/n TARJUM
No. Rek. 132-00-1097739-6

Untuk memudahkan identifikasi transfer, tambahkan tiga angka terakhir nomor handphone Anda pada jumlah yang ditransfer. Contohnya, bila nomor handphone Anda 085221074133, maka jumlah yang Anda transfer adalah Rp.100.133,-

Setelah transfer, segera konfirmasi pembayaran via email tarjumsahmad@yahoo.com dengan subjek: “Pembayaran Ebook Bipolar” atau konfirmasi pembayaran via SMS/WA: 085221074133, BBM (Pin: 27F97886). Sertakan nama lengkap dan alamat email.

Ebook akan dikirim via email paling lambat dalam waktu 2 x 24 jam setelah konfirmasi pembayaran.


Salam Sukses Bahagia,


Tarjum
Penulis eBook, blogger, Networker

Lanjutkan...

Cinta yang Luar Biasa Seorang Ayah kepada Anak Angkatnya

Deng (tengah), Xuefeng dan Fo, gurunya Xuefeng (foto: detik.com)

CINTA, mungkin kata yang paling populer di dunia, sering kita dengar dan kita ucapkan. Kata cinta mengandung beragam arti, makna dan penafsiran.

Namun cinta yang tulus, siapa pun yang memberikannya, siapa pun yang menerimanya, kapanpun dan di manapun cinta itu berlabuh, efeknya luar biasa, baik bagi yang memberikan maupun yang menerimanya. Cinta yang tulus bisa difahami dan dirasakan oleh setiap orang tanpa perlu diucapkan dengan kata-kata yang indah.

Melalui tulisan ini, saya hanya ingin mengajak anda menyaksikan video tentang satu contoh cinta yang tulus. Cinta yang luar biasa dari seorang ayah kepada anak angkatnya, berbuah cinta yang luar biasa dari sang anak. Deng, sang ayah mempertaruhkan jiwa dan raganya bahkan hidupnya untuk kebahagiaan dan kesuksesan Xuefeng, anak angkatnya. Deng bahkan rela tak menikah lagi demi anak angkatnya.

Kisah ayah dan anak angkatnya yang mengharukan ini terekam dari acara reality show di negeri tirai bambu, “Panggung Impian”. Ketika Xuefeng menuturkan impiannya, para penonton dan pembawa acara pun mulai meneteskan air mata. Sebagian menangis tersedu mendengar pengorbanan terbesar sang ayah. Terlebih lagi, Deng yang petani miskin ini tidak hanya membesarkan putrinya, tapi juga adik kandungnya yang hilang ingatan.

Saya tak perlu banyak bercerita, karena video yang cukup panjang ini (sudah diterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia) akan menceritakan dengan gamblang kisah perjuangan yang dramatis seorang ayah untuk membesarkan putrinya.

Sebelum manyaksikan video ini, sebaiknya anda menyiapkan tisyu atau sapu tangan, karena saya jamin anda tak akan kuasa menahan air mata, bahkan mungkin anda akan menangis tersedu-sedu saat menyaksikan video ini.

Langsung saja, silakan saksikan videonya.




Sumber video : detik.com.

Lanjutkan...

Pengamen Nyentrik di Markas Polres Subang

Menyanyi dan menghibur di markas Kasatlantas (dok. pri)

Awalnya saya mengira dia anggota polisi Satlantas Polres Subang yang ditugaskan menghibur para pembuat SIM (Surat Izin Mengemudi) di ruang tunggu markas Satlantas.

Postur tubuhnya sedang dengan badan tegap berisi. Wajahnya ganteng, berkulit hitam manis dengan rambut pendek, walau tidak cepak seperti anggota polisi. Sampai sekitar 15 menit saya memperhatikan dia. Saya masih bertanya-tanya dalam hati, siapa dia sebenarnya? Saya dengar dia mengatakan, bahwa dia ditugaskan Kasatlantas untuk menghibur para pembuat SIM di ruang tunggu. Saya semakin yakin bahwa dia memang anggota polisi yang ditugaskan atasannya untuk menghibur di ruang tunggu.

Diiringi petikan gitar akustiknya, dia menyanyikan lagu-lagu Ebit G. Ade, dengan suara merdunya. Sesekali dia menyapa dan mengajak audiens ikut menyanyi. Dengan senyum menawan, dia melempar joke dan canda kepada orang-orang yang duduk di ruang tunggu.
Hari itu saya dan istri mau membuat SIM. Sudah mendaftar dan menyerahkan dokumen persyaratan, tinggal menunggu dipanggil ke ruang tes yang posisinya tepat di depan ruang tunggu. Tak lama kemudian, istri dipanggil untuk mengikuti tes teori. Saya mengantar istri masuk ruang tes, lalu menunggu di luar ruangan.

Sang penyanyi di ruang tunggu tadi, juga keluar ruangan. Dia ngobrol dengan seorang anggota polisi. Karena penasaran, saya coba mendekati dan menguping pembicaraan mereka berdua. Ternyata, dia kenal dengan Tegar, pengamen cilik asal Subang yang mendadak tenar karena suara emasnya ditemukan seorang pencari bakat.


Para pembuat SIM di ruang tunggu Kantor Satlantas (dok. pri)

Ketika dia selesai ngobrol dengan sang polisi, saya mendekatinya. Saya penasaran, ingin tahu siapa dia sebenarnya. Setelah kenalan, kita berdua ngobrol di luar ruang tunggu. Cepi, nama sang penyanyi di ruang tunggu Satlantas Polres Subang ini. Orangnya ramah, terbuka dan murah senyum. Saya tanya apakah dia anggota polisi? Ternyata bukan! Dia pengamen yang biasa menghibur pengunjung di salah saru rumah makan dekat terminal Subang.

Suatu hari, seorang anggota polisi yang sering mendengar suara merdu dan petikan gitar akustiknya, mengajak Cepi untuk mengisi salah satu acara hiburan yang diadakan di markas Polres Subang. Sejak itu, Cepi sering dipanggil untuk menyanyi jika ada acara-acara hiburan di markas Polres.

Beberapa bulan terakhir, Kasatlantas Polres Subang meminta Cepi menyanyi dan menghibur para pembuat SIM di ruang tunggu Satlantas. Maksudnya agar para pembuat sim tidak merasa jenuh duduk-duduk menunggu proses pembuatan SIM. Langkah kecil dari Kasatlantas yang patut diapresiasi. Ini salah satu bukti, polisi berusaha meningkatkan mutu pelayanannya kepada masyarakat.

Markas Satlantas Polres Subang (dok. pri)

Cepi mengaku, tidak setiap hari menyanyi di ruang tunggu, hanya hari-hari tertentu saja. Sehari-harinya dia lebih sering menyanyi di rumah makan dekat terminal Subang. Dia mangkal di situ karena kenal baik dengan sang pemilik rumah makan. Seminggu sekali dia ngamen di salah satu rumah makan di kota Bandung.

Mungkin karena sikap ramahnya, penampilannya dan kepiawaiannya menyanyi dan memetik gitar itu yang membuat pihak Polres Subang sering mengundang Cepi di acara-acara hiburan di markas Polres. Saya sendiri sudah membuktikan keramahan Cepi, baru kenal beberapa menit saja kita sudah bisa ngobrol akrab dan terbuka. Tak tampak rasa canggung atau minder karena dia berprofesi sebagai pengamen. Sebaliknya dia sangat menikmati aktivitasnya menyanyi dan menghibur orang.

Ketika ditanya soal Tegar yang pernah jadi teman ngamennya di Subang, dia bilang bahwa Tegar memang bernasib baik, bisa rekaman dan tenar seperti sekarang. “Nasib saya belum sebaik Tegar kang,” katanya enteng, “Tapi, siapa tahu suatu saat nanti saya juga bernasib baik seperti dia.”

Ini dia Cepi, sang penghibur di Satlantas Polres Subang

Teruslah berkarya, menyanyi dan menghibur banyak orang, kang Cepi. Semoga, suatu saat nanti nasib baik menghampirimu. Seorang motivator mengatakan, “Kesempatan datang kepada mereka yang siap.” Saya pikir nasib baik juga tak datang tiba-tiba, tapi datang kepada orang-orang yang siap menerimanya.

Lanjutkan...

Bipolar Care Indonesia, Peduli Penyandang Bipolar

Ultah pertama Bipolar Care Indonesia (dok.BCI)

Disaat banyak orang membentuk komunitas bisnis, organisasi profesi atau lembaga swadaya masyarakat (LSM), 5 orang anak muda yang punya kepedulian tinggi terhadap masalah gangguan jiwa khususnya gangguan bipolar, membentuk sebuah komunitas sosial yang diberi nama “Bipolar Care Indonesia”.

Apa dan bagaimana Bipolar Care Indonesia dan apa saja kegiatan yang sudah mereka lakukan untuk membantu para penyandang gangguan jiwa? Silakan simak penjelasan lengkapnya di bawah ini.

Sebelumnya saya akan menjelaskan sekilas tentang apa dan bagaimana gangguan bipolar itu?

Gangguan bipolar adalah salah satu gangguan jiwa, dimana penderitanya mengalami perubahan mood yang ekstrem antara manik (senang sekali) dan depresi (sedih sekali). Di satu waktu seorang penderita bipolar bisa merasa sangat gembira, lalu di lain waktu merasa sedih bahkan sampai ingin bunuh diri. Kedua hal yang sangat bertolak-belakang tersebut datang silih berganti, kadang ada periode normal diantaranya, dan pola, keparahan, serta frekuensinya bisa berbeda pada setiap penderita.

Perubahan mood ekstrem dan gejala-gejala yang dirasakan penderita bipolar tersebut mengganggu fungsi personal, sosial, dan pekerjaan penderita, sehingga menurunkan kualitas hidup jika tidak ditangani dengan tepat. WHO menyebutkan bahwa gangguan bipolar berada dalam urutan ke-6 penyakit utama yang dapat menyebabkan disabilitas di seluruh dunia. Padahal, jika ditangani dengan tepat, penderita bipolar bisa kembali berfungsi optimal dan mandiri.

Saya sendiri pernah mengalami gangguan bipolar saat masih remaja (dari kelas 2 SMP sampai kelas 3 SMA). Sekarang Alhamdulillah sudah pulih. Saya sudah menulis pengalaman bipolar saya di buku psikomemoar “Mengubah Mimpi Buruk Menjadi Mimpi Indah” yang diterbitkan oleh Elex Media Komputindo, salah satu “saudara tua” Kompasiana. Saya juga menulis 2 ebook tentang gangguan bipolar dan menulis artikel tentang bipolar di blog pribadi dan di Kompasiana.

Setelah aktif menulis di blog, media sosial, menulis buku dan ebook tentang gangguan bipolar, beberapa kali saya mendapat undangan untuk mengikuti kopi darat, workshop, seminar dan acara-acara terkait gangguan bipolar, baik dari grup-grup diskusi bipolar, komunitas maupun dari organisasi psikiatri seperti PDSKJI (Perhimpunan Dokter Spesialis Kedokteran Jiwa Indonesia).

Namun, karena acara-acara tersebut lebih sering diadakan di Jakarta dan kota-kota besar, saya yang dari daerah (Subang) jarang bisa hadir, walau ada kerinduan untuk bertemu dengan teman-teman bipolar yang suka berbagi pengalaman di dunia maya.

Beberapa seminar bipolar sempat saya hadiri. Ada kebahagiaan tersendiri ketika bertemu teman online yang selama ini hanya saling menyapa lewat layar monitor. Rasanya seperti bertemu kembali dengan seorang teman lama. Saya juga pernah menjadi narasumber seminar bipolar yang diadakan oleh mahasiswa psikologi UIN (Universitas Islam Negeri) Sunan Kalijaga Yogyakarta.


Saya menjadi pembicara di Seminar Bipolar UIN Sunan Kalijaga.

Apa dan Bagaimana Bipolar Care Indonesia?

Bipolar Care Indonesia (BCI) yang dibentuk tanggal 27 Mei 2013, adalah komunitas sosial yang bergerak di bidang kesehatan jiwa, khususnya untuk gangguan bipolar. Cakupan kegiatan BCI yaitu edukasi, dukungan, dan aktivitas. BCI melakukan kampanye mengenai isu kesehatan jiwa di berbagai media dan acara serta memberikan dukungan untuk ODMK (orang dengan masalah kejiwaan) beserta caregiver-nya (pendamping penderita bipolar). BCI juga melakukan aktivitas-aktivitas untuk mengajak penyandang bipolar agar lebih produktif.

Pak Wi, sedang melukis di pameran Kreasi Bipolar (dok.BCI)

Di komunitas ini anggotanya bisa saling berbagi cerita, inspirasi, motivasi, dan bertanya terkait gangguan bipolar. Seperti yang dituturkan Vindy di grup facebook BCI. BCI berharap bisa membantu para penyandang bipolar, caregiver dan keluarganya.
Untuk informasi seputar gangguan bipolar, psikologi, atau topik-topik lainnya bisa follow twitter BCI di @BipolarCareInd. Bisa juga menghubungi BCI melalui email di bipolarcare.indonesia@gmail.com. Untuk artikel mengenai gangguan bipolar dan kegiatan-kegiatan BCI, bisa cek di http://www.bipolarcareindonesia.com.

BCI punya motto: RAISE mental health awareness, CARE for each other, TOGETHER for better life.

Melalui BCI, Vindy dan rekan-rekannya, mengadakan aktivitas yang kadang sunyi dari publisitas dan luput dari perhatian publik. Mereka merencanakan dan melaksanakan kegiatan-kegiatan nyata yang bertujuan untuk membantu para penyandang gangguan bipolar.

Jenis kegiatan yang sudah mereka adakan diantaranya: Kumbar (kumpul bareng), Psikoedukasi, Art for Cure (terapi seni), Mental Health Check-Up, Konseling Kelompok, Seminar Awam Bipolar, Kreasi Bipolar (pameran karya seni bipolar) dan Talkshow di radio dan televisi.

Melalui kegiatan-kegiatan tersebut mereka dan para nara sumber (aktivis dan praktisi kesehatan jiwa) berbagi ilmu, pengalaman dan pemahaman dengan para penyandang gangguan bipolar, caregiver, keluarga dan masyarakat umum.

Meski mereka masing-masing juga masih bergelut dengan gangguan bipolar yang fluktuasi moodnya kadang tak mudah dikendalikan, mereka tetap antusias untuk berbagi pengalaman, penngetahuan, pemahaman dengan orang-orang yang mengalami gangguan bipolar.

Waktu saya Tanya Vindy, “Apa kendala utama untuk mengadakan acara-acara tersebut?”
“Biasanya memang dana, kalau kebetulan dapet sponsor Alhamdulillah,” jawab Vindy, “Sama kalau dulu panitianya cuma dikit. Sekarang bisa diusahakan untuk gabung jadi panitia biar gak keteteran.”

Menurut Vindy, sumber dana untuk acara-acara tersebut didapat dari Sponsor, donatur dan kas BCI. Dana dari seponsor sekitar 80%, sisanya dari donator dan kas BCI.

Menghapus Stigma Negatif Gangguan Jiwa


Satu hal yang harus diketahui adalah penyandang gangguan jiwa tak ingin diperlakukan istimewa, dimanjakan atau dikasihani oleh keluarga dan orang-orang terdekatnya, mereka ingin diperlakukan sama dengan yang lain. Mereka ingin dicintai, disayangi dan dihargai seperti orang lain yang dianggap normal. Dalam setiap pertemuan, sosialisasi, edukasi dan seminar selalu ditekankan agar meraka menjadi pribadi yang mandiri, bisa hidup dengan kemampuannya sendiri dan tak bergantung kepada orang lain termasuk kepada keluarga dan orang-orang terdekatnya.

Salah satu masalah (dari sekian banyak masalah) yang masih mengganjal dalam usaha-usaha untuk membantu penyandang gangguan jiwa adalah stigma negatif. Ketika meraka sudah mulai pulih, dan kembali ke tengah-tengah masyarakat, mereka berharap bisa diterima dan diperlakukan tanpa stigma, sama seperti orang lain. Stigma anegatif Inilah yang berusaha dihapus oleh para penyandang gangguan jiwa, aktivis kesehatan jiwa, praktisi kesehatan jiwa dan orang-orang yang peduli kepada penyandang gangguan jiwa.

Salah satu cara menghapus stigma negatif itu melalui sosialisasi, publikasi dan edukasi dengan memberikan penjelasan yang benar dan proporsional tentang segala jenis gangguan jiwa kepada masyarakat.


Foto bareng panitia dan nara sumber selesai acara Kreasi Bipolar 2013 (dok.BCI)

Tahun lalu saya sempat hadir di acara “Kreasi Bipolar” yaitu seminar untuk masyarakat awam mengenai gangguan bipolar dan pertunjukan serta pameran seni karya penderita bipolar. Acara Kreasi Bipolar tersebut diadakan tanggal 2 Juni 2013, di Taman Impian Jaya Ancol, Jakarta. Di sanalah saya pertama kali bertemu langsung dengan Vindy dan teman-teman dari Bipolar Care Indonesia.

Untuk apa acara Kreasi Bipolar ini diadakan?
Untuk memberikan edukasi kepada masyarakat agar mengenal gangguan jiwa yang kerap terjadi di masyarakat namun tidak terdeteksi. Selain itu untuk menunjukkan kepada masyarakat bahwa penderita gangguan bipolar juga dapat berkarya dan bekerja dengan menjadi panitia di acara ini. Diharapkan acara ini dapat memberikan informasi baru kepada masyarakat dan menjadi ajang untuk gigi bagi penderita bipolar.

Acara ini sebagai ajang sharing, saling mendukung dan saling menguatkan diantara penyandang bipolar dan keluarganya. Merangsang para penyandang bipolar untuk mau menggali bakat dan kemampuan yang dimiliki dan menyalurkannya dalam aktivitas kreatif.

Semoga acara Kreasi Bipolar dan kegiatan-kegiatan lain yang bisa membantu para penyandang gangguan bipolar yang dimotori Bipolar Care Indonesia, bisa lebih sering diadakan, bukan hanya di Jakarta tapi di daerah-daerah lain di seluruh penjuru negeri.

Lanjutkan...
Tiga Serangkai eBook Bipolar

3 eBook Bipolar ini ditulis berdasarkan pengalaman nyata penulisnya. Mengupas secara detail dan sistematis dari gejala awal, saat berada di puncak manik dan depresi, sampai langkah-langkah pemulihannya. Inilah ebooknya : "Mengubah Mimpi Buruk Menjadi Mimpi Indah”, “Berdamai dengan Bipolar” dan “7 Langkah Alternatif Pemulihan Bipolar”.
eBook 1: "Mengubah Mimpi Buruk Menjadi Mimpi Indah"

Buku psikomoar ini bercerita tentang pergumulan saya selama bertahun-tahun dengan gangguan jiwa yang tidak saya fahami dan membuat saya bertanya-tanya, “Apa yang terjadi dengan diri saya? Penyakit apa yang saya alami? Bagaimana cara mengatasinya?” Ironisnya, saya baru tahu apa yang terjadi dengan diri saya, 8 tahun setelah saya pulih, bahwa saya mengalami Gangguan Bipolar. [Selengkapnya]




eBook 2: "Berdamai Dengan Bipolar"

Bagaimana mengenali dan mengatasi Gangguan Bipolar?
Bagaimana menanggapi sikap negatif orang-orang di sekitar anda?
Bagaimana mendampingi orang yang mengalami Gangguan Bipolar? eBook ini memberi jawaban dan solusi alternatif penanganan Bipolar. [Selengkapnya]



eBook 3: “7 Langkah Alternatif Pemulihan Bipolar”

eBook ini merupakan inti dari pengalaman dan pemahaman bipolar saya. Inti dari tulisan-tulisan saya di buku, ebook, blog, facebook, twitter dan media lainnya. eBook ini bukan teori-teori tentang gangguan bipolar! Bukan formula ajaib untuk mengatasi gangguan bipolar! eBook ini tentang tindakan, langkah-langkah penanganan bipolar. [Selengkapnya]


eBook Novel: “Pengorbanan Cinta”

Novel ini bukan sekedar kisah cinta yang romantis dengan segala macam konflik di dalamnya. Saya berani menyebut novel ini sebagai “Buku Pelajaran Cinta”. Beda dengan buku pelajaran pada umumnya, Buku Pelajaran Cinta ini tak membosankan, malah sangat mengasyikan dibaca. Setelah mulai membaca, jamin Anda tak ingin berhenti dan ingin terus membacanya sampai akhir cerita. [Selengkapnya]



eBook Panduan: “7 Langkah Mudah Menyusun & Memasarkan eBook”

Jika dikemas dengan desain cover yang apik dan diberi judul yang manarik, kumpulan posting blog atau catatan facebook anda bisa disusun menjadi sebuah ebook yang akan memikat pembaca di ranah maya. Selanjutnya ebook anda tinggal dipasarkan secara online.
[Selengkapnya]

 
 © Copyright 2016 Curhatkita Media  template by Blogspottutorial